• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Senin, 05 Maret 2018

5 Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bayi Sufor

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-anak-kecil-minum-susu-gizi-nutrisi-bayi-balita

DokterSehat.Com– Semua ibu tentu setuju bahwa ASI adalah nutrisi terbaik bagi anak. Namun ada kalanya produksi ASI ibu tidak mencukupi sehingga harus memberikan susu formula (sufor) untuk bayinya.
Ternyata ada perbedaan antara bayi ASI dengan bayi yang minum sufor. Bagi Anda yang memberikan sufor untuk si kecil, kenali karakteristik umum bayi sufor berikut ini:

1. Tekstur tinja berbeda
Bayi dengan ASI akan mengeluarkan tinja dengan tekstur cair, berwarna kuning kecoklatan dan berbiji-biji. Sedangkan bagi bayi sufor tekstur tinjanya akan sedikit lebih padat, berwarna lebih gelap, dan lebih berbau. Menurut dokter spesialis anak Margaret Morris, hal ini wajar terjadi karena pencernaan bayi beradaptasi dengan apa yang ia makan. Selain perbedaan tekstur, frekuensi bayi buang air besar pun akan berubah menjadi lebih jarang.

2. Dicerna lebih lama
Dalam tubuh bayi, susu formula diolah lebih lama daripada ASI. ASI mengandung lebih banyak protein whey yang membuatnya lebih mudah dicerna. Sedangkan susu formula mengandung lebih banyak kasein yang lebih sulit dicerna oleh tubuh. Karena itu, bayi dengan susu formula mungkin lebih jarang terbangun karena lapar daripada bayi dengan ASI.

3. Risiko alergi sufor
Tidak semua susu formula cocok untuk bayi Anda. Reaksi alergi susu formula antara lain bersin, muntah, diare, mata berair, sembelit, eksim, muncul ruam dan gatal. Bayi yang alergi susu formula biasanya disebabkan karean kandungan protein dari susu sapi dalam susu formula tersebut. Jika bayi Anda alergi susu sapi, kemungkinan dokter akan menyarankan untuk mengganti susu formula dengan susu berbahan nabati.

4. Porsi berbeda setiap anak

Kebutuhan ASI pada setiap anak berbeda-beda, begitu juga dengan kebutuhan sufor. Anda mungkin terkejut melihat anak lain bisa menghabiskan 5 botol susu sehari sedangkan anak Anda mungkin hanya butuh 3 botol susu per hari. Meskipun berbeda-beda, namun sebaiknya Anda tetap memberikan susu formula sesuai dengan kebutuhan anak dan saran penyajian dalam kemasan. Periksakan ke dokter untuk melihat apakah pertumbuhannya berjalan dengan baik.

5. Kandungan susu formula hampir sama
Begitu banyak pilihan susu formula di pasaran membuat Anda bingung memilih mana yang terbaik, namun sebenarnya kandungan susu formula berbahan dasar susu sapi hampir semuanya sama. Ini karena mengacu pada standar kebutuhan bayi untuk tumbuh kembang sesuai dengan aturan RDA (Recommended Dietary Association). Perhatikan kandungan dalam setiap kemasan susu formula dan sesuaikan dengan kebutuhan bayi. Selain kandungan, hal yang perlu dipertimbangkan ketika memilih susu formula adalah harga dan ketersediaan barang, apakah susu tersebut mudah didapat atau tidak.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Mengalami Gangguan Setelah Makan? Kenali Itu Alergi atau Intoleransi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

DokterSehat - Infeksi Saluran Kemih pada Pria dan Wanita

DokterSehat.Com– Saat mengalami gangguan setelah mengonsumsi makanan, kita umumnya beranggapan bahwa hal tersebut adalah reaksi alergi. Namun ternyata timbulnya suatu reaksi setelah kita mengonsumsi makanan tidak selalu alergi, bisa jadi itu adalah reaksi intoleransi makanan. Apa beda keduanya?

Beda alergi dan intoleransi makanan adalah gejala yang ditimbulkan pada tubuh. Hal ini disebabkan reaksi tubuh atas alergi dan toleransi berbeda.

Reaksi akibat dari alergi biasanya merupakan efek dari terganggunya sistem antibodi tubuh, sehingga akan menimbulkan gejala pada sistem pernafasan, pencernaan, kulit atau sistem jantung. Sedangkan pada intoleransi rekasinya yang muncul tidak terpengaruh antibody sehingga gejalanya muncul secara fisik.

Agar kita dapat mengatahui apakah yang kita rasakan adalah alergi dan intoleransi, maka kita perlu mengenali apa saja gejalanya. Berikut adalah gejala yang dari kedua kondisi tersebut menurut New South Wales Food Authority:

  • Gejala alergi
  • – Munculnya pembengkakan pada bibir, wajah atau mata.
    – Gatal pada permukaan kulit atau mulut
    – Rasa sakit pada perut disertai muntah
    – Pada gejala alergi yang berat akan menimbulkan gejala sulit bernafas, lidah dan tenggorokan bengkak.

  • Sedangkan gejala intoleransi makanan adalah:
  • – Gangguan pada perut dan pencernaan seperti kembung, terasa bengkak dan rasa tidak nyaman]
    – Kepala terasa pusing atau migraine
    – Sesak nafas, dan
    – Umumnya merasa kedinginan

Memahami apa gejala yang ditunjukkan oleh tubuh sangat penting karena merupakan suatu deteksi awal terhadap reaksi apa yang sedang terjadi pada tubuh kita.

Baik alergi ataupun intoleransi harus segera mendaptkan penangan secara medis. Jika kita sudah pernah mengalami reaksi alergi ataupun intoleransi, maka kita harus mengenali apa pencetus dari kondisi tersebut untuk selanjutnya kita hindari konsumsinya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Resep Nugget Tahu Wortel Enak dan Renyah Crispy



Resep Nugget Tahu Sayuran - Wortel sebagai perpaduannya menjadikan nugget tahu semakin enak, gurih dan renyah. Bahan dan bumbu nugget yang sederhana serta praktis pula cara membuatnya. Aneka olahan tahu berikutnya adalah adonan tahu campur sayuran yang digoreng gurih crispy dengan balutan tepung panir (tepung roti).


Cara Membuat Nugget Tahu Sayuran Sederhana

Nugget termasuk ke dalam menu

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Calon Ibu Saat Cuti Hamil?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-ibu-hamil-kehamilan

DokterSehat.Com– Bagi Anda ibu hamil yang juga pekerja kantoran, menjelang kelahiran bayi tentu sudah saatnya bersiap untuk menjalani cuti hamil.

Di Indonesia, cuti hamil umumnya diberikan 1,5 bulan sebelum melahirkan dan 1,5 setelah melahirkan. Jika Anda berpikir 1,5 bulan akan terasa lama dan membosankan untuk menantikan kelahiran bayi, berikut ini beberapa ide kegiatan yang bisa Anda lakukan selama cuti hamil:

1. Menyiapkan keperluan bayi

Jika saat aktif bekerja Anda tidak punya waktu untuk belanja keperluan bayi, masa cuti hamil adalah saat yang tepat untuk berbelanja.

Beberapa kebutuhan dasar bayi yang perlu Anda siapkan antara lain baju, popok, tempat tidur bayi, kain bedong dan beberapa produk perawatan bayi. Anda juga mungkin perlu menyiapkan beberapa perlengkapan menyusu seperti pompa ASI, botol atau plastik ASI dan lemari pendingin khusus untuk ASI.

2. Mencari pengasuh
Sudahkah Anda mempertimbangkan pola pengasuhan anak ketika nanti Anda kembali bekerja? Kalau Anda memutuskan untuk menggunakan pengasuh anak, maka cuti hamil bisa Anda manfaatkan untuk mencari pengasuh. Jika Anda memilih menggunakan jasa penitipan anak, maka Anda bisa melakukan survey jasa penitipan anak yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Me time
Saat cuti, sempatkan untuk menikmati me time. Bisa dilakukan dengan menyelesaikan buku-buku yang ingin Anda baca, menonton film favorit, atau melakukan perawatan diri ke salon. Lakukan apa pun yang membuat Anda lebih rileks sehingga Anda lebih siap menghadapi proses persalinan.

4. Berolahraga
Semakin dekat dengan hari kelahiran bayi bukan berarti Anda harus berhenti berolahraga. Olahraga di masa akhir kehamilan dapat membantu melatih otot-otot yang digunakan saat persalinan. Beberapa olahraga yang disarankan bagi ibu hamil di trimester ketiga antara lain yoga, berenang dan melakukan senam hamil.

Bagaimana Moms, banyak kan yang bisa dilakukan saat hamil? Selain melakukan berbagai aktivitas di atas, jangan lupa melakukan pemeriksaan rutin kehamilan untuk memantau kondisi kesehatan janin.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kenali Tanda Bayi Sudah Siap Menerima MP-ASI

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

bayi-doktersehat
Photo Credit: flickr.com

DokterSehat.Com– Terkadang kita salah mengenali jika bayi sering menangis atau memasukkan tangan ke dalam mulut adalah tanda bahwa bayi lapar. Padahal hal tersebut bukanlah suatu tanda bahwa bayi lapar atau boleh diberikan Makanan Pendamping ASI (MP-ASI).

Kesalahan dalam mengenali tanda yang ditunjukkan bayi ini dapat menyebabkan terjadinya pemberian MP-ASI dini (sebelum usia 6 bulan).

Kita tentu tahu bahwa MP-ASI dianjurkan untuk diberikan pada bayi usia 6 bulan ke atas. Namun ternyata memang ada beberapa tanda yang juga ditunjukkan bayi bahwa ia sudah siap menerima MP-ASI, tanda ini umumya terjadi akibat perkembangan organ tubuh yang mendukung menerima MP-ASI.

Menurut Pedoman Gizi Seimbang terkait pemberian MP-ASI yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, ada beberapa tanda yang ditunjukkan bayi yang siap menerima ASI yaitu:

  • Bayi dapat menegakkan kepalanya saat didudukkan
  • Kondisi ini menunjukkan bayi dapat menerima makanan dan fungsi tubuhnya sudah mendukung, misalnya untuk menelan.

  • Bayi tidak mengeluarkan makanan dengan lidahnya
  • Bayi akan menerima MP-ASInya dengan baik jika tubuh bayi telah mampu mendukung respon adanya makanan. Bayi akan otomatis mencerna makanan yang masuk dalam mulutnya. Jika kita terlalu cepat memberikan MP-ASI biasanya bayi akan menolak dengan mengeluarkan makanannya.

  • Bayi mulai meraih makanan dan memasukkan ke dalam mulut
  • Hal ini terjadi seiring dengan perkembangan tubuh bayi yang mulai muncul keinginan untuk meraih dan memasukkan makanan ke dalam mulut.

Ketiga hal tersebut adalah tanda bayi yang mulai siap untuk makan dan umumnya akan muncul pada saat bayi menjelang usia 6 bulan. Namun kita harus berhati-hati dalam memahami hal tersebut karena kadang ada beberapa tanda yang muncul lebih cepat dibandingkan dengan usia bayi yang dianjurkan untuk mengonsumsi MP-ASI.

Selama ASI yang diberikan ibu mencukupi kebutuhan gizi bayi, maka MP-ASI sebaiknya mulai diberikan pada bayi saat memasuki usia 6 bulan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Hindari 9 Makanan Ini Jika Terserang Migrain

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-migrain-wanita-sakit-kepala-kekurangan-vitamin-aneurisma

DokterSehat.Com– Jika Anda adalah seseorang yang seringkali menderita sakit kepala migrain, Anda akan tahu betapa sulitnya hidup dengan kondisi ini, bukan? Bayangkan jika Anda telah merencanakan acara penting di tempat kerja, namun Anda mengalami serangan migrain, dengan terpaksa Anda akan membatalkan acara tersebut.

Jadi, sakit kepala migrain bisa menjadi sangat merepotkan dan menghalangi kehidupan sehari-hari dan produktivitas Anda. Migrain adalah salah satu penyakit yang paling umum dihadapi oleh orang-orang dari kedua jenis kelamin dan lebih dari 10 juta kasus dilaporkan dalam setahun, seperti di India.

Bila seseorang mengalami sakit kepala yang hebat, disertai rasa mual dan kepekaan terhadap cahaya dan suara, biasanya migrain. Meski penyebab pasti sakit kepala migrain tidak diketahui secara jelas, ada sejumlah faktor seperti kebiasaan makan, stres, ketidakseimbangan hormon, dan sebagainya, yang bisa memicu serangan migrain. Jadi, seperti melansir Bold Sky, berikut beberapa makanan umum yang tidak boleh Anda makan saat Anda menderita migrain.

doktersehat-kopi-demensia

1. Kopi
Kebanyakan dari kita merasa ada yang kurang jika tanpa menyeruput beberapa cangkir kopi dalam sehari, bukan? Meskipun benar bahwa kopi kaya akan antioksidan dan disertai beberapa manfaat kesehatan seperti menjaga agar otak tetap waspada dan sebagainya, namun kopi juga memiliki beberapa efek kesehatan negatif. Kandungan kafein dalam kopi dapat menyebabkan saraf di kepala Anda terangsang dan memicu migrain.

doktersehat-permen-manis
pic credit: bartha iv

2. Pemanis buatan
Saat ini, banyak makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari mengandung banyak pemanis buatan yang diklaim lebih sehat daripada gula. Minuman ringan, cokelat, permen, dan makanan lainnya, mengandung pemanis buatan yang memiliki banyak efek kesehatan negatif, termasuk migrain. Kandungan aspartam dalam pemanis buatan dapat memicu migrain.

alkoholisme-kecanduan-alkohol
Photo Credit: SteadyHealth

3. Alkohol
Alkohol telah menjadi sangat populer, terutama kaum muda yang suka bersantai dan bersenang-senang. Seperti kita ketahui, alkohol sangat berbahaya bagi kesehatan, baik fisik maupun mental. Seiring dengan menimbulkan masalah seperti penyakit pencernaan, gagal hati dan bahkan kanker, alkohol juga bisa menimbulkan kecanduan. Alkohol memiliki sifat peradangan, yang bisa mengganggu saraf di kepala dan memicu migrain.

doktersehat-mie-bakmi-makan

4. Makanan cepat saji dari China
Sebagian besar dari kita suka menikmati hidangan seperti mi dan makanan cepat saji China lainnya. Nah, kita mungkin sudah tahu bahwa makanan ini dapat menyebabkan masalah seperti penambahan berat badan dan gangguan pencernaan. Namun, mungkin kita tidak tahu bahwa makanan ini juga bisa memicu serangan migrain. Makanan cepat saji China biasanya mengandung MSG (Monosodium Glutamat), yang sangat berbahaya dan bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon, yang memicu migrain.

pantangan makanan asam urat kolesterol tinggi makanan kaleng
Makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi.

5. Daging Olahan
Daging olahan adalah jenis daging yang dikalengkan atau dikemas dengan bahan pengawet, sehingga tetap terjaga untuk waktu yang lama. Makanan cepat saji dan sajian siap saji mengandung daging olahan ini terdapat bahan pengawet. Pengawet mengandung asam nitrat yang bisa melebarkan pembuluh darah di otak, memicu migrain. Jadi, daging segar lebih baik dibanding daging olahan.

doktersehat-acar
Photo Credit: wagon16

6. Makanan acar
Sebagian besar dari kita suka menambahkan makanan acar seperti mangga, buah zaitun, timun, dan lain-lain, ke masakan tertentu agar lebih enak, bukan? Proses pembuatan acar melibatkan fermentasi bahan sementara waktu untuk membantu menghasilkan rasa dan tekstur. Saat fermentasi makanan, kadar tyramine di dalamnya meningkat. Tyramine adalah senyawa yang bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang memicu migrain.

 

7. Keju
Jika Anda adalah pecinta pizza, pasta, Anda pasti juga menyukai keju, bukan? Keju adalah salah satu produk susu yang paling populer dan dinikmati oleh banyak orang. Meski keju kaya akan protein dan kalsium, namun memang memiliki efek samping negatif seperti kenaikan berat badan. Kini, keju, terutama parmesan dan feta, yang telah berumur lebih lama untuk membantu mendapatkan rasa mengandung tyramine, yang diketahui memicu migrain.

doktersehat-ikan-asin

8. Makanan Asin
Tanpa garam, kebanyakan makanan tidak memiliki rasa. Namun, mengonsumsi makanan dengan garam berlebih secara rutin, tidak baik untuk kesehatan Anda. Terlalu banyak garam dalam aliran darah Anda dapat menyebabkan hipertensi, di mana aliran darah ke arteri Anda terlalu tinggi. Hipertensi juga diketahui memicu migrain, karena bisa melebarkan pembuluh darah di otak.

doktersehat-buah-apel-harus-dicuci-dulu
pic credit: ryan harvey

9. Apel
Ini mungkin tampak mengejutkan karena makan apel setiap sehari bisa menyehatkan tubuh Anda. Ternyata tidak selalu. Mengonsumsi apel bersama dengan kulitnya dapat memicu migrain karena penelitian telah menemukan bahwa buah berkulit merah ini mengandung tanin yang juga dapat menyebabkan migrain, bila dikonsumsi secara teratur.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Alasan Wanita Asia Kerap Mengalami Osteoporosis

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

nyeri punggung bawah

DokterSehat.Com – Osteoporosis adalah pengeroposan tulang belakang yang kerap dialami oleh wanita khususnya yang sudah mengalami menopause. Pengeroposan tulang yang dialami oleh wanita ini bisa menyebabkan cedera hingga patah tulang yang bisa menyebabkan kematian.

Wanita Asia dan Osteoporosis
Dibandingkan dengan wanita Amerika dan Eropa, kaum hawa yang ada di Asia seperti Indonesia, Jepang, dan Filipina cenderung mengalami osteoporosis setelah menopause. Pemicu menopause terbesar yang terjadi di Asia adalah intoleransi laktosa dan postur tubuh.

Intoleransi laktosa yang dialami oleh wanita Asia cukup besar. Menurut studi, sekitar 90% wanita di Asia alergi dengan susu dan olahannya. Dampak dari alergi ini adalah minimnya asupan kalsium yang bermanfaat untuk kepadatan tulang. Lebih lanjut, wanita Asia juga tidak menjadikan susu sebagai bagian dari makanan pokok kesehariannya.

Wanita di Asia memiliki postur tubuh yang lebih pendek ketimbang wanita di Eropa atau Amerika. Masa tulang yang tidak terlalu besar ini menyebabkan wanita alami kerapuhan atau patah tulang karena tubuh tidak mampu menahan beban.

Mencegah munculnya osteoporosis
Osteoporosis memang berbahaya untuk wanita. Namun, bukan berarti tidak bisa dicegah jauh-jauh hari. Kalau Anda wanita yang sudah dewasa dan mendekati usia menopause, coba lakukan hal di bawah ini.

  • Memenuhi kebutuhan kalsium dan Vitamin D. Kalau Anda memiliki intoleransi pada susu, coba konsumsi bahan makanan lain yang banyak mengandung kalsium seperti ikan sarden, teri, olahan kedelai, dan bayam. Untuk Vitamin D, Anda bisa mendapatkannya dari hati sapi, jamur kancing, dan suplemen.
  • Olahraga rutin. Lakukan olahraga secara rutin setiap hari. Olahraga tidak perlu yang terlalu berat, cukup jalan atau lari kecil.
  • Terapkan gaya hidup sehat. Hentikan semua kebiasaan buruk seperti merokok dan minum alkohol. Selain itu, coba masak sendiri makanan yang Anda santap agar tahu kandungan nutrisinya.


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Multiorgasme pada Wanita, Mitos atau Nyata?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

pasangan berhubungan seks doktersehat
chobirdokan.com

DokterSehat.Com – Setelah mendapatkan orgasme, pria butuh istirahat sejenak kalau ingin melanjutkan hubungan seks. Namun, sebagian besar pria akan menyudahi hubungan seks setelah mengalami ejakulasi karena badannya capai, dan penis susah mendapatkan ereksi maksimal setelah mendapatkan orgasme.

Berbeda dengan pria, wanita hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk siap berhubungan seks. Akibatnya, wanita bisa mengalami orgasme berkali-kali dalam satu kali sesi hubungan seks.

Nah, yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apakah multiorgasme atau orgasme berkali-kali pada wanita itu nyata?

Wanita dan orgasme
Dibandingkan dengan pria, wanita susah sekali terangsang dan menjadi panas di ranjang. Selain itu, wanita juga susah mendapatkan orgasme sehingga untuk mendapatkan multiorgasme, seperti sebuah harapan yang tidak akan menjadi kenyataan.

Sebenarnya wanita bisa mendapatkan orgasme dengan mudah asal rangsangan yang diberikan harus maksimal. Selain itu, wanita juga tidak dianjurkan untuk pasif. Mereka boleh menjadi lebih agresif di ranjang, menginisiatif hubungan seks, hingga mengambil alih kendali penetrasi sehingga wanita bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Cara mendapatkan multiorgasme
Orgasme bukanlah hal yang mustahil untuk wanita, oleh karena itu multiorgasme bisa saja didapatkan kalau ada kerja sama antara pria dan wanita. Pertama pria bisa merangsang wanita mulai dari dada hingga ke klitoris secara maksimal. Wanita juga diharapkan mampu membimbing pria saat foreplay agar kenikmatan yang diinginkan bisa diperoleh.

Selain dada dan klitoris, pria juga bisa melakukan fingering untuk merangsang area G-Spot atau area sensitif lain di dalam vagina. Setelah membersihkan jari, pria bisa memasukkan jari itu ke dalam vagina dan merangsang area di bawah pubis yang jarang dijangkau oleh penis.

Setelah melakukan serentetan rangsangan ini, pria bisa melakukan penetrasi atau wanita mengambil alih tugas ini dengan posisi women on top agar bisa mengatur ritme manuver.

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Ini Penyebab Mengapa Kita Malas Bangun Pagi Jika Cuaca Hujan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

doktersehat-hujan-sakit
pic credit:

DokterSehat.Com– Saat cuaca hujan, kita memang cenderung malas untuk keluar rumah, apalagi jika hujan sudah berlangsung sejak malam hari dan berlanjut hingga pagi hari. Banyak orang yang bahkan mengaku sulit untuk bangun tidur saat hujan turun di pagi hari. Apa penyebabnya?

Pakar kesehatan dr. Andreas Prasadja, RPSGT yang berasal dari Snoring and Sleep Disorder Clinic yang ada di Jakarta menyebutkan bahwa saat hujan turun, tubuh akan merasakan sensasi nyaman dan tenang sehingga tidur pun akan menjadi lebih pulas. Tak hanya itu, hujan juga akan membuat cuaca di luar terlihat lebih redup dan sejuk sehingga membuat kita merasa lebih nyaman untuk tidur. Suara gemericik air hujan ternyata juga bisa berfungsi sebagai white noise alami yang sangat nyaman bagi pendengaran dan mendorong tubuh untuk rileks atau beristirahat.

Berbagai faktor inilah yang membuat kita cenderung malas untuk bangun pagi saat cuaca sedang hujan. Kita seperti merasa sayang dengan kondisi cuaca yang sangat cocok untuk bermalas-malasan seharian. Selain itu, hujan juga cenderung membuat lalu lintas menjadi lebih padat, apalagi jika di beberapa jalan raya sampai terjadi banjir. Ditambah dengan guyuran air hujan yang dingin, maka kita pun akan semakin enggan untuk beranjak dari tempat tidur, apalagi ke luar rumah.

Hanya saja, bukan berarti kita kemudian memilih untuk tidak melakukan apa-apa saat hujan sudah turun sejak pagi hari. Jika memang kita harus bekerja atau melakukan aktivitas lainnya, ada baiknya kita tetap keluar rumah. Pastikan untuk selalu membawa payung atau jas hujan sebagai pelindung tubuh, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi demi memperkuat daya tahan tubuh, dan selalu menjaga kebersihan demi mencegah datangnya penyakit di musim hujan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sering Berhubungan Badan Berbahaya atau Tidak?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Masturbasi adalah Hal yang Berbahaya, Benarkah - DokterSehat

DokterSehat.Com – Hubungan seks memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Aktivitas ini bisa menurunkan kadar stres dari pria dan wanita secara signifikan. Selanjutnya, seks juga mampu menurunkan berat badan karena untuk melakukannya membutuhkan banyak energi. Terakhir, seks bisa menurunkan risiko terkena kanker prostat pada pria.

Dari berbagai keuntungan seks di atas, bolehkah kita melakukannya terlalu sering. Kalau tidak boleh terlalu sering, apa alasannya?

Hubungan seks yang normal dalam seminggu
Normalnya hubungan seks dilakukan oleh pasangan sebanyak 2-3 kali setiap minggunya untuk mereka yang belum memiliki momongan. Setelah memiliki momongan, hubungan seks minimal satu kali per minggu bisa dilakukan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga.

Kalau Anda ingin melakukan hubungan seks lebih dari 2-3 kali seminggu sebenarnya tidak masalah. Namun, pastikan terlebih dahulu stamina yang dimiliki. Kalau staminanya besar Anda bisa melakukannya kapan saja. Saat berhubungan seks pastikan juga kondisi dari pasangan. Jangan memaksa pasangan untuk melakukan hubungan seks kalau tidak mau.

Bahaya berhubungan seks yang berlebihan
Sesuatu yang berlebihan tetap tidak baik termasuk seks. Melakukan seks yang terlalu sering akan membuat kerja dari prostat jadi berat. Dampaknya, kerja dari organ ini akan terganggu dan bisa saja terjadi pembangkakan yang tidak diinginkan.

Pada wanita, seks yang berlebihan juga membuat elastisitas dari vagina cepat menurun. Wanita juga tidak nyaman jika terus mendapatkan penetrasi sehingga seks yang seharunya membuat mereka bergairah menjadi hambar.

Aktivitas seks yang berlebih juga mengganggu pekerjaan atau kehidupan. Pasalnya kalau setiap hari berhubungan seks, pikiran hanya akan dipenuhi dengan aktivitas hubungan ranjang. Saat bekerja, pria atau wanita jadi susah berkonsentrasi.

Melakukan hubungan seks dengan pasangan setiap hari memang tidak dilarang. Namun, lakukan dengan porsi yang tepat agar tidak mengganggu kehidupan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.