• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Selasa, 06 Maret 2018

5 Cara Memanfaatkan Gawai Untuk Belajar Anak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-anak-main-handphone-gadget

DokterSehat.Com– Keberadaan gawai dapat memudahkan berbagai urusan sehari-hari. Saat ini gawai bukan hanya digunakan oleh orang dewasa namun juga anak- anak.

Dampak Buruk Gawai bagi Anak 

Menurut survei yang dilakukan Unicef dan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2014, 79,5% pengguna gawai ponsel pintar di Indonesia adalah remaja dan anak-anak. Anak-anak memiliki akses yang sama dengan remaja dan dewasa pada gawai dan berbagai aplikasi di dalamnya.

Penggunaan gawai diketahui dapat berdampak buruk pada kejiwaan dan kecerdasan anak usia balita. Beberapa gangguan yang muncul akibat penggunaan gadget antara lain terlambat bicara, anak tidak mudah bergaul dan emosional.

Gawai Sebagai Sarana Belajar Anak 

Namun jika penggunaannya diawasi dan tidak berlebihan, orang tua dapat menggunakan gawai sebagai media pembelajaran anak yang baik.

Beberapa cara untuk dapat memaksimalkan gawai sebagai sarana belajar anak antara lain:

1. Orang tua tegas dalam memberi aturan penggunaan gawai
Berikan aturan yang sudah disepakati antara orang tua dan anak tentang penggunaan gawai. Misalnya, gawai hanya boleh dipakai di akhir pekan dan waktu pemakaian dibatasi 1-2 jam dalam sehari. Supaya anak mau mengikuti aturan tersebut, orang tua juga perlu memberikan contoh sehingga anak akan meniru sikap orang tuanya.

2. Dampingi anak saat menggunakan gawai
Orang tua perlu mendampingi setiap anak mulai menggunakan gawai. Berikan aplikasi yang memiliki kualitas yang baik dan mendidik bagi anak. Selama mendampingi, Anda juga bisa mengajak anak berdialog untuk merespon tokoh atau cerita yang ia tonton. Misalnya, Anda bisa bertanya pada anak, “Kenapa kucingnya menangis ya?,” atau “Kalau melihat teman seperti itu, sebaiknya apa yang kamu lakukan?”. Pertanyaan-pertanyaan tersebut melatih anak untuk memahami situasi, mengembangkan empati dan melatih kemampuan komunikasi pada orang tua.

3. Terapkan dalam dunia nyata
Saat anak asyik dengan permainan berhitung dalam aplikasi di gawainya, Anda bisa mengulang permainan tersebut di dunia nyata. Misalnya aplikasi untuk berhitung dengan bermain bola. Anda bisa mencoba meniru aturan main tersebut dengan permainan yang ada di rumah, seperti melempar bola ke keranjang, mengambil bola dari satu titik ke titik yang lain, dan sebagainya. Hal ini bisa membuat anak tidak terlalu bergantung pada gawai dan membuat anak aktif bergerak selama belajar yang baik untuk pertumbuhannya.

4. Dukung keingintahuan anak
Tanyakan pada anak apa yang ia sukai dan apa yang ingin ia gali lebih dalam lagi. Misalnya anak tertarik tentang cara kerja mesin kereta api, maka bantu ia untuk mencari informasi tentang hal tersebut. Dengan mulai dari minat anak, proses belajar akan lebih mudah karena anak lebih termotivasi.

5. Disiplin dalam penggunaan gawai
Hindari menggunakan gawai di luar jam belajar atau bermain. Hal ini dapat mengganggu rutinitas anak seperti jam makan, bermain di luar rumah dan jam tidur anak. Tentukan kapan anak boleh bermain menggunakan gawai dan jangan gunakan gawai di luar aturan tersebut.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Bila Bayi Doyan ASI, Bolehkah Pemberian MPASI Ditunda?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-menyusui-ibu-hamil

DokterSehat.Com– Kita sepakat ya bahwa ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Nah, ‘kendalanya’, bagaimana bila bayi sangat doyan minum ASI, apakah boleh ASI saja dan menunda pemberian MP-ASI?

MPASI Penuhi Gizi Bayi 

Makanan pendamping ASI (MP-ASI) adalah makanan yang diberikan setelah bayi berusia 6 bulan. Pemberian MP-ASI sesuai usia adalah untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi yang semakin meningkat, dimana kebutuhan tesebut sudah tidak lagi dapat dipenuhi jika hanya dari ASI.

Berikan MPASI Sesuai Usia Si Kecil

Maka pemberian MP-ASI sebaiknya dilakukan sesuai dengan usia bayi. Jika pemberian ASI ditunda, atau lebih dari usia 6 bulan, maka bayi akan mengalami risiko gangguan tumbuh kembang karena asupan zat gizinya tidak terpenuhi.

Risiko Pemberian MPASI Terlalu Dini

Menurut Buku Pedoman Gizi Seimbang tentang pemberian MP-ASI yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, pemberian MP-ASI yang lebih dari usia 6 bulan akan menyebabkan beberapa hal seperti:

1.Kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi

Pada usia diata 6 bulan, ASI hanya mampu memenuhi ½ dari kebutuhan gizi anak. Jika hanya ASI yang diberikan maka kebutuhan zat gizi anak tidak terpenuhi. Beberapa kondisi kekurangan gizi pada anak adalah terjadinya anemia akibat asupan zat besi yang tidak tercukupi. Kondisi ini tentu dapat menganggu tumbuh kembang anak. Maka dari itu pemberian MP-ASI harus sesuai usia anak.

2.Pertumbuhan dan perkembangan anak lebih lambat

Pemenuhan gizi anak pada masa awal kehidupan bayi merupakan hal yang penting. Dalam kondisi ini abayi diharapkan selalu terpenuhi kebutuhan gizinya. Jika pada beberapa waktu asupan gizi bayi tidak terpenuhi maka tumbuh kembang anak akan terganggu. Jika kondisi ini terjadi maka hal yang nampak pada bayi adalah berat badan bayi yang semakin turun.

Selama pemberian MP-ASI, ASI tetap diberikan sehingga bayi yang doyan ASI akan tetap menyusu paad ibu sembari diberikan MP-ASI. Kedua hal tersebut akan mendukung tercukupinya kebutuhan gizi bayi.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Awas, Gas Buang Kendaraan Bermotor Bisa Picu Kanker

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

DokterSehat.Com– BBM dengan oktan rendah ternyata bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Demikian dijelaskan Ahmad Safrudin, Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB).

Kenapa demikian? Karena proses pembakaran di dalam mesin kendaraan yang tak sempurna dengan bahan bakar ini sehingga membuat gas buang yang dikeluarkan berisi gas berbahaya, seperti hidrokarbon, karbon monoksida, dan nitrogen dioksida.

Padahal, emisi hidrokarbon inlah yang dapat memicu risiko kanker.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Indonesia, didapatkan fakta mengejutkan bahwa rata-rata air seni masyarakat DKI Jakarta memiliki kandungan plysiclic aromatic hydrocarbons sebanyak 2.200 mg kreatinin.

Padahal, standar dari Organisasi Kesehatan Dunia WHO hanyalah 500 mg kreatinin. Hal ini berarti, paparan emisi gas buang kendaraan yang berbahaya sudah sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat ibukota. Selain hidrokarbon, di dalam urine masyarakat DKI juga ditemukan kandungan benzene sebanyak 8,9 mg, jauh lebih tinggi dari batas aman yang ditetapkan WHO yang hanya 03 mg.

Banyak orang yang tidak menyadari jika tingginya angka hidrokarbon dan benzene ini menjadi salah satu pemicu meningkatnya kasus kanker di DKI Jakarta. Selain itu, sifat beracun dari nitrogen dioksida dan karbon monoksida juga bisa memicu datangnya penyakit paru-paru.

Dr. Imran Agus Nurali, Direktur Kesehatan Lingkungan dari Kemenkes RI juga menyebutkan bahwa BBM beroktan rendah seperti premium memang bisa membahayakan kesehatan. Hal ini disebabkan oleh kemampuan BBM ini dalam mencemari lingkungan dan akhirnya menyebabkan masalah kesehatan.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita memang memilih bensin dengan nilai oktan yang lebih tinggi demi menurunkan pencemaran lingkungan yang ujungnya tentu bisa mempengaruhi kesehatan manusia.

Selain itu, diharapkan pemerintah semakin memperbanyak transportasi massal yang nyaman dan mudah untuk digunakan demi menurunkan jumlah kendaraan yang memadati jalanan, khususnya di kota-kota besar.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tips Bagi Wanita yang Sibuk Bekerja Agar Cepat Hamil

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-wanita-kanker

DokterSehat.Com– Menikah dan memiliki karier yang baik tentu merupakan impian bagi banyak wanita. Namun, kadang beberapa pasangan merasa kebahagiaan tersebut belum lengkap tanpa kehadiran anak. Sering kali wanita karier harus berjuang lebih keras untuk bisa mendapatkan keturunan karena kesibukan sehari-hari.

Bagi Anda wanita sibuk yang sedang berusaha mendapatkan keturunan, berikut ini tips agar cepat hamil bagi wanita karier seperti dilasir dari laman parents:

1. Jaga pola makan sehat
Sibuk bukan berarti tidak menjaga pola makan yang sehat. Sering kali di tengah padatnya kesibukan atau di tengah perjalanan dinas, Anda memilih untuk menyantap makanan cepat saji untuk mengusir rasa lapar. Padahal makanan saji dikenal minim nutrisi dan berisiko buruk bagi kesehatan.

Bagi Anda yang sedang merencakan kehamilan secara alami, sebaiknya banyak mengonsumsi makanan sehat yang mengandung asam folat dan vitamin B seperti sereal atau telur. Jika Anda sering dikejar-kejar waktu, Anda bisa menyiapkan camilan sehat dan praktis seperti sandwich atau roti gandum.

2. Olahraga
Anda mungkin merasa sulit berolahraga karena tidak punya waktu. Sebenarnya, Anda bisa melakukan olahraga ringan di sela-sela kegiatan kantor. Anda bisa memilih naik turun tangga daripada naik lift, memilih makan siang di luar kantor yang bisa dijangkau dengan jalan kaki agar Anda punya alasan untuk jalan kaki. Olahraga lain yang bisa Anda lakukan di rumah adalah jalan pagi di sekitar rumah sebelum berangkat ke kantor selama 15-30 menit.

3. Kurangi kafein dan alkohol
Sebuah penelitian di Harvard University menyebutkan bahwa meminum satu hingga dua gelas alkohol atau beberapa cangkir kopi dan teh dapat berpengaruh pada masalah ovulasi.

Jika Anda harus bergadang untuk menyelesaikan pekerjaan, Anda bisa mengonsumsi buah segar atau yogurt untuk mengusir rasa kantuk. Jika rasa kantuk tidak tertahankan, lakukan tidur singkat selama 15-30 menit agar badan menjadi lebih segar. Berjalan kaki sebentar, minum air putih dan cuci muka dapat membantu menghilangkan rasa kantuk.

4. Sempatkan untuk berhubungan seks
Salah satu hal yang penting namun sering dilupakan para pasangan adalah melakukan hubungan seks itu sendiri. Kesibukan di kantor membuat Anda lelah sehingga Anda dan pasangan sering kali memilih untuk segera tidur daripada berhubungan seks. Tuntutan pekerjaan di kantor kadang membuat hasrat seksual Anda menurun.

Meski melelahkan, namun jika Anda memang berencana untuk segera memiliki anak maka kebiasaan ini perlu Anda ubah. Sempatkanlah untuk melakukan hubungan seks setidaknya sekali dalam seminggu.

Gunakan waktu akhir pekan sebagai quality time berdua bersama pasangan. Dengan begitu Anda akan terhindar dari stres dan meningkatkan kemungkinan untuk hamil.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Benarkah Madu Asli Tidak Dikerumuni Semut?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-madu-kulit-halus

DokterSehat.Com– Anda rutin minum madu? Ya, madu dinilai memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, begitu banyak produk madu yang dijual di pasaran. Kita tidak tahu apakah produk madu tersebut benar-benar asli atau sudah dicampur dengan bahan-bahan lain, seperti gula.

Madu ‘Campur’ Kualitasnya Diragukan

Nah, madu yang sudah dicampur dengan gula tersebut tentunya menjadi kaya akan kandungan kalori dan mengalami penurunan kualitas. Tentu kita tak mau madu yang seperti itu ya? Alih-alih mendapat manfaat kesehatan, justru malah bisa meningkatkan risiko penyakit.

Mitos tentang Madu  

Ada yang menyebutkan, salah satu cara untuk menentukan keasliannya  adalah bila madu tersebut tidak dikerumuni semut. Madu yang sudah ditambahi gula lebih menarik perhatian semut.

Menurut pakar kesehatan, mitos ini ternyata tidak benar . Dalam realitanya, banyak peternak madu yang ternyata mengalami masalah dengan serangga berukuran kecil ini yang kerap menyerang kandang lebah yang memproduksi madu. Hal ini berarti, madu yang asli juga masih bisa menarik perhatian semut.

Apakah Madu bisa Basi? 

Mitos lain yang dipercaya oleh masyarakat adalah madu tidak akan basi. Memang, hal ini benar adanya. Namun, dengan catatan bahwa madu disegel dengan baik dan ditempatkan pada temperatur ruangan.

Jika madu disimpan di tempat yang cenderung lembab dan tidak disegel dengan baik, maka madu akan bisa kedaluwarsa.

Banyak juga orang yang menganggap warna madu menentukan kualitas madu. Padahal, dalam realitanya, warna madu ini dipengaruhi oleh sumber bunganya, bukan kualitas madu tersebut.

Madu yang Sudah Keras Kualitasnya Buruk?

Selain itu, informasi yang menyebutkan bahwa madu yang sudah mengkristal sebaiknya tidak lagi dikonsumsi juga tidak benar adanya. Madu hanya akan mengalami perubahan bentuk, namun kualitas dan nutrisi di dalamnya cenderung masih sama saja.

Pertanyaan lain yang masih mengganjal banyak orang adalah apakah penderita diabetes tidak boleh minum madu? Mengingat kini banyak sekali madu yang dicampur dengan gula, ada baiknya penderita diabetes memang tidak mengonsumsinya demi menjaga kadar gula dalam darah tetap normal.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tips Mendidik Anak Agar Bermental Tangguh dan Mandiri

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-anak-aktif

DokterSehat.Com– Setiap orang tua tentunya ingin agar anaknya tumbuh kuat baik secara fisik maupun mental. Anak dengan mental yang kuat akan lebih tangguh untuk menghadapi kegagalan dan beberapa permasalahan lain ketika dewasa.

Untuk melatih anak agar memiliki mental yang kuat ternyata bisa dimulai sejak usia balita. Dilansir dari verywellfamily, beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membentuk karakter anak yang tangguh antara lain:

1. Ajarkan anak memiliki keterampilan spesifik

Keterampilan yang dimaksud bukan hanya keterampilan dalam seni atau olahraga, namun keterampilan mengembangkan kemampuan diri yang sudah ada. Misalnya kemampuan memecahkan masalah, menahan emosi dan disiplin.

Ajarkan anak tentang konsekuensi agar anak memiliki tanggung jawab. Kemampuan ini akan membantu anak untuk menghadapi masalah di kemudian hari. Permainan yang bisa Anda lakukan antara lain dengan memecahkan masalah-masalah sederhana, permainan detektif, atau sesederhana meminta anak untuk merapikan mainannya.

2. Biarkan anak melakukan kesalahan
Namanya anak-anak, tentu wajar jika melakukan kesalahan. Ajari anak bahwa kesalahan adalah bagian dari proses belajar sehingga ia tidak malu saat melakukan kesalahan. Berikan pemahaman bahwa setiap kesalahan akan ada risikonya, dan wajar jika ia mendapat hukuman jika terus mengulang kesalahan yang sama.

3. Bantu anak menghadapi ketakutannya

Kadang anak tidak mau tidur di kamarnya sendiri karena takut akan gelap. Tetapi jika ketakutan anak terus dibiarkan, maka bisa jadi hal ini akan terbawa ketika dewasa.

Secara perlahan, ajari anak untuk menghadapi ketakutannya. Semangati anak agar ia merasa lebih mudah menghadapinya, hargai semua usahanya dan beri pujian atau hadiah ketika ia mampu mengatasinya. Dengan begini anak dapat belajar bahwa keluar dari comfort zone dapat membuatnya semakin tangguh.

4. Kenali emosinya

Terkadang kita tidak ingin anak tumbuh menjadi anak yang cengeng sehingga melarangnya menangis atau bersedih. Namun ternyata hal ini justru tidak baik bagi perkembangan psikologisnya.

Anak akan merasa menangis adalah hal yang negatif, padahal menangis merupakan ekspresi yang alami pada manusia. Anak perlu merasakan kesedihan dan kekecewaan, asalkan tidak berlebihan.

Biarkan anak menangis karena kehilangan barang kesayangannya atau ketika mainan barunya rusak, namun ajarkan bahwa ia tidak perlu menangis terlalu lama untuk itu.

Melatih anak untuk memiliki mental yang tangguh membutuhan kesabaran dan ketekunan. Anda juga perlu mengesampingkan ego supaya anak bisa belajar mengenal emosi dan kekuatan mentalnya sendiri.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Benarkah Kita Dilarang Untuk Merebus Kembali Air yang Sudah Matang?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

dokter-sehat-teh-panas-asap-minuman-kopi

DokterSehat.Com– Cukup banyak orang yang merasa kurang yakin dengan kualitas air minum botolan yang mereka beli sehingga memilih untuk merebusnya kembali. Selain itu, ada pula orang yang memilih untuk merebus kembali air yang sudah layak minum tersebut karena ingin mendapatkan air panas yang bisa dipakai untuk membuat kopi atau teh. Sayangnya, ada pendapat yang menyebutkan bahwa merebus kembali air matang bisa berbahaya bagi kesehatan. Apakah pendapat ini benar adanya?

Menurut Agus Haryono, Kepala Pusat Penelitian Kimia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mitos tentang merebus air matang ini bisa membahayakan kesehatan memang sudah menyebar secara luas dan dipercaya oleh sebagian masyarakat. Memang, proses pemanasan bisa memicu terjadinya reaksi kimia karena adanya tumbukan antar zat di dalam satu media. Hanya saja, khusus untuk air putih, tidak ada zat lain yang akan bereaksi dengan air yang kita rebus ini. Padahal, di dalam air putih tidak ada kandungan kimia yang membahayakan kesehatan. Logikanya, jika tidak ada kandungan kimia selain yang membentuk air putih, tidak akan muncul zat baru yang membahayakan meskipun kita memanaskan air tersebut hingga beberapa kali.

Di dalam mitos tentang bahaya memanaskan air matang, disebutkan bahwa akan muncul zat kimia seperti fluoride, nitrat, atau bahkan arsenik. Untuk kabar ini, Agus menyebutkan bahwa seharusnya bahan-bahan kimia tersebut tidak akan muncul dari air matang yang kita masak kembali kecuali memang sebelumnya air tersebut sudah ditambahi zat tersebut.

Melihat adanya fakta ini, mitos yang menyebutkan bahwa merebus kembali air yang sudah matang bisa membahayakan kesehatan sepertinya hanyalah hoaks yang tidak perlu lagi kita percayai.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Gatal Berlebihan Saat Hamil? Waspada Gejala Kolestasis Obstetri

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-wanita-hamil-musik-agar-bayi-pintar

DokterSehat.Com– Gatal-gatal saat hamil adalah hal yang sering terjadi saat kehamilan. Seiring dengan membesarnya rahim, kulit akan ikut meregang dan menyebabkan rasa gatal. Selain itu peningkatan aliran darah ke kulit juga dapat memicu rasa gatal. Namun jika Anda merasa gatal semakin menjadi, umumnya di trimester ketiga, Anda perlu waspada kolestasis obstetri atau intrahepatic cholestasis of pregnancy (ICP), sebuah kondisi kelainan saat hamil.

Kolestasis obstetri adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh terganggunya aliran cairan empedu dalam tubuh. Umumnya garam empedu mengalir dari hati ke usus untuk membantu pencernaan. Pada kolestasis obstetri garam empedu tidak mengalir sehingga menumpuk dan menyebabkan timbulnya gatal-gatal di seluruh tubuh.

Menurut Cincinnati Children’s Hospital Medical Center, kolestasis terjadi pada 1 dari 1000 kehamilan dan umumnya dialami oleh wanita berdarah Swedia dan Chili. Sedangkan dikutip dari laman baby centre, kolestasis obstetri terjadi pada 1 dari 140 kehamilan dan lebih sering dialami oleh wanita berdarah India dan Pakistan.

Belum diketahui penyebab pasti kolestasis obstetri, namun para ahli menduga hal ini diesebabkan karena perubahan hormon. Hormon kehamilan dapat memengaruhi fungsi kantung empedu dan kadang menghambat atau menghentikan aliran empedu. Aliran empedu dari hati yang terhambat ini yang akan masuk ke darah.

Ada dua jenis kolestasis, yaitu extrahepatic cholestasis yang disebabkan kelainan di luar organ hati, misalnya karena batu empedu dan intrahepatic cholestasis yang terjadi karena gangguan di dalam organ hati.

Jika dalam riwayat keluarga ada yang mengalami kolestasis obstetri, maka kemungkinan Anda juga bisa mengalami kolestasis obstetri. Untuk memastikannya, Anda perlu menguji fungsi hati atau liver function test (LFT) dan beberapa tes liver lainnya hingga bayi Anda lahir.

Untuk meringankan rasa gatal, Anda dapat menggunakan krim seperti losion calamine yang aman bagi ibu hamil. Hindari menggaruk terlalu keras agar tidak menimbulkan luka. Kolestasis obstetri umumnya mereda beberapa waktu setelah melahirkan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

6 Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Pemberian MP-ASI

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

bayi-makan-doktersehat
Photo Credit: flickr/ Yoshihide Nomura

DokterSehat.Com– MP-ASI atau Makanan Pendamping ASI adalah pelengkap kebutuhan gizi bayi. MP-ASI tentu penting kita perhatikan agar manfaat MP-ASI dapat dirasakan dengan maksimal oleh bayi. Maka dari itu kita harus mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan dalam pemberian MP-ASI.

Ada beberapa hal yang mendapatkan perhatian khusus dalam pembuatan ASI, menurut Booklet Pemberian Makan Bayi dan Anak yang dikeluarkan oleh UNICEF, adalah sebagai berikut:

  • Frekuensi
  • Berapa sering MP-ASI diberikan pada bayi harus sesuai dengan perkembangan dan usia bayi. Biasanya MP-ASI diberikan 2x pada awal pemberian MP-ASI dan semakin meningkat frekuensi sesuai usia bayi. Pemberian MP-ASI yang terlalu sering dan tidak sesuai usia bayi akan membuat asupan gizi bayi berlebihan.

  • Jumlah
  • Ukuran organ pencernaan bayi tentu berkembang sesuai dengan usianya, maka dari itu berapa banyak MP-ASI yang diberikan pada bayi harus sesuai dengan usia bayi. Pada awal pemberian MP-ASI jumlah yang diberikan adalah 5-8 sendok makan dalam sehari, ini akan meningkat sesuai usia bayi.

  • Kepekatan
  • Konsistensi MP-ASI harus sesuai dengan perkembangan organ tubuh bayi, tekstur MP-ASI harus diberikan bertahap mulai dari makanan lumat, lembik dan makanan keluarga.

  • Variasi
  • Jenis makanan yang digunakan sebagai bahan baku MP-ASI harus beragam agar asupan gizi bayi terpenuhi dari berbagai jenis makanan, selain itu bayi juga akan mengenal rasa lebih banyak jika MP-ASI yang diberikan bervariasi.

  • Cara pemberian makan
  • Ibu harus melatih bayi agar mau makan dengan banyak cara. Umumnya anak rewel saat makan, namun hal ini harus dapat diatasi dengan memberi dorongan pada bayi untuk mau makan.

  • Kebersihan
  • Pemberian MP-ASI harus memerhatikan kebersihan alat masak, alat makan dan tangan ibu atau pengasuh.

Dengan memerhatikan keenam hal diatas maka kita dapat memberikan asupan gizi yang tepat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Baru Sembuh Setelah Sakit? Segera Buang Peralatan Make-Up Ini Agar Tidak Kambuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-lipstick
Photo Credit: franchiseopportunitiesphotos

DokterSehat.Com– Bagi kaum hawa, ada baiknya tidak sembarangan dalam memakai peralatan make-up jika baru saja sembuh dari penyakit tertentu. Bisa jadi, peralatan make-up yang juga sempat digunakan saat sakit ini bisa memicu kambuhnya penyakit. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Morgan Statt, seorang pakar kesehatan dari consumbersafety.org menyebutkan bahwa peralatan make-up pertama yang sebaiknya kita buang adalah lipstik atau pemulas bibir. Jika kita memakai lipstik saat sakit, maka virus dan bakteri dari penyakit yang kita derita ini akan menempel pada peralatan make-up tersebut dan jika setelah sembuh peralatan ini masih kita pakai, dikhawatirkan mikroba-mikroba tersebut bisa membuat penyakit kambuh. Beberapa jenis bakteri, kuman, atau virus yang bisa menempel pada lipstik atau kosmetik bibir lainnya adalah yang bisa memicu flu atau virus herpes simpleks (HSV-1).

Hanya saja, jika kita masih sayang dengan peralatan make-up tersebut karena merasa cocok atau memiliki harga yang sangat mahal, Statt menyarankan kita untuk memotong bagian atas lipstik sehingga diharapkan bisa meminimalisir paparan virus atau bakterinya. Selain itu, pastikan untuk menyeka bagian luar lipstik, termasuk pembungkusnya, dengan menggunakan disinfektan yang bisa membunuh berbagai bakteri dan virus penyebab penyakit.

Produk kosmetik lain yang sebaiknya kita buang setelah sembuh dari sakit adalah maskara atau eyeliner. Produk kosmetik ini memang cukup rentan terkontaminasi dengan kuman dan bakteri yang bisa memicu datangnya masalah kesehatan pada mata seperti konjungtivitis, mata merah, dan infeksi mata lainnya.

Jika Anda tidak ingin membuang peralatan make-up tersebut, ada cara lain yang bisa dilakukan, yakni tidak memakai make-up saat sakit sehingga membuat peralatan tersebut tidak terkontaminasi kuman atau bakteri.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.