Minggu, 21 Juli 2013

Tips Mengawasi Anak Nakal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Terlalu sering membantunya dalam segala kesusahan tidak akan memupuk rasa percaya dirinya, sehingga dia cenderung lebih manja karena merasa dibela oleh orang tua. Sikap-sikap tersebut dapat membuat anak anda terkesan nakal dan sulit untuk memberikan pengawasan. Sebelum anda menyimpulkan bahwa anak anda nakal, anda harus melihatnya dari dua sisi karena tidak selamanya anak nakal merupakan anak pembangkang yang tidak memiliki kemampuan. Nakal memang memiliki dua arti yaitu kreatif, banyak akal sehingga anak anda yang diberikan anjuran seakan memiliki pendapatnya sendiri untuk menyelesaikan kegiatannnya. Nakal yang harus anda waspadai dalam mengawasi anak adalah nakal yang cenderung memiliki arti ke arah kriminal, kejahatan, kurang memiliki tata sopan.


Dalam ilmu psikologi anak nakal disebut gangguan tingkah laku (GTL) yaitu penyimpangan perilaku dalam bentuk yang merugikan orang lain. Nakal yang dilakukan oleh anak anda dapat karena pribadinya, berkelompok baik secara spontan atau terencana. Ciri khas nakal yang memiliki gangguan tingkah laku biasanya cenderung keras kepala, sulit ditaklukan, tidak patuh, dapat merencanakan kekerasan dan dia tidak menyesal dengan tingkahnya. Setiap anak membutuhkan pengawasaan orang tuanya, tidak menutup kemungkinan lingkungan dapat membuat anak anda menjadi nakal. Sebaiknya pengawasan anda dimasa tumbuh kembang anak dengan lingkungan harus selalu diperhatikan meskipun bukan berarti melarang atau membatasi interaksinya dengan sosial, alangkah baiknya mengawasi anak nakal dilakukan lebih ekstra ketimbang anak lainnya.


Berikut adalah cara untuk memberikan pengawasan anak nakal yang dapat anda lakukan :


1.    Memberikan contoh perilaku


Waktu anda tidak memungkinkan untuk menemani anak anda baik di rumah atau lingkungannya sehingga pengawasan yang tepat untuk anda adalah memberikan bekal kepribadian yang kuat sebelum anak anda berinteraksi dengan lingkungan. Tentu saja dilakukan semenjak  bayi untuk mendapatkan teladan yang terbaik dari orang tuanya. Berikan contoh perilaku yang baik di dalam beberapa buku cerita sebelum dia tidur berikan makna positif yang bisa dia ambil, biasakan untuk mendampinginya ketika menonton tv, pengaruh buruk bisa saja terjadi dari penggunaan teknologi yang kurang bijak. Ajak anak anda menonton dan mendengar perilaku yang positif.


2.    Pengawasan bukan berarti kekerasan


Ketika anak anda membangkang dengan nasihat anda, jangan terburu buru emosi karena dengan kekerasan justru memberikan contoh buruk dan membentuk pribadi anak yang tempramental. Bagi anda yang sering menyelesaikan masalah dengan kekerasan sebaiknya dihindari ini akan menjadikan kedekatan anda dan anak menjadi renggang hingga anak cenderung tertutup dengan masalahnya, anda akan kesulitan dalam mengawasinya.


3.    Pengawasan bukan berarti mengekang


Memberikan pengawasan bagi anak nakal bukan berarti memberikan kekangan.Memberikan tanggung jawab, kebebasan dan juga pengontrolan yang terarah. Terkadang anda justru memberikan pengawasan yang berleih sampai mengintainya disetiap aktivitasnya ini akan membentuk pribadi yang kurang percaya diri. Jika memang anak anda tergolong nakal menurut anda, ambil cara yang terbaik untuk mengelolanya agar dapat tumbuh dengan baik dan wajar.




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

0 Post a Comment/Comments:

Posting Komentar