• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Senin, 05 Maret 2018

Tomat Mengakibatkan Masalah pada Ginjal?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

buah-tomat-doktersehat
Photo Credit: flickr/ sean_hickin

DokterSehat.Com– Salah satu jenis sayuran yang sering kita konsumsi adalah tomat. Tomat memiliki rasa yang khas dan tampilannya pun menarik.

Selain itu, tingginya kandungan gizi di dalam buah tomat seperti vitamin, kalsium, magnesium, dan kalium juga bisa membuat tubuh menjadi semakin sehat.

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa tomat berkhasiat menurunkan risiko hipertensi, sistem kardiovaskular semakin sehat, menyehatkan kulit dan mata, hingga mencegah  penyakit kanker. Karena alasan ini, banyak pakar kesehatan yang merekomendasikan konsumsi tomat secara rutin.

Hanya saja, di dalam tomat ternyata juga bisa ditemukan kandungan oksalat yang cukup tinggi. Yang menjadi masalah adalah jika oksalat tercampur dengan kalsium akan membuatnya menjadi endapan di dalam ginjal.

Jika hal tersebut terus terjadi dalam waktu yang lama, maka endapan ini akan berubah menjadi batu ginjal.  Karena itu, pakar kesehatan pun menyarankan kita untuk tidak mengonsumsi tomat secara berlebihan.

Selain bisa menyebabkan risiko gagal ginjal, makan tomat berlebihan ternyata juga bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini disebabkan adanya kandungan karotenoid di dalam tomat yang jika dikonsumsi dengan berlebihan dapat memengaruhi sistem imun secara signifikan.

Lantas, sebenarnya seberapa banyak batasan makan tomat yang bisa kita konsumsi? Pakar kesehatan menyarankan  untuk membatasi asupan tomat 2 buah saja dalam sehari atau sekitar 300 gram, demi bisa mendapatkan manfaat kesehatannya yang maksimal tanpa perlu khawatir akan terkena efek sampingnya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tips Melatih Anak Untuk Berani Tidur di Kamar Sendiri

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Anak-Doktersehat
Photo Credit: Flickr.com/Kimberly

DokterSehat.Com– Sejak kecil anak Anda terbiasa untuk tidur bersama Anda dan pasangan. Namun ketika ia dirasa sudah cukup besar, sebaiknya Anda mulai melatihnya untuk tidur di kamarnya sendiri. Memang tidak mudah, namun Anda perlu melakukannya sejak dini untuk melatih kemandiriannya.

Dikutip dari laman science news, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal online Pediatrics, anak sebenarnya bisa dilatih untuk tidur di kamarnya sendiri sejak usia 6 bulan. Anak yang tidur di kamarnya sendiri sejak usia 4-9 bulan terbukti memiliki jam tidur yang lebih lama dan tidur yang lebih nyenyak dibanding bayi sebayanya yang tidur bersama orang tuanya.

Namun masing-masing orang tua tentu punya pertimbangan kapan anak dapat tidur sendiri di kamarnya. Melatihnya pun disarankan untuk tidak dilakukan secara tiba-tiba. Hal ini untuk menghindari anak merasa disisihkan oleh orang tuanya sendiri.

Beberapa tips yang bisa Anda coba untuk melatih anak tidur sendiri di kamarnya antara lain:

1. Mulai dari tidur siang
Untuk membiasakan anak tidur di kamarnya sendiri, Anda bisa memulainya saat anak tidur siang. Saat siang hari, anak tidak akan merasa takut akan gelap seperti saat malam hari.

2. Pisahkan tempat tidur Anda
Boleh-boleh saja anak Anda tidur di kamar Anda, namun pisahkan tempat tidurnya dengan tempat tidur Anda. Sediakan extra bed yang nyaman sebagai tempat tidur anak selama proses latihan. Cara ini bermanfaat untuk melatihnya tidur sendirian namun anak tetap merasa nyaman.

3. Ciptakan suasana kamar anak yang menyenangkan
Agar anak merasa senang tidur di kamarnya sendiri, Anda perlu mengatur kamar anak dengan cukup rapi dan nyaman untuk anak beristirahat. Siapkan mainan dan boneka kesukaannya agar anak merasa ikut memiliki kamar barunya.

4. Jangan memburu anak untuk tidur
Ketika sudah memasuki jam tidur anak-anak, jangan memburunya untuk segera tidur. Hal ini dapat membuatnya gelisah dan susah tidur. Ingatkan anak jika sudah masuk waktu tidur dan mulai mengajaknya untuk buang air kecil, menyikat gigi, dan masuk ke kamar tidur. Anda bisa memajukan jam tidur malam anak agar persiapan tidur menjadi lebih santai.

5. Lakukan secara konsisten
Setiap anak Anda minta ditemani saat tidur, Anda bisa mengabaikannya. Antar kembali anak ke kamarnya agar ia memahami aturan tersebut. Anda mungkin bisa menemaninya sesaat, namun jangan terlalu lama. Beri pengertian pada anak bahwa tidak ada yang menakutkan di kamar dan semuanya akan berjalan baik-baik saja.

Anda perlu menyadari bahwa menanamkan kebiasaan baru pada anak pasti membutuhkan proses. Proses ini bisa berlangsung lama maupun sebentar, tergantung dari kesiapan anak. Tetap ajarkan pada anak untuk tidur sendiri di kamarnya hingga ia bisa melakukannya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kerap Kita Konsumsi, Minuman-Minuman Ini Tinggi Kandungan Gula dan Harus Dihindari

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-minuman-buah-pemanis-buatan-juice

DokterSehat.Com– Sudah menjadi rahasia umum jika konsumsi gula yang berlebihan bisa memicu peningkatan risiko terkena diabetes dan kenaikan berat badan. Tak hanya itu, kerap mengonsumsi minuman atau makanan yang tinggi gula juga bisa menyebabkan kerusakan pada gigi. Meskipun kita sudah mengurangi asupan gula, dalam realitanya kita sering tidak sadar jika makanan atau minuman manis yang kita konsumsi memiliki kadar gula yang cukup tinggi. Berikut adalah beberapa jenis minuman kaya gula yang sebaiknya kita hindari.

Jus buah
Jus buah yang dijual di pinggir jalan atau jus buah kemasan yang bisa kita temukan di swalayan ternyata biasanya sudah ditambahi dengan gula dengan jumlah yang sangat tinggi. Sebagai contoh, jus buah kemasan dengan rasa anggur memiliki 36 gram gula, jumlah yang tidak jauh berbeda dengan kadar gula di dalam soda lemon yang sebanyak 44 gram.

Es teh manis
Minuman yang seringkali kita pesan setelah makan di luar rumah ini juga seringkali telah ditambahi gula dalam jumlah yang sangat tinggi. Selain itu, teh manis dalam kemasan botolan yang bisa kita temukan di warung atau minimarket juga memiliki 30 gram gula.

Minuman berenergi
Banyak orang yang memilih untuk mengonsumsi minuman berenergi saat tubuh berada dalam kondisi lelah, mengantuk, atau akan melakukan aktifitas yang cukup berat. Meskipun bisa membuat tubuh menjadi lebih berstamina, dalam realitanya konsumsi minuman berenergi dengan berlebihan bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan jantung mengingat kandungan gulanya yang bisa mencapai 25 gram.

Minuman olahraga
Di dalam minuman olahraga, kita bisa menemukan 50 gram gula. Tingginya kandungan gula ini memang bisa berguna bagi mereka yang melakukan aktifitas fisik dengan berat. Namun, jika kita tidak sering melakukan olahraga dan kerap duduk dalam waktu yang lama, dikhawatirkan konsumsi minuman ini akan memicu masalah obesitas atau diabetes.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Bolehkah Ibu Perokok Tetap Menyusui Anaknya?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-rokok

DokterSehat.Com– ASI merupakan makanan terbaik untuk bayi. Gaya hidup dan pola makan ibu sangat berpengaruh pada produksi dan kualitas ASI. Lalu bagaimana dengan kualitas ASI pada ibu menyusui yang perokok?

Banyak perokok yang berhenti merokok saat mengetahui dirinya hamil, namun mulai merokok lagi setelah melahirkan. Meskipun kita semua tahu bahaya dari merokok, namun dilansir dari laman resmi AIMI, seorang ibu yang merokok tetap harus menyusui anaknya karena ASI banyak memberikan manfaat bagi bayi. Bayi yang mendapat ASI akan memiliki kekebalan tubuh yang baik sehingga dapat membantu melindungi bayi saat memerangi penyakit. ASI yang diberikan oleh ibu perokok masih lebih baik dibandingkan dengan memberikan bayi susu formula.

Meskipun demikian, Anda perlu mengetahui beberapa risiko merokok pada ibu menyusui dan bayinya:

Merokok dapat mengurangi ASI
Merokok dapat mengurangi hormon prolaktin di tubuh ibu sehingga dapat menurunkan produksi ASI. Selain itu kandungan dalam rokok juga dapat menyebabkan ASI lebih sulit keluar untuk dihisap bayi.

Risiko kesehatan bayi
Bayi yang terpapar asap rokok berisiko mengidap penyakit pernapasan seperti radang paru-paru, asma, infeksi telinga, bronkitis, infeksi sinus dan juga iritasi mata. Selain itu bayi juga berisiko mudah terkena kolik, alergi dan cenderung memiliki kadar HDL rendah padahal kolsesterol baik ini berfungsi untuk melindungi bayi dari penyakit jantung koroner. Sedangkan bayi dari ayah dan ibu perokok memiliki peluang 7 kali lebih besar untuk meminggal karena SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau sindrom kematian mendadak pada bayi.

Dengan berbagai risiko dari merokok dan hubungannya dengan bayi, maka ibu sangat disarankan untuk berhenti merokok. Namun jika hal tersebut masih sulit dilakukan, jangan berhenti menyusui selama ASI masih terus diproduksi.

Selain itu jangan pernah merokok di ruangan yang sama dengan bayi, apalagi menyusui sambil merokok. Menyusui sambil merokok meningkatkan risiko bayi terpapar asap rokok dan risiko tersundut.

Penelitian lain menyebutkan bahwa ibu yang merokok sebaiknya memberi jarak minimal 1,5 jam antara merokok dan menyusui untuk memberi waktu ubuh mengeliminasi kadar nikotin yang masuk.

Sebagai orang tua, sebaiknya mengutamakan kesehatan dan kepentingan anak dibanding kenyamanan pribadi. Bagaimana pun, berhenti merokok akan jauh lebih baik bagi kondisi ibu dan bayi.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Bukannya Sedih, Wanita Ini Justru Bahagia Saat Kakinya Diamputasi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

DokterSehat.Com– Selama bertahun-tahun, Kristy Kimberly hidup dengan kondisi malu dan kerepotan karena kaki kanannya mengalami kelainan yang membuatnya tak lagi tumbuh. Begitu memiliki kesempatan untuk mengamputasi kaki kanannya, Ia merasa bahagia dan justru berpikir jika hal ini akan membuatnya memiliki kehidupan yang lebih baik.

Photo Source: Fox News

Wanita berusia 32 tahun ini menyebutkan bahwa saat usianya 6 tahun, Ia didiagnosis terkena tumor spinal cord, astrocytoma. Saat operasi pengangkatan tumor, saraf yang menghubungkan kaki dan sumsum tulang belakangnya mengalami kerusakan sehingga membuat kaki kanannya berhenti tumbuh. Saat kaki kiri dan bagian tubuh lain terus bertambah besar dan tinggi, kaki kanannya tetap saja berada dalam ukuran anak-anak. Kondisi ini membuatnya hanya bisa berjalan dengan alat bantu.

Meskipun sudah melakukan 19 kali operasi demi memperpanjang kaki kanannya, tetap saja kedua kakinya tidak berada dalam kondisi seimbang sehingga kerap menjadi bahan ejekan orang lain.

Juli 2017 lalu, ibu satu anak ini akhirnya memutuskan untuk melakukan amputasi kaki di Rumah Sakit St. Claire. Keputusan ini justru membuatnya merasa lebih bahagia. Ia merasa seperti telah melepas beban yang selama ini hinggap di tubuhnya. Kini, Kristy memakai kaki palsu prostetik berteknologi tinggi yang bisa membuatnya berjalan kaki atau melakukan hal-hal lain dengan normal. Ia pun menjadi lebih percaya diri karenanya.

Don Wimberly, suaminya dan Eva Irwin, putrinya, menyebut Kristy kini semakin percaya diri, apalagi saat kaki palsunya sudah dilengkapi dengan lutut bionik yang bisa dikendalikan dengan berat badan dan gerakan kaki bagian atas. Lutut ini juga bisa diatur sedemikian rupa dengan memakai ponsel pintar sehingga kini Kristy juga bisa melakukan olahraga seperti bermain tenis atau bisbol.

Kristy bahkan berencana akan ikut ambil bagian dalam Proyek Athena November yang membuatnya akan bersepeda dan berkayak selama 120 mil di sepanjang garis pantai Florida. Sesuatu yang tidak akan pernah bisa Ia lakukan jika tidak mengamputasi kaki kanannya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

5 Tips Menahan Amarah pada Anak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-sakit-kepala-wanita

DokterSehat.Com– Menjadi orang tua kadang berarti harus menahan marah ketika anak berulah. Namun sejengkel-jengkelnya Anda pada ulah anak, hindari untuk memukul atau menghukumnya dengan berat. Hal ini bukan hanya akan menyebabkan anak trauma, tapi juga dapat mengembangkan sikap agresif dan temperamental pada anak. Saat dewasa, anak juga mungkin akan meniru sikap Anda.

Menahan marah memang tidak mudah, namun jika Anda tidak melakukannya, dampaknya bagi pertumbuhan anak akan terasa dalam jangka panjang. Mendidik anak tidak selalu harus dengan marah, seperti dikutip dari Rose Allen, dosen di University of Minnesota di laman parents.

Untuk dapat meredam emosi saat ingin marah pada anak, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Tenangkan diri Anda
Ketika anak Anda berulah, coba dengarkan dulu alasan mengapa ia berbuat demikian. Sambil mendengarkan penjelasannya, beri waktu bagi diri Anda untuk menenangkan diri. Tarik napas dalam-dalam beberapa kali hingga keinginan Anda untuk berteriak marah akan berkurang.

2. Beri contoh
Jika Anda marah karena anak Anda tidak mau membereskan mainan, maka segera beri contoh dan ajak anak untuk segera membereskan mainannya. Dengan begitu anak akan melihat langsung contoh dari Anda dan perlahan terbiasa untuk melakukannya.

3. Bicarakan dengan anak
Bangun komunikasi yang baik dengan anak agar ia mengerti apa saja yang bisa membuat Anda marah, mana yang boleh ia lakukan dan mana yang tidak. Berikan alasan agar anak paham tujuan Anda melarangnya.

4. Pahami perkembangan anak
Sikap anak pada orang tuanya memang kadang menyebalkan dan membuat Anda kesal, namun pahami juga bahwa mereka masih anak-anak. Mereka masih belajar bagaimana seharusnya bersikap pada orang tua dan orang-orang di sekitarnya. Teruslah memberi contoh yang baik pada anak agar anak tumbuh menjadi pribadi yang baik.

5. Bersikap tegas
Pada beberapa kesempatan, Anda mungkin perlu meninggikan suara, namun bukan berarti setiap saat. Untuk beberapa kesalahan berat atau kesalahan kecil yang berulang, Anda perlu bersikap tegas dan beri hukuman jika perlu. Hal ini juga baik untuk mengajarkan anak tentang tanggung jawab dan konsekuensi.

Yang terpenting, ingatlah selalu bahwa sikap Anda akan ikut membentuk karakter anak. Jika Anda tidak ingin ia jadi anak yang emosional dan pemarah, maka jangan ambil risiko untuk bersikap kasar pada anak. Masa depan anak Anda terlalu berharga untuk dijadikan pelampiasan emosi Anda, meskipun hal ini dipicu oleh kesalahan anak.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Ini Tips Sehat Memilih Makanan Beku

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-kulkas-lemari-es

DokterSehat.Com– Anda sering membeli makanan beku? Makanan beku tentu menjadi pilihan untuk memperoleh bahan makanan yang tidak selalu ada atau sedang tidak musim. Kini kita cukup mudah memperoleh makanan beku di pasaran. Namun, kira-kira apakah kita sudah memilih makanan beku tersebut dengan sehat?

Bahan makanan yang tersedia dalam bentuk beku biasanya adalah sayur, buah, makanan hewani dan bahan makanan olahan karbohidrat. Makanan beku menjadi pilihan agar suatu bahan makanan dapat kita konsumsi lebih awet. Umumnya makanan beku kita pilih sebagai stok simpanan bahan makanan di frezeer. Maka dari itu kita harus dapat memilih bahan makanan beku yang baik dan sehat untuk tubuh kita.

Academy of Nutrition and Dietitian menyebutkan beberapa saran yang dapat dilakukan dalam memilih bahan makanan beku yang sehat. Pemilihan ini dilihat dari segi kandungan gizinya,beberapa tips dalam memilih bahan makanan beku adalah:

    • Pilih buah dan sayur beku yang rasanya tawar

Penambahan bumbu atau gula pada makanan beku umum dilakuan pada buah atau sayur. Selain akan menambah kalori, hal ini akan meningkatkan asupan natrium dan gula pada tubuh. Jika terdapat beberapa pilihan jenis makanan beku, maka kita sebaiknya kita memilih yang tanpa tambahan bumbu, gula atau lemak.

    • Pada buah beku pastikan tidak ada penambahan gula

Buah beku menjadi pilihan jika buah segar sedang tidak tersedia karena alasan musim. Buah beku kerap mendapat penambahan gula sehingga pada pemilihan buah beku harus dipastikan tidak ada penambahan gula agar asupan gula ke tubuh kita tidak berlebihan.

    • Bandingkan kandungan lemak pada makanan hewani

Dalam memilih makanan hewani dalam kondisi beku kita sebaiknya memerhatikan kandungan kalori dan lemak, baik lemak jenuh dan lemak tras. Kita dianjurkan memilih makanan hewani beku yang kandungan kalori dan lemaknya rendah.

Untuk mengetahui apakah ada penambahan bumbu, gula atau lemak pada makanan beku, kita dapat memerhatikan label kandungan gizinya. Jadi perhatikan kandungan mgizi makanan beku sebelum kita membelinya ya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Gara-Gara Makan Melon, Tiga Orang di Australia Tewas

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

DokterSehat.Com– Tiga orang di Australia dikabarkan tewas setelah makan buah melon yang sudah terkontaminasi bakteri listeria. Bahkan, 15 orang lansia juga dilaporkan terinfeksi bakteri yang sama setelah mengonsumsi melon yang berasal dari perkebunan di kota Griffith, negara bagian New South Wales.

Pemerintah Australia pun kemudian memberikan peringatan bagi warganya untuk tidak sembarangan dalam membeli dan mengonsumsi buah melon. Bahkan, para lansia, ibu hamil, dan para bayi diminta untuk tidak makan melon yang sudah dijajakan dalam kondisi dipotong-potong. Vicky Sheppeard, direktur penyakit menular dari otoritas kesehatan New South Wales juga menyarankan masyarakat untuk menghindari melon atau blewah yang dibeli sebelum tanggal 1 Maret karena dikhawatirkan memiliki bakteri listeria.

Badan Karantina Pertanian Indonesia pun langsung merespons kasus wabah bakteri listeria dari buah Melon yang diproduksi di Australia dan mencegah kedatangan buah berjenis rock melon atau cantaloupe ini. Banun Harpini, direktur Badan Karantina Pertanian, menyebutkan bahwa memang hingga saat ini belum ada impor langsung buah melon dari Australia ke Indonesia. Namun, melon Australia ini ternyata diekspor ke Malaysia, Singapura, dan negara-negara tetangga lainnya. Bisa jadi ada masyarakat Tanah Air yang membeli melon tersebut, khususnya di daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Riau, Batam, dan pesisir timur Sumatera.

Banun pun menyarankan masyarakat untuk tidak sembarangan dalam membeli melon, apalagi jika mereka membeli buah saat pergi ke luar negeri. Ada baiknya kita membeli melon dari petani lokal saja yang jauh lebih aman untuk dikonsumsi.

Sebelumnya, pada tahun 2016 lalu, Badan Karantina Pertanian juga menemukan kasus buah apel dengan bakteri listeria yang diimpor dari Amerika Serikat. Buah-buahan ini kemudian dimusnahkan karena dianggap berbahaya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Minggu, 04 Maret 2018

Bayi ASI Eksklusif Jarang BAB, Normalkah?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-vaksin-palsu-bayi-imunisasi-Hipospadia

DokterSehat.Com– Salah satu kekhawatiran ibu pada bayi yang baru lahir adalah apakah ASI yang diberikan sudah cukup untuk kebutuhan nutrisinya. Salah satu tolok ukur jangka panjang adalah dengan mengukur berat badan bayi. Namun untuk kebutuhan ASI harian, ibu bisa mengamati frekuensi buang air besar (BAB) dan BAK (buang air kecil) pada bayi.

Pola buang air besar pada bayi akan berubah sesuai tahapan usia mereka. Dikutip dari laman AIMI, pada 3 hari pertama setelah kelahirannya bayi akan mengeluarkan mekonium, yaitu cairan lengket berwarna hijau pekat kehitaman. Di hari ketiga, bayi yang banyak minum ASI akan buang air besar lebih mudah dan warna tinja sudah mulai berubah berwarna cokelat kekuningan.

Pada bayi yang berusia 3-6 minggu umumnya bayi akan BAB sebanyak 2-3 kali sehari dan BAK sekitar 4-6 kali sehari. Tekstur tinja bayi yang wajar akan berwarna kuning, sedikit berbau, lunak agak cair dan berbiji-biji. Ada juga yang tekstur BAB bayi berlendir dan berbuih, hal ini termasuk normal.

Jika bayi dengan ASI Eksklusif hanya BAB selama 1 kali seminggu jangan segera mengasumsikan bahwa bayi Anda sembelit. Selama kenaikan berat badan bayi termasuk ideal dan cukup sering buang air kecil, maka dapat dikatakan normal.

Anda juga tidak perlu khawatir jika sesekali melihat bayi tampak mengejan saat buang air besar. Sama seperti orang dewasa, bayi juga membutuhkan usaha yang kuat untuk buang air besar. Wajah bayi kadang terlihat memerah atau menangis saat mengejan, namun hal ini bukan berarti bahwa ia mengalami sembelit.

Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), Anda dapat mengamati gejala bayi sembelit melalui tektsur tinja bayi. Apakah tekstur tinja bayi lebih keras dan kering? Jika tinja tampak lunak meskipun hanya BAB sekali dalam seminggu, kemungkinan bayi tidak mengalami konstipasi. Bayi dengan ASI eksklusif jarang buang air besar karena ASI dalam tubuh bayi terserap sempurna, sehingga tidak banyak yang terbuang melalui tinja.

Gejala lain jika bayi ASI sembelit adalah dengan memeriksa apakah perutnya terasa kerasa atau tidak. Pada bayi yang mengalami sembelit, perutnya akan terasa lebih keras saat disentuh dan kadang terdapat sedikit darah pada tinja karena iritasi pada dinding anus.

Jadi jangan terburu-buru mengasumsikan bayi ASI yang jarang buang air besar berarti sembelit, ya Mom. Amati beberapa gejalanya dengan cermat, atau jika Anda ragu bisa berkonsultasi dengan dokter anak.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tips Agar Asupan Gula Tidak Berlebihan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-manis-gula-batu-diabetes-sugar

DokterSehat.Com– Berapa banyak anda mengonsumsi gula setiap hari? Asupan gula yang berlebihan ternyata dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dan mencetuskan berbagai penyakit. Namun jika kita sudah terbiasa mengonsumsi banyak gula, maka untuk menguranginya tentu memerlukan suatu proses.

Biasanya ada cukup banyak cara yang kita lakukan untuk mengurangi asupan gula, misalnya dengan mengurangi atau bahkan menghilangkan porsi makanan manis. Namun ternyata kita juga tetap bisa merasakan manis asalkan kita memilihnya dengan tepat.

Menurut Kelly Pritchett, dietetitan dari Academy of Nutrition and Dietetics, beberapa proses yang dapat dilakukan untuk mengurangi asupan gula adalah mengganti jenis gula yang kita konsumsi. Ada cukup banyak jenis gula tersembunyi yang ada pada produk makanan. Gula tersembunyi tersebut umumnya tidak kita sadari ada pada bahan makanan. Maka dari itu selain dari mengurangi asupan makanan manis kita juga perlu memilih jenia gula dengan tepat.

Kelly Pritchett menganjurkan agar mengganti gula pada makanan dengan memberi buah. Hal ini dapat dilakukan dengan menambahkan buah pada adonan kue atau roti sebagai pengganti gula.Buah juga memiliki kandungan gula sehingga dapat menambahkan rasa manis pada makanan.Beberapa buah yang cukup umum dicampurkan pada makanan adalah pisang atau apel.

Jika kita membuat produk dengan resep makanan sendiri, maka asupan gula juga bisa diatur. Misalnya pada roti atau puding yang menggunakan gula, kita dianjurkan untuk hanya memberikan separuh saja porsi gula dari resep yang dianjurkan.

Selain dari makanan, pembatasan asupan gula juga dapat dilakukan pada minuman. Kita dianjurkan untuk meminum air putih, teh tanpa pemanis, atau air lemon dibandingkan dengan minuman manis seperti minuman bersoda.

Beberapa cara diatas dapat kita coba untuk mengurangi asupan gula agar tidak berlebihan. Mengurangi asupan gula memang tidak mudah, namun kita bisa mulai mencobanya dengan menerapkan tips diatas.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.