Minggu, 01 April 2018

Hati-Hati, Makanan Yang Dibakar Terbukti Menyebabkan Kanker

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

sate_bakar_gosong_kanker_doktersehat

DokterSehat.Com– Apakah Anda hobi mengonsumi daging bakar atau mungkin ikan bakar? Jika Anda merasa memasak dengan metode bakar adalah sehat, maka mungkin itu kini tidak lagi sepenuhnya benar, karena beberapa makanan yang dibakar berlebihan terbukti mampu meningkatkan risiko kanker.

Tentu ada cukup banyak olahan makanan yang dibakar, selain itu alat yang digunakan dalam membakar juga bermacam-macam. Namun umumnya, yang perlu kita waspadai adalah bahan makanan yang dibakar hingga terlalu matang atau overcooked sehingga menimbulkan beberapa bagian yang berwarna lebih gelap.

Menurut University of Wiconsin, ada beberapa hal yang menyebabkan makanan yang dibakar dapat menyebabkan kanker, yaitu:

  • Adanya kandungan Heterocyclic Amines (HCA)

  • Kandungan HCA akan timbul jika kita membakar bahan makanan hingga terlalu matang. HCA ini merupakan senyawa yang bersifat karsinogenik yang mampu meningkatkan risiko terjadinya kanker.
  • Risiko meningkat pada bahan makanan yang tinggi protein

  • Makanan tinggi protein dan lemak memiliki risiko memicu terjadinya kanker lebih besar jika dibandingkan dengan bahan makanan lainnya. Daging merah, ikan dan seafood terbukti menghasilkan senyawa karsinogenik yang lebih banyak utamanya jika dibakar hingga overcooked.

Metode memasak bakar memang baik karena lebih rendah penggunaan minyak, namun kita tidak dianjurkan terlalu sering mengonsumsi bahan makanan yang dibakar.

Jika kita ingin mengonsumsi makanan yang dibakar penting bagi kita memerhatikan beberapa hal misalnya tidak membakar makanan dalam suhu yang terlalu tinggi, tidak mengonsumsi bagian makanan yang terbakar atau terkena arang.

Selain itu, usahakan untuk memilih bagian bahan makanan yang tidak banyak lemak, misalnya daging bagian dalam, serta memilih daging dari hewan yang cenderung berusia muda bisa dijadikan pilihan karena asam amino proteinnya belum sebanyak hewan dengan usia tua.

Jadi, agar makanan bakar favorit kita tidak berbahaya, konsumsi secukupnya dan pilih bahan makanan yang tepat ya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Related Posts:

  • 7 Cara Mengobati Batu Ginjal Tanpa Menjalani OperasiJangan lupa membaca artikel tentang bisnis di Informasi bisnis terbaik 2020.DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang bisa membuat pengidapnya sangat menderita adalah batu ginjal. Bagaimana tidak, mereka akan … Read More
  • Sistem Imun: Fungsi, Penyakit, Cara MeningkatkanJangan lupa membaca artikel tentang bisnis di Informasi bisnis terbaik 2020.DokterSehat.Com – Sejatinya kita hidup berdampingan dengan banyak mikroorganisme, yakni kuman, bakteri, jamur, atau virus. Para mikroorganisme terse… Read More
  • Brochifar – Manfaat, Dosis, dan Efek SampingJangan lupa membaca artikel tentang bisnis di Informasi bisnis terbaik 2020.DokterSehat.Com – Brochifar obat apa? Brochifar adalah obat untuk mengatasi beberapa gejala flu seperti demam, sakit kepala, pilek, hidung ter… Read More
  • Arthritis: Penyebab, Gejala, Pengobatan, dan ainnyaJangan lupa membaca artikel tentang bisnis di Informasi bisnis terbaik 2020.DokterSehat.Com – Mungkin Anda sering kali mendengar istilah arthritis atau bahkan Anda sedang mengalaminya. Arthritis biasa disebut radang se… Read More
  • Hepatoma: Penyebab, Gejala, PengobatanJangan lupa membaca artikel tentang bisnis di Informasi bisnis terbaik 2020.DokterSehat.Com – Hati adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh. Hal ini lah yang membuat kanker hati menjadi penyakit mematikan yang pe… Read More

0 Post a Comment/Comments:

Posting Komentar