• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Sabtu, 09 Juni 2018

Mengenal Minyak Galbanum dan Khasiatnya untuk Kulit

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

minyak-galbanum-untuk-kulit-doktersehat-1
Photo Credit: Pexels.com

DokterSehat.Com– Minyak Galbanum merupakan salah satu minyak esensial yang disarankan untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit secara alami. Minyak yang diolah dari tanaman gelbanum asal Iran ini ternyata sudah menjadi salah satu bahan yang kerap digunakan di industri kecantikan karena kandungan bahannya yang sangat beragam.

Tidak heran jika minyak Galbanum banyak ditemukan pada produk seperti sabun, parfum hingga kosmetik. Tidak hanya melembapkan, minyak Galbanum juga memiliki wangi floral yang sangat menyegarkan. Nah, berikut manfaat dari minyak Galbanum untuk untuk merawat kulit.

1. Meredakan Jerawat

Dilansir dari laman Healthy Focus, minyak Galbanum ternyata dilengkapi dengan kandungan zat cicatrisant. Cicatrisant sendiri merupakan zat aktif yang berperan dalam meredakan jerawat meradang sekaligus memudarkan bekas-bekas jerawat. Tidak heran jika minyak Galbanum juga biasa ditambahkan pada produk khusus jerawat.

2. Mempercepat Penyembuhan Kulit

Jika Anda memiliki bekas luka terbuka atau bopeng, sepertinya minyak Galbanum merupakan pilihan bahan alami yang tepat untuk mengatasinya. Apalagi minyak Galbanum mampu memperbaiki kerusakan jaringan tisu secara singkat. Tidak hanya itu saja, minyak Galbanum juga menstimulasi proses regenerasi sel kulit baru sehingga kulit akan terasa lebih lembut dan tampak lebih cerah.

3. Menghilangkan Keriput

Faktor usia atau pun penggunaan produk yang tidak tepat juga dapat memicu muncilnya garis-garis halus penyebab keriput. Kondisi yang demikian tentu menjadikan penampilan Anda kurang menarik dan terlihat lebih tua.

Kendati demikian, Anda tak perlu khawatir. Pasalnya minyak Galbanum mengandung zat aktif yang dapat mengembalikan kekencangan kulit serta memudarkan garis-garis halus penyebab kerutan di wajah. Penggunaan minyak Galbanum juga menjadikan kulit terasa lebih kenyal.

Kendati minyak Galbanum diperoleh dari tanaman asal Iran, minyak satu ini masih mudah untuk didapatkan. Apalagi tanaman gelbanum sendiri sudah banyak ditanam di beberapa daerah di Asia. Nah, bagi Anda yang ingin menggunakan minyak Galbanum pada kulit, jangan lupa untuk melarutkan nya dengan sedikit air agar tidak menimbulkan reaksi iritasi.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Mana yang Lebih Sehat untuk Berbuka, Kopi atau Teh?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Kopi-atau-teh-puasa-doktersehat-1

DokterSehat.Com– Mana yang lebih sering Anda konsumsi dari kedua minuman yang sangat hits ini, kopi atau teh?

Dua minuman yang menjadi favorit banyak orang ini memang menjadi favorit banyak orang. Akan tetapi, sebagai minuman saat berbuka, mana yang paling sehat diantara keduanya?

minum_teh_lemon_doktersehat

Kopi dan teh memang menjadi pilihan minuman yang banyak tersedia saat berbuka puasa, teh banyak di sajikan di gerai atau restoran dengan berbagai pilihan sajian. Sama halnya dengan kopi yang memiliki banyak varian sajian minuman.

minum-kopi-doktersehat
Photo Credit : pexels.com

Hal ini tentu tak ayal membuat banyak orang memilih salah satu diantaranya keduanya sebagai minuman saat berbuka.

Padahal, konsumsi kopi dan teh saat berbuka tidak boleh dilakukan dengan asal, lho.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum kita memutuskan untuk mengonsumsi teh dan kopi saat berbuka, yaitu:

1.Teh dan kopi sama-sama memiliki kandungan kafein

Kafein menjadi salah satu alasan utama konsumsi kopi dan teh harus diperhatikan. Jika Anda beranggapan bahwa hanya kopi yang memiliki kandungan kafein,nyatanya teh juga terbukti memiliki kandungan kafein yang termasuk tinggi.

Meskipun kandungan kafein pada teh jauh lebih rendah dari kopi, namun konsumsi teh juga bisa memengaruhi berbagai kondisi kesehatan utamanya peningkatan tekanan darah, detak jantung, gangguan lambung hingga gangguan pola tidur.

Apalagi jika teh dikonsumsi dengan cara yang kurang tepat. Hal ini juga berlaku untuk konsumsi kopi yang kandugan kafeinnya lebih tinggi dari teh.

2.Kerap disajikan dengan cara yang kurang tepat untuk berbuka

Selain kandungan kafeinnya, penyajian kopi dan teh untuk berbuka kerap tidak tepat, yaitu dari segi waktu penyajian, suhu minuman dan penggunaan tambahan atau pemanis.

Hal ini bisa memengaruhi asupan energi dan kondisi kesehatan dalam tubuh, diantaranya adalah gangguan pencernaan jika langsung dikonsumsi saat perut benar-benar masih kosong, memperberat metabolisme tubuh jika disajikan dengan suhu yang tidak sama dengan suhu tubuh.

Serta meningkatkan asupan gula atau lemak dengan penggunaan gula pasir berlebihan atau tambahan susu dan krim pada topping kopi yang tidak rendah lemak.

Lalu, diantara keduanya, mana yang lebih sehat untuk berbuka?

Menurut dokter dan spesialis gizi, Titi Sekarindah dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, konsumsi teh lebih dianjurkan saat berbuka asalkan disajikan dengan konsistensi yang sangat encer dan suhu yang hangat.

manfaat-teh-hitam-doktersehat
Photo Credit : pexels.com

Kandungan kafein yang lebih rendah pada teh menjadi salah satu pertimbangan yang membuat teh dianjurkan saat berbuka.

Jika dibandingkan dengan kopi, kekentalan pada minuman teh yang lebih encer bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk mendukung terpenuhinya cairan dan menghidrasi tubuh lebih baik.

Agar konsumsi kopi dan teh tetap sehat selama puasa

Meskipun teh lebih dianjurkan, namun alangkah lebih baik jika kita tetap menerapkan cara mengonsumsi teh dan kopi selama berpuasa dengan baik.

Hal ini dilakukan dengan memerhatikan waktu saji, suhu minuman dan penggunaan tambahan yang sehat.

doktersehat-teh-hitam

Usahakan konsumsi teh atau kopi pada waktu pencernaan lebih stabil, yaitu setelah tubuh terhidrasi dan energi terpenuhi dengan baik. Usahakan konsumsi teh atau kopi setelah minum air putih 1-2 gelas dan konsumsi kurma.

Akan lebih baik jika konsumsi keduanya setelah kita mengonsumsi camilan berat atau makan utama.

kayu_manis_diabetes_doktersehat
Photo Source: Flickr/Lila Dobbs

Jangan lupa selalu konsumsi teh atau kopi dalam suhu yang sedang, tidak terlalu dingin atau panas agar kerja metabolisme optimal dan penggunaan pemanis alami, seperti sari kurma, madu, kayu manis atau bubuk kayu manis sebagai gula atau topping kedua minuman tersebut bisa Anda pilih agar asupan gula lebih terkontrol, bukan?



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sakit Perut? Makan Mangga Saja

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

mangga_doktersehat_2
Photo Source: Flickr/Sean Bonus

DokterSehat.Com– Salah satu buah yang paling digemari masyarakat Indonesia adalah mangga. Jika sedang musim, mangga bisa didapatkan di berbagai tempat dengan harga yang cukup terjangkau. Rasanya yang manis juga bisa membuat kita ketagihan.

Yang menarik adalah, tak hanya lezat dan kaya akan nutrisi menyehatkan, mangga ternyata juga bisa menjadi obat yang mujarab jika kita sedang mengalami gangguan pencernaan. Fakta menarik ini ditemukan oleh Profesor Susane Mertens-Talcott yang berasal dari Texas A & M University.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Prof. Susane, 36 pria dan wanita dilibatkan. Mereka semua adalah penderita sembelit kronis. Sebagian dari para partisipan ini kemudian diminta untuk mengonsumsi 300 gram mangga setiap hari. Hasilnya adalah, konsumsi mangga yang kaya akan serat ini semakin menyehatkan saluran pencernaan dan perut secara keseluruhan. Selain itu, kandungan polyphenol yang ada dalam buah ini juga mampu menjaga kesehatan bakteri baik pada usus kita sehingga mampu mengatasi sembelit dengan efektif.

Selama penelitian yang dilakukan selama empat pekan ini, para partisipan ini juga dicek asupan makanan hariannya, khususnya dalam hal seberapa banyak kalori, serat, karbohidrat, protein, dan lemak yang dikonsumsi setiap hari. Hasilnya adalah, para partisipan yang rajin mengonsumsi mangga secara rutin cenderung lebih jarang mengalami sensasi nyeri perut dibandingkan dengan kelompok partisipan yang hanya mengonsumsi suplemen serat.

Susane berkata bahwa dengan rajin mengonsumsi mangga dan asupan serat lainnya, maka risiko untuk terkena sembelit atau diare akan bisa diturunkan dengan signifikan. Hanya saja, jika sakit perut ini tak kunjung mereda meski kita sudah berusaha untuk makan mangga, jangan ragu untuk segera memeriksakannya ke dokter agar mendapatkan solusi yang tepat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

4 Manfaat Daun Mengkudu yang Jarang Diketahui

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-mengkudu-cegah-penyakit-kulit
Photo Credit: Flickr.com/Forest and Kim Starr

DokterSehat.Com– Mengkudu adalah salah satu buah yang cukup terkenal akan manfaatnya. Walaupun memiliki rasa yang kurang nikmat, faktanya buah yang satu ini telah terbukti bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, mulai dari tekanan darah tinggi, menurunkan kolesterol, anti inflamasi, melancarkan pencernaan, bahkan mencegah risiko kanker.

Namun, kebanyakan orang hanya mengetahui manfaatnya buah mengkudu saja, tidak daunnya. Padahal daun mengkudu juga memiliki khasiat yang tak kalah hebat. Dikutip dari laman Boldsky, daun mengkudu merupakan obat herbal yang telah terbukti memiliki segudang manfaat kesehatan. Apa saja manfaatnya?

1. Menyehatkan Kulit

Daun mengkudu diklaim mampu melembapkan dan menyehatkan kulit, terutama wajah. Biasanya, daun mengkudu digunakan sebagai minuman yang dicampurkan dengan teh. Dengan mengonsumsinya secara rutin setiap hari, diyakini bisa menyehatkan kulit serta terhindar dari penuaan dini.

2. Mengatasi Peradangan

Jika Anda sedang mengalami peradangan, maka daun mengkudu ini bisa Anda gunakan sebagai solusinya. Sebab, anti inflamasi yang terdapat pada daun mengkudu bisa membasmi bakteri dan virus penyebab peradangan. Jadi, yang dibasmi adalah biangnya sehingga peradangan menjai lebih mudah disembuhkan.

3. Mengusir Jerawat

Jerawat adalah salah satu masalah pada kulit wajah yang bisa menyerang siapa saja, terlebih bagi orang yang memiliki kulit berminyak. Sebab, salah satu penyebab jerawat adalah karena produksi minyak yang berlebih pada wajah. Untuk itu, konsumsilah rebusan daun mengkudu untuk melembapkan serta mengurangi produksi minyak pada wajah Anda. Selain itu, Anda juga bisa menggunakannya sebagai masker dengan menghaluskannya terlebih dahulu.

4. Mencegah Aterosklerosis

Aterosklerosis adalah sebuah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh menyempitnya pembuluh nadi. Biasanya, gangguan ini bisa berdampak fatal jika dibiarkan, seperti serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri lainnya. Nah, untuk mencegahnya Anda bisa menggunakan daun mengkudu, sebab daun yang satu ini sangat tinggi akan antioksidan yang bisa mencegah penyempitan pembuluh nadi.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Awas, Jangan Asal Minum Minuman Berenergi saat Berpuasa!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-kesalahan-minuman-puasa

DokterSehat.Com– Apakah Anda termasuk sering mengonsumsi minuman berenergi saat puasa? Jika ya, maka apakah Anda sudah mengonsumsi minuman tersebut dengan cara yang tepat?

Mengonsumsi minuman berenergi saat berpuasa ternyata tidak boleh dilakukan dengan asal karena bisa memengaruhi kondisi kesehatan tubuh secara umum, lho.

Untuk mendukung aktivitas yang tetap padat selama puasa, tak jarang ada cukup banyak orang yang memilih untuk mengonsumsi minuma berenergi.

Minuman berenergi ini dinilai mampu mendukung asupan energi dan tenaga untuk tetap beraktivitas penuh meskipun asupan dan waktu makan cenderung terbatas.

Lalu, kira-kira, seberapa perlukah konsumsi minuman berenergi saat puasa?

Menurut British Dietitian Association, pada kondisi tidak puasa, konsumsi minuman berenergi sebenarnya sama sekali tidak dianjurkan. Konsumsi minuman berenegi dinilai hanya cocok atau ditujukan untuk dikonsumsi orang dengan usia dewasa muda, atau maksimal 34-35 tahun.

doktersehat-meneguk-minuman-energi

Hal ini mengingat pertimbangan aktivitas dan metabolisme tubuh yang sedang tinggi pada kondisi tersebut.

Saat berpuasa, aktivitas memang sebagian besar tetap padat, akan tetapi konsumsi minuman bernergi saat puasa bukanlah merupakan pilihan yang tepat, mengapa?

Kondisi yang muncul akibat konsumsi minuman berenergi saat puasa

1.Gangguan pola tidur

Kandungan yan ada pada minuman berenergi yaitu kafein, taurin dan ginseng menyebabkan minuman berenergi tidak cocok dikonsumsi saat berpuas. Konsumsi minuman berkafein dengan kandungan kafein yang tinggi, seperti minuman bernergi, akan meningkatkan gangguan pada pola tidur.

doktersehat-tips-cepat-tidur-insomnia

2.Gangguan pada jantung dan tekanan darah

Sedangkan asupan kandungan taurin dan ginseng saat puasa menyebabkan berbagai gangguan seperti detak jantung tidak teratur, meningkatkan tekanan darah hingga memengaruhi berat badan.

3.Gangguan pencernaan

Konsumsi minuman bernergi saat puasa terbukti meningkatkan asam lambung yang membuat tubuh terganggu dangan timbulnya rasa nyeri pada perut selama puasa.

4.Mudah haus hingga dehidrasi

Minuman berenergi yang dikonsumsi untuk persiapan puasa yang optimal ternyata justru menyababkan tubuh menjadi lebih mudah haus dan kebutuhan air meningkat. Hal ini kemudian mencetuskan tubuh berisiko mengalami dehidrasi lebih besar.

doktersehat energi rendah pada pria

Jika keempat kondisi di atas terjadi maka tentu kondisi tubuh saat puasa yang diharapkan bisa optimal justru jadi akan tergangu, ya.

Jika demikian, apakah minuman bernergi sama sekali tidak diperbolehkan dikonsumsi?

Pakar kesehatan dan dietitian, dari Mayo Clinic, Katherine Zeratsky, menyebutkan bahwa konsumsi minuman berenergi boleh dilakukan. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

1.Seberapa besar manfaat minuman energi untuk mendukung aktivitas

Minuman energi memang mampu meningkatkan tenaga dan energi, hal ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas kerja yang optimal sehingga energi yang diberikan dari minuman energi bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

Akan tetapi, jika aktivitas tidak sedang berat, maka konsumsi minuman berenergi justru mencetuskan berbagai gangguan kondisi kesehatan.

2.Perhatikan porsi minuman energi

Porsi selalu menjadi hal paling penting dalam konsumsi berbagai bahan makanan. Pada minuman berenergi, konsumsi maksimalnya adalah 500 ml dalam satu hari.

Angka ini merupakan angka yang aman selama Anda berusia dibawah 35 tahun dengan berbagai kondisi kesehatan tubuh, baik kadar nilai darah, sistem tubuh ataupun kesehatan organ, optimal.

3.Imbangi dengan stamina melalui pola hidup sehat

Akan lebih baik jika Anda mengutamakan pola hidup sehat terlebih dahulu ketimbang langsung memutuskan mengonsumsi minuman berenergi, karena selama pola hidup sehat terkontrol maka asupan stamina dalam tubuh pasti akan super optimal.

Jika Anda sudah menerapkan pola hidup sehat, yaitu mengatur pola makan, pola tidur dan aktivitas fisik yang baik namun asupan stamina masih dirasa kurang, maka konsumsi minuman berenergi bisa dipertimbangkan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Jumat, 08 Juni 2018

Basmi Kutu Rambut dengan Bahan Alami Berikut ini!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-rambut-uban

DokterSehat.Com– Selain ketombe, ada satu lagi masalah rambut yang cukup menyebalkan, yaitu kutu rambut. Ya, kutu rambut memang sebuah masalah yang kerap membuat sebagian besar orang menjadi risih. Bagaimana tidak, kutu yang bersarang di rambut bisa membuat gatal yang tertahankan. Kadang pula, kutu yang tersebut bisa membuat iritasi sehingga kulit kepala menjadi terluka.

Banyak yang mengalami hal ini merasa bingung bagaimana cara mengusir kutu tersebut. Pasalnya, walaupun sudah dibersihkan menggunakan shampoo ataupun obat, kutu tersebut tidak kunjung hilang. Sebab, masih ada telur yang menempel pada kulit kepala.

Namun, jika Anda mengalami hal serupa, maka Anda tak perlu khawatir lagi. Sebab, ada cara mengusir kutu rambut sampai telurnya. Cara ini telah terbukti dan digunakan mulai zaman nenek moyang. Adapun caranya menggunakan bahan alami, sebagai berikut :

Bawang Merah dan Minyak Kelapa

Bumbu dapur yang satu ini biasanya digunakan sebagai pelezat makanan. Bawang merah pun memiliki berbagai manfaat kesehatan, salah satunya sebagai penguat sistem imun tubuh. Namun, siapa sangka jika bumbu dapur yang satu ini ternyata bisa mengusir kutu rambut sampai ke biangnya. Hal itu dikarenakan bawang merah memiliki senyawa yang bisa membuat kulit kepala dan rambut menjadi lebih beraroma sehingga membuat kutu rambut luruh dalam beberapa saat.

Bahkan, pada beberapa kasus terjadi, penggunaan bawang merah ini tidak perlu lama, yakni hanya sehari saja sudah bisa mengusir kutu rambut bila digunakan dengan cara yang tepat. Praktiknya cukup mudah, Anda hanya perlu menghaluskan bawang merah dan mengoleskannya pada rambut secara merata. Diamkan beberapa saat sembari memijat kepala secara halus. Lalu, setelah itu bilas sampai bersih.

Untuk hasil yang lebih maksimal, biasanya banyak yang menggunakan campuran bawang merah dengan minyak kelapa. Ramuan ini tak hanya bisa mengusir kutu pada rambut, tapi juga bisa mencegah rambut rontok. Sebab, perpaduan bahan alami ini bisa menyehatkan rambut dari akarnya. Cukup lakukan metode ini dua kali sehari, pagi sebelum mandi dan sore hari sebelum mandi.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Awas! Ini 4 Kebiasaan Salah Ibu Hamil saat Berpuasa!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

anemia pada ibu hamil
Sumber Gambar: Pregnancy Baby Care

DokterSehat.Com– Ibu hamil yang berpuasa memang harus mendapatkan perhatian yang super ekstra ya. Pada hari biasa, ibu hamill sudah memiliki banyak tambahan “pekerjaan rumah” dimana ibu hamil harus selalu mencukupi asupan gizinya yang meningkat.

Nah, jika ibu hamil berpuasa maka pekerjaan-pekerjaan rumah tersebut tentu haruslah tetap dipenuhi, meskipun waktu makan terbatas, bukan?

Ya, hal inilah yang membuat tantangan tersendiri untuk ibu hamil yang berpuasa. Sayangnya hal ini kerap tidak disadarai dan akhirnya tercipta kebiasaan-kebiasaan yang kurang tepat untuk ibu hamil selama berpuasa

Kebiasan yang kurang tepat ini akhirnya menyebabkan ibu hamil berisiko tidak terpenuhi kebutuhan gizinya.

Anda tentu tidak mau kesehatan ibu hamil dan janin jadi terganggu hanya karena adanya kebiasaan-kebiasaan yang salah selama puasa, bukan?

Untuk itu, yuk kita simak, apa saja sih kebiasaan salah ibu hamil yang bisa menyebabkan risiko asupan gizi selama puasa tidak terpenuhi di bawah ini!

1.Memilih makanan yang hanya tinggi kalori dan miskin gizi

Waktu makan yang terbatas selama hamil, namun nafsu makan yang tinggi, utamanya saat baru berbuka membuat ibu hamil berisiko hanya memilih makanan sesuai keinginannya saja.

doktersehat-pola-makan-salah-puasa

Seperti yang kita tahu, makanan yang paling sering menyebabkan craving, atau sangat ingin mengonsumsinya, adalah makanan yang umumya memiliki rasa sangat asin atau manis, misalnya keripik kemasan berbumbu buatan atau roti cake dari cokelat manis.

Konsumsi makanan ini selama puasa cenderung membuat tubuh terus merasa craving, sehingga risiko ibu hamil merasa kenyang hanya dari makanan tersebut sangat besar.

Jika hal ini terjadi, maka asupan makan ibu hamil menjadi asupan makan yang rendah gizi.

Padahal dengan waktu makan yang terbatas selama puasa, ibu hamil haruslah memilih makanan yang padat gizi, utamanya zat gizi vital yang dibutuhkan selama kehamilan.

2.Tidak konsumsi suplemen

Pada saat hamil namun tidak berpuasa, ibu hamil kerap dianjurkan mengonsumsi tablet zat besi, vitamin tulang atau vitamin lainnya bergantung pada kebutuhan dan kebiasaan makan ibu.

doktersehat-mual-tablet-besi
Photo Credit: Flickr.com/Ernest Duffo

Namun lazimnya, tablet zat besi menjadi salah satu suplemen yang dianjurkan dikonsumsi ibu hamil karena rentan tidak terpenuhi dari makanan.

Hal ini tentu menjadi perhatian penting utamanya saat berpuasa, dimana ibu hamil semakin besar risiko tidak terpenuhinya asupan zat besinya. Waktu makan yang terbatas bisa jadi risiko paling besar ibu tidak mengonsumsi zat besi saat hamil dan beruasa.

3.Menyamakan kebiasaan makan dengan makan saat bulan puasa biasanya

Jika pada puasa biasanya ibu hamil hanya mengonsumsi dua kali makan utama atau lebih rendah dari makan pada hari biasa. Maka hal ini sebaiknya tidak diterapkan saat berpuasa ketika hamil, ya.

Kebutuhan energi ibu hamil meningkat hingga 300 kkal yang berrati ibu hamil harus memenuhi asupan gizinya, baik karbohidrat, protein, lemak dan cairan lebih banyak dari makan biasa.

Pemilihan-makanan-sehat-bumil-1
Pemilihan makanan sehat ibu hamil selama kehamilan

Waktu makan yang terbatas membuat ibu hamil dianjurkan mengonsumsi makanan dalam porsi kecil, padat gizi dalam waktu yang lebih sering. Hal ini bisa menyiasati ibu memenuhi kebutuhan energi yang meningkat selama puasa.

4.Tidak ngemil

Ibu hamil tidak terbiasa ngemil selama puasa hingga sahur? Wah, sayang sekali padahal ngemil bisa jadi salah satu kebiasaan makan yang baik, asalkan camilan yang dipilih adalah camilan yang padat gizi.

sarapan-sandwich-doktersehat
Photo Credit: flickr/ atlnav

Ibu hamil yang ngemil sehat, cenderung akan mendapatkan asupan gizi tambahan dari camilan yang sangat mendukung terpenuhinya asupan gizi yang meningkat dalam waktu makan yang terbatas. Contoh camilan sehat untuk ibu hamil adalah bubur kacang hijau atau roti lapis dengan telur dan sayuran.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

5 Tips Mengatasi dan Mencegah Mabuk Kendaraan Selama Mudik

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat mabuk saat mudik
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com – Saat melakukan mudik Lebaran, ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan agar perjalanan bisa berjalan degan lancar. Pertama, pastikan membawa obat-obatan pribadi di dalam tas. Jangan sesekali melupakannya karena kalau sudah ada di tengah perjalanan, Anda akan kesulitan membelinya.

Kedua adalah masalah perbekalan yang bisa Anda manfaatkan untuk makan dan minum saat sahur dan berbuka puasa. Selanjutnya, Anda juga harus tahu cara mencegah dan mengatasi mabuk perjalanan kalau kerap tidak tahan dengan angkutan umum atau kendaraan apa pun yang bergerak.

Nah, untuk poin terakhir di atas, kita akan membahas secara lengkap. Simak ulasan tentang cara mengatasi dan mencegah mabuk kendaraan di bawah ini.

  1. Jangan makan aneh-aneh sebelum berangkat

Sebelum berangkat mudik dengan menggunakan kendaraan umum atau pribadi, pastikan tidak makan yang aneh-aneh. Hindari makanan yang terlalu berlemak, berbau menyengat, dan pedas sehingga perut jadi bergejolak.

Saat akan berangkat juga jangan makan terlalu banyak sehingga membuat tubuh jadi kekenyangan. Lebih baik makan dengan cukup dan membawa bekal kalau Anda nanti lapar di perjalanan. Jangan makan semuanya langsung hingga habis.

  1. Gunakan masker

Salah satu pemicu mabuk yang paling umum adalah udara pengap dan bau yang ada di dalam kendaraan. Bau ini membuat indra pembau sensitif sehingga memicu mabuk, mual, dan akhirnya Anda muntah.

Gunakan masker yang bisa menyaring udara yang ada di sekitar Anda. Kalau membawa minyak kayu putih, oleskan sedikit pada masker sehingga aromanya bisa mengurangi mual akibat mabuk.

Kalau Anda menggunakan kendaraan pribadi, coba gunakan AC untuk pendingin ruangan. Kalau AC membuat Anda mabuk bisa membuka sedikit jendela untuk mendapatkan udara secara langsung.

  1. Jangan sering melihat ponsel

Mabuk selama berkendara juga bisa terjadi kalau Anda sering melihat ponsel. Sebisa mungkin untuk tidak melihat ponsel kecuali ada sesuatu yang penting. Jangan memaksakan diri untuk melihat video untuk membuang waktu selama perjalanan karena bisa membuat Anda pusing mendadak.

Hal senada juga berlaku untuk Anda yang menyukai buku. Jangan habiskan waktu dengan membaca. Gerakan kendaraan yang kadang cepat, lambat, dan mengerem mendadak bisa membuat pusing cepat keluar.

  1. Lebih banyak tidur selama perjalanan

Salah satu cara mencegah mabuk yang paling Anda adalah dengan beristirahat. Sebisa mungkin begitu masuk ke dalam bus, kereta, atau mungkin kapal laut, pejamkan mata dan tidur. Buat Anda merasakan nyaman sehingga bisa menikmati tidur dengan lebih nyenyak.

Oh ya, karena tidur kadang cukup berbahaya karena bisa membuat barang Anda hilang karena diambil orang tidak bertanggung jawab, jangan mudik sendiri. Lebih baik mudik dengan banyak orang sehingga bisa bergantian tidur.

Kalau Anda adalah tipe orang yang sudah tidur, coba untuk memejamkan mata. Tidak perlu sampai tidur. Jangan biarkan mata melihat apa yang ada di kaca. Dengan menghindari melihat sesuatu yang bergerak, tubuh bisa lebih relaks.

  1. Minum obat anti-mabuk

Poin terakhir atau pamungkas ini boleh Anda lakukan kalau benar-benar tidak bisa melakukan semua hal di atas. Sebelum naik kendaraan sebisa mungkin untuk minum obat anti mabuk. Obat ini akan mencegah perasaan mual sehingga Anda bisa menikmati perjalanan dengan baik.

Oh ya, obat anti mabuk biasanya memiliki efek kantuk. Nah, tetap waspada kalau Anda mendadak tertidur dan tidak bisa waspada dengan barang bawaan.

Semoga ulasan di atas bisa Anda manfaatkan untuk mudik dengan lancar tanpa perlu mabuk, mual, dan pusing.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Puasa Minggu Terakhir Tetap Lancar Karena 5 Hal Ini

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktesehat hari terakhir puasa

DokterSehat.Com – Puasa kurang dari satu minggu lagi akan usai. Bagaimana dengan ibadah Anda selama hampir empat minggu ke belakang? Lancar atau banyak tantangan sehingga Anda harus tetap berjuang dengan keras agar puasa tahun ini bisa diselesaikan sebulan penuh.

Nah, kalau Anda masih merasa puasa tahun ini cukup berat sehingga untuk menuntaskannya butuh banyak usaha, coba lakukan beberapa hal di bawah ini. Dengan melakukan beberapa hal di bawah ini, boleh semua juga, puasa terakhir yang Anda jalankan bisa berjalan dengan lancar sebelum Lebaran.

Simak lima hal penting di bawah ini dengan saksama ya.

  1. Memeriksakan diri ke dokter

Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk menyempurnakan puasa yang tinggal beberapa hari ini adalah memeriksakan diri ke dokter. Coba cek semua kesehatan atau beberapa hal penting seperti gula darah, kolesterol, dan tekanan darah.

Kalau minggu terakhir ini Anda mudik, memeriksakan diri ke dokter bisa jadi bekal untuk perjalanan. Kalau tubuh dalam kondisi prima, mudik bisa dilakukan dengan aman dan nyaman. Anda tetap bisa puasa dari awal hingga akhir meski berada di dalam kendaraan.

Apabila tubuh sakit saat diperiksakan, setidaknya Anda masih punya waktu beberapa hari sebelum membuatnya sehat.

  1. Evaluasi jam tidur

Minggu terakhir puasa biasanya beberapa orang sudah libur kantor sehingga bisa menjalankan puasa dengan lebih nyaman dan berkualitas. Pada momen yang tepat ini coba lakukan evaluasi lagi terhadap jam tidur yang Anda miliki, apakah sudah benar atau masih kurang.

Saat puasa kita kerap tidur hanya 5-6 jam setiap harinya. Padahal tubuh tetap membutuhkan tidur minimal 7 jam per hari. Nah, manfaatkan beberapa hari terakhir ini untuk memperbaiki kualitas tidur.

  1. Evaluasi apa yang sudah dimakan

Lakukan evaluasi terhadap apa yang sudah  disantap selama puasa ini, Apakah Anda menyantap makanan yang sehat atau makanan yang tidak sehat. Kalau makanan yang disantap selama ini banyak yang mengandung lemak, coba kurangi.

Sebisa mungkin untuk tetap makan sehat setiap harinya. Kalau Anda makan dengan teratur hingga Lebaran tiba, tubuh akan kembali segar dan kemungkinan Anda mengalami sakit cukup kecil.

Oh ya, selama 5-6 hari ke depan, usahakan untuk tidak menyantap makanan yang terlalu pedas dan asam. Jaga lambung agar tidak bergejolak sehingga bisa menyelesaikan puasa dengan lancar.

  1. Evaluasi apa yang sudah diminum

Evaluasi apa saja kebiasaan minum yang Anda lakukan selama puasa. Apakah minum yang terlalu manis atau banyak air putih. Kalau tapa yang diminum terlalu banyak yang manis, coba ganti dengan air putih yang banyak. Siapkan 8 gelas air setip harinya untuk diminum saat sahur, berbuka, dan sebelum tidur.

Jangan minum kopi terlalu banyak saat berbuka puasa. Tunda sementara hingga saat puasa usai. Kalau Anda tetap minum kopi tubuh bisa mengalami dehidrasi yang cukup parah karena Anda sering kencing.

  1. Bagaimana dengan olahraga?

The last but not least, pada minggu terakhir ini coba untuk melakukan olahraga dengan baik. Anda tidak perlu memaksakan diri untuk melakukan olahraga yang terlalu berat. Cukup olahraga ringan seperti jalan kaki hingga jogging.

Kalau Anda melakukan olahraga pada minggu akhir puasa, tubuh akan semakin bugar. Anda bisa menyambut Lebaran dengan lebih segar dan sehat.

Demikianlah lima hal yang harus Anda lakukan untuk memaksimalkan 6 hari terakhir sebelum puasa Ramadan habis. Semoga ulasan di atas bermanfaat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Jangan Terlalu Sering Main Gadget Kalau Tak ingin Alami Hal ini!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-main-ponsel-sebelum-tidur

DokterSehat.Com– Baru-baru ini, jagad maya tengah dihebohkan dengan sebuah peristiwa yang menimpa salah seorang wanita di Filipina, tepatnya di Rumah Sakit Quenzon City. Dilansir dari laman DailyMail, seorang wanita yang memiliki nama Mhary tersebut sedang mengidap penyakit tumor otak dan sedang mendapat perawatan intensif dari pihak medis.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, Mhary adalah seorang gadis yang memiliki hobi bermain gadget secara rutin. Dijelaskan pula bahwa wanita remaja ini bisa menghabiskan waktu sampai 10 jam setiap hari hanya untuk bermain gadget.

Alhasil, kebiasaan buruknya itu membuat Mhary harus mendapatkan perawatan khusus akibat kondisinya yang cukup memprihatinkan. Pasalnya, bermain gadget memang sangat tidak baik bagi kesehatan jika dilakukan secara terus-menerus. Ada berbagai dampak negatif yang bisa ditimbulkan, salah satunya adalah kanker.

Hal senada juga disampaikan oleh peneliti asal University College London, menyebutkan bahwa bermain gadget seharian bisa membuat peredaran darah menjadi terhambat serta radiasi yang dipaparkan oleh ponsel mampu membuat otak menjadi susut kemampuannya.

Jika dibiarkan begitu saja, maka bukan mustahil berbagai macam penyakit bisa mengancam. Untuk itu, para pakar telah sepakat agar setiap orang membatasi penggunaan gagdet, khususnya pada malam hari menjelang tidur.

Usahakan untuk tidak bermain gadget sebelum tidur tanpa bantahan apapun. Sebab, bermain gadget sebelum tidur tidak akan membuat seseorang menjadi ngantuk, justru sebaliknya, akan menghasilkan gangguan tidur.

Selain itu, bermain gadget juga berpotensi merusak kesehatan mata. Maka tak heran jika saat ini begitu banyak remaja yang menggunakan kaca mata akibat gangguan seperti rabun jauh atau silinder.

Sebagai pengurang risikonya, disarankan agar setiap orang yang rutin menggunakan gadget untuk memperbanyak konsumsi makanan sehat serta menambah jam tidurnya. Sebab, dengan tidur, mata dan otak akan beristirahat dan mengeluarkan efek negatif dari penggunaan gadget.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.