• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Sabtu, 16 April 2016

10 Fakta Menarik Kota Gotham Yang Perlu Anda Ketahui

kota-Gotham-City

Gotham adalah sebuah kota fiksi di America yang muncul dalam komik – komik yang diterbitkan DC Comics dan dikenal sebagai kota kelahiran Bruce Wayne alias Batman. Selama beberapa tahun terakhir, kepopuleran Batman yang kian menanjak ternyata juga membuat kota asalnya semakin dikenal khalayak ramai, bahkan baru – baru ini, muncul sebuah serial TV yang berjudul ‘Gotham’ yang mengangkat kisah kelam kota fiksi ini sebelum kedatangan sang manusia kelalawar. Namun, walaupun kota yang menjadi sarang berbagai kejahatan terorganisir ini semakin terkenal, ternyata masih banyak fakta tersembunyi yang tidak diketahui orang banyak. Dalam artikel ini, kami akan mengungkap fakta – fakta menarik kota Gotham yang perlu anda ketahui jika anda mengaku penggemar berat sang ksatria malam.

Artikel Terkait :

*) 10 Penjahat Ini Wakili Sisi Gelap Batman

*) 14 Barang Aneh Yang Disimpan Batman Dalam Batcave

 

1. Batman bukanlah superhero pertama yang muncul di Gotham

Green-Lantern-Alan-Scott

Ternyata, Batman bukanlah satu – satunya superhero yang pernah beroperasi di kota Gotham, bahkan ia bukanlah yang pertama.

Green Lantern masa Golden Age, Alan Scott pernah bermukim di kota Gotham dan berjuang membasmi berbagai tindak kejahatan di kota ini. Belakangan, ia mendapatkan bantuan dari Black Canary pertama, Dinah Drake. Drake bukanlah satu – satunya Black Canary yang menjadikan Gotham sebagai rumahnya, beberapa tahun kemudian, seorang warga asli Gotham, Dinah Lance melanjutkan peran Black Canary. Pada abad ke-20, grup superhero ‘Justice Society Of America’ juga pernah tinggal di kota Gotham dan menjadikannya sebagai markas, namun tetap saja mereka tidak bisa membasmi tuntas tindakan kriminal di kota ini.

2. Gotham awalnya dibangun oleh empat keluarga

the-penguin-comics

Sejarah kota Gotham bervariasi tergantung sumber ceritanya, namun asal usul yang paling umum adalah kota Gotham awalnya didirikan oleh para prajurit bayaran asal Norwegia yang akhirnya direbut orang – orang Inggris. Gotham juga menjadi lokasi beberapa perang besar pada masa revolusi America, dan ketika perang usai, kota ini dibangun kembali oleh empat keluarga, yaitu : keluarga Kane, keluarga Crowne, keluarga Cobblepot dan keluarga Wayne.

Empat keluarga inilah yang membentuk wajah kota Gotham selama beberapa abad lamanya, dan dengan berdirinya perusahaan Wayne Enterprises pada abad ke-19, menjadikan perusahaan ini menjadi salah satu perusahaan tertua dan terbesar di dunia. Memasuki abad ke-21, Pengaruh empat keluarga tersebut atas kota Gotham mulai berkurang, hanya keluarga Wayne yang masih memiliki pengaruh dengan perusahaan besarnya. Oswald Cobblepot yang lebih dikenal dengan nama ‘Penguin’, sempat mencoba membangkitkan nama besar keluarganya melalui tindak kejahatan terorganisir yang tentunya mendapat perlawan dari Batman. Masih pada abad ke-21, seorang penjahat bernama ‘The Architect’ mencoba menghancurkan sisa – sisa pengaruh emat keluarga tersebut dengan membakar habis gedung Wayne Tower yang merupakan satu – satunya dari empat keluarga yang masih eksis di kota Gotham.

3. Gotham dikuasai beberapa grup kejahatan terorganisir

Mob-bosses-in-1989-Batman-film

Walaupun dengan usaha yang tak kenal lelah dari Batman, beberapa superhero dan tentunya para penegak keadilan resmi di kota Gotham, kota ini masih saja berada dalam genggaman mafia kejahatan terorganisir yang mulai naik daun sejak awal abad ke-20.

Setelah kemunculan Batman, kegiatan kriminal kota Gotham sebagian besar dikendalikan oleh dua keluarga mafia yang saling bermusuhan. Mereka adalah keluarga mafia ‘The Roman Falcone’ dan keluarga mafia Maroni. Keluarga Falcone mempuyai kekuatan yang lebih besar dari keluarga Maroni dan ketika Big Lou selaku pemimpin mafia Maroni tewas, mafia Maroni akhirnya bergabung dengan mafia Falcone.

Dengan semakin merajalelanya Batman dan kemunculan Penguin, Two Faces dan berbagai macam supervillain lain, pengaruh keluarga Mafia mulai berkurang. Namun begitu, keluarga Falcone tetap berjuang mempertahankan daerah kekuasaan mereka walaupun mendapatkan perlawanan sengit dari Batman dan kepolisian kota Gotham yang dipimpin oleh polisi jujur Jim Gordon.

4. Sebuah grup rahasia bernama ‘Court of Owls’ sudah lama menguasai kota Gotham

Batman-vs.-the-Court-of-Owls-Talons

Selain didirikan dan dibentuk oleh empat keluarga, aktifitas kejahatan bawah tanahnya dikuasai oleh keluarga Mafia, kota Gotham juga ternyata dikuasai oleh sebuah organisasi rahasia, The Court of the Owls.

Ketika masih anak – anak, Bruce Wayne menyalahkan grup bernama ‘The Court of the Death’ atas kematian kedua orang tuanya. Tetapi karena Bruce tidak bisa menemukan bukti kuat keberadaan mereka, ia akhirnya menganggap keberadaan grup rahasia ini tidak lebih dari sekedar mitos.

Beberapa tahun kemudian, grup ‘The Court of Owls’ menampakkan keberadaan mereka dengan mengirim beberapa Talon (pembunuh berskill tinggi) untuk menghabisi nyawa Bruce Wayne karena berniat membangun kembali kota Gotham. Singkat cerita, Batman berhasil mengalahkan grup rahasia ini, namun tetap tidak mampu menghapus keberadaan mereka secara total dari kota Gotham.

5. Banyak kota – kota non-fiksi yang menginspirasi kota Gotham

kota-Gotham-City

Gotham jelas – jelas banyak terinspirasi kota New York, beberapa penulis diketahui menggunakan kota New York sebagai model kota tempat tinggal Batman ini. Namun, kota New York ternyata bukanlah satu – satunya kota di Amerika yang dijadikan inspirasi kota fiksi ini. Chicago, dengan sejarah korupsinya yang parah dan merajalelanya tindak kejahatan terorganisir benar – benar mirip dengan keadaan kota Gotham pada masa – masa awal kiprah Batman. Detroit dan Pittsburgh juga pernah dijadikan sumber inspirasi suasana kota Gotham.

6. Gotham pertama kali muncul dalam Detective Comics #48 dan lokasinya berubah – ubah

Gotham-Citys-location-on-a-DC-Comics-map

Terinspirasi oleh lebih dari satu kota ternyata membuat Gotham tidak jelas berlokasi dimana. Parahnya lagi, ternyata kota Gotham tidak terdengar namanya pada masa – masa awal terbitnya komik Batman. Kota Gotham baru muncul dalam Detective Comics #48, sebelum itu, Batman diceritakan beroperasi di kota New York.

Dalam film ‘Batman V Superman’ garapan Zack Snyder dan beberapa komik, Gotham juga pernah digambarkan sebagai kota yang berdekatan dengan Metropolis dan hanya dipisahkan oleh sebuah teluk.

Walaupun lokasinya masih simpang siur, namun seringkali kota Gotham diceritakan berada di daerah New Jersey seperti yang terlihat dalam gambar di atas. Kendati demikian, lokasi persis kota ini belum pernah diungkap.

7. Nama ‘Gotham’ berasal dari buku telepon

Batman-looking-over-Gotham-in-Arkham-City

Sebelum memilih nama ‘Gotham’, Bill Finger sempat mempertimbangkan beberapa kandidat nama untuk kota tempat tinggal Batman ini. Civic City, Capital City dan Coast City adalah nama – nama kota yang pernah dipertimbangkan. Menariknya, walaupun nama Coast City tidak jadi digunakan, nama ini akhirnya menjadi nama kota tempat tinggal Hal Jordan alias Green Lantern.

Cerita dibalik nama Gotham cukup menarik. Ketika sedang bingung mencari – cari nama yang cocok, Bill Finger melihat sebuah iklan toko perhiasan bernama ‘Gotham Jewelers’ dalam sebuah buku telepon. Merasa cocok dengan nama itu, ia pun menggunakannya untuk nama kota fiksinya tersebut.

Dari segi bahasa, kata ‘Gotham’ ternyata berasal dari kata bahasa inggris kuno yang berarti sebuah kota kambing. Joker bahkan pernah membuat lelucon tentang ini dalam Detective Comics #880 dengan mengatakan kota Gotham berarti ‘Surga untuk para kambing’.

8. Di kota Gotham, ditetapkan bersalah lebih baik daripada dianggap gila

Arkham-Asylum-in-Gotham-City

Mengaku gila adalah salah satu cara untuk bebas dari kurungan penjara yang sering diperlihatkan dalam berbagai film dan serial TV.

Namun begitu, jika anda tersangkut masalah hukum di kota Gotham, anda jangan coba – coba mengaku gila, karena di kota ini orang yang dianggap gila akan dijebloskan ke dalam Arkham Asylum, sebuah tempat rehabilitasi para kriminal gila yang seringkali membuat para penghuninya bukannya sembuh namun semakin gila karena harus berhubungan dengan orang – orang yang lebih gila. Bahkan, tak jarang para dokter yang bertugas merawat orang gila, juga ikut – ikutan gila.

9. Arkham Asylum beberapa kali membuat dokter ikut gila

Harley-Quinn-and-her-sledgehammer

Arkham Asylum didirikan oleh Dr. Amadeus Arkham. Sang dokter merubah rumah keluarganya menjadi rumah sakit jiwa setelah menyaksikan ibunya menderita penyakit jiwa. Rumah sakit jiwa ini punya sejarah kelam yang cukup panjang. Salah satunya adalah ketika Dr. Arkham memutuskan bahwa salah satu pasiennya Martin ‘Mad Dog’ Hawkins sudah tidak bisa disembuhkan dan akhirnya membunuh sang pasien dengan cara disetrum. Kematian sang pasien dianggap sebagai kecelakaan, namun ternyata kejadian tersebut berdampak buruk bagi kejiwaan sang dokter.

Nasib yang hampir sama juga dialami Dr. Harleen Quinzel, seorang dokter muda yang baru lulus dan memulai karirnya di Arkham Asylum. Dr. Quinzel ditugaskan untuk merawat dan menyembuhkan Joker namun malah jatuh cinta dan terpengaruh pemikiran sang badut. Dr. Harleen Quinzel akhirnya ikut - ikutan ‘gila’ dan berubah menjadi Harley Quinn yang seringkali terlihat mengekor Joker.

10. Gotham punya banyak stok supervillain / penjahat super

Batmans-Rogues-Gallery

Gotham adalah salah satu kota fiksi dalam komik yang punya cukup banyak stok penjahat super. Semenjak Bruca Wayne memutuskan memakai topeng Batman dan bersumpah untuk membasmi semua tindak kejahatan di kota di mana kedua orang tuanya dibunuh, angka kejahatan memang semakin lama semakin menurun. Namun di sisi lain, sepak terjang Batman juga memicu munculnya penjahat – penjahat jenis baru yang lebih berbahaya dari sebelumnya. Sebut saja Two-Face, Riddler, Penguin, Ras Al Ghul dan tentunya Joker. Kemunculan para supervillain ini, menimbulkan sebuah pertanyaan menarik : Apakah kemunculan Batman malah memperparah keadaan ?

Film Animasi ‘Batman: The Killing Joke’ Resmi Mendapat Rating R

Batman The Killing Joke Rating R Dewasa

Usaha adaptasi kisah ‘Batman: The Killing Joke’ telah berlangsung cukup lama. Sejak pertama kali diterbitkan tahun 1988 lalu, sudah ada beberapa produser dan sutradara yang mencoba mengangkat salah satu kisah terkelam komik Batman ini, baik ke format film animasi maupun live-action, namun tidak berhasil. Banyak yang berspekulasi bahwa cerita yang kelewat kelam dan sadis menjadi salah satu faktor kuat yang membuat pihak studio seperti ragu – ragu memberikan lampu hijau untuk adaptasi kisah ini.

Dan kini, setelah sekian lama menunggu, para fans bisa tersenyum bahagia. Pihak Warner Bros. beberapa waktu lalu resmi mengumumkan bahwa studio animasi mereka akan mengerjakan proyek film animasi yang diadaptasi dari cerita ‘Batman: The Killing Joke’.

Kabar gembira di atas juga ditambah dengan berita bergabungnya orang – orang kompeten dalam tim produksi dan jajaran pengisi suara film animasi ini. Bruce Timm berperan sebagai produser pelaksana, Sam Liu akan menduduki kursi sutradara, Kevin Konroy sebagai pengisi suara Batman, Tara Strong sebagai pengisi suara Barbara Gordon dan yang paling menyita perhatian adalah kembalinya Mark Hamill (pemeran Luke Skywalker dalam film Star Wars) sebagai pengisi suara Joker.

Batman-The-Killing -joke-Caver

Namun begitu, walaupun para fans sangat senang mendengar berita adaptasi kisah ‘Batman: The Killing Joke’, ada kekhawatiran bahwa pihak studio akan memangkas beberapa bagian dari kisah ini demi menghindari rating ‘Dewasa’. Kisah yang menceritakan asal muasal Joker ini memang banyak menampilkan hal – hal yang agak sadis seperti penyiksaan dan pemerkosaan – jika tidak ada bagian yang dibuang atau disesuaikan, otomatis filmnya nanti akan berating R. Fans cukup menyayangkan jika ‘pemangkasan’ benar – benar terjadi, karena kesadisan dan kekejaman yang ditampilkan kisah ini adalah sangat penting untuk memahami keadaan psikologi karakter – karakter yang terlibat.

Joker-menyamar

Beruntung, kekhawatiran fans di atas tidak terjadi. Baru – baru ini, EW secara esklusif memberitakan bahwa film animasi ‘Batman: The Killing Joke’ akan mendapatkan rating ‘Dewasa’. Film ini adalah film animasi pertama produksi Warner Bros. / DC yang akan mengusung tema dewasa. Rating dewasa untuk film superhero memang bukan barang baru bagi WB / DC, selain film animasi ini, pihak studio juga pernah mengumumkan bahwa film ‘Batman v Superman: Dawn of Justice’ versi director’s cut juga akan mendapat rating R.

Berikut komentar Sam Register selaku kepala Warner Bros. Animation & Digital Series mengenai rating dewasa film ‘Batman: The Killing Joke’ :

“Kami menyarankan produser Bruce Timm dan tim kami di Warner Bros. Animation untuk tetap setia denga kisah aslinya – tanpa memikirkan rating yang akan diberikan pihak MPAA. Kisah ‘The Killing Joke’ dipuji para fans karena ceritanya yang dewasa dan realistis. Kami merasa bertanggung jawab untuk menghadirkan sebuah film animasi yang mengangkat kisah yang benar – benar diadaptsi dari cerita yang sudah mereka kenal dengan baik”

Mungkin anda dan banyak orang di luar sana, berpikir bahwa film Deadpool adalah penyebab banyaknya studio Hollywood saat ini yang mempertimbangkan rating ‘Dewasa’ untuk film – film superhero mereka. Well, Anggapan ini kemungkinan ada benarnya. Namun, kami melihat ini sebagai sebuah perkembangan trend film – film superhero saat ini. Para pembaca komik yang dulunya masih anak – anak, sekarang sudah dewasa dan ingin menonton karakter komik favorit mereka dalam balutan yang lebih ‘Dewasa’.

‘Batman: The Killing Joke’ akan tayang pertama kali di acara Comic-Con International di San Diego musim panas ini, sedangkan DVD dan Blu-ray film ini akan dirilis beberapa bulan setelahnya.

Jumat, 15 April 2016

Asal - Usul dan Kekuatan Winter Soldier

siapa-winter-soldier

Winter Soldier dikenal sebagai seorang mata - mata sekaligus pembunuh berdarah dingin asal Russia yang sering terlibat berbagai insiden nasional maupun internasional. Belakangan diketahui, Winter Soldier ternyata adalah Bucky Barnes, sahabat karib Steve Rogers alias Captain America yang pada masa perang dunia kedua diduga telah tewas. Dalam artikel ini, kami akan membahas asal - usul, sejarah, latar belakang, kemampuan atau kekuatan, dan segala sesuatu tentang sosok yang dalam komik dikenal sebagai sidekick (pendamping superhero) Captain America ini.

Artikel Terkait :

*) 4 Fakta Menarik Armor Iron Man: Armor Sengaja Dirusak Ketika Syuting

*) 5 Perbedaan Film 'Captain America: Civil War' Dengan Versi Komiknya

*) 6 Fakta Mengejutkan Marvel Studio Yang Tidak Diketahui Banyak Orang

 

Asal - usul dalam komik

Bucky-Captain-America

Setelah ayahnya meninggal pada masa perang dunia kedua, James Buchanan Barnes diangkat menjadi maskot Camp Lehigh dan diberi nama panggilan 'Bucky'. Berkat potensi yang ia miliki, Bucky dikirim ke inggris ketika berumur 16 tahun untuk mengikuti latihan militer dengan S.A.S selama dua bulan dan dilanjutkan dengan pelatihan khusus selama satu bulan di Amerika. Di mata semua atasannya, Bucky adalah petarung natural terbaik yang pernah mereka lihat, maka tak mengherankan ketika remaja lincah nan tangkas ini akhirnya ditunjuk menjadi pendamping Captain America.

Baca Juga : 9 Fakta Menarik Captain America Yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

Menyusul penunjukan Bucky sebagai pendamping sang kapten, media pun memuat berita heboh dengan judul 'Camp kid becomes Cap's sidekick' (Anak camp menjadi pendamping Captain America ), yang membuat anak - anak di seluruh negeri bersemangat karena berpikir hal yang sama bisa saja terjadi pada mereka.

Dalam kiprahnya membantu Steve Rogers, Bucky bergabung dengan grup 'Invaders', berjuang dengan beberapa superhero lain seperti Namor The Sub Mariner, Jim Hammond The Human Torch dan Thomas Raymond The Toro.

Bucky berteman dekat dengan beberapa superhero yang kebetulan seumuran dengannya seperti Toro, Human Top dan Golden Girl.

Ketika grup Invader tengah melawan Red Skull, Bucky bergabung dengan grup sidekick bernama 'Young Allies' (berubah nama menjadi Liberty Legion). Selain Young Allies, pendamping Captain America ini juga diketahui pernah bergabung dengan grup superhero muda 'Kid Commandos'.

Pada masa akhir perang dunia kedua, ketika sedang dalam sebuah misi melumpuhkan Baron Heinrich Zemo, Bucky dan kapten Rogers menaiki sebuah pesawat yang sedang membawa bom. Mereka berdua berusaha sekuat tenaga menjinakkan bom tersebut namun tak disangka bom justru meledak yang membuat mereka terlempar ke laut. tubuh Steve Rogers jatuh ke es dan membeku selama bertahun - tahun, sedangkan tubuh Bucky tidak pernah ditemukan.

Latar belakang penciptaan karakter

bucky (1)

Joe Simon dan Jack Kirby menciptakan karakter Bucky Barnes sebagai sidekick (pendamping) Captain America. Nama Bucky Barnes sendiri adalah nama teman kecil Joe Simon. Karakter ini pertama kali muncul pada Captain America Comics #1 yang terbit Maret 1941.

Evolusi karakter

asal-usul-sejarah-kekuatan-kemampuan-winter-soldier

Pada masa Golden Age, status Bucky sebagai pendamping Captain America pernah digantikan Golden Girl (Betsy Ross) menyusul penurunan penjualan komik pada akhir tahun 1940-an.

Baca Juga : Marvel Phase Four: Apa Yang Akan Terjadi Setelah Infinity War ?

Ketika memasuki masa Silver Age, Captain America yang sempat dilupakan, kembali dibangkitkan dan diceritakan bergabung dengan grup Avengers. Kebangkitan sang kapten ternyata tidak dibarengi dengan kebangkitan pendampingnya, karakter Bucky tetap dikisahkan mati dan hanya muncul dalam bentuk flashback dan cerita - cerita yang dituturkan Steve Rogers.

Pada tahun 2005 lalu, Ed Brubaker mengejutkan banyak orang dengan mengisahkan bahwa Bucky Barnes masih hidup. Dalam cerita versi Brubaker, Bucky ternyata masih hidup dan menjelma menjadi seorang mata - mata sekaligus pembunuh bernama Winter Soldier. Sejak saat itu, karakter yang dulunya berstatus hanya sekedar 'sidekick', kini mempunyai ceritanya sendiri yang cukup menarik dan bahkan pernah menggantikan Steve Rogers menjadi Captain America.

Menggantikan Steve Rogers sebagai Captain America

bucky-captain-america-baru

Sebuah tragedi menyedihkan terjadi di akhir peristiwa 'Civil War', Steve Rogers tewas dibunuh Crossbones.

Sebelum kematiannya, Steve Rogers sempat menulis surat untuk Tony Stark yang isinya meminta Tony menyelamatkan sahabatnya Bucky dan agar perannya sebagai Captain America tetap dilanjutkan.

Ketika Tony Stark akhirnya bertemu dengan Bucky, ia pun menyampaikan isi surat sang kapten dan menyarankan agar Bucky melanjutkan peran Captain America. Bucky sempat ragu, namun setelah berpikir lama dan mendengar pendapat Tony, akhirnya ia bersedia menjadi Captain America yang baru.

Bagi Bucky, menjadi Captain America tidaklah mudah. Apalagi ketika ia kerap dihantui 'dosa masa lalu' saat masih berperan sebagai Winter Soldier.

Baca Juga : Kenapa Perisai Captain America Selalu Bisa Kembali Jika Dilempar ?

Kekuatan

kekuatan-winter-soldier

Bucky Barnes tidak memiliki kekuatan fisik sehebat Steve Rogers, ia tidak pernah diberikan serum 'super-soldier' seperti sahabatnya itu. Namun, kekuatan fisiknya bisa dibilang berada pada level tertinggi rata - rata manusia. Selain itu, ia juga memiliki semacam lengan cibernetic / bionic yang diketahui memiliki berbagai fitur / fungsi. Berikut daftar fitur yang dimiliki lengan cibernetic sang Winter Soldier :

Kekuatan manusia super - Walaupun tubuhnya secara keseluruhan tidak memiliki kekuatan super, namun lengan cibernetik-nya mempunyai tingkat kekuatan mendekati kekuatan manusia - manusia super.

Reaksi cepat - Lengan cibernetik Bucky mampu bereaksi lebih cepat dari atlit olimpiade manapun.

Sensor kestabilan objek - Lengan cibernetik ini memiliki sensor yang bisa mendeteksi titik stabil sebuah benda / objek. Fitur ini membuat Bucky mampu melempar perisai Captain America sebaik pemiliknya.

Pengendalian jarak jauh - Lengan cibernetik ternyata masih bisa dikontrol walaupun dalam keadaan terpisah dari tubuh Bucky.

Tidak terdeteksi sensor metal - Lengan cibernetik ini tidak terdeteksi sensor metal / besi.

Kejutan listrik - Lengan cibernetik Bucky dapat menghasilkan kejutan listrik.

EMP (Electromagnetic Pulse) - Lengan cibernetik ini mampu menghasilkan EMP yang bisa melumpuhkan berbagai peralatan elektronik.

Hologram - Lengan cibernetik Bucky bisa menampilkan hologram yang membuat lengan ini terlihat seperti lengan biasa .

Kemampuan / Skill

kemampuan-winter-soldier

Selain memiliki kekuatan fisik optimal dan Lengan Bionic, Sang Winter Soldier juga memiliki beberapa kemampuan atau skill yang ia pelajari dan kembangkan. Berikut daftar lengkapnya :

Ahli bela diri - Bucky Barnes dikenal sebagai ahli bela diri tangan kosong. Ia mendapatkan keahliannya ini dari berbagai ahli bela diri seperti : ahli bela diri terkenal masa perang dunia kedua William Essart Fairbairn dan kolonel Rex Applegate serta tentunya Captain America. Dengan keahliannya ini, Bucky mampu mengalahkan Crossones, Wolverine dan Black Widow.

Ahli membidik target - Bucky mampu menembak targetnya dengan akurat. Ia juga mahir melempat pisau.

Ahli akrobatik - Bucky mampu melakukan berbagai gerakan akrobatik sulit.

Ahli pengintaian - Sebagai mantan mata - mata, Bucky ahli dalam penyamaran dan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknik pengumpulan informasi secara diam - diam.

Mahir beberapa bahasa - Bucky menguasai bahasa Inggris, German, Jepang, Russia dan sedikti Prancis. Ia juga kemungkinan menguasai beberapa bahasa lain.

Ahli teknik membunuh - Sebagai mantan pembunuh, Bucky menguasai berbagai teknik membunuh yang efektif.

Peralatan dan persenjataan

senjata-winter-soldier

Ketika masih menjadi Witer Soldier, Bucky menggunakan semacam armor ketika beraksi. Namun belakangan setelah tidak lagi menjadi seorang pembunuh, ia lebih sering terlihat menggunakan kostum yang terbuat dari kain anti peluru.

Ketika masih menjadi Winter Soldier, Bucky banyak menggunakan senjata api rifle dan berbagai jenis senjata otomatis lainnya. Namun belakangan setelah tidak lagi menjadi seorang pembunuh, ia hanya menggunakan pistol biasa, peledak dan pisau perang.

Daftar film dan serial TV yang pernah menampilkan karakter Winter Soldier / Bucky Barnes

Selain lewat media komik, karakter Bucky Barnes alias Winter Soldier jg pernah muncul dalam serial TV dan film. Berikut daftar serial TV dan film tersebut :

1. Marvel Superheroes (Serial TV Animasi)

Marvel_Super_Heroes

Karakter Bucky pernah muncul dalam serial animasi yang dirilis tahun 1960 ini.

2. The Avengers: Earth's Mightiest Heroes (Serial TV Animasi)

Captain_America_&_Bucky

Dalam serial TV animasi ini, Bucky muncul pada episode 'Meet Captain America' dan disuarakan oleh Scott Melville. Ia diperlihatkan sebagai pendamping kepercayaan Captain America - membantu sang kapten menghentikan rencana jahat Red Skull melepaskan mahluk buas asal Asgard. Sayang, Bucky akhirnya meninggal akibat ledakan roket setelah menyelamatkan Captain America dari Red Skull.

Kemunculan karakter Bucky tidak berhenti sampai disitu. Sang sidekick kembali muncul dalam beberapa episode setelah episode kematiannya di atas dalam berbagai kisah menarik lainnya.

3. Avengers Assemble (Serial TV Animasi)

Bucky_and_Cap_AA

Bucky muncul dalam episode 'Ghosts of the Past' dan dikisahkan sedang memburu Red Skull. Belakangan terungkap bahwa Bucky ingin membalas dendam kepada Red Skull yang telah merubahnya menjadi seorang pembunuh. Usahanya memburu Red Skull membuat ia harus berurusan dengan Avengers yang ternyata juga sedang memburu sang vilain berwajah tengkorak merah itu.

4. Ultimate Avengers (Film Animasi)

ultimate-avengers-the-movie-team

Dalam film animasi ini, Bucky digambarkan sebagai seorang juru foto militer sekaligus pendamping / sidekick Captain America pada masa perang dunia kedua. Ketika Captain America diberitakan tewas saat mencoba menjinakkan prototype bom buatan Nazi, Bucky pun memutuskan untuk menikahi tunangan sang kapten, Gail.

Bucky dan Steve akhirnya bertemu kembali pada tahun 2000-an, Steve dibangkitkan setelah membeku selama bertahun - tahun. Karakter Bucky disuarakan oleh James Arnold Taylor.

5. Captain America: The First Avenger (Film Live-Action)

captain-america-the-first-avenger-bucky_480b_1334697773

Dalam film 'Captain America: The First Avenger', karakter Bucky diperankan oleh Sebastian Stan. Bucky adalah sahabat masa kecil Steve Rogers. Ia mendaftar menjadi seorang tentara pada masa perang dunia kedua dan pergi meninggalkan Steve untuk bertugas. Kepergian sahabatnya itu, merupakan salah satu alasan yang membuat Steve tetap ingin menjadi tentara walaupun tubuhnya lemah, hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi sukarelawan eksperimen tentara super.

Setelah unitnya ditangkap pasukan Red Skull di Eropa, Bucky disiksa dan dijadikan kelinci eksperimen oleh Arnim Zola, hingga akhirnya diselamatkan oleh sahabatnya, Steve Rogers, yang saat itu sudah menjadi seorang superhero, Captain America.

Semenjak itu, Bucky bergabung dengan Steve sebagai anggota pasukan khusus bernama 'The Howling Commandos'. Mereka berjuang bersama - sama membasmi pasukan Red Skull.

Naas, ketika Bucky dan Steve sedang dalam operasi penangkapan Arnim Zola, Sahabat dekat Steve Rogers ini jatuh dari kereta yang sedang melaju kencang. Kematian sang sahabat meninggalkan kesedihan mendalam bagi Steve.

6. Captain America: The Winter Soldier (Film Live-Action)

3803775-8906662723-13992

Sebastian Stan kembali berperan menjadi Bucky Barnes dalam film 'Captain America: Winter Soldier' yang dirilis tahun 2014 silam. Dalam film tersebut, diceritakan bahwa berkat eksperimen yang dilakukan Arnim Zola, HYDRA bisa membangkitkan tubuh Bucky dan kemudian mencuci otaknya untuk dijadikan seorang pembunuh berdarah dingin. Lengan kirinya yang hancur digantikan dengan sebuah lengan cibernetic canggih. Bucky pun diberi nama baru Winter Soldier. Konflik kian menjadi - jadi, ketika Steve akhirnya mengetahui bahwa sahabatnya ternyata masih hidup dan secara mengejutkan berubah menjadi seorang pembunuh legendaris internasional.

7. Ant-Man (Film Live-Action)

bucky-ant-man

Dalam film ini, Sebastian Stan kembali berperan menjadi Bucky dan hanya mencul sebagai cameo setelah adegan credit pada akhir film.

8. Captain America: Civil War (Film Live-Action)

Bucky-Captain-America-civil-war

Film ketiga dari trilogi Captain America ini kembali akan menampilkan karakter Bucky Barnes yang masih diperankan oleh Sebastian Stan. Kali ini, Bucky dikisahkan dalam pelarian karena dicurigai menjadi dalang sebuah serangan teroris. Steve yang percaya sahabatnya tidak bersalah, mau tidak mau harus bersitegang dengan rekan setimnya di Avengers, yang akhirnya menimbulkan perpecahan dan perang saudara antar anggota grup superhero tersebut.

Sabtu, 09 April 2016

5 Hal Ini Paling Sering Disinggung Dalam Reaksi Awal Film ‘Captain America: Civil War’

Civil-war-fight

Tanggal rilis kurang lebih 2 minggu lagi, kita masih harus bersabar menunggu hadirnya film ‘Captain America: Civil War’ di tanah air. Film ketiga Captain America yang akan mengangkat tema perang saudara antar anggota Avengers ini memang rencananya akan dirilis lebih awal di beberapa negara termasuk Indonesia. Jika para fans di Amerika sana harus menunggu hingga tanggal 6 Mei, kita di indonesia cukup menunggu sampai tanggal 27 April. Beruntung ya ? Tapi tunggu dulu, ternyata ada yang lebih beruntung dari kita, yaitu orang – orang yang berkesempatan menghadiri ‘early showing’ film terbaru Marvel ini beberapa waktu lalu. Dan tadi malam, reaksi awal tentang film ‘Captain America: Civil War’ sudah mulai membanjiri internet. Kira – kira bagamana ya reaksi mereka ?

“CAPTAIN AMERICA: CIVIL WAR is literally

going to make all the money.”

-Steven Weintraub (@colliderfrosty)

April 9,2016

Jika anda penggemar berat film – film superhero Marvel dan agak merasa khawatir akan kualitas film Captain America ketiga, reaksi di atas seharusnya bisa sedikit menenangkan anda. Sebagian besar reaksi tentang sequel film petualangan Steve Rogers ini memang positif, walaupun pastinya ada beberapa kekurangan di sana sini yang di kemukakan para penonton, namun seperti yang sudah kami katakan, secara garis besar reaksi awal cenderung memuji kualitasnya.

 

Artikel Terkait :

*) 4 Fakta Menarik Armor Iron Man: Armor Sengaja Dirusak Ketika Syuting

*) 5 Perbedaan Film 'Captain America: Civil War' Dengan Versi Komiknya

*) Marvel Phase Four: Apa Yang Akan Terjadi Setelah Infinity War ?

*) Bucky atau Sam, Siapa yang akan jadi Captain America pengganti Steve Rogers ?

 

Dalam artikel ini, kami tidak akan berhenti sampai kata ‘positif’ atau ‘bagus’, tetapi akan mencoba memaparkan poin – poin yang kami lihat sering menjadi perhatian para penonton beruntung tersebut. Berikut 5 hal yang paling sering disinggung dalam reaksi awal film ‘Captain America: Civil War’ :

Lebih Bagus dari film ‘Batman V Superman’

Batman-Superman-Wonder-Woman

Bukan hanya karena waktu rilis yang berdekatan, tapi dua film ini bisa dibilang mengangkat tema yang sangat mirip. ‘Batman V Superman’ dan ‘Captain America: Civil War’ sama – sama mengangkat tema pertarungan antar superhero dan konsekuensi aksi mereka. Jadi, sangat wajar jika para penonton akan membandingkan dua film ini.

“#CaptainAmericaCivilWar falls into a lot of the same traps as #BvS,

but it's a lot more fun. What we get of

#SpiderMan is played perfectly.”

-William Bibbiani (@WilliamBibbiani)

April 9,2016

 

I lied. One last last thing: this movie plays like a repudiation

of BATMAN V SUPERMAN. A devastating reply.

-nived (@devincf)

April 9,2016

Berdasarkan komentar di atas, sebenarnya film Captain America ini juga menghadapi masalah yang sama dengan film ‘Batman V Superman’. Namun bedanya, film ‘Captain America: Civil War’ dianggap lebih ‘fun’. Kata ‘fun’ memang lagi naik daun akhir – akhir ini, menyusul kritikan – kritikan pedas terhadap film ‘Batman V Superman’. Film garapan Zack Snyder tersebut dikritik karena terlalu gelap, kelam, serius, penuh dengan simbolisasai dan tentunya kurang ‘fun’.

I have to admit it. Captain America: Civil War a letdown after the

high of Winter Soldier. It's a better, smarter version of BvS.

-Jim Vejvoda (@JimVejvoda)

April 9,2016

Selain dibandingkan dengan film ‘Batman V Superman’, sequel ketiga film Captain America ini juga dibandingkan dengan film Captain America sebelumnya. Kenyataannya, walaupun para penonton setuju bahwa film ini lebih baik dari film terbaru Zack Snyder tersebut, namun tetap dianggap tidak sebaik pendahulunya.

Layaknya film perseteruan Batman dan Superman, film perang saudara Avengers ini kemungkinan disesaki terlalu banyak hal akibat membludaknya karakter yang terlibat. Itulah mengapa beberapa reaksi awal mengakui bahwa film ini menghadapi tantangan yang sama dengan film ‘Batman V Superman’. Lalu, apa yang membuat ‘Captain America: Civil War’ lebih baik ? Kemungkinan karena perseteruan yang terjadi antar karakter mempunyai latar belakang yang sudah cukup dieksplor dalam film – film sebelumnya.

Pertarungan di bandara adalah highlight dari film ini

airport-fight-face-to-face

Tentunya tidak lengkap rasanya jika sebuah film Superhero tidak memiliki adegan action yang memadai. Dalam dua trailer yang sudah dirilis, ada beberapa cuplikan adegan aksi yang sepertinya cukup menjanjikan. Kendati demikian, kita juga sering dibuat kecewa dengan adegan action dalam beberapa film superhero sebelumnya. Oleh karena itu, kami mencoba menjaga ekspektasi terhadap adegan aksi dalam film ‘Captain America: Civil War’.

“I could go on all night with this but one last thing.

The airport scene in Civil War is probably

the best superhero action scene ever. “

-Germain Lussier (@GermainLussier)

April 9,2016

Setelah membaca komentar dari Germain Lussier di atas, ada sebuah hawa optimisme yang berhembus. Pemilik akun @GermainLussier ini secara tegas mengatakan bahwa adegan perang mini di bandara yang kita lihat dalam trailer adalah adegan action terbaik yang pernah ia lihat dalam film Superhero. Wow, semoga adegan tersebut memang sebagus yang dikatakan ya.

“You have only seen 1% of the airport fight. The action is incredible.

There is a staircase fight that turns into a chase that’s an all timer. “

-nived (@devincf)

April 9, 2016

Pemilik akun @devincf juga memberi komentar tentang adegan pertarungan di bandara. Intinya, jika berpatokan pada apa yang sudah ditampilkan trailer, kita baru melihat 1 % dari keseluruhan adegan action di bandara yang dilakoni hampir keseluruhan anggota Avengers tersebut. Tentunya, komentar ini membawa angin segar, setelah sebelumnya kita merasa terlalu banyak disuguhi trailer dan TV spot film ‘Batman V Superman’, yang jujur saja, membuat kita merasa sudah melihat hampir semua bagian terbaik dari filmnya sendiri.

Walaupun dipenuhi adegan aksi, filmnya cukup emosional

captain-america-civil-war-steve-tony

Poin yang ini terdengar cukup menarik. Simak komentar yang menggambarkan sisi emosional film berikut.

“Finally: the last fight between Steve and Tony is unlike anything

you've seen in a Marvel movie. They're both right.

You just want them to stop fighting.

It packs a serious emotional punch. “

-nived (@devincf)

April 9,2016

Sepertinya, adegan pertarungan terakhir antara Steve Rogers dan Tony Stark ini akan cukup menguras emosi. Setiap pukulan tidak hanya melukai fisik masing – masing karakter, tetapi juga melukai perasaan mereka.

Penampilan memukau Tom Holland sebagai Spider-man

spider-man-mcu

Sosok Spider-man yang jarang terlihat, sempat menimbulkan spekulasi bahwa sang manusia laba – laba hanya akan menjadi cameo dalam film ‘Captain America: Civil War’. Lalu, beberapa lama kemudian, tepatnya pada trailer kedua, untuk pertama kalinya, kita berkesempatan melihat bagaimana wujud Spider-man versi MCU. Namun tetap saja, banyak orang yang merasa bahwa kehadiran Spider-man tidak akan signifikan, paling – paling penampilannya di film ini hanya akan menjadi semacam perkenalan.

“Spider-Man is both the best & most expendable part of Civil War.

I want to see more of him

-Jim Vejvoda (@JimVejvoda) “

April 9,2016

 

“The big battle scene in #CivilWar is an absolute blast. Spider-Man,

as you'd expect, steals the show.

Ant-Man, as you might not, a close 2nd “

-Mike Sampson (@mjsamps)

April 9,2016

 

@MarvelousRealm That's about right. Maybe 10 mins of Parker,

a good 20 mins of Spidey. “

-Mike Sampson (@mjsamps)

April 9,2016

Dan ternyata, Spider-man sepertinya akan mempunyai peran yang lebih besar dari yang orang – orang kira. Selain itu, walaupun karakter ini berstatus pendatang baru, penampilannya cukup menyita perhatian. Ditambah lagi, durasi kemunculannya yang jika ditotal mencapai kurang lebih 30 menitan, jauh dari kesan peran cameo, bukan ? Dalam waktu 30 menit itu, 10 menit untuk Peter Parker dan 20 menit untuk Spider-man.

Sayang, sosok villain Baron Zemo kurang dieksplor

baron-zemo

“Zemo is another wasted Marvel villain whose scheme is, while not

as crazy as Lex's, isn't much more coherent or less convoluted “

-Jim Vejvoda (@JimVejvoda)

April 9,2016

Untuk poin terakhir ini, Marvel memang sudah menjadi pelanggan setia masalah di atas. Selain Loki, bisa dibilang hampir semua villain atau karakter antagonis dalam film – film superhero Marvel selalu kurang dieksplor. Baron Zemo, yang kali ini berkesempatan menjadi antagonis dalam film ‘Captain America: Civil War’, ternyata juga mendapatkan perlakuan yang sama.

Penutup

Kami berharap reaksi awal film ‘Captain America: Civil War’ ini, tidak akan terlalu jauh menyimpang dari reaksi penonton ketika filmnya resmi dirilis nanti. Sebelumnya, film ‘Batman V Superman’ juga mendapatkan reaksi awal yang bagus, namun ketika filmnya resmi dirilis, ternyata banyak yang tidak setuju sengan reaksi awal tersebut.

4 Fakta Menarik Armor Iron Man: Armor Sengaja Dirusak Ketika Syuting

iron man on the couch

Kita sering dibuat terkagum – kagum ketika menonton video ‘behind-the-scene’ sebuah film. Bukan hanya karena kecanggihan teknolgi yang digunakan industri film saat ini, tapi karena terkadang para pembuat film melakukan sesuatu yang tidak kita sangka – sangka. Contohnya, seperti yang kami tulis dalam judul artikel ini, bahwa dalam proses pengambilan gambar film – film Iron Man, armor yang sudah dibuat, memang benar – benar dirusak.

 

Artikel Terkait :

*) 5 Perbedaan Film 'Captain America: Civil War' Dengan Versi Komiknya

*) Marvel Phase Four: Apa Yang Akan Terjadi Setelah Infinity War ?

*) Bucky atau Sam, Siapa yang akan jadi Captain America pengganti Steve Rogers ?

*) 5 Hal Ini Paling Sering Disinggung Dalam Reaksi Awal Film ‘Captain America: Civil War’

 

1. Selama proses syuting berjalan, armor dirusak sedikit demi sedikit

Iron Man suit broken

Sepanjang film, kita jarang melihat Armor Iron Man terlihat konclong tanpa cacat. Ledakan, tembakan dan pukulan dari musuh seharusnya memang meninggalkan bekas pada baju besi canggih ini, karena jika tidak, tentunya akan terkesan tidak realistis. Untuk adegan yang menggunakan armor versi CGI (Computer Generated Imagery), kesan cacat dan rusak hanya tinggal ditambahkan dengan menggunakan komputer. Sedangkan untuk adegan yang membutuhkan kehadiran armor Iron Man secara fisik, memperlihatkan kesan cacat dan rusak jadi lebih rumit.

Tim produksi film Iron Man harus benar – benar merusak armor di lokasi syuting. Sekilas memang terlihat sederhana, namun proses ini ternyata harus dilakukan dengan hati – hati. Pasalnya, persediaan armor Iron Man tidaklah berlimpah, jika sembarangan merusaknya, tidak mudah mendapatkan armor lagi.

Tim produksi hanya punya 3 stok armor Iron Man. Satu dibiarkan dalam kondisi bagus, sisanya dirusak lalu digunakan secara bergantian. Dan karena keterbatasan stok, proses pengambilan gambar armor juga harus direncanakan dengan baik. Adegan demi adegan yang memperlihatkan armor, harus direkam secara berurutan sesuai dengan tingkat kerusakannya.

 

2. Armor Iron Man tidak pas dengan ukuran tubuh rata – rata manusia

SPL708728_025

Dalam komik, ukuran badan karakter biasanya delapan kali ukuran kepala. Para artist menggambar dengan ukuran ini agar karakter memancarkan aura heroik. Di dunia nyata, armor Iron Man ternyata juga mengikuti aturan ini. Padahal ukuran badan rata – rata manusia hanya tujuh kali ukuran kepala. Akibatnya, Armor tidak cocok digunakan oleh sebagian besar orang.

Solusi dari masalah ini adalah seperti yang anda lihat pada gambar di atas. Sang aktor hanya menggunakan armor sepinggang saja. Sisanya akan ditambahkan secara digital pada fase ‘post-production’.

 

3. Armor Iron Man ternyata menggunakan baterai

Iron Man Suit Light

Armor Iron Man dilengkapi dengan berbagai lampu yang tersebar di seluruh tubuh. Jika anda mengira bahwa lampu – lampu tersebut hanya efek komputer, anda memang tidak sepenuhnya keliru. Kadang – kadang berbagai lampu tersebut memang hasil rekayasa komputer, tetapi dalam situasi tertentu, tim produksi menggunakan lampu asli lengkap dengan baterai bikinan sendiri. Ketika ditanya tentang baterai tersebut secara detail, mereka tidak mau berkomentar banyak.

 

4. Film Iron Man lebih banyak menggunakan armor versi CGI daripada versi fisik

Iron Patriot

Melihat kompleksitas adegan armor Iron Man, menggunakan armor fisik dalam banyak scene tidaklah efektif. Contohnya adegan terbang, jika tim pembuat film Iron Man menggunakan armor fisik yang direkam dengan green-screen dalam scene ini, sudah pasti adegannya jadi terlihat kaku dan tidak natural. Belum lagi, armor Iron Man jadi tidak bisa bermanuver dengan bebas dan hanya bisa melakukan pose – pose yang standar dan membosankan.

Penggunaan armor CGI dalam scene – scene seperti di atas adalah wajar dan memang dianjurkan. Apalagi dengan semakin canggihnya teknologi CGI saat ini, para penonton hampir tidak bisa membedakan mana yang CGI dan mana yang bukan.

Kendati demikian, entah karena lebih mudah atau memang karena biaya pembuatan efek CGI saat ini sudah begitu murahnya. Kadang – kadang ada beberapa scene yang seharusnya bisa direkam tanpa bantuan efek komputer, malah menggunakan CGI. Kasus seperti ini juga terjadi dalam film Iron Man. Ada beberpa scene sederhana yang hanya memperlihatkan Iron Man berdiri tanpa melakukakan apa – apa, ternyata direkam bukan dengan armor versi fisik tapi dengan armor CGI.

CG suit and pepper pots 2
CG suit and pepper pots

Gambar di atas adalah potongan adegan dalam film Iron Man 3. Dalam adegan tersebut, Iron Man sedang berbicara dengan Pepper Pots. Seperti yang anda lihat, sang sutradara lebih memilih menggunakan armor CGI daripada armor fisik.

Penutup

Bagaimana menurut anda ? Apakah ada fakta menarik lain yang terlewat ? Beritahu kami lewat kolom komentar ya.

Jumat, 08 April 2016

Bucky atau Sam, Siapa yang akan jadi Captain America pengganti Steve Rogers ?

Falcon-Winter-Soldier

Selain Steve Rogers, dalam kisah komiknya, ada beberapa orang yang pernah menggunakan nama Captain America. Dua di antaranya adalah Bucky Barnes dan Sam Wilson, yang dalam Marvel Cinematic Universe, sudah beberapa kali menunjukkan tajinya. Lalu, Siapa dari mereka berdua yang akan menjadi Captain America sepeninggal Steve Rogers nanti ?

Artikel Terkait :

*) 5 Perbedaan Film 'Captain America: Civil War' Dengan Versi Komiknya

*) Marvel Phase Four: Apa Yang Akan Terjadi Setelah Infinity War ?

*) 4 Fakta Menarik Armor Iron Man: Armor Sengaja Dirusak Ketika Syuting

*) 5 Hal Ini Paling Sering Disinggung Dalam Reaksi Awal Film ‘Captain America: Civil War’

 

Selain menampilkan konflik idealisme antara dua sahabat dekat, peristiwa ‘Civil War’ dalam komik juga menyisakan sebuah kesedihan, yakni kematian Steve Rogers. Mengenai hal ini, banyak orang bertanya – tanya apakah tragedi yang sama akan terjadi dalam peristiwa ‘Civil War’ versi MCU. Sejauh ini, kami belum tahu apakah Steve Rogers akan menemui ajalnya dalam film ketiga Captain America, dan jujur saja, dalam artikel ini kami tidak ingin fokus pada kematian sang pemilik perisai vibranium ini.

Justru yang ingin kami bahas di sini adalah : andaikata Steve Rogers tewas dalam film ‘Captain America: Civil War’, siapa yang paling cocok menggantikan tugasnya sebagai Captain America ?

Marvel Cinematic Universe punya dua kandidat potensial untuk mengisi peran tersebut, Bucky Barnes alias Winter Soldier dan Sam Wilson alias Falcon. Dalam kisah ‘Civil War’ versi komik, peran Captain America dilanjutkan oleh Bucky Barnes setelah Steve Rogers tewas dibunuh Crossbones. Namun, skenario yang sama belum tentu terjadi dalam Marvel Cinematic Universe.

Ketika ditanya tentang kemungkinan mereka menjadi Captain America generasi kedua, baik Sebastian Stan ataupun Anthony Mackie punya jawaban sendiri – sendiri.

Winter-soldier

Hadir dalam acara Comic-Con di Salt Lake, Sebastian Stan memberikan komentar tentang kemungkinan ia menjadi pemilik perisai vibranium yang baru.

“Aku akan mengatakan ini : Mereka (pihak studio) sering mengiming – imingi keju (peran Captain America) di depan hidungku. Mereka bilang, ‘Oh iya, saat itulah kau akan mengambil perisainya (perisai Captain America)’, dan aku bilang, ‘Aku pernah mendengar tentang itu sebelumnya’.”

Membaca komentar sang aktor di atas, nampaknya Stan masih menyimpan hasrat untuk menjadi Captain America. Tidak mengherankan, mengingat pemeran Bucky Barnes ini awalnya memang mengikuti casting untuk peran Captain America.

Mengenai siapa dari Bucky atau Sam yang lebih pantas menjadi Captain America setelah Steve Rogers, Stan dengan tegas mengatakan bahwa jika harus memilih, ia akan memilih dirinya sendiri.

falcon

Di panel terpisah, Mackie memiliki pendapat yang berbeda tentang kemungkinan dirinya menjadi Captain America.

“Aku rasa kita tidak membutuhkan Captain America yang baru. Aku rasa Captain America tidak perlu berubah. Aku rasa Sebastian Stan bisa menjadi Captain America yang hebat, tetapi itu berarti kita akan kehilangan sosok Bucky. Aku juga bisa saja menjadi Captain America yang hebat, tetapi itu berarti kita akan kehilangan sosok Falcon.”

Komentar aktor pemeran Falcon di atas memang terkesan lebih diplomatis dibanding rekannya, Sebastian Stan. Namun di balik itu, apa yang dikatakan Mackie juga ada benarnya. Apakah kita memang membutuhkan Captain America yang baru ? Apa tidak sebaiknya masing – masing karakter dieksplor lebih dalam daripada harus berubah peran ? Dua pertanyaan ini patut kita renungkan.

Bagaimana menurut anda ? Apakah Bucky atau Sam, yang menurut anda lebih pantas menjadi Captain America sepeninggal Steve Rogers kelak ? Atau anda malah setuju dengan apa yang dikatakan Anthony Mackie ? Sampaikan pendapat anda lewat kolom komentar ya.

Kenapa Perisai Captain America Selalu Bisa Kembali Jika Dilempar ?

captain-america-lempar-perisai

Anda mungkin saja sudah sering melihat Captain America menggunakan perisai vibraniumnya. Baik untuk melindungi diri dari serangan musuh atau digunakan sebagai senjata dengan cara dilemparkan. Namun, pernahkah anda bertanya kenapa perisai Captain America selalu bisa kembali tepat ke tangan sang pemilik ketika dilempar ? Dalam artikel ini, kami akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut.

Artikel Terkait :

*) 4 Fakta Menarik Armor Iron Man: Armor Sengaja Dirusak Ketika Syuting

*) 9 Fakta Menarik Tentang Captain America Yang Mungkin Tidak Anda ketahui

*) 7 Fakta Menarik Iron Man Yang Mungkin Tidak Anda Ketahui

*) Dalam Komik, 9 Orang Ini Pernah Berperan Sebagai Captain America

 

Sejarah Singkat

Perisai vibranium merupakan elemen penting bagi karakter Captain America. Saking pentingnya, meyaksikan Captain America beraksi tanpa perisai ini otomatis akan membuat kita merasa ada yang kurang. Perisai / tameng ini pun bukan hanya sekedar senjata, perisai ini telah menjadi simbol identitas Captain America. Ketika Steve Rogers menunjuk orang lain sebagai Captain America, biasanya ia juga akan menyerahkan perisai berlambang bintang ini kepada sosok penggantinya tersebut.

perisai-segitiga-captain-america

Seperti yang anda bisa melihat pada gambar di atas, ternyata bentuk perisai Captain America tidaklah bundar seperti sekarang. Perubahan bentuk perisai menjadi bundar adalah karena bentuk awal perisai ini sangat mirip dengan bentuk simbol seorang superhero patriotis bernama ‘The Shield’ yang diterbitkan majalah MLJ waktu itu. Perisai baru pun diperkenalkan oleh pencipta karakter Captain America pada komik issue kedua.

Dalam komik, perubahan dari perisai lama ke perisai yang populer saat ini dijelaskan dengan lebih elegan. Ketika Steve Rogers sedang menjalankan misinya pada masa perang dunia kedua, ia bertemu dengan raja T’Chaka yang merupakan pemimpin negara Wakanda. Raja T’Chaka memberikan sample vibranium kepada Rogers yang akhirnya ia bawa pulang. Di Amerika, sample vibranium tersebut digunakan untuk membuat sebuah perisai oleh Dr. Myron MacLain, dan anehnya sang dokter diceritakan tidak bisa mengulang proses pembuatannya. Berkat ketahanan dan kemampuan aerodinamisnya, perisai inipun diberikan kepada Steve Rogers dan akhirnya menggantikan peran perisai yang lama.

Alasan kenapa perisai Captain America selalu bisa kembali kepada pemiliknya ketika dilempar

Bagi anda yang pernah menonton film – film Captain America, kemungkinan pernah bertanya – tanya kenapa perisai vibranium ini bisa kembali kepada Captain America ketika dilempar, bukan ?

Well, jawabannya adalah, karena jika perisai ini tidak selalu kembali ketika dilempar, maka kita akan lebih banyak melihat Captain America berlari memungut perisainya daripada bertarung.

Tunggu dulu, walaupun jawaban di atas kemungkinan adalah alasan sebenarnya mengapa para pencipta karakter Captain America membuat perisai sang superhero selalu bisa kembali tepat kepada pemiliknya, dalam komik, hal ini dijelaskan dengan cara yang berbeda, berikut dua alasan kenapa perisai Captain America  bisa kembali ketika dilempar :

1. Captain America sangat mengenal seluk beluk perisainya

pantulan-perisai-captain-america

Captain America sudah beraksi cukup lama dengan perisainya, ia tahu seluk beluk perisainya tersebut dengan sangat detail. Ia tahu beratnya, keseimbangannya dan bagaimana perisai ini bereaksi jika dilempar dengan kecepatan dan sudut yang berbeda. Tentunya, pengetahuan Captain America tentang perisainya juga dibarengi dengan kemampuannya menghitung sudut pantul dan reaksi aerodinamis perisainya (kemampuan yang didapat berkat serum ‘Super-Soldier’), sehingga ia bisa memprediksi arah dan kecepatan pantulan dengan tepat. Captain America punya hubungan khusus dengan perisainya, ia bahkan mengganggap perisainya bukan hanya sekedar senjata, tetapi sudah menjadi bagian dari tubuhnya sendiri.

perisai-captain-america-hancur

Ketika perisai ini jatuh dan hilang didasar laut Atlantik, Tony Stark membuat sebuah perisai pengganti untuk Captain America. Namun begitu, Captain America seperti tidak mampu menguasai penggunaan perisai barunya tersebut walaupun memiliki kemiripan dengan perisai lama. Untungnya, perisai lama Captain America akhirnya bisa ditemukan walaupun dalam keadaan hancur. Singkat cerita, Captain America  bisa kembali bersatu dengan perisainya setelah wujudnya berhasil dikembalikan seperti semula.

2. Captain America menggunakan teknologi buatan Tony Stark untuk mengontrol perisainya

perisai-dengan-teknologi-stark

Selain karena kemampuan Captain America dalam memprediksi arah dan pantulan perisai, ternyata, perisai yang bisa kembali ketika dilempar juga pernah dijelaskan berkat teknologi buatan Tony Stark.

Ketika Captain America bergabung dengan grup superhero Avengers setelah terkubur dalam es cukup lama, Tony Stark alias Iron Man menambahkan alat khusus dalam perisai dan memberikan sebuah sarung tangan bermagnet untuk mengontrol perisai tersebut kepada Captain America. Berkat teknologi ini, perisai tersebut bisa dilempar dengan bebas dan bisa kembali dengan tepat ke tangan Captain America. Namun tidak berselang lama, Captain America memilih untuk tidak menggunakan teknologi Iron Man, karena teknologi tersebut mengganggu keseimbangan perisai kesayangannya dan lebih memilih menggunakan perisai seperti biasa.

Menariknya, walaupun film – film captain America versi MCU tidak pernah menjelaskan kenapa perisai Captain America selalu bisa kembali dengan tepat ketika dilempar, penggunaan teknologi pada perisai seperti dalam komik pernah diperlihatkan dalam film ‘Avengers: Age of Ultron’.

perisai-captain-america-magnet

Gambar di atas adalah potongan adegan penyerbuan markas Hydra oleh avengers yang memperlihatkan Captain America menggunakan sarung tangan khusus untuk menarik perisainya yang tergeletak di tanah.

Penutup

Bagaimana menurut anda ? Jawaban mana yang lebih menarik ? Captain America mengontrol perisainya murni dengan skill atau teknologi ? Sampaikan pendapat anda lewat kolom komentar ya.