• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Jumat, 24 Agustus 2018

7 Dampak Negatif Makan Daging Merah Terlalu Banyak pada Pria

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat daging merah

DokterSehat.Com – Daging merah terdiri dari beberapa jenis mulai dari daging sapi, domba, dan kambing. Daging yang memiliki warna merah dan serat lebih besar itu sebenarnya baik untuk tubuh pria karena menyuplai banyak protein hewani. Sayangnya, kalau konsumsi daging merah terlalu banyak, efek samping juga akan dialami oleh tubuh.

Saat Hari Raya Iduladha biasanya masyarakat Indonesia mengonsumsi banyak daging merah dalam jangka waktu yang singkat. Oleh karena itu, mereka harus tahu bagaimana menyiasati pengonsumsian daging berlebih agar hal-hal di bawah ini tidak terjadi pada kita semuanya.

  1. Sembelit

Saat makan daging merah terlalu banyak, pria akan cenderung makan nasi atau sayur yang mengandung banyak serat. Hanya dengan daging merah saja mereka sudah merasa kenyang. Bahkan saking kenyangnya mereka jadi mengubah diet jadi tinggi protein dan juga lemak.

Pria yang mengonsumsi terlalu banyak daging merah bisa mengalami sembelit atau konstipasi. Tidak adanya serat di dalam tubuh menyulitkan pria buang air besar sehingga perut sakit dan terasa membesar.

  1. Dehidrasi

Setiap hari kebutuhan protein pria berbeda-beda. Kalau mereka sedang membentuk otot atau menurunkan berat badan, kebutuhannya bisa tinggi. Namun, tetap pada batas normal. Kalau sampai konsumsi daging merahnya berlebihan, dehidrasi bisa dialami oleh pria. Itulah kenapa mereka yang diet ketogenic disarankan minum banyak air.

Saat tubuh menerima banyak protein, ginjal akan memproduksi urine yang sedikit lebih kental. Hal ini dilakukan karena air dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah banyak. Perbanyak air putih setiap hari minimal 8 gelas sehari.

  1. Bau tubuh tidak sedap

Bau tubuh dari pria memang dipengaruhi apa yang mereka makan. Kalau pria mengonsumsi banyak buah dan sayur, tubuhnya akan jarang bau khususnya saat berkeringat. Kalau mereka banyak mengonsumsi daging merah setiap harinya. Peluang badan bau tidak sedap akan tinggi sehingga pria disarankan untuk memakai parfum.

  1. Sakit kepala

Mengonsumsi daging merah terlalu banyak juga menyebabkan pusing pada pria. Rasa pusing ini bisa terjadi karena buntut dehidrasi yang berlebihan. Kalau pria tidak menyuplai tubuh dengan air, rasa pusing akan terus naik.

Selanjutnya, rasa pusing juga bisa disebabkan oleh naiknya tekanan darah akibat terlalu banyak makan daging yang mengandung lemak. Rasa pusing jenis ini harus segera diatasi agar tidak menyebar ke mana-mana.

  1. Capai berlebihan

Pria yang mengalami dehidrasi berlebih dan rasa pusing akibat tubuh dehidrasi juga akan mengalami capai yang berlebihan. Rasa capai ini bisa menyebabkan pria susah berkonsentrasi dengan pekerjaannya. Selain itu, ada kemungkinan pria jadi susah melakukan seks karena energi yang terus anjlok.

  1. Penurunan kualitas tulang

Mengonsumsi daging merah terlalu banyak akan membuat urine mengeluarkan kalsium juga dalam jumlah banyak. Seperti yang kita ketahui, kalsium adalah zat yang baik untuk tubuh sehingga mengalami penurunan zat dalam tubuh bisa mengeroposkan tulang perlahan-lahan.

  1. Gangguan perut

Mengonsumsi daging merah terlalu banyak akan membuat perut jadi bergejolak. Berbeda dengan makanan lain yang mudah sekali diolah, daging yang teksturnya tebal akan sudah diproses di dalam perut. Akibatnya perut akan begah selama beberapa saat hingga akhirnya daging selesai dicerna. Konsumsi daging merah dalam jumlah wajar saja dan usahakan potong kecil-kecil agar mudah dikunyah dan hancur.

Inilah tujuh dampak negatif dari mengonsumsi daging merah berlebih. Semoga ulasan di atas bermanfaat untuk Anda semua agar selalu mengonsumsi daging merah dengan takaran yang benar.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

10 Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh - doktersehat

DokterSehat.Com– Mungkin selama ini banyak masyarakat yang menganggap bahwa manfaat daun kelor identik dengan mistik. Itu memang benar, sebab kelor biasanya digunakan sebagai metode untuk mengusir makhluk tak kasatmata. Selain itu, daun kelor juga biasa digunakan sebagai bahan untuk memandikan orang yang telah meninggal guna mengusir seluruh aura negatif yang masih menempel. Namun, tahukah Anda bahwa ada banyak manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh?

Daun kelor memiliki segudang manfaat baik bagi kesehatan tubuh manusia. Hal tersebut juga dikuatkan dengan hasil yang dikeluarkan oleh Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang mengatakan bahwa manfaat daun kelor bagi kesehatan di antaranya dapat membantu perkembangan tubuh serta menjadi obat tradisional yang bisa mengobati berbagai macam penyakit.

Tidak hanya itu, ternyata masih banyak manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh. Kandungan asam amino esensial yang terdapat di dalamnya juga bisa membantu perkembangan bayi dalam kandungan. Maka daun kelor juga direkomendasikan bagi ibu-ibu hamil agar kondisi tubuh serta janin yang dikandungnya menjadi lebih baik dan sehat. Apakah sampai di situ saja? Tentu saja tidak, ada manfaat daun kelor bagi kesehatan yang lebih mengejutkan. Berikut daftar manfaat daun kelor untuk kesehatan yang harus Anda ketahui.

Baca juga: Cerahkan Wajah Secara Alami dengan Daun Kelor

Manfaat Daun Kelor bagi Kesehatan Tubuh

Dari berbagai sumber yang dihimpun, daun kelor memiliki banyak manfaat utama yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Berikut adalah khasiat daun kelor untuk kesehatan tubuh:

1. Mengobati kanker

Dari hasil penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Oncology Letters, manfaat daun kelor bagi kesehatan yang pertama adalah mengobati kanker. Daun kelor yang sudah diekstrak, yang telah larut dalam air bisa mengobati kanker secara alami. Adapun kanker yang bisa diobati dengan daun kelor mulai dari kanker payudara, kanker paru, hingga kanker kulit. Hal tersebut dikarenakan daun kelor kaya akan antioksidan, protein, karotenoid, potassium, dan senyawa lainnya yang bisa menangkal radikal bebas serta pertumbuhan sel kanker.

2. Menyehatkan mata

Mungkin terdengar sedikit meragukan. Pasalnya banyak yang mempercayai bahwa kesehatan mata bisa didapatkan dari makanan yang mengandung vitamin A dan biasanya berwarna merah seperti wortel, tomat, ataupun pepaya. Tapi perlu Anda ketahui, walaupun kelor tidak berwarna merah sedikitpun, faktanya daun ini memiliki kandungan vitamin A yang cukup banyak. Disebutkan dalam 100g daun kelor terdapat 3390 SI vitamin A. Tentunya jumlah tersebut jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan wortel.

Baca juga: Tak Disangka, Daun Kelor Ternyata Memiliki Banyak Manfaat Kesehatan

3. Menurunkan kadar gula

Dari hasil penelitian yang dilakukan di Mumbai, India, ditemukan sebuah hasil yang mengatakan bahwa khasiat daun kelor olahan, baik berupa teh ataupun sayur bisa menurunkan kadar glukosa darah secara signifikan. Hal tersebut terjadi akibat pemberian obat glibenclamide yang berfungsi untuk meningkatkan sekresi insulin oleh sel beta pankreas. Maka tak heran, jika banyak orang di India yang menggunakan daun kelor sebagai obat herbal dalam menurunkan kadar gula.

4. Antioksidan

Antioksidan adalah senyawa yang berfungsi melawan radikal bebas dalam tubuh Anda. Tingginya tingkat radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif, yang berhubungan dengan penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Beberapa senyawa tumbuhan antioksidan telah ditemukan di daun daun kelor.

Selain vitamin C dan beta-karoten, ini termasuk:

  • Quercetin: Antioksidan kuat ini dapat membantu menurunkan tekanan darah.
  • Asam klorogenik: Juga ditemukan dalam jumlah tinggi dalam kopi, asam klorogenat dapat membantu tingkat gula darah moderat setelah makan.

Satu studi pada wanita menemukan bahwa menggunakan 1,5 sendok teh (7 gram) bubuk daun kelor setiap hari selama tiga bulan secara signifikan meningkatkan kadar antioksidan darah.

Ekstrak daun kelor juga bisa digunakan sebagai pengawet makanan. Ini meningkatkan umur simpan daging dengan mengurangi oksidasi.

Baca juga: Perkembangan Jamu dan Obat Tradisional di Indonesia

5. Menurunkan kolesterol

Memiliki kolesterol tinggi berhubungan dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Untungnya, banyak makanan nabati yang secara efektif dapat mengurangi kolesterol. Ini termasuk biji rami, oat dan almond.

Kedua studi berbasis hewan dan manusia telah menunjukkan bahwa daun kelor mungkin memiliki efek penurun kolesterol yang serupa.

6. Gizi untuk Ibu Menyusui

Ibu menyusui membutuhkan gizi yang cukup agar kesehatan bayi tetap terjaga. Mengonsumsi daun kelor sangat disarankan untuk ibu menyusui yang memerlukan asupan zat besi yang cukup. Selain itu, daun kelor juga baik untuk wanita yang mengalami anemia karena datang bulan. Kandungan zat besi daun kelor sangat tinggi sehingga dapat membantu memulihkan gejala kurang darah. Namun, perlu diingat bahwa daun kelor tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil.

7. Sebagai Anti-Aging

Tidak hanya kaya dengan vitamin A, ternyata daun kelor juga memiliki manfaat yang sangat efektif sebagai antioksidan. Bagi Anda yang telah memasuki masa menopause, mengonsumsi daun kelor secara rutin akan memperlambat efek penuaan secara siginfikan. Kandungan antioksidan yang tinggi pada daun kelor mencegah efek radikal bebas, sekaligus memperlambat efek penuaan tubuh dan menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh.

8. Menyehatkan Pencernaan

Anda memiliki masalah pencernaan seperti sakit maag? Jika ya, berarti sangat dianjurkan untuk Anda mengonsumsi daun kelor secara rutin. Manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh yang selanjutnya adalah menjaga kesehatan pencernaan. Perlu Anda ketahui bahwa manfaat daun kelor bagi kesehatan pencernaan memiliki kaitan erat dengan fungsi daun kelor sebagai anti-inflamasi. Jika mengonsumsi daun kelor secara rutin, pencernaan akan semakin membaik dan gejala penyakit maag dapat membaik secara signifikan.

9. Menjaga Fungsi Otak 

Banyak orang yang mengeluh memiliki masalah dengan mood atau suasana hati. Beberapa orang mungkin juga memiliki masalah psikis seperti depresi atau lainnya. Terkait dengan hal ini, daun kelor memiliki manfaat yang besar untuk menjaga fungsi otak agar mood dan pikiran tetap stabil. Daun kelor memiliki fungsi sebagai neurotransmitter dan sebagai senyawa tiroid untuk menjaga kestabilan psikis. Artinya, mengonsumsi daun kelor secara teratur akan memperkecil kemungkinan seseorang mengalami depresi atau hal-hal buruk terkait dengan kondisi mood dan psikis.

10. Mengobati Cacingan

Daun kelor memiliki manfaat lain bagi kesehatan yaitu untuk mengobati cacingan. Obat tradisional cacingan dari daun kelor dibuat dengan cara merebus 3 lembar daun kelor bersamaan dengan daun cabai dan meniran. Air hasil rebusan daun kelor tersebut kemudian dapat diminumkan pada anak yang menderita cacingan untuk mengurangi infeksi cacing, terutama cacing kremi dan cacing pita.

Tak melulu bermanfaat untuk mengusir makhluk halus, itulah beberapa manfaat daun kelor untuk kesehatan. Semoga bermanfaat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

7 Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan dan Kecantikan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Doktersehat-khasiat-cuka-apel
Photo Credit: Flickr.com/kanwal naveed

DokterSehat.Com – Meski cuka apel dibuat dari air apel yang difermentasi menjadi alkohol, cairan ini dipercaya menjadi salah produk perawatan kecantikan. Selain bisa menghilangkan berbagai penyakit, khasiat cuka apel juga ampuh untuk menghilangkan noda hitam di wajah serta membantu mencerahkan kulit.

Namun di balik manfaat cuka apel, minuman yang dihasilkan dari bakteri dan ragi ini ternyata memiliki efek samping. Di dalam kandungan cuka apel terkandungan asam yang cukup tinggi sehingga bisa memberikan efek panas di kulit, bahkan menyebabkan iritasi. Dalam beberapa kasus, penggunaan cairan dari apel ini yang salah bisa menimbulkan bekas luka bakar pada kulit.

Guna menghindari hal tersebut, maka jangan pernah menggunakan cuka apel langsung pada kulit. Sebelum menggunakannya, Anda perlu mencampurkannya dengan air untuk mengurangi tingkat keasamannya.

baca juga: Manfaat Merendam Kaki dengan Cuka Apel dan Cara Membuatnya

Pada beberapa kasus, Anda akan disarankan untuk mencampurkannya dengan bahan-bahan lain yang memiliki kemampuan untuk menetralisir keasaman cuka, sehingga lebih ramah untuk digunakan pada kulit.

Kadar pengenceran cuka apel juga harus diperhatikan, untuk mendapatkan cuka apel yang ramah dengan kulit, Anda perlu menambahkan air dengan kadar 1:1 atau 1:2. Cairan cuka apel dengan kadar tersebut umumnya cukup aman digunakan langsung pada wajah dan akan sangat efektif menghilangkan komedo dan noda hitam yang cukup parah.

Meski demikian, kadar tersebut bukan ukuran yang paten dalam perawatan wajah. Sedangkan untuk penggunaan jangka panjang atau masalah wajah yang tidak terlalu parah, Anda bisa menambahkan lebih banyak air. Setelahnya, Anda bisa menggunakannya langsung pada wajah dengan bantuan kapas atau benda lain yang higienis.

Manfaat Cuka Apel Untuk Kecantikan

  • Membuat kenyang

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat bersama dengan cuka apel, membuat tubuh merasa kenyang lebih cepat dan mengonsumsi kalori lebih sedikit di penghujung hari.

Meski demikian, karena penelitian ini masih sangat terbatas, khasiat cuka apel yang membuat seseorang lebih kenyang masih diperlukan pembuktian lanjutan.

  • Membantu menurunkan kadar gula darah penderita diabetes

Cuka apel mungkin bermanfaat sebagai pengontrol kadar gula dalam darah dan kadar insulin pada penderita diabetes. Suatu penelitian mengungkapkan, bahwa cuka apel dapat membantu menekan kadar gula darah dan HbA1c, yaitu salah satu penanda kadar gula darah dalam jangka panjang di dalam tubuh.

Namun efek ini secara klinis tidak terlalu signifikan, karena penurunan kadar gula darah dan HbA1c yang terjadi hanya dalam jumlah sedikit. Meski manfaat cuka apel bagi penderita diabetes dapat dibuktikan, jangan jadikan cuka apel sebagai pilihan utama pengobatan diabetes.

  • Menurunkan kadar kolesterol jahat

Kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko seseorang terkena beberapa penyakit, seperti hipertensi dan penyakit jantung. Cuka apel dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol jahat. Faktanya, manfaat cuka apel tersebut masih sebatas pengujian pada hewan dan belum ada penelitian yang cukup terhadap manusia.

Meski dianggap menjanjikan, namun pemakaian untuk tujuan tersebut belum direkomendasikan. Penelitian lebih lanjut masih harus dilakukan untuk membuktikannya.

baca juga: Mengulik Khasiat Cuka Apel untuk Rambut dan Kulit

  • Menurunkan berat badan

Beberapa orang memercayai bahwa khasiat cuka apel yaitu mampu menurunkan berat badan. Cuka apel dipercaya mampu menurunkan nafsu makan dan membakar lemak. Meski begitu, penelitian lanjutan terkait manfaat cuka apel masih diperlukan.

Fakta yang sebenarnya mengungkapkan, bahwa rasa yang sangat asam dari cuka apel berisiko menyebabkan masalah pencernaan bagi mereka yang tidak terbiasa mengonsumsinya. Selain itu, cuka apel juga dapat mengiritasi tenggorokan dan merusak gigi ketika dikonsumsi terlalu sering

  • Mengobati sakit perut

Salah satu manfaat cuka apel adalah untuk mengobati sakit perut. Ketika Anda mengalami permasalahan perut yang disebabkan oleh bakteri seperti diare, larutan cuka apel dan air putih dapat membantu meringankan gejala karena kandungan antibiotiknya.

  • Atasi cegukan

Ambil satu sendok teh penuh cuka apel guna menhentikan cegukan. Rasa asamnya menstimulasi saraf di daerah tenggorokan yang menjadi penyebab kejangan cegukan.

  • Mencegah sembelit

Sebelum mengonsumsi makanan yang akan membuat Anda kesulitan buang air besar, tenggak satu sendok teh cuka apel agar tidak mengalami sembelit setelah makan. Khasiat cuka apel dari asamnya membantu organ pencernaan mencerna makanan yang sulit untuk dihancurkan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Manfaat Jahe untuk Kesehatan dan Kecantikan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat_manfaat_jahe
Photo Source: Flickr/ Kjokkennutsyr Net

DokterSehat.Com– Jahe merupakan salah satu rempah yang berguna untuk membuat masakan terasa lebih lezat. Namun, tidak hanya sebagai penyedap masakan saja, manfaat jahe lainnya yakni untuk menjaga kesehatan serta merawat kecantikan tubuh.

Hal ini juga dibenarkan oleh sebuah penelitian yang mengatakan bahwa jahe dapat dijadikan sebagai obat herbal yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit dan juga dapat digunakan sebagai perawatan kecantikan. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa khasiat jahe yang perlu Anda ketahui:

Manfaat Jahe untuk Kesehatan dan Kecantikan

1. Meredakan kembung

Jika perut Anda sering mengalami perut kembung akibat masuk angin atau gangguan pencernaan lainnya, Anda bisa mengonsumsi secangkir teh jahe. Sebab, secangkir teh jahe dapat membantu mengosongkan perut Anda yang telah dipenuhi oleh makanan. Khasiat jahe juga bisa membantu mengatasi rasa mual, terutama bagi Anda yang baru saja dalam masa pemulihan diri dari kemoterapi.

Baca juga: Manfaat Ekstrak Jahe sebagai Antioksidan Pada Kanker Prostat

2. Menurunkan kolesterol

Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak minyak dapat meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh. Seperti yang Anda tahu bahwa jika kolesterol Anda naik, maka akan berdampak buruk pada kesehatan, seperti meningkatkan risiko serangan jantung, darah tinggi, dan lain sebagainya. Oleh karenanya, untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, Anda bisa mengonsumsi jahe secara rutin. Manfaat jahe untuk kesehatan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dan juga dapat mengencerkan gumpalan darah.

3. Menyehatkan pencernaan

Senyawa fenolik pada jahe diketahui membantu meredakan iritasi gastrointestinal (GI), menstimulasi produksi air liur dan empedu, dan menekan kontraksi lambung saat makanan dan cairan bergerak melalui saluran pencernaan.

Pada saat yang sama, jahe juga tampaknya memiliki efek menguntungkan pada enzim tripsin dan lipase pankreas, dan untuk meningkatkan motilitas melalui saluran pencernaan. Ini menunjukkan manfaat air jahe bisa membantu mencegah kanker usus besar dan sembelit.

Baca juga: Manfaat Minyak Jahe: Mengatasi Peradangan pada Kulit

3. Membuat kulit bercahaya

Siapa yang tidak ingin memiliki kulit bercahaya? Semua orang tentu ingin memiliki kulit sehat dan bercahaya, khususnya wanita. Sebab, jika kulit kusam dan kering maka akan menurunkan kepercayaan diri mereka. Maka tak heran jika mereka akan melakukan berbagai cara untuk merawat kulit mereka agar tetap sehat dan bercahaya.

Khasiat jahe dapat membuat kulit tampak bercahaya. Caranya Anda hanya perlu mengonsumsi jahe secara rutin. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa seseorang yang mengonsumsi jahe diklaim dapat membantu memperbaiki penampilan kulit. Selain itu, juga bisa membantu menyembuhkan luka dan iritasi dengan cepat.

4. Memudarkan bekas luka

Karena sifat toning dan antioksidan, khasiat jahe dapat mengurangi bekas luka hipopigmentasi (bekas luka yang putih atau jauh lebih terang dari warna kulit). Cukup oleskan sepotong jahe segar ke area kulit bekas luka, dan biarkan mengering. Lakukan ini sekali atau dua kali sehari setiap hari dan Anda akan melihat hasilnya dalam beberapa minggu. Selama beberapa bulan, bekas lukamu hampir tidak terdeteksi.

5. Merangsang pertumbuhan rambut

Jahe meningkatkan sirkulasi ke kulit kepala, yang penting untuk merangsang pertumbuhan rambut. Banyaknya vitamin, mineral, dan asam lemak juga memperkuat untaian dan memerangi kerontokan rambut. Cobalah membuat masker rambut dengan bagian yang sama dengan parutan jahe dan minyak jojoba, dan pijat ke rambut, berkonsentrasi pada kulit kepala. Setelah 30 menit, bilas dengan sampo seperti biasa.

Baca juga: Begini Cara Diet yang Benar Menggunakan Jahe, Coba Yuk!

6. Mengurangi selulit

Selain detoksifikasi dan menyegarkan, khasiat jahe juga dikenal untuk mengurangi selulit. Merangsang sirkulasi dan nada kulit dengan scrub selulit lemon dan jahe sebagai penghilang selulit. Campurkan 1/2 cangkir gula, 1/4 cangkir minyak zaitun, 2 sendok makan jahe parut segar, dan perasan satu jeruk nipis. Ramuan ini bisa disimpan di kulkas hingga satu minggu.

Nah, itu dia manfaat jahe untuk kesehatan dan kecantikan. Mudah dan murah kan? Selamat mencoba, Teman Sehat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tips Menjaga Berat Badan Tetap Stabil Saat Liburan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

tips mengurangi nafsu makan doktersehat
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Liburan adalah waktu yang pas untuk bersantai di rumah. Biasanya, selama liburan kita hanya menghabiskan waktu di atas tempat tidur sambil menonton TV, makan makanan kesukaan, tidur, dan lain sebagainya. Tanpa sadar, hal tersebut sudah menjadi kebiasaan kita selama liburan.

Walaupun serasa bagai di surga, namun kebiasaan tersebut akan merugikan diri kita sendiri, terutama bagi tubuh. Pasalnya, tubuh tanpa aktivitas fisik dan hanya makan tidur saja dapat menimbulkan masalah seperti kenaikan berat badan secara drastis. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda berhati-hati dan tetap menjaga pola makan untuk mencegah kenaikan berat badan selama liburan. Berikut adalah beberapa tips menjaga berat badan tetap stabil selama liburan, diantaranya:

1. Konsumsi Sayur dan Buah

Ketika liburan, Anda tentu akan memesan semua makanan favorit untuk dimakan sambil bersantai menikmati acara TV seperti keripik, cake, serta camilan lainnya yang mengandung kalori tinggi. Walaupun hanya berupa camilan atau makanan ringan, makanan tersebut justru akan membuat Anda mengalami kenaikan berat badan. Untuk itu, gantilah camilan Anda selama liburan dan konsumsilah banyak sayuran dan buah-buahan yang mengandung kalori rendah. selain itu, sayuran dan buah-buahan juga mengandung nutrisi tinggi yang bagus untuk kesehatan tubuh.

2. Makan Lebih Awal

Kapan lagi Anda bisa bangun siang kalau bukan saat liburan? Selama liburan, Anda tentu bebas ingin bangun jam berapapun. Terkadang, kebiasaan itu seringkali membuat Anda mengabaikan sarapan. Sehingga,secara tidak langsung Anda akan makan banyak di siang hari. sebaiknya, biasakan diri untuk makan lebih awal agar Anda bisa lebih mudah mengendalikan diri untuk menyantap makanan lebih banyak di siang hari, sehingga asupan kalori bisa terkontrol. Cobalah untuk mengonsumsi makanan tinggi serat seperti sayuran, buah-buahan, dan oatmeal agar Anda bisa kenyang lebih lama.

3. Tetap Olahraga

Olahraga merupakan aktivitas fisik yang wajib dilakukan setiap hari, walau selama liburan. Olahraga tidak harus lama dan berat, cukup berolahraga ringan saja di rumah seperti work out 7 menit, senam, atau hanya sekedar jalan kaki mengelilingi komplek rumah. yang terpenting adalah tubuh tetap bergerak aktif agar kalori dan lemak di dalam tubuh bisa terbakar secara sempurna.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Perawatan Luka Terbuka yang Bisa Anda Lakukan di Rumah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Doktersehat-perawatan-luka
Photo Credit: Flickr.com/Insane Visions

DokterSehat.Com – Semua orang pasti pernah mengalami luka. Ada beberapa orang yang sering mengalami luka akan tetapi ada juga orang yang jarang mengalami luka. Pada dasarnya, setiap orang sebisa mungkin akan menghindari luka karena rasa sakit yang ditimbulkannya.

Lantas, bagaimana cara perawatan luka yang baik? Sebelum mengetahui cara perawatan luka yang baik, Anda perlu mengetahui apa itu luka terbuka. Luka terbuka yaitu luka yang melibatkan robekan pada kulit/membran mukosa. Penyebab luka terbuka yaitu:

  • Trauma oleh benda tajam.
  • Trauma oleh benda tumpul.

Jika luka terbuka dibiarkan atau perawatannya tidak benar maka hal-hal yang dapat terjadi di antaranya:

  1. Infeksi

Tanda-tanda luka mengalami infeksi yaitu jika terdapat nanah pada luka yang biasanya menimbulkan warna kuning, hijau atau cokelat tergantung pada jenis bakteri. Infeksi juga bias ditandai dengan demam dan nyeri pada daerah luka.

baca juga: Mengobati Luka di Lidah dengan Bahan Alami

  1. Eviserasi

Terpisahnya lapisan luka secara total dapat menimbulkan eviserasi yaitu keluarnya organ visceral melalui luka yang terbuka.

  1. Hematoma

Hematoma adalah pengumpulan darah lokal di bawah jaringan. Hemotoma terlihat seperti bengkak/massa yang sering terlihat kebiruan.

Mengenali Jenis Luka

Jenis luka dapat dibedakan berdasarkan luka bersih atau kotor. Misalnya luka sayatan operasi, luka jenis ini sengaja dibuat oleh dokter untuk proses pembedahan atau memperbaiki jaringan tubuh yang rusak.

Beberapa jenis luka lain yang sering terjadi antara lain:

  • Luka tusuk.
  • Luka dangkal di permukaan kulit akibat bergesekan dengan permukaan yang kasar.
  • Peradangan di area kulit sebagai respons alami kulit terhadap luka.
  • Lebam akibat tekanan dan berkurangnya aliran darah di area kulit tertentu.
  • Luka gigitan hewan atau manusia. Luka jenis ini bisa juga termasuk ke dalam tipe luka lecet atau luka tusukan. Luka gigitan hewan tertentu seperti gigitan anjing dapat menimbulkan rabies.
  • Luka yang lebih dalam dari permukaan kulit, misalnya tersayat atau terpotong sehingga bisa mengenai otot atau tulang.

Sebelum menangani luka, dokter biasanya menanyakan apakah Anda memiliki penyakit tertentu seperti, alergi, gangguan perdarahan atau kencing manis guna memutuskan obat apa yang tepat untuk digunakan.

Perlu diketahui, sebuah luka yang dalam, besar, dan kotor akan membutuhkan penanganan yang lebih serius untuk mencegah infeksi.

Prinsip Penanganan Luka

Cairan pembersih luka dibutuhkan untuk membersihkan area luka yang sedikit terkontaminasi seperti dari luka ke kulit disekitarnya. Gunakan kapas lembut saat menuangkan cairan pembersih luka.

Cara membersihkan luka yang baik adalah saat pemberian cairan biarkan larutan mengalir dari area yang kurang terkontaminasi ke area yang paling terkontaminasi. Luka diyakini kurang terkontaminasi pada kulit di sekitarnya.

Cara Membersihkan Luka

  1. Mempersiapkan alat
  • Gunakan cairan Nacl untuk luka. Larutan steril yaitu NaCl 0,9 % dapat dibeli di apotek terdekat atau air yang telah direbus dalam suhu 100 derajat Celcius selama 10 menit.
  • Sarung tangan steril yang dapat dibeli di apotek terdekat atau jika tidak ada maka cuci tangan yang bersih dengan sabun.
  • Set balutan steril (pinset anatomis 2 buah dan pinset cirurgis 1 buah, kom kecil 1 buah)
  • Plester.
  • Gunting.
  1. Tindakan perawatan luka
  • Pertama-tama cuci tangan yang bersih dengan menggunakan sabun.
  • Taruh baskom untuk menampung air dibawah area luka.
  • Ambil jarum suntik yang telah diisi larutan steril lalu semprotkan secara perlahan ke arah luka, ulangi hingga cairan yang mengalir kedalam baskom jernih.
  • Jika tidak memakai jarum suntik maka masukanlah kasa steril ke dalam larutan lalu peras kasa dengan menggunakan pinset hingga kasa menjadi lembap. Setelah itu bersihkan luka dengan kasa tersebut dari arah luka ke daerah sekitar luka, dan jangan menekan luka terlalu keras karena berisiko menimbulkan pendarahan.
  • Anda dapat menutupi luka dengan menggunakan plester untuk menjaga agar luka tetap bersih dan mencegah infeksi bakteri. Ganti plester satu atau dua kali sehari, atau saat perban telah menjadi basah dan kotor.

baca juga: Pria, Jangan Lakukan Ini Saat Masturbasi agar Penis Tidak Terluka

Jika luka tersebut terasa menyakitkan selama beberapa hari, Anda bisa mengonsumsi obat penghilang rasa sakit yang dijual tanpa resep dokter, seperti paracetamol atau ibuprofen. Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah oleskan krim atau salep antibiotik seperti bacitracin, neosporin atau polisporin untuk membantu menjaga permukaan tetap lembap.

Produk ini tidak membuat luka sembuh lebih cepat, tapi dapat mencegah infeksi bakteri dan membantu proses penyembuhan alami tubuh. Bahan tertentu dalam beberapa salep atau krim dapat menyebabkan ruam ringan, segera hentikan pemakaian salep atau krim bila muncul ruam.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Pernah Alami Kaki Gatal Saat Olahraga?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

jari-kaki-doktersehat
photo credit : pexels.com

DokterSehat.Com– Dalam setiap kali melakukan olahraga, tubuh kita pasti akan mengalami berbagai reaksi alami, seperti berkeringat, pegal, dan otot terasa sakit. Namun, itu semua adalah hal yang wajar dan akan dialami oleh siapapun yang berolahraga. Sifatnya pun sementara dan akan hilang dengan sendirinya.

Namun, lebih dari itu ternyata ada sebuah kondisi alami yang terkesan cukup aneh dan dialami oleh kebanyakan orang yang berolahraga, yakni tungkai menjadi gatal yang tak tertahankan. Jika Anda pecinta olahraga, khususnya lari, pasti pernah merasakan hal yang sama bukan?

Ya, kadang kala setiap kali melakukan olahraga yang mengandalkan kekuatan kaki, maka beberapa bagian kaki menjadi gatal mendadak. Parahnya lagi, rasa gatal itu seperti berpindah-pindah sehingga kita tidak bisa menggaruknya pada posisi yang benar. Kadang juga, walaupun sudah digaruk rasa gatalnya tetap tidak hilang sehingga cukup menyebalkan.

Kira-kira apa yang menyebabkan hal itu terjadi?

Perlu diketahui sebelumnya, kaki gatal ketika lari tentu saja sebuah reaksi alami yang bisa dijelaskan secara ilmiah. Secara sederhana, hal itu bisa dikarenakan oleh berubahnya pembuluh darah. Di mana aliran darah menjadi sangat cepat dan kapiler serta arteri kecil menjadi kembang lebih cepat. Pengembangan atau pelebaran itu berfungsi untuk memperlancar peredaran darah ketika sedang beraktivitas berat.

Pengiriman darah ini akan sangat lancar terjadi ketika seseorang terbiasa berolahraga. Namun sebaliknya, ketika seseorang jarang berolahraga, maka pemompaan darah ke kaki akan menjadi lebih susah karena kapiler cenderung mengempis.

Nah, saat kapiler itu meluas, barulah saraf akan terstimulasi dan mengirim pesan ke otak untuk melepas senyawa kimia yang bernama histamine. Nah, histamine itulah yang nantinya akan menimbulkan sensasi gatal pada beberapa bagian kaki. Rasa gatal ini tidak bisa dihindari, tapi bisa diminimalkan dengan rutin bergerak atau rutin berolahraga.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

7 Obat Vertigo Alami Paling Praktis dan Ampuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

obat-vertigo-alami-doktersehat

DokterSehat.Com – Anda tentunya sudah pernah mendengar istilah vertigo. Perasaan pusing yang membuat kita merasa sedang berputar-putar atau bahkan dunia yang sedang berputar-putar biasanya disebut dengan vertigo. Tapi penyakit seperti apa sebenarnya vertigo itu dan adakah cara alami untuk mengobati vertigo?

Apa Itu Vertigo?

Pada dasarnya vertigo bukan merupakan penyakit, melainkan sebuah gejala akibat adanya gangguan sistem saraf pusat dan perifer. Vertigo ditandai dengan sensasi kepala atau lingkungan sekitar penderita yang berputar-putar. Umumnya gejala vertigo akan membuat seseorang kehilangan keseimbangan dan kesulitan untuk bergerak apalagi berjalan.

Penyebab Vertigo

Vertigo memilik dua jenis yaitu vertigo sentral dan juga vertigo perifer. Vertigo sentral disebabkan oleh adanya gangguan pada sistem saraf, sedangkan vertigo perifer disebabkan oleh adanya masalah pada telinga bagian dalam. Kasus yang paling banyak terjadi adalah kasus vertigo perifer. Beriku adalah beberapa penyebab umum yang menyebabkan munculnya vertigo perifer:

  • BPPV atau benign paroxysmal positional vertigo yang bisa menyebabkan timbulnya gejala vertigo dipicu oleh perubahan posisi kepala tertentu. Penyebab BPPV sendiri masih belum diketahui dengan jelas.
  • Penyakit maniere, merupakan penyakit gangguan telinga bagian dalam yang disebabkan oleh penumpukan cairan pada telinga. Penyakit maniere selain ditandai dengan vertigo juga ditandai dengan gangguan pendengaran.
  • Neuritis vestibular atau labirintis, merupakan masalah telinga bagian dalam yang umumnya diakibatkan oleh infeksi virus.

Faktor lain yang bisa menyebabkan vertigo namun jarang terjadi antara lain adalah masalah otak seperti tumor dan stroke, migrain, cedera kepala atau leher, hingga penggunaan obat dengan efek samping kerusakan telinga.

baca juga: Apa Saja Penyebab Vertigo saat Hamil?

Obat Vertigo Alami

Selain menggunakan obat vertigo dari dokter, Anda juga bisa mamanfaatkan bahan alami untuk mengurangi gejala vertigo. Bahan-bahan yang digunakan sangatlah mudah didapatkan dan juga diolah sehingga sangat direkomendasikan sebagai obat pendamping untuk mengobati vertigo.

1. Ginkgo Biloba

Obat vertigo alami yang pertama adalah ginkgo biloba. Tanaman yang satu ini sudah dinyatakan oleh para ahli bahwa ampuh untuk meredakan gejala vertigo. Ginkgo biloba berkhasiat untuk malancarkan peredaran darah ke telinga bagian dalam, kepala, dan juga otak. Manfaat lainnya adalah ginko biloba dapat menjadi antioksidan yang ampuh untuk mencegah kerusakan saraf dan sel-sel otak.

Saat ini sudah banyak bermunculan ekstrak daun ginkgo biloba dalam bentuk tablet. Tapi Anda juga bisa mengolahnya sendiri di rumah dengan cara mengeringkan daun ginkgo biloba dan menyeduhnya bersama dengan teh.

Ginkgo biloba memang merupakan bahan alami, tetapi masih mungkin menimbulkan efek samping seperti alergi, sembelit, saking kepala, dan detak jantung menjadi lebih kencang. Konsumsi ginkgo biloba sebaiknya dihindari oleh ubu hamil dan menyusui, pasien yang sedang dalam program hamil, penderita diabetes,dan pasien yang akan menjalani operasi.

2. Daun Selasih

Obat vertigo alami selanjutnya adalah daun selasih. Banyak orang yang tidak dapat membedakan antara daun selasih dan daun kemangi karena keduanya mirip dan sama-sama merupakan jenis daun basil. Selain bijinya banyak dimanfaatkan untuk dijadikan campuran minuman, daun selasih ternayta memiliki manfaat untuk kesehatan.

Daun selasih berguna untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan juga mengurangi gejala vertigo. Hal ini disebabkan oleh daun selasih yang memiliki sifat antibakteri dan antiinflamasi. Berbeda dengan kemnagi, daun selasih atau basil tidak dapat dikonsumsi sebagai lalapan. Anda bisa mengonsumsi daun basil sebagai obat vertigo alami dalam bentuk potongan bubuk daun maupun teh.

3. Lada Merah

Obat vertigo alami yang ketiga adalah lada merah. Cara konsumsi lada merah cukup mudah, Anda hanya perlu menjadikannya sebagai bahan masakan. Lada merah mampu menjadi obat vertigo alami karena lada merah banyak mengandung Capsaicin. Kandungan satu ini memiliki khasiat untuk melancarkan aliran darah menuju telinga bagian dalam dan ke otak serta menyeimbangkan jumlah trombosit.

4. Sambiloto

Obat vertigo alami selanjutnya berasal dari tanaman liar bernama sambiloto. Tanaman ini kaya akan kandungan flavonoid yang merupakan antioksidan yang sangat baik bagi tubuh. Manfaat ini menjadikan sambiloto ampuh untuk mengurangi vertigo.

Cara menggunakan samiloto sebagai obat vertigo sangat mudah. Anda hanya perlu merabus dauh sambiloto lalu meminum air rebusan tersebut. Jika sulit untuk menemukan daun yang satu ini, Anda bisa meminum jamu sambiloto yang banyak dijual di toko jamu atau tukang jamu keliling.

5. Cocor Bebek

Selain tanaman sambiloto, cocor bebek juga merupakan tanaman dengan kandungan flavonoid yang ampuh untuk menangkal radikal bebas dan berbagai virus yang menghampiri tubuh. Cara menggunakan cocor bebek sebagai obat vertigo adalah dengan cara mengompres dahi menggunakan daun ini.

Caranya adalah tumbuk 10-15 helai daun cocor bebek hingga hancur dan tambahkan sedikit garam. Lalu oleskan daun yang sudah hancur ke bagian dahi hingga ke pelipis. Lakukan setiap hari atau dua kali sehari jika diperlukan.

6. Jahe

Obat vertigo alami selanjutnya adalah tanaman jahe. Bumbu dapur yang satu ini memang memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan mampu untuk melancarkan peredaran darah sehingga suplai oksigen ke seluruh tubuh juga bisa menjadi lebih lancar.

Cara mengolah jahe sebagai obat vertigo juga sangat mudah. Anda hanya perlu merebus jahe atau menyeduh bubuk jahe dengan air panas. Hasil rebusan atau seduhan tersebut bisa Anda campurkan dengan madu dan daun mint agar lebih beraroma dan rasanya lebih enak.

7. Bunga Melati

Obat vertigo alami selanjutnya adalah bunga melati. Selain sebagai bunga hiasan, ternyata melati juga memiliki manfaat sebagai obat herbal. Melati yang merupakan salah satu jenis tanaman yang termasuk ke dalam jenis minyak atsiri yang baik untuk relaksasi dan mampun untuk menjadi anti-depressan sekaligus melancarkan peredaran darah.

Cara menggunakan melati untuk obat vertigo adalah dengan cara meremas daun me;ati, kemudian merendamnya dalam sebuah wadah berisi air. Gunakan air rendaman bunga melati tersebut untuk mengompres dahi Anda.

Pada gejala vertigo yang amat berat, obat vertigo alami mungkin hanya akan dapat meredakan gejala. Pengobatan di bawah pengawasan dokter tetap menjadi yang utama untuk megetahui dan mengobati vertigo dengan tepat. Selain perawatan medis dan juga dengan obat vertigo alami Anda juga bisa mengatasi gejala vertigo dengan tidur yang cukup dan juga beberapa cara lainnya.

Latihan manuver epley atau manuver foster adalah dua gerakan yang dapat membantu mengurangi serangan vertigo. Selain itu, Anda juga bisa melakukan terapi rehabilitasi vestibular yang bertujuan untuk memperkuat sitem vestibular yang merupakan sistem yang mengirim sinyal ke otak.

Apapun obat vertigo yang Anda pilih, pastikan Anda sudah mengetahui penyebab dari gejala vertigo yang Anda alami. Penyebab vertigo yang cukup serius mungkin mengharuskan Anda untuk melakukan prosedur operasi untuk menyembuhkannya. Jadi, selalu konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebab gejala vertigo Anda agar dapat memilih pengobatan yang tepat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Manfaat dan Risiko Mengonsumsi Selai Kacang Cokelat

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Selai-kacang-cokelat-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/Korona Lacasse

DokterSehat.Com– Apa jenis selai yang paling sering Anda pilih? Selain selai dari buah-buahan, selai yang cukup populer adalah selai kombinasi dari cokelat dan kacang. Tahukah Anda kalau ada manfaat dan bahaya selai kacang coklat?

Selai kacang cokelat ini kian terkenal dan cukup banyak digunakan sebagai pilihan rasa pada berbagai sajian makanan atau jajanan populer, misalnya martabak manis, roti isi, atau kue tradisional, misalnya kue cubit.

Memiliki rasa perpaduan manis dan gurih, serta disebut selai yang sehat, membuat selai kacang cokelat semakin banyak digemari.

Akan tetapi, sebenarnya apa saja sih manfaat yang kita rasakan dengan mengonsumsi selai cokelat? Adakah bahaya atau dampak yang akan dirasakan tubuh dengan konsumsi selai kacang cokelat ini?

Bahan baku dan kandungan selai kacang cokelat

Photo Credit: Flickr.com/Ginny

Selai kacang umumnya dibuat dari bahan baku kacang yang tinggi fitonutrien, misalnya kacang hazel dan dari bahan baku kokoa yang menghasilkan rasa cokelat manis.

Beberapa bahan tambahan dalam komposisi selai kacang cokelat antara lain:

  • Gula, dalam satu kemasan toples selai kacang cokelat, terdapat kandungan gula lebih dari 50%
  • Kakao, sebagai bahan baku utama pemberi rasa cokelat
  • Kacang hazel, kacang hazel memiliki rasa gurih dan manis, serta merupakan bahan baku utama dalam selai
  • Susu rendah lemak, untuk memberikan tekstur, rasa dan asupan gizi dalam selai
  • Minyak kelapa sawit, lesitin kedelai dan vanili untuk memberi rasa, tekstur dan aroma serta penguat rasa pada selai.

1 sendok makan selai kacang cokelat yang setara dengan 18 gram selai, terdapat kandungan kalori sebesar 100 kkal.

Kandungan zat gizi makro dan mineral unggulan selai kacang cokelat adalah:

  • Karbohidrat, berupa gula sebesar 9-11 gram
  • Protein sebesar 0,5 gram
  • Lemak sebesar 6 gram, dan
  • Kandungan kalsium dan zat besi sebesar 2%

Apa manfaat dan bahaya selai kacang cokelat?

Photo Credit: Flickr.com/Zoe

Sekarang sudah tahu ‘kan apa saja kandungan dan komposisi selai kacang coklat? Berikut ulasan mengenai manfaat dan risiko mengonsumsi selai kacang cokelat:

Manfaat selai kacang cokelat

Kita bahas dulu apa saja manfaat selai kacang coklat bagi tubuh, sehingga kita juga tahu apa saja manfaat dari makanan yang dikonsumsi. Lansgung saja, berikut manfaat selai kacang coklat:

    1. Selai kacang cokelat mampu memberikan asupan energi yang tinggi, padat gizi dan mudah serap.
    2. Bahan baku selai kacang cokelat, yaitu kacang hazel dan kokoa, memiliki kandungan fitonutrien dan antioksidan yang baik untuk kesehatan sistem dan fungsi organ tubuh secara umum.
    3. Selai kacang cokelat yang terbuat dari susu skim, mampu memberikan asupan protein hewani yang rendah lemak.

Bahaya selai kacang cokelat

Setelah mengetahui manfaatnya, tentu alangkah baiknya kita juga mengetahui bahaya selai kacang coklat bagi tubuh. Ini dia bahaya selai kacang coklat:

  1. Tinggi kandungan gula

    Seperti yang telah disebutkan, kandungan gula yang ada pada selai kacang cokelat sangat tinggi. Hanya mengonsumsi 2 sendok makan selai kacang cokelat dapat memenuhi hampir separuh kebutuhan gula harian orang dewasa.
    Hal ini membuat konsumsi selai kacang cokelat yang berlebihan dapat meningkatkan kadar gula dan lemak dalam tubuh, sehingga mempebesar risiko berbagai penyakit degenratif.

  2. Tinggi kalori

    Gula yang tinggi sudah memberikan asupan kalori yang besar, belum lagi dengan adanya penambaham bahan baku minyak kelapa dalam selai kacang cokelat. Berbagai asosiasi menyebutkan bahwa kalori selai kacang cokelat sangat berpengaruh pada asupan kalori harian total orang dewasa di Amerika, mengingat bahwa selai kacang cokelat ini sering dipilih sebagai pelengkap sajian sarapan. Dalam jangka panjang, hal ini akan meningkatkan risiko diabetes dan obesitas.

Tips mengonsumsi selai kacang cokelat

Beberapa tips yang bisa Anda lakukan saat mengonsumsi selai kacang cokelat adalah:

      • Tidak terlalu sering mengonsumsinya. Batasi paling banyak 2-3 kali dalam seminggu.
      • Kontrol porsi saat mengonsumsinya. Gunakan paling banyak 1 sendok makan selai kacang cokelat dan jadikan 1 porsi tersebut sebagai pengganti 1 porsi gula harian.
      • Konsumsi dengan makanan yang tinggi serat, misalnya sebagai toping atau olesan pada sereal, roti, atau biskuit dari gandum utuh.


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

4 Kesalahan Memotong Buah, Sering Disepelekan dan Bikin Gizinya Hilang!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Salah-potong-buah-doktersehat-1
Photo Credit: Flickr.com/ Marco Verch

DokterSehat.Com– Apakah Anda sering memotong-motong buah sebelum memakannya?

Selain langsung mengonsumsi buah secara utuh, memotong-motong buah menjadi cara yang paling umum dipilih dan dianggap lebih praktis. Hal ini memang tergantung dengan kebiasaan masing-masing individu.

Memotong dan mengupas buah tentu bukanlah hal yang salah untuk dilakukan. Akan tetapi, tahukah Anda bahwa ternyata ada cukup banyak kesalahan memotong buah?

Bahaya memotong buah dengan asal

manfaat-buah-persik-doktersehat

Ya, biasanya memotong buah dianggap hal yang sepele. Padahal jika kita memotong buah dengan asal, justru akan muncul berbagai dampak yang cukup merugikan, lho.

Beberapa hal yang bisa terjadi akibat kesalahan memotong buah antara lain:

  1. Buah terpapar kontaminan

    Beberapa paparan kontaminan perusak zat gizi buah yang sudah di potong adalah bakteri, udara, cahaya dan panas.

  2. Kandungan gizi buah hilang

    Zat giiz yang rusak akibat paparan kontaminan akan menyebabkan zat gizi buah lama-kelamaan akan menjadi hilang. Beberapa zat gizi penting, misalnya vitamin C dan cairan, menjadi yang paling banyak hilang jika buah dipotong dengan asal.

  3. Buah menjadi busuk

    Paparan bakteri, proses oksidasi dari udara, dan kerusakan akibat paparan cahaya dan panas terus menerus, lama kelamaan akan membuat buah berkurang kualitasnya dan menjadi tidak layak makan atau busuk.

Kesalahan memotong buah

Ketiga hal di atas menjadi risiko yang mengancam dan akan rentan terjadi jika kita mengabaikan beberapa hal yang dianggap sepele. Berikut beberapa kesalahan memotong buah yang sering dilakukan:

1. Tidak memastikan kebersihan alat pemotong buah

doktersehat-kesalahan-memasak
Photo Credit: Flickr.com/baron valium

Apakah Anda sudah memastikan kebersihan pisau dan talenan sebelum memotong buah?

Biasanya, hal ini kerap dilupakan, padahal kedua alat makan tersebut penting diperhatikan kebersihannya karena akan bersentuhan langsung dengan daging buah saat dipotong.

Menggunakan talenan dan pisau yang kurang bersih atau beum dicuci, akan berisiko meningkatkan kontaminasi atau paparan dengan bakteri dari bahan makanan lain.

Kondisi ini tentu akan menurunkan nilai gizi, kualitas dan kesegaran buah setelah dipotong.

2. Memotong buah terlalu kecil

doktersehat-buah-buahanMemotong buah telalu kecil atau tipis memang membuat buah mudah dikonsumsi, namun sayangnya hal ini akan membuat luas permukaan buah menjadi semakin banyak dan paparan kontaminan menjadi semakin besar.

Semakin banyak paparan terhadap buah maka kandungan zat dan gizi, utamanya vitamin C dan cairan, yang pada buah dengan ukuran yang kecil atau tipis tersebut, juga lama kelamaan akan semakin berkurang.

3. Mencuci buah yang sudah dipotong

Doktersehat-buah-naga
Photo Credit: Flickr.com/Fiona Xue

Buah yang telah dipotong, biasanya akan mengeluarkan cairan yang sedikit lengket. Biasanya, buah yang sudah dipotong dicuci dengan tujuan menghilangkan cairan yang menyebabkan lengket tersebut.

Padahal, cairan tersebut merupakan cairan alami yang ada pada buah yang ikut keluar ketika buah dipotong.

University of California menyebutkan bahwa buah tinggi cairan, misalnya mangga, nanas atau melon yang dipotong bisa kehilangan kandungan cairannya hingga 5-20% . Sehingga mencuci buah yang sudah dipotong, justru akan membuat kandungan cairan pada buah, yang sebenarnya bermanfaat bagi tubuh malah semakin terbuang.

4. Membiarkan tidak segera dikonsumsi

buah-pir-untuk-rambut-doktersehat-1

Tidak segera mengonsumsi buah yang sudah dipotong, sembari membiarkan buah tersebut di tempat terbuka, akan semakin meningkatkan paparan kontaminan bakteri, udara, panas dan cahaya.

Selain itu, buah yang tidak segera dikonsumsi juga rentan kehilangan cairan lebih banyak.

Buah yang sudah dipotong atau dikupas lebih dari 2-3 jam dan tidak segera dikonsumsi akan kehilangan semakin banyak zat gizi dan telah mengalami penurunan kualitas buah secara umum.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.