• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Selasa, 16 Juli 2019

Penderita Diabetes Tak Boleh Makan Wortel? Ini Faktanya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

kandungan-nutrisi-wortel-doktersehat

DokterSehat.Com– Wortel termasuk dalam sayuran yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sayangnya, karena rasanya yang cenderung manis, ada sebagian penderita diabetes yang mengaku khawatir untuk mengonsumsinya. Sebenarnya, apakah mereka masih bisa mengonsumsi wortel?

Dampak makan wortel bagi penderita diabetes

Sebagaimana kita ketahui, penderita diabetes memang harus menghindari makanan dan minuman yang manis. Kandungan gula atau kalori yang tinggi di dalam makanan dan minuman manis berpotensi mengacaukan kadar gula darah dan meningkatkan risiko komplikasi.

Beruntung, meskipun wortel juga memiliki rasa yang manis, tidak termasuk dalam pantangan bagi penderita diabetes. Sebagaimana sayur pada umumnya, wortel masih bisa dikonsumsi secara rutin oleh mereka.

Wortel juga termasuk dalam sayuran yang tinggi kandungan nutrisi. Selain itu, jika kita mengonsumsi wortel dengan ukuran sedang, hanya akan mendapatkan karbohidrat sebanyak 4 gram, jumlah yang cukup rendah dan aman bagi penderita diabetes.

Indeks glikemik wortel juga sangat rendah sehingga tidak akan memicu kenaikan kadar gula darah. Hal ini berarti, sering mengonsumsinya juga tidak akan memberikan dampak buruk bagi penderita diabetes.

Beberapa nutrisi sehat yang ada di dalam wortel

Wortel dikenal luas sebagai makanan yang baik bagi kesehatan mata. Padahal, dalam realitanya ada banyak sekali nutrisi sehat dari sayuran dengan warna oranye ini.

Berikut adalah berbagai nutrisi sehat tersebut.

  1. Memiliki kandungan vitamin A yang tinggi

Kandungan vitamin A di dalam wortel tak hanya akan membantu penglihatan tetap prima, namun juga bisa membantu tubuh mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Fakta ini terungkap dalam penelitian yang menggunakan tikus percobaan.

Tikus-tikus yang kekurangan asupan vitamin A cenderung mengalami gangguan sel beta pankreas yang berimbas pada terganggunya sekresi insulin, hormon yang memetabolisme gula darah menjadi energi. Jika sampai sekresi insulin tidak lancar, kadar gula darah akan terus meningkat dan akhirnya memicu dampak buruk bagi penderita diabetes.

Rutin mengonsumsi wortel juga bisa mencegah kondisi hiperglikemia, salah satu komplikasi diabetes yang tidak bisa disepelekan.

  1. Memiliki kandungan vitamin B6 yang tinggi

Vitamin B6 memiliki peran besar dalam memperlancar proses metabolisme tubuh. Hal ini tentu akan berpengaruh dalam pengendalian kadar gula darah dan penurunan risiko terkena komplikasi diabetes dengan signifikan.

  1. Tinggi kandungan serat

Sebagaimana sayuran pada umumnya, wortel juga tinggi kandungan serat. Kandungan ini tak hanya akan membantu pencernaan berjalan dengan lancar, melainkan juga bisa membantu mengendalikan kadar gula darah.

Beberapa jenis sayuran yang sebaiknya dihindari penderita diabetes

Jika wortel termasuk aman dan bahkan direkomendasikan bagi penderita diabetes, pakar kesehatan justru menyarankan penderita penyakit ini untuk berhati-hati dalam mengonsumsi beberapa jenis sayuran berikut ini.

  1. Kentang

Meskipun tergolong sebagai sayuran, dalam realitanya kentang sebenarnya adalah makanan dengan kandungan karbohidrat yang tinggi seperti nasi. Padahal, penderita diabetes harus membatasi asupan karbohidrat demi menjaga kadar gula darah, bukan?

Alih-alih makan kentang, penderita diabetes lebih direkomendasikan untuk makan gandum atau oatmeal yang tinggi serat dan bisa membantu mengendalikan kadar gula darah.

  1. Ubi jalar

Ubi jalar tinggi kandungan karbohidrat dan indeks glikemik. Mengonsumsinya bisa memicu kenaikan kadar gula darah. Karena alasan inilah sayuran ini sebaiknya dibatasi konsumsinya oleh penderita diabetes.

  1. Kacang-kacangan

Beberapa jenis kacang-kacangan, khususnya yang diolah dengan garam, atau diberi tambahan tepung seperti kacang atom dan kacang telur memiliki kandungan tinggi kalori yang bisa membahayakan penderita diabetes.

  1. Jagung

Jagung yang sering dijadikan campuran sayuran lainnya tinggi kandungan kalori sehingga konsumsinya juga harus dibatasi oleh penderita diabetes.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Senin, 15 Juli 2019

Siapa sebenarnya yang memulai terjadinya persalinan?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Sebuah studi baru-baru ini menyiratkan bahwa Bayi bertanggung jawab untuk memulai persalinan spontan! “Diterbitkan di Journal of Clinical Investigation dan didukung oleh National Inisiatif Kesehatan dan Inisiatif Penelitian Prematuritas Hibah dari March of Dimes, penelitian ini memperluas penelitian sebelumnya yang telah menyarankan sinyal dari janin yang benar-benar bertanggung jawab atas inisiasi kelahiran, “(Laporan Growingyourbaby.com). Peneliti Pusat Kesehatan UT Southwestern telah mengidentifikasi dua protein di paru-paru tikus janin yang memulai persalinan. Protein SRC-1 dan SRC-2 mengaktifkan gen di dalam paru-paru bayi di dekat masa subur, “menghasilkan peningkatan produksi komponen surfaktan, protein surfaktan A (SP-A), dan platelet-activating factor (PAF). Baik SP-A dan PAF kemudian disekresikan oleh paru-paru janin ke dalam cairan amnion, yang menyebabkan respons inflamasi di rahim ibu yang memulai persalinan, “(laporan Sciencedaily).


Apa artinya ini setelah protein di produksi oleh bayi, paru-paru mulai memproduksi zat penting yang membantu bernafas normal di luar rahim, dan sekresinya mencapai rahim ibu melalui cairan amnion, dan rahim ibu bereaksi dan kontraksi mulai .


“Studi kami memberikan bukti kuat bahwa janin mengatur waktu kelahirannya, dan bahwa kontrol ini terjadi setelah dua protein pengaturan gen – SRC-1 dan SRC-2 – meningkatkan produksi komponen surfaktan, protein surfaktan A dan faktor pengaktifan platelet. , “Kata penulis senior Dr. Carole Mendelson, Profesor Biokimia, dan Obstetri dan Ginekologi di UT Southwestern.” (UT Southwestern Medical Center states).


Meskipun penelitian ini dibuat terutama untuk menyelidiki persalinan prematur pada tikus dan bagaimana memprediksi atau mencegah persalinan prematur, saya ingin membuka pikiran Anda terhadap gagasan lain: bahwa dalam kehamilan alami dan sehat, bayi tersebutlah yang memutuskan kapan harus memulai persalinan.


Ada banyak “tekanan” yang sering ditujukan kepada pada ibu untuk memulai persalinan, bahka sebelum para ibu memasuki umur kehamilan  40 minggu, misalnya:


“kamu belum melahirkan juga? bukankah temanmu sudah? (ketika ada teman yang umur kehamilannya tidak beda jauh dengan mu)


” wah bayinya sudah siap lahir nih buk, kapan mau di lahirkan?”


“kapan lahir?”


dan berbagai komentar komentar dari berbagai orang yang Anda temui, mulai dari keluarga bahkan pada provider. yang lama kelamaan membuat Anda menjadi galau dan gelisah. dan akhirnya Anda mencari berbagai informasi tentang bagaimana cara melakukan induksi alami atau apa daya upaya yang bisa dilakukan untuk membuat supaya persalinan segera terjadi.


Anda mungkin pernah membaca beberapa saran berikut tentang bagaimana memulai persalinan atau melakukan induksi alami:



  • membran swipe

  • memecah kantong ketuban

  • melakukan induksi dengan sytocinon/pitosin atau obat induksi kimia lainnya

  • induksi dengan balon

  • banyak menggunakan birthing ball

  • makan makanan pedas

  • banyak makan nanas

  • sering berhubungan seksual

  • merangsang puting susu

  • endorphin massage

  • power walk

  • dance

  • relaksasi hypnobrithing

  • accupunktur/pressure

  • moxa

  • menggunakan minyak jarak

  • menggunakan homeopathy , essential oil dll


Meskipun beberapa metode alami di atas tidak menyakitkan dan cukup aman digunakan untuk mencoba memulai persalinan, namun kadangkala perlu Anda sadari bahwa walaupun teknik-teknik yang merangsang proses persalinan ini bekerja, dan akhirnya proses persalinan terjadi, namun tidak berarti bayi tersebut SIAP untuk keluar dari rahim; Artinya, ada kemungkinan kedua protein SRC-1 dan SRC-2 belum di produksi di paru-paru, dan ini artinya, mungkin berarti bayi tersebut tidak siap untuk bernafas normal di luar rahim!


Inilah sebabnya mengapa sangat penting untuk memahami perbedaan antara persalinan spontan alami dan persalinan yang dibuat. Persalinan yang spontan alami memberi bayi Anda kesempatan untuk tumbuh dengan baik, matang dengan baik, dan siap keluar dari rahim.


Jika bayi tahu kapan saatnya “menumbuhkan”  jantung, mata, dan jari, maka bayi tahu kapan waktunya untuk lahir!


salam hangat




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Lidah Gatal Saat Makan Nanas, Berbahaya atau Tidak?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

nanas-doktersehat
Photo Source: Flickr/kylemcdonald

DokterSehat.Com– Salah satu buah yang digemari masyarakat Indonesia adalah nanas. Tak hanya dimakan langsung, nanas sering ditemukan sebagai campuran rujak atau bahkan dijadikan jus. Bahkan, beberapa makanan seperti salad dan pizza juga menambahkan nanas demi membuatnya memiliki rasa yang lebih nikmat. Hanya saja, jika dicermati, kita akan merasakan sensasi tidak nyaman seperti gatal-gatal pada lidah dan bibir saat memakannya. Apakah hal ini berbahaya?

Penyebab sensasi gatal pada mulut saat makan nanas

Ada banyak sekali jenis sayuran dan buah-buahan yang bisa kita konsumsi. Sebagian di antaranya memiliki kandungan enzim yang bisa membantu tubuh memecah kandungan dari makanan seperti protein, lemak, atau karbohidrat. Hanya saja, terkadang keberadaan enzim-enzim ini juga bisa menyebabkan datangnya efek samping.

Di dalam nanas, terdapat kandungan enzim bromelain yang sebenarnya memiliki kemampuan untuk memecah protein. Hanya saja, kandungan enzim ini bisa menyebabkan sensasi gatal-gatal pada bibir atau lidah. Memang, sensasi gatal-gatal ini biasanya terasa ringan, namun cukup banyak yang mengaku tidak nyaman dengan kondisi ini.

Enzim bromelain bisa ditemukan di hampir seluruh bagian nanas, namun konsentrasi paling banyak ada di bagian tengah buah dengan warna cerah ini. Bagian ini biasanya yang paling terasa berserat dan keras meskipun masih bisa dikonsumsi sebagaimana bagian nanas lainnya.

Sebagian orang menyebut keberadaan air liur di dalam mulut bisa membantu meredakan sensasi gatal-gatal ini. Hal ini berarti, kita tidak perlu khawatir saat merasakannya saat makan nanas karena tidak akan menyebabkan dampak yang berbahaya.

Bisakah mencegah munculnya rasa gatal sebelum makan nanas?

Ada sebagian orang yang sengaja mengupas kulit nanas dan membiarkannya seharian karena menganggapnya bisa menghilangkan efek gatal-gatal saat mengonsumsinya. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut belum ada penelitian yang membuktikan bahwa tindakan ini memang terbukti cukup ampuh mencegah sensasi gatal.

Hanya saja, jika kita mengolah nanas seperti menghangatkannya atau memasaknya menjadi campuran makanan lainnya, akan memicu reaksi pada enzim bromelain ini. Hal ini diperkirakan bisa mencegah masalah gatal-gatal pada mulut saat mengonsumsinya.

Selain itu, jika kita mengolahnya menjadi smoothie, sensasi gatal-gatal saat makan nanas juga bisa dicegah.

Berbagai manfaat kesehatan makan nanas

Selain rasanya yang menyegarkan, pakar kesehatan menyebut ada berbagai manfaat kesehatan yang bisa didapatkan jika kita rutin makan nanas.

Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan tersebut.

  1. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Nanas termasuk dalam buah dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Kandungan ini bisa semakin memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kandungan antioksidannya yang sangat tinggi juga akan membuat tubuh lebih baik dalam melawan paparan buruk radikal bebas penyebab penyakit dan penuaan dini.

Pakar kesehatan lebih menyarankan konsumsi nanas secara langsung, dijadikan jus, atau dicampur dengan yoghurt.

  1. Baik bagi kesehatan jantung

Di dalam nanas terdapat kandungan potasium yang tinggi. Kandungan ini bisa membantu mengendalikan tekanan darah dan menurunkan risiko terkena hipertensi. Selain itu, keberadaan kandungan vitamin C di dalamnya yang sangat tinggi juga bisa memperbaiki kesehatan pembuluh darah dan menurunkan risiko terkena kolesterol tinggi.

  1. Baik untuk program diet

Nanas termasuk dalam buah yang sangat baik bagi program diet atau penurunan berat badan. Kandungan seratnya yang tinggi bisa melancarkan pencernaan sekaligus merangsang proses pembakaran lemak di dalam tubuh.

  1. Baik bagi kesehatan mata

Kandungan vitamin A yang sangat tinggi di dalam nanas bisa membantu menyehatkan mata dan mencegah datangnya gangguan penglihatan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

10 Hal Tentang Kenikmatan dan Rasa Sakit Saat Berhubungan Seks

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

rasa-sakit-saat-seks-doktersehat

DokterSehat.Com – Seks adalah aktivitas yang umum dilakukan oleh pria dan wanita khususnya mereka yang sudah memiliki pasangan dan menikah. Seks akan memberikan rasa nikmat pada pasangan seperti orgasme. Meski demikian, kita tidak boleh mengabaikan kalau seks juga akan memberikan rasa sakit pada beberapa orang dengan intensitas tertentu.

Hal terkait sakit dan nikmat dalam seks

Seks yang dilakukan oleh pasangan memang diharapkan memberikan rasa nikmat yang cukup besar. Namun, pada kondisi tertentu, seks memang bisa menyebabkan rasa sakit baik disengaja atau tidak. Berikut beberapa hal terkait seks yang harus kita ketahui.

  1. Seks pertama selalu sakit

Salah satu ketakutan terbesar yang dimiliki oleh wanita sebelum melakukan seks yang pertama kali adalah rasa sakit. Akhirnya, saat seks pertama kali dilakukan, wanita jadi merasa panik dan akhirnya seks yang dialami tidak berjalan dengan baik dan menjadi jauh lebih sakit dari sebelumnya.

Seks pertama terasa sakit adalah hal yang wajar. Namun, setiap orang akan memiliki kondisi yang berbeda-beda. Ada yang sakitnya intens atau tidak. Ukuran penis pasangan juga bisa menentukan apakah rasa sakit yang dialami besar atau tidak. Rasa sakit, mengalami perdarahan, dan tidak nyaman adalah hal wajar dan akan hilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.

  1. Hanya wanita yang merasakan sakit saat seks

Pernyataan ini salah kaprah. Pasalnya tidak hanya wanita saja yang akan mengalami sakit saat seks. Pria pun juga akan mengalaminya Apalagi seks dilakukan tanpa pemanasan yang intens. Vagina bisa saja masih kering sehingga gesekan yang diterima penis juga akan sangat besar.

Pria dengan ukuran penis lebih besar biasanya sedikit tersiksa kalau melakukan penetrasi di vagina yang sangat sempit. Tekanan yang besar dan diterima oleh penis bisa membuat pria tidak nyaman. Bahkan, mereka bisa kehilangan ereksinya karena rasa nikmat yang dialami sangat sedikit atau malah tidak ada.

  1. Rasa sakit masih bisa dinikmati

Beberapa orang menganggap kalau rasa sakit akan mematikan gairah seks seseorang. Namun, tidak semua orang mengalaminya. Beberapa orang justru menikmati rasa sakit yang dialami oleh tubuh. Pria dan wanita bisa menikmati rasa sakit ini dan tetap merasa terangsang dan menikmati seks yang dijalankan.

Dalam seks, ada pasangan yang suka melakukan BDSM. Seks dengan jenis ini dilakukan dengan cara yang agak kasar. Ada pihak yang akan mendominasi dan pihak yang menjadi penerima saja. Umumnya seks ini dilakukan dengan menyakiti pasangan dan mendapatkan kepuasan dari sana.

  1. Rasa sakit bisa diminimalkan

Seks memang bisa menyebabkan rasa sakit. Namun, rasa sakit ini bisa diminimalkan dengan menggunakan pelumas tambahan. Secara umum wanita memang menghasilkan pelumas di dalam vagina. Namun, pada kondisi tertentu, pelumas tidak bisa dihasilkan secara maksimal.

Wanita yang sedang menopause biasanya tidak menghasilkan pelumas dalam jumlah banyak. Akhirnya pelumas dengan bahan air, minyak, atau silikon bisa digunakan untuk membantu melicinkan liang vagina.

  1. Posisi seks penting untuk menghindari sakit

Rasa sakit saat seks juga dipengaruhi oleh posisi yang dipilih oleh pasangan. Misal pria memiliki penis yang panjang dan memilih gaya seks yang membuat penetrasi terjadi lebih dalam. Wanita akan cenderung merasakan sakit yang intens daripada melakukan gaya seks untuk penetrasi dangkal.

Pasangan diharapkan mampu memiliki posisi seks yang bisa memberikan kenikmatan pada kedua belah pihak. Kalau salah satu tidak bisa menikmati kenikmatan seks, aktivitas ini tidak akan berjalan dengan baik. Pasalnya pasangan bisa saja menghindarinya.

  1. Pemanasan akan meminimalkan rasa sakit

Pemanasan adalah hal yang paling penting dalam seks. Anda harus melakukan pemanasan dengan intens agar tubuh siap. Pemanasan dilakukan untuk meningkatkan gairah dan menurunkan peluang terjadi sakit pada kemaluan akibat tidak relaks.

  1. Melakukan seks oral yang tidak sakit

Seks oral disarankan pakai kondom atau dental dalam. Seks juga harus dilakukan dengan perlahan agar tidak melukai penis atau vagina. Gigitan atau gesekan dengan gigi bisa menyebabkan perdarahan.

  1. Melakukan seks vaginal yang aman

Seks vaginal tidak terlalu banyak aturan yang harus dilakukan. Asal melakukan pemanasan yang intens, pelumas akan keluar. Kalau pelumas tidak keluar maksimal, pasangan bisa menggunakan pelumas tambahan. Kondom diperlukan kalau ada risiko penyakit menular seksual.

  1. Melakukan seks anal yang aman

Seks secara anal memang berisiko menyebabkan rasa sakit hingga merobek dinding anus. Cara yang aman untuk melakukannya adalah perlahan-lahan, selalu menggunakan kondom, dan wajib menggunakan pelumas yang banyak untuk menurunkan gesekan.

  1. Hal yang harus diperhatikan dari seks

Dalam seks kita selalu memikirkan masalah nikmat dan sakit saja. Padahal ada beberapa hal yang harus diperhatikan dengan baik. Seks bisa menyebabkan beberapa masalah pada tubuh kalau tidak dilakukan dengan aman. Misal seks dilakukan dengan tanpa pengaman atau dengan orang yang berisiko tinggi memiliki penyakit.

Selain masalah penyakit yang bisa menular, Anda juga harus memperhatikan hubungan atau kedekatan emosional. Terkadang seseorang dengan kedekatan emosional tinggi bisa mendapatkan seks yang hebat. Sebaliknya, meski pasangan sudah menikah kalau melakukan seks asal-asalan saja, rasa sakit tetap terasa.

Inilah beberapa hal terkait dengan seks yang sering sekali kita abaikan meski sering terjadi setiap hari. Dari ulasan di atas kita bisa mendapatkan informasi kalau seks bisa saja menyebabkan sakit. Namun, rasa sakit kadang tidak selalu berhubungan dengan tidak nikmat. Beberapa pasangan justru mendapatkan kenikmatan dari rasa sakit itu, misal mereka yang melakukan BDSM. Bagaimana dengan pendapat Anda?

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

13 Makanan Penambah Darah (Solusi Atasi Anemia)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

makanan-penambah-darah-doktersehat

DokterSehat.Com – Apakah tubuh Anda mudah merasa lelah dan lemas? Atau, kepala sering merasa pusing? Jika ya, maka hal ini bisa jadi pertanda tubuh kekurangan darah atau biasa kita kenal sebagai anemia. Anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah di dalam tubuh berada di bawah normal. Guna mengatasi hal ini, mengonsumsi makanan penambah darah adalah salah satu solusi ampuh, apa sajakah?

Penyebab Tubuh Kekurangan Darah (Anemia)

Darah memiliki peran yang sangat vital bagi keberlangsungan fungsi tubuh. Bagaimana tidak? Darah inilah yang bertugas mengantarkan nutrisi, vitamin, dan juga oksigen menuju organ-organ tubuh sehingga organ-organ tersebut dapat menjalankan fungsinya. Adalah hemoglobin, komponen di dalam sel darah merah yang ‘mengemban’ tugas penting tersebut.

Akan tetapi, terdapat kasus di mana produksi hemoglobin di dalam tubuh tidak maksimal yang pada akhirnya menyebabkan penyaluran nutrisi, vitamin, dan oksigen mengalami hambatan. Kondisi ini terjadi akibat kurangnya asupan zat besi ke dalam tubuh. Ya, zat besi adalah mineral yang berfungsi untuk memproduksi hemoglobin, sehingga tak heran kekurangan zat besi berimbas pada kondisi kekurangan darah (anemia).

Daftar Makanan Penambah Darah (Sehat dan Enak)

Kekurangan darah (anemia) bukanlah kondisi yang menyenangkan dan hal ini tentu saja bisa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Salah satu cara mengatasi anemia yang mudah dan efektif adalah dengan mengonsumsi makanan penambah darah yang mengandung zat besi dalam jumlah banyak.

Berikut ini pilihan makanan penambah darah yang patut untuk Anda konsumsi.

1. Bayam

Bayam adalah jenis sayuran yang layak untuk Anda konsumsi guna mencegah atau mengatasi penyakit anemia. Pasalnya, makanan penambah darah yang satu ini mengandung zat yang dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, apalagi kalau bukan zat besi.

Setengah gelas bayam diklaim mengandung sekitar 12 miligram (mg) zat besi. Jumlah ini memenuhi hampir 50 persen dari total kebutuhan zat besi harian bagi tubuh.

Tak hanya itu, bayam juga diperkaya dengan asam folat di dalamnya, yang mana asam folat (vitamin B9) ini berfungsi untuk menambah jumlah sel darah merah.

2. Brokoli

Jenis sayuran lainnya yang juga termasuk ke dalam daftar makanan penambah darah terbaik adalah brokoli. Dikatakan demikian karena ternyata, brokoli juga mengandung zat besi dan asam folat dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan asam folat harian.

Selain itu, kandungan vitamin C di dalam brokoli juga efektif untuk membantu tubuh dalam menyerap zat besi sehingga mineral ini dapat menjalankan tugasnya dengan optimal.

3. Kacang Hijau

Apakah Anda gemar mengonsumsi kacang hijau? Jika ya, maka hal ini merupakan kebiasaan yang bagus. Kacang hijau adalah makanan penambah darah yang sama seperti brokoli, mengandung zat besi dan asam folat, serta vitamin C yang membantu penyerapan zat besi secara optimal.

Selain ketiga nutrisi dan vitamin di atas, kacang hijau juga diperkaya oleh sejumlah zat bergizi lainnya, seperti vitamin A, vitamin B6, kalium, kalsium, magnesium, dan natrium.

4. Jambu Biji

Sepertinya sudah bukan hal yang asing lagi ketika menyebut nama buah jambu biji sebagai makanan penambah darah. Buah yang satu ini kerap digunakan sebagai ‘obat’ tradisional untuk menambah darah, seperti pada penderita penyakit demam berdarah (DB).

Manfaat jambu biji dalam meningkatkan jumlah sel darah merah dikarenakan kandungan zat besinya yang tinggi, pun vitamin C sehingga proses penyerapan zat besi dapat berlangsung optimal.

5. Buah Naga

Jangan lupakan juga buah yang satu ini. Buah naga adalah buah yang diperkaya oleh semua zat yang diperlukan tubuh untuk memaksimalkan produksi sel darah merah, seperti zat besi, fosfor, dan tidak ketinggalan kalium.

Jadi bagi Anda yang merasa tubuhnya akhir-akhir ini sering merasa lemas dan pusing, cobalah mengonsumsi buah naga secara rutin dan buktikan khasiatnya.

6. Kismis

Pada setiap 2/3 gram buah kismis, terdapat kurang lebih 2 gram (gr) zat besi. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu makanan penambah darah yang layak untuk Anda konsumsi secara rutin demi mencegah diri dari anemia.

Apabila Anda tidak suka memakan buah ini secara langsung, padukan saja dengan makanan lainnya seperti sereal, oatmeal, pudding, atau kue tart agar lebih menggugah selera.

7. Jeruk

Buah jeruk identik dengan vitamin C. Hal ini tentu saja benar adanya. Namun, Anda juga harus tahu bahwa jeruk adalah buah yang kaya akan kandungan zat bergizi lainnya, termasuk zat besi dan asam folat.

Oleh sebab itu, buah ini juga patut untuk Anda konsumsi guna meningkatkan jumlah sel darah merah di dalam tubuh. Asam folat pada buah jeruk berfungsi untuk mengikat oksigen, yang mana hal ini membantu proses pembentukan sel darah merah agar bisa lebih cepat.

8Oatmeal

Makanan yang biasa disajikan sebagai menu sarapan ini faktanya juga baik untuk meningkatkan jumlah sel darah merah. Satu cangkir oatmeal mengandung sekitar 3 miligram (mg) zat besi. Terlebih jika Anda mengonsumsi oatmeal dengan topping buah-buahan seperti jeruk dan kismis, maka asupan zat besi yang masuk ke dalam tubuh akan semakin banyak.

Selain zat besi, oatmeal juga mengandung sejumlah nutrisi penting lainnya bagi tubuh, seperti kalsium dan vitamin A.

9. Daging Merah

Daging merah seperti daging sapi dan kambing adalah makanan penambah darah yang umum kita konsumsi. Keduanya mengandung sekitar 2,7 miligram (mg) zat besi untuk setiap 100 gram (gr), yang mana jumlah ini sudah cukup untuk memenuhi 15 persen dari total angka kebutuhan zat besi harian bagi tubuh.

Namun yang perlu diperhatikan, baiknya konsumsi daging merah pada bagian yang tidak memiliki lemak. Pasalnya, daging tanpa lemak lebih menyehatkan bagi tubuh ketimbang bagian lainnya yang berlemak.

10. Daging Ayam

Selain daging merah, daging ayam juga merupakan sumber zat besi dan protein, menjadikannya makanan penambah darah yang sudah selayaknya masuk ke dalam daftar menu makanan Anda sehari-hari.

Mengonsumsi 100 gram (gr) daging ayam maupun daging unggas lainnya seperti bebek dan burung sudah mencukupi 13 persen dari total kebutuhan zat besi harian Anda. Sama seperti daging merah, baiknya pilihlah bagian daging ayam yang tidak memiliki lemak agar lebih sehat.

11. Makanan Laut (Seafood)

Menyebut makanan laut (seafood) sebagai makanan penambah darah terbaik rasanya tidak berlebihan. Pasalnya, seafood memang mengandung banyak sekali zat besi di dalamnya.

Sebut saja tiram dan kerang, yang mana keduanya mengandung tak kurang dari 28 mg zat besi untuk setiap 100 gram-nya. Jumlah ini tentu saja jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan makanan sumber zat besi lainnya sebagaimana ditulis pada poin-poin sebelumnya. Hal ini juga berlaku untuk jenis makanan laut lainnya seperti ikan tuna.

12. Kentang

Makanan pengganti nasi ini selain kaya akan karbohidrat, juga mengandung zat besi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian oleh tubuh.

Akan tetapi, manfaat kentang untuk menambah darah ini bisa Anda peroleh apabila mengonsumsinya dengan cara direbus atau dikukus, alih-alih digoreng maupun dijadikan kripik kentang. Kendati terlihat lebih menggugah selera, namun cara pengolahan seperti itu berpotensi menurunkan kadar zat besi di dalamnya.

13. Kuning Telur

Guna menjaga agar jumlah hemoglobin di dalam darah tetapi ideal, pun mengatasi penyakit anemia yang mungkin sedang Anda alami, mengonsumsi telur ayam terutama di bagian kuning telurnya adalah salah satu yang direkomendasikan.

Kuning telur diperkaya oleh sejumlah zat penting, tak terkecuali zat besi yang berfungsi untuk membantu produksi hemoglobin. Jadi, jangan sungkan untuk mengonsumsi kuning telur secara rutin, ya.

Jenis Zat Besi pada Makanan Penambah Darah

Makanan-makanan di atas mengandung zat besi yang berfungsi untuk menambah jumlah hemoglobin di dalam darah. Pada dasarnya, zat besi terbagi ke dalam 2 (dua) jenis, yaitu:

  • Zat besi heme, yakni jenis zat besi yang terkandung di dalam makanan yang berupa daging hewan (hewani)
  • Zat besi non-heme, yakni jenis zat besi yang terkandung di dalam makanan berupa sayuran, kacang-kacangan, dan sebagainya (nabati)

Keduanya sama-sama berperan penting dalam mengoptimalkan produksi hemoglobin. Akan tetapi, zat besi heme lebih mudah diserap oleh tubuh ketimbang zat besi non-heme. Namun apapun itu, pastikan Anda rajin mengonsumsi makanan-makanan penambah darah di atas agar tubuh terhindar dari yang namanya anemia. Semoga bermanfaat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

7 Obat Flu untuk Ibu Menyusui yang Aman Digunakan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

obat-flu-yang-aman-untuk-ibu-menyusui-doktersehat

DokterSehat.Com – Penyakit flu bisa menimpa siapa pun termasuk ibu menyusui. Terkadang flu bisa diatasi tanpa menggunakan obat-obatan medis, tetapi penggunaan obat flu untuk ibu menyusui tidak bisa digunakan sembarangan. Ketahui apa saja obat flu yang aman untuk ibu menyusui dan bayi!

Apakah Ibu Menyusui Boleh Menggunakan Obat Flu?

Mengonsumsi obat saat sedang menyusui sering kali menjadi hal yang diragukan oleh para ibu. Anda tidak berlebihan, malah ini adalah pertanda bahwa Anda adalah seorang ibu yang baik karena berupaya memproteksi peluang bahaya yang mungkin menimpa si buah hati.

Anda juga perlu memerhatikan penularan virus flu pada bayi. Semakin lama flu diatasi, maka semakin besar pula kemungkinan si kecil tertular virus flu tersebut. Alih-alih tidak ingin menggunakan obat, malah akan membuat si kecil juga ikut terkena flu.

Hal tersebut juga tidak baik bukan bagi bayi Anda? Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk mengatasi flu dengan menggunakan obat. Perlu diketahui bahwa tidak semua obat flu memengaruhi laktasi secara signifikan.

Kriteria obat flu tersebut cukup aman digunakan oleh para ibu menyusui karena tidak menimbulkan risiko atau bahaya bagi bayi Anda. Ketahuilah obat flu ibu menyusui agar Anda bisa mengobati flu tanpa disertai rasa cemas dan takut akan efek sampingnya.

Obat Flu untuk Ibu Menyusui yang Aman bagi Bayi

Suatu hal yang wajar jika ibu menyusui merasa khawatir dan ragu terhadap obat flu yang hendak digunakan. Pasalnya, tidak semua obat flu aman digunakan untuk ibu menyusui karena ada kandungan obat tertentu yang terkonsentrasi di ASI dan membahayakan bayi.

Tidak ingin kondisi buruk menimpa bayi Anda? Gunakanlah obat flu ibu menyusui yang aman, seperti di bawah ini!

1. Paracetamol

Salah satu gejala flu yang cukup menyiksa adalah rasa nyeri (sakit kepala). Tentu saja, gejala tersebut semakin memperburuk hari-hari menyusui Anda, terlebih jika Anda masih harus terjaga di malam hari.

Sakit kepala karena kurang tidur menjadi double karena ditambah dengan sakit kepala akibat flu. Pastinya, ini membuat kepala Anda seolah terasa ingin pecah. Tenang, hal tersebut bisa diredakan dengan menggunakan obat flu yang mengandung paracetamol.

Paracetamol atau asetaminofen adalah kandungan obat flu yang aman digunakan ibu menyusui. Penggunaan obat flu yang mengandung paracetamol tidak membahayakan bayi walaupun dapat diserap oleh ASI.

2. Ibuprofen

Sama seperti paracetamol, ibuprofen juga merupakan obat flu untuk ibu menyusui yang aman digunakan karena tidak membahayakan bayi. Ibuprofen termasuk golongan analgesik non-opioid yang bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri, sebagaimana paracetamol.

Paracetamol bukan satu-satunya obat flu ibu menyusui dalam meredakan pilek, demam, peradangan, sakit kepala, dan rasa nyeri di bagian tubuh lainnya. Anda bisa lega dalam menggunakan obat flu dengan kandungan ibuprofen. Ada beberapa pilihan nama dagang obat flu yang memiliki kandungan ibuprofen.

3. Dekstrometorfan

Berbeda dengan dua obat flu ibu menyusui sebelumnya, dekstrometorfan termasuk obat flu golongan antitusif yang memiliki manfaat untuk mengatasi batuk kering yang tidak produktif. Tak jarang, flu disertai batuk kering (tidak berdahak) dan ini cukup menyiksa.

Pada dasarnya, obat flu dengan kandungan dekstrometorfan cukup aman digunakan oleh para ibu yang menyusui. Hal ini dikarenakan pengaruhnya terhadap laktasi tidak memiliki risiko terhadap bayi.

Penggunaan dekstrometorfan pada beberapa ibu menyusui tidak diperbolehkan karena bisa membahayakan keselamatan ibu. Ibu menyusui yang mengalami asma dan diabetes kontraindikasi dengan dekstrometorfan.

Baca Juga: Cara Meredakan Gejala Flu Secara Alami

4. Bromhexine

Obat flu untuk ibu menyusui yang aman digunakan adalah Bromhexine. Kandungan obat flu yang satu ini termasuk golongan mukolitik. Manfaat Bromhexine dapat membantu ekspektorasi dengan cara mengurangi viskositas sputum.

Sering kali flu disertai batuk berdahak dan ini juga bisa menimpa ibu menyusui. Dahak yang cukup banyak dan seolah tak ada hentinya menimbulkan ketidaknyaman dan mengganggu aktivitas Anda saat menyusui si kecil.

5. Gliseril Guaiakolat

Selain Bromhexine, Gliseril Guaiakolat juga termasuk obat flu yang aman untuk ibu menyusui dan sama-sama berada pada kelas terapi mukolitik. Penggunaan Gliseril Guaiakolat bermanfaat untuk mengatasi flu disertai batuk berdak.

6. Obat Golongan Dekongestan

Pengobatan flu juga melibatkan obat dari golongan dekongestan. Dekongestan bermanfaat untuk mengurangi hidung tersumbat akibat pembengkakan mukosa. Cara kerja dekongestan adalah dengan menyempitkan pembuluh darah pada hidung yang tersumbat.

Ada beberapa jenis kandungan obat flu yang tergolong dekongestan, yakni seperti fenil propanol amin (PPA), fenilefrin , pseudoefedrin, dan efedrin. Akan tetapi, tidak semua obat dekongestan tersebut aman digunakan ibu menyusui.

7. Chlorpheniramine Maleat

Chlorpheniramine maleat adalah obat yang berasal dari golongan antihistamin yang bermanfaat untuk meredakan beberapa gejala alergi yang juga mirip seperti gejala flu. Beberapa gejala tersebut seperti sakit kepala, pilek, hidung tersumbat, dan lainnya.

Penggunaan Chlorpheniramine maleat dianggap aman karena pengaruhnya terhadap laktasi hanya sedikit, sehingga tidak membahayakan bayi. Namun, Anda juga perlu berhati-hati dalam menggunakan obat flu untuk menyusui yang satu ini, terutama jika bayi Anda terlahir secara prematur.

Hal Penting Terkait Penggunaan Obat Flu Ibu Menyusui

Meskipun beberapa obat flu untuk ibu menyusui yang telah disebutkan di atas cukup aman digunakan, Anda tetap perlu menggunakannya secara hati-hati. Pasalnya, setiap obat flu ibu menyusui tersebut memiliki beberapa hal yang menjadi kontraindikasi dan peringatan.

Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat flu. Pastikan kondisi medis Anda dan bayi mendukung untuk menggunakan obat flu tersebut. Ini bertujuan untuk mencegah efek samping yang mungkin terjadi.

 

 

Sumber:

  1. PIONAS-BPOM: Cerdas Memilih Obat Flu. http://pionas.pom.go.id/artikel/cerdas-memilih-obat-flu [diakses pada 15 Juli 2019]
  2. FirstCry: Taking Cold Medicine during Breastfeeding – Is It Safe? Alia Khan. 2018. https://parenting.firstcry.com/articles/cold-medicine-during-breastfeeding-is-it-safe/ [diakses pada 15 Juli 2019]


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

5 Dampak Buruk Hobi Makan Saus

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

saus-sambal-tomat-doktersehat
Photo Source: Flickr/Mattieb

DokterSehat.Com– Masyarakat Indonesia memang cenderung suka mengonsumsi makanan pedas. Selain sambal, kita juga sering mengonsumsi saus. Biasanya, kita memakan saus saat berada di tempat makan demi membuat rasa makanan yang kita pesan menjadi lebih mantap. Masalahnya adalah pakar kesehatan menyebut saus sebagai salah satu bahan makanan yang kurang baik bagi kesehatan.

Berbagai dampak kesehatan yang bisa didapatkan jika suka makan saus

Ada banyak sekali jenis saus yang bisa kita konsumsi, namun seringkali kita mengonsumsi saus pedas atau saus tomat botolan. Kombinasi rasa manis, asam, dan gurih dari saus memang bisa membuat rasa makanan menjadi lebih nikmat, namun terlalu banyak mengonsumsinya bisa membuat kita memiliki risiko tinggi terkena berbagai macam masalah kesehatan.

Berikut adalah beberapa dampak yang akan terjadi jika terlalu sering makan saus.

  1. Mengonsumsi gula dengan berlebihan

Rasa saus yang cenderung pedas membuat kita tidak menyadari jika ada kandungan gula di dalamnya. Padahal, kandungan gula di dalam saus termasuk sangat tinggi. Sebagai contoh, jika kita mengonsumsinya satu sendok makan saja, maka sudah mendapatkan sekitar 4 gram gula. Jumlah ini tentu sangat banyak bukan? Padahal, pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi konsumsi gula total 50 gram saja setiap hari.

Selain itu, di dalam saus ternyata juga tinggi kandungan high fructose corn syrup (HFCS). Meskipun namanya juga disebut sebagai sirup jagung, dalam realitanya kandungan HFCS ini tinggi kandungan fruktosa. Jika terlalu sering dikonsumsi, pemanis buatan ini bisa memicu ketagihan dan meningkatkan risiko diabetes dengan signifikan.

  1. Tinggi kandungan garam

Apapun jenis saus kemasan yang kita beli, biasanya sudah memiliki kandungan garam yang sangat tinggi. Sebagai informasi, di dalam 100 gram saus botolan kita sudah bisa mendapatkan 1,2 gram natrium. Padahal, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh badan pengawas makanan Inggris, Food Standards Agency (FSA), makanan dengan kandungan garam 0,5 hingga 0,6 gram untuk setiap gramnya sudah dianggap memiliki kandungan garam yang sangat tinggi.

Jika kita mengonsumsi saus lebih dari lima sendok makan setiap hari, dikhawatirkan akan membuat asupan garam melebihi batas aman. Hal ini tentu akan meningkatkan risiko berbagai macam masalah kesehatan seperti hipertensi, penyakit jantung, hingga stroke.

  1. Tak lagi memiliki kandungan nutrisi sehat

Banyak orang yang berpikir jika saus tomat lebih sehat dibandingkan dengan saus sambal karena adanya bahan tomat yang dikenal sebagai sayuran sehat. Masalahnya adalah proses pengolahan tomat dengan suhu tinggi dan membutuhkan waktu yang sangat lama bisa merusak nutrisi di dalam tomat. Hal ini berarti, meskipun saus ini masih memiliki rasa khas tomat, kita sebenarnya tidak akan mendapatkan manfaat kesehatan atau nutrisi yang berarti.

Selain itu, dalam banyak kasus, saus tomat justru sama sekali tidak menggunakan tomat, namun bahan-bahan lainnya, termasuk bahan kimia yang tidak sehat jika dikonsumsi dengan berlebihan.

  1. Tinggi MSG

Demi membuat saus memiliki rasa yang nikmat, banyak produsen saus yang akhirnya menambahkan MSG atau penyedap rasa dalam jumlah yang tinggi. Masalahnya adalah keberadaan MSG ini bisa menambah kadar natrium di dalam saus. Terlalu banyak mengonsumsinya tentu bisa meningkatkan risiko hipertensi.

  1. Tinggi bahan pengawet

Cukup banyak bahan kimia yang bisa ditemukan di dalam saus. Hanya saja, biasanya saus botolan tinggi kandungan bahan pengawet atau pengental agar lebih tahan lama. Masalahnya adalah bahan pengawet ini bisa membahakan kesehatan tubuh jika dikonsumsi dalam jangka panjang.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Pectus Excavatum: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

cara-mengobati-pectus-excavatum-doktersehat

DokterSehat.Com – Mungkin Anda pernah mendengar istilah ‘dada burung’ atau Pectus Carinatum, yang menggambarkan orang dengan kelainan tulang dada maju. Namun, pernahkah Anda mendengar yang sebaliknya, yaitu ‘dada cekung’ atau Pectus Excavatum?

Ingin tahu lebih jauh tentang Pectus Excavatum? Simaklah penjelasan ini untuk menemukan informasi tentang pengertian, penyebab, gejala, diagnosis, komplikasi, dan pengobatan Pectus Excavatum!

Apa itu Pectus Excavatum?

Pectus Excavatum adalah suatu kondisi kelainan tulang dada dan tulang rusuk yang tumbuh dan masuk ke arah dalam. Normalnya, tulang dada dan tulang rusuk tumbuh ke arah luar (tetapi tidak berlebihan seperti pada kasus ‘dada burung’).

Penderita Pectus Excavatum biasanya memiliki tulang dada yang terlihat cekung menyerupai corong tertutup. Inilah mengapa Pectus Excavatum juga dikenal dengan istilah ‘dada cekung’.

Kelainan tulang ini termasuk kelainan bawaan atau kongenital yang dipengaruhi secara genetik, sehingga sering kali bisa dideteksi sejak awal kelahiran. Pectus Excavatum akan lebih nampak ketika seseorang berusia 2 tahun.

Akan tetapi, kejadian Pectus Excavatum juga bisa terlihat pada masa awal-awal remaja. Telah dilaporkan bahwa Pectus Excavatum sering terjadi pada laki-laki dibanding perempuan. Pectus Excavatum memang jarang terjadi, tetapi kelainan ini bisa berbahaya.

Tingkat keparahan Pectus Excavatum bisa ringan, sedang, dan berat. Pectus Excavatum dengan kondisi ringan hanya mengurangi keindahan penampilan, namun Pectus Excavatum berat bisa menekan jantung dan paru-paru.

Hal tersebut bisa menimbulkan beberapa komplikasi terkait fungsi yang mencakup kedua organ tersebut. Namun, tidak perlu cemas karena Pectus Excavatum dapat diatasi, terutama jika dilakukan jauh sebelum menginjak masa remaja.

Penyebab Pectus Excavatum

Penyebab Pectus Excavatum masih belum diketahui secara pasti. Namun, diduga kuat Pectus Excavatum terjadi karena adanya kelainan genetik pada kromosom yang terkait dengan perkembangan tulang rusuk dan tulang dada.

Kelainan tersebut menyebabkan kecacatan pada jaringan tulang rawan yang menyokong tulang rusuk tertentu. Tulang rusuk tersebut adalah tulang rusuk yang mengarah ke tulang dada. Kecacatan pada tulang rusuk tersebut menyebabkan tulang rawan di bagian itu mendorong tulang dada hingga masuk ke dalam.

Berikut ini adalah beberapa faktor risiko dari kejadian Pectus Excavatum:

  • Jenis kelamin – anak laki-laki berpeluang lebih tinggi untuk mengalami Pectus Excavatum dibandingkan anak perempuan
  • Riwayat keluarga – adanya riwayat keluarga yang mengalami Pectus Excavatum meningkatkan faktor risiko pada keturunannya
  • Menderita Sindrom Tertentu – Beberapa sindrom seperti Sindrom Marfan, Sindrom Ehlers-Danlos, Sindrom Noonan, dan Sindrom Turner meningkatkan peluang terhadap kejadian Pectus Excavatum
  • Rakhitis –
  • Skoliosis – anak yang mengalami Pectus Excavatum biasanya juga mengalami skoliosis, yakni di mana tulang belakang melengkung
  • Osteogenesis imperfekta

Gejala Pectus Excavatum

Satu gejala yang pasti nampak pada penderita Pectus Excavatum adalah penampilan dada yang melekuk ke dalam, sehingga nampak seperti sebuah corong. Gejala Pectus Excavatum yang satu itu biasanya semakin memburuk sejak masa remaja hingga dewasa.

Telah disinggung bahwa Pectus Excavatum tingkat parah bisa menekan jantung dan paru-paru. Apabila Pectus Excavatum sudah seperti itu, maka ada beberapa gejala, yakni:

  • Sering sesak napas
  • Nyeri dada
  • Palpitasi (jantung berdetak cepat)
  • Mengi atau batuk
  • Sering merasa lelah
  • Sering mengalami infeksi saluran pernapasan
  • Memiliki nafas pendek
  • Stamina kurang bagus
  • Jarang melakukan olahraga

Kapan pergi ke dokter?

Apabila Anda atau ada anggota keluarga yang memiliki cekungan di sekitar tulang dada, maka segeralah memeriksakan diri atau membawanya ke dokter. Terlebih, apabila penampakan dada cekung disertai beberapa gejala yang telah disebutkan.

Orang-orang dengan dada cekung yang mengalami beberapa gejala tersebut mungkin sudah berada pada tahap yang parah, sehingga perlu segera diatasi agar tidak berkembang semakin buruk.

Diagnosis Pectus Excavatum

Setelah tiba di ruang dokter, maka dokter akan melakukan beberapa tindakan guna menegakkan diagnosis kejadian Pectus Excavatum pada pasien. Diagnosis pertama dilakukan dengan menggali informasi kesehatan dan gejala yang dialami.

Dokter akan memeriksa dada Anda untuk melihat kondisi cekungan di dada. Selain itu, ada beberapa tes yang perlu dilakukan.

1. Tes pencitraan

Tes pencitraan yang bisa digunakan untuk mendiagnosis Pectus Excavatum adalah rontgen dada dan CT scan. Rontgen dada menggunakan sinar X untuk melihat kemiringan tulang dada. Mungkin ada beberapa ketidaknyamanan ketika Anda sedang menjalani rontgen.

CT scan bisa membantu dokter untuk menentukan tingkat keparahan Pectus Excavatum. Citra hasil CT scan dapat memvisualisasikan kondisi dan posisi tulang dada dan tulang rusuk terhadap jantung dan paru-paru.

2. Elektrokardiogram

Apabila dokter mencurigai Pectus Excavatum sudah menekan jantung, maka Anda perlu menjalani elektrokardiogram. Diagnosis ini berguna untuk menunjukkan irama jantung Anda, apakah normal atau tidak teratur.

3. Ekokardiogram

Ekokardiogram dilakukan dengan tujuan untuk melihat kondisi kerja jantung seta kondisi katupnya. Hasilnya bisa mendukung dokter untuk menyimpulkan kondisi kesehatan jantung pada penderita Pectus Excavatum.

4. Tes fungsi paru-paru

Tulang rusuk dan tulang dada yang menekan paru-paru bisa diuji kepastiannya dengan menggunakan tes fungsi paru-paru. Tes fungsi paru-paru akan mengukur jumlah udara yang dapat ditahan paru-paru dan kecepatannya dalam mengosongkan udara.

5. Tes latihan fisik

Salah satu gejala Pectus Excavatum tingkat parah yang sudah menekan paru-paru dan jantung adalah menurunnnya stamina, nafas pendek, dan enggan berolahraga. Tes latihan fisik bisa membantu dokter untuk mengetahui fungsi jantung dan paru-paru Anda saat sedang latihan fisik.

Komplikasi Pectus Excavatum

Pectus Excavatum bisa menimbulkan beberapa komplikasi, terutama pada kasus yang parah. Beberapa komplikasi tersebut bisa ringan hingga serius.

Berikut ini adalah komplikasi Pectus Excavatum yang mungkin terjadi:

  • Kurang percaya diri
  • Dikucilkan
  • Masalah jantung
  • Masalah paru-paru
  • Produktivitas rendah

Pengobatan Pectus Excavatum

Pengobatan Pectus Excavatum tergantung pada tingkat keparahan dan gejala yang dialaminya. Penderita Pectus Excavatum tingkat ringan cukup melakukan pengobatan dengan menjalani beberapa terapi fisik.

Terapi fisik tersebut bertujuan untuk memperbaiki postur tubuh dan meningkatkan sudut di tulang dada. Namun, jika Pectus Excavatum sudah parah, maka pengobatannya adalah dengan melakukan operasi.

Ada dua jenis operasi yang paling umum dilakukan untuk menangani kasus Pectus Excavatum, yaitu operasi smaller incisions dan larger incisions. Tindakan operasi tersebut dilakukan agar tulang dada dan bisa dinaikkan posisinya, sehingga tidak menekan jantung dan paru-paru.

 

 

Sumber:

  1. MayoClinic: Pectus excavatum. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pectus-excavatum/symptoms-causes/syc-20355483 [diakses pada 15 Juli 2019]
  2. MayoClinic: Pectus excavatum. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pectus-excavatum/diagnosis-treatment/drc-20355488 [diakses pada 15 Juli 2019]
  3. ClevelandClinic: Pectus excavatum. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17328-pectus-excavatum [diakses pada 15 Juli 2019]
  4. KidsHealth: Chest Wall Disorder: Pectus Excavatum. https://kidshealth.org/en/parents/pectus-excavatum.html [diakses pada 15 Juli 2019]
  5. SeattleChildrens: Pectus Excavatum. https://www.seattlechildrens.org/conditions/bone-joint-muscle-conditions/pectus-excavatum/ [diakses pada 15 Juli 2019]


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

11 Cara Agar Bahagia yang Bisa Anda Coba, Ternyata Bahagia Itu Sederhana!

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

cara-bahagia-doktersehat

DokterSehat.Com – Siapa sih yang tidak ingin hidup bahagia? Setiap orang memiliki definisi bahagia yang berbeda-beda. Meskipun bentuk kebahagiaannya berbeda-beda, tapi tentunya tidak ada seorangpun manusia yang tidak menginginkan kebahagiaan. Bagaimana cara bahagia? Ternyata bahagia bisa kita dapatkan dari berbagai kebiasaan sederhana, lho!

Cara Bahagia

Konsep bahagia setiap orang memang berbeda-beda. Sebagian orang mungkin melihat kebahagiaan sebagai hal yang rumit dan sulit untuk dicapai, padahal kebahagian juga dapat didapatkan dengan cara yang sederhana.

Berikut adalah 15 cara hidup bahagia yang dapat Anda terapkan sehari-hari!

1. Tersenyum

Senyum ternyata bukan hanya sekedar ekspresi kebahagiaan, tapi juga bisa menjadi salah satu cara bahagia.

Tersenyum dapat memicu pelepasan dopamin, senyawa di otak yang dapat membuat kita lebih bahagia. Anda dapat memulai pagi yang positif dengan cara tersenyum di depan cermin. Anda juga bisa mencoba tersenyum ketika sedang merasa murung dan rasakan sendiri perbedaannya.

2. Bersyukur

Cara bahagia yang kedua adalah dengan banyak bersyukur.

Hal ini mungkin terdengar klise, tapi sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa berlatih bersyukur dapat memiliki dampak signifikan pada harapan dan kebahagiaan. Bukan hanya pencapaian besar dalam hidup saja yang perlu disyukuri, tapi hal-hal kecil juga dapat disyukuri dan membuat Anda lebih bahagia.

3. Menarik napas dalam dan panjang

Mengambil napas panjang adalah salah satu insting tubuh untuk menenangkan diri.

Dilansir dari Healthline, menurut Harvard Health, latihan pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres, artinya hal ini memang bagus untuk dilakukan dan dapat menjadi cara bahagia.

Berikut adalah langkah yang bisa Anda lakukan untuk menenangkan diri:

  • Tutup mata dan coba bayangkan hal-hal yang indah.
  • Ambil napas dalam-dalam melalui hidung.
  • Hembuskan napas melalui hidung atau mulut.

Anda dapat menghitung hingga 5 ketika menghirup dan menghembuskan napas untuk pernapasan yang lebih stabil.

4. Mengakui hal tidak menyenangkan

Cara bahagia selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan mengakui hal yang tidak menyenangkan yang menimpa Anda.

Ketika mendapatkan kabar buruk atau membuat kesalahan, tidak masalah jika Anda merasa tidak bahagia. Anda dapat membiarkan perasaan tersebut sejenak. Setelah itu, Anda dapat memikirkan cara apa yang dapat dilakukan untuk memulihkan diri Anda.

5. Memberikan pujian

Bukan hanya mendapatkan pujian saja yang dapat membuat seseorang bahagia, Anda juga dapat memberikan pujian sebagai salah satu cara bahagia.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tindakan kebaikan dapat membuat seseorang mendapatkan kepuasan. Memberikan pujian yang tulus adalah cara yang paling tepat untuk membuat seseorang bahagia sambil menciptakan kebahagiaan Anda sendiri.

Pujian yang diberikan tentunya bukan pujian berlebihan atau justru dapat menyinggung, tetapi pujian yang tulus yang dapat membuat seseorang merasa lebih berharga.

6. Istirahat dari media sosial

Apakah selama ini Anda beranggapan bahwa aktif di media sosial adalah salah satu cara bahagia?

Ada benarnya mungkin seseorang dapat merasa senang dengan yang dilakukannya dengan sosial media. Namun faktanya, media sosial cenderung memberikan efek negatif pada kebahagiaan seseorang.

Cobalah untuk berhenti sejenak dari media sosial dan menghabiskan waktu untuk hal lain seperti membaca, meditasi, bersosialisasi, atau sekedar menghabiskan waktu untuk menyendiri.

7. Pilih makanan yang baik untuk mood

Makanan tidak hanya berpengaruh pada kondisi fisik seseorang, tapi juga memengaruhi pikirannya.

Karbohidrat dapat memicu pelepasan serotonin atau hormon yang dapat membuat Anda nyaman. Karbohidrat sederhana dapat menyebabkan lonjakan energi yang tidak baik untuk Anda, jadi lebih baik dihindari. Karbohidrat kompleks dapat menjadi pilihan yang lebih tepat.

Selain itu, jenis makanan seperti daging tanpa lemak, unggas, kacang-kacangan, dan susu tinggi protein dipercaya dapat meningkatkan energi dan konsentrasi. Sedangkan makanan olahan dan gorengan cenderung membuat seseorang sedih.

Jadi, jika Anda ingin sehat secara fisik dan juga bahagia, sebaiknya pilihlah makanan yang sehat untuk tubuh.

8. Berolahraga

Selain makanan, faktor lain yang juga berpengaruh pada fisik maupun pikiran adalah olahraga.

Olahraga secara rutin dapat membantu mengurangi stres, perasaan cemas, dan gejala depresi. Sebaliknya olahraga juga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kebahagiaan seseorang. Anda dapat memulai dari aktivitas fisik yang paling ringan untuk membiasakan diri.

9. Menghabiskan waktu di alam

Menghabiskan waktu di alam juga dapat menjadi salah satu cara bahagia, terutama bagi Anda yang merasa penat dengan rutinitas di perkotaan.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan 30 menit atau lebih dalam seminggu di ruang hijau dapat membantu menurunkan tekanan darah dan depresi. Tidak perlu pergi jauh untuk mendapatkan kesenangan ini, Anda dapat pergi ke ruang terbuka hijau atau taman terdekat yang ada di sekitar daerah rumah Anda.

10. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup juga menjadi salah satu kunci cara hidup bahagia.

Umumnya orang dewasa membutuhkan waktu sekitar 7-8 jam untuk tidur setiap malamnya. Tidur yang cukup ini akan sangat berpengaruh pada kesehatan fisik, fungsi otak, hingga kesejahteraan emosional.

Jika Anda sering merasa mengantuk di siang hari, terdapat kemungkinan bahwa Anda butuh istirahat lebih banyak. Cobalah untuk tidur di waktu yang sama setiap harinya untuk mendapatkan tidur yang teratur dan cukup.

11. Berimajinasi

Cara hidup bahagia yang terakhir adalah dengan berimajinasi.

Ternyata tubuh kesulitan membedakan antara hal yang terjadi dalam imajinasi dan yang terjadi dalam kehidupan nyata. Ketika Anda membayangkan sesuatu yang membahagiakan, maka perasaan bahagia yang Anda dapatkan mungkin nyata.

Tentunya imajinasi ini juga dapat Anda jadikan sebagai motivasi untuk mewujudkan berbagai hal yang Anda inginkan dalam hidup.

Jika Anda mempertanyakan bagaimana cara bahagia, sebenarnya jawabannya terdapat dalam diri Anda sendiri, karena setiap orang dapat merasakan kebahagiaan yang berbeda.

Cara-cara di atas adalah cara yang dapat Anda coba, jika cara tersebut berhasil, Anda dapat menerapkannya secara rutin dalam kehidupan Anda. Selamat mencoba!

 

 

Sumber:

  1. How to Be Happy: 25 Habits to Add to Your Routine – https://www.healthline.com/health/how-to-be-happy
  2. How to Be Happy: 23 Ways to Be Happier – https://www.psychologytoday.com/us/blog/click-here-happiness/201801/how-be-happy-23-ways-be-happier


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Ejakulasi Dini: Penyebab, Gejala, Pengobatan Pencegahan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

ejakulasi-dini-doktersehat

DokterSehat.Com – Ejakulasi dini menjadi momok bagi kaum pria dalam berhubungan seksual. Kondisi ini mungkin menyebabkan ketidak percayaan diri dalam memuaskan pasangan. Lantas apa penyebab ejakulasi dini? Dan bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini? Selengkapnya simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Ejakulasi Dini?

Ejakulasi dini adalah ketika seorang pria mencapai orgasme (mengeluarkan sperma) dan berejakulasi terlalu cepat dan tanpa kontrol. Dengan kata lain, ejakulasi terjadi sebelum seorang pria menginginkannya. Kondisi ini kemungkinan terjadi sebelum atau setelah memulai foreplay atau hubungan seksual. Beberapa pria mengalami banyak kesulitan pribadi karena kondisi ini.

Sebanyak satu dari lima pria mengalami kesulitan dengan ejakulasi dini atau tidak terkontrol. Ketika ejakulasi dini terjadi begitu sering sehingga mengganggu kenikmatan seksual pria atau pasangannya, ini menjadi masalah medis. Beberapa faktor dapat menyebabkan ejakulasi dini. Masalah psikologis seperti stres, depresi dan faktor-faktor lain yang memengaruhi kesehatan mental dan emosional dapat memperburuk kondisi ini.

Penyebab Ejakulasi Dini

Beberapa faktor secara psikologis dan fisik dapat menyebabkan pria mengalami ejakulasi dini, berikut di antaranya:

1. Penyakit

Dalam beberapa kasus, ejakulasi dini dapat disebabkan oleh kondisi medis yang lebih serius. Penyakit ini termasuk tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes dan multiple sclerosis.

Penyakit prostat dan hipotiroidisme (memiliki kelenjar tiroid yang kurang aktif) juga dapat mengurangi durasi ereksi pria.

2. Kepekaan berlebihan

Pada beberapa pria, penyebab ejakulasi dini dapat diakibatkan oleh sensitivitas penis yang berlebihan. Jika oversensitivitas adalah penyebab masalah seksual, menggunakan krim anestesi atau kondom yang lebih tebal dapat membantu memperpanjang hubungan intim karena mengurangi tingkat stimulasi.

Jika Anda telah mengalami ejakulasi dini sejak awal memasuki dunia seks, kemungkinan kepekaan yang berlebihan. Jika ejakulasi dini mulai di kemudian hari, ini lebih cenderung karena stres atau masalah medis.

3. Stres

Stres dan kecemasan adalah penyebab ejakulasi yang sangat umum terjadi pada pria. Terutama pada pria muda, kurang pengalaman dan kecemasan dala kemampuan seksual dapat menentukan berapa lama mereka “bertahan”. Trauma sebelumnya atau pengalaman seksual negatif juga dapat menyebabkan gejala ejakulasi dini.

Kurang tidur dan kesulitan dalam suatu hubungan biasanya memiliki dampak negatif pada fungsi seksual dan dapat menyebabkan masalah ejakulasi.

Pria yang menderita depresi lebih mungkin mengalami kesulitan, seperti pria yang minum alkohol secara berlebihan. Jika penyebab ejakulasi dini bersifat psikologis, obat ejakulasi dini seperti pengobatan oral (Priligy) lebih cocok untuk Anda daripada penggunaan krim.

Bagi remaja pria yang jarang melakukan seks atau masturbasi, kemungkinan dapat menikmati hubungan seksual di usia dewasa.

Sementara asumsi lain menyebutkan bahwa dalam beberapa kasus, pria yang sering masturbasi selama masa remajanya, mengakibatkan mereka kesulitan bertahan lebih lama saat berhubungan seks di usia dewasa.

4. Narkoba dan alkohol

Alkohol dan obat-obatan penyalahgunaan seperti amfetamin dan kokain yang tidak hanya dapat menyebabkan disfungsi ereksi tetapi juga diketahui menyebabkan ejakulasi dini.

Anda harus menghindari terlalu banyak minum alkohol atau menyalahgunakan obat-obatan (narkoba) melebihi batas harian yang disarankan yaitu 2 – 3 gelas alkohol dan menghindari zat ilegal jika Anda mengalami masalah dengan ereksi.

5. Disfungsi ereksi

Pria yang merasa cemas tentang mempertahankan ereksi selama berhubungan seksual mungkin dapat membentuk kebiasaan segera untuk ejakulasi.

6. Gelisah

Tidak sedikit pria yang mengalami ejakulasi dini juga memiliki masalah dengan kecemasan, baik secara khusus tentang kemampuan seksualnya atau tentang masalah lainnya.

7. Masalah hubungan

Jika Anda berhubungan seksual yang memuaskan dengan pasangan lainnya, di mana ejakulasi dini jarang terjadi atau tidak sama sekali, ada kemungkinan bahwa masalah antarpribadi antara Anda dan pasangan saat ini dapat menyebabkan masalah tersebut.

Gejala Ejakulasi Dini

Bentuk ejakulasi dini yang lebih persisten, primer atau ejakulasi dini seumur hidup, ditentukan oleh tiga ciri-ciri ejakulasi dini berikut ini:

  1. Ejakulasi dini hampir selalu terjadi sebelum mendapatkan penetrasi seksual, atau dalam sekitar satu menit penetrasi.
  2. Ketidakmampuan pria untuk menunda ejakulasi setiap saat, atau hampir setiap waktu.
  3. Konsekuensi pribadi negatif muncul, seperti masalah dan frustrasi, atau menghindari keintiman seksual.

Gejala psikologis adalah sekunder dari ejakulasi fisik. Ini terjadi pada pria, pasangannya, atau bahkan keduanya. Sementara ciri-ciri ejakulasi dini yang bersifat sekunder dalah:

  • Kepercayaan diri menurun dalam berhubungan seks
  • Kesulitan interpersonal (komunikasi antar-pasangan)
  • Tekanan mental
  • Gelisah
  • Merasa malu
  • Depresi

Pria yang mengalami ejakulasi terlalu dini dapat mengalami tekanan psikologis, tetapi berdasarkan satu penelitian terhadap 152 pria dan pasangannya, menunjukkan bahwa pasangannya cenderung kurang khawatir tentang ejakulasi dini daripada pria yang mengalami ejakulasi.

Diagnosis Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah masalah seksual yang dapat didiagnosis berdasarkan gejala dari masing-masing pria. Untuk memahami masalahnya, dokter perlu mendiskusikan riwayat seksual Anda dengan pasangan. Ini diungkapkan dengan jujur dan terbuka. Semakin banyak dokter tahu tentang kondisi Anda, semakin mudahkan dokter dapat membantu Anda.

Jika riwayat seksual Anda gagal mengungkapkan faktor mental atau emosional yang signifikan, yang dapat berkontribusi pada ejakulasi dini, dokter mungkin akan memeriksa Anda.

Dokter kemungkinan akan memeriksa prostat atau melakukan tes neurologis (tes sistem saraf) untuk menentukan apakah ada masalah fisik yang dapat menyebabkan ejakulasi dini.

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini dapat terjadi pada semua pria, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dan berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan pria untuk mengatasi ejakulasi dini:

  • Melakukan senam kegel secara rutin. Senam kegel bermanfaat untuk meningkatkan otot pelvis bawah. Jika otot ini kuat, kemungkinan dapat mengurangi Anda untuk mengalami ejakulasi dini.
  • Menghindari stres dan kelelahan yang berlebihan.
  • Menjaga kesehatan penis setiap hari dan rutin memeriksakannya ke dokter. Pria yang rutin menjaga penisnya, peluang mengalami gangguan seperti ejakulasi dini akan rendah.
  • Rutin melakukan olahraga setiap hari.
  • Menjaga pola makan sehat.

Cara Mengatasi Ejakulasi Lainnya

Selain kiat-kiat di atas, berikut ini tips yang bisa Anda laukan secara mandiri di rumah untuk mengatasi ejakulasi dini:

1. Metode start & stop

Cara ini bertujuan untuk mengendalikan ejakulasi. Baik pria maupun pasangannya, berhentilah (stop) stimulasi seksual pada titik ketika Anda akan mengalami orgasme, dan lanjutkanlah (start) begitu sensasi orgasme telah mereda.

2. Metode seperti memeras

Ini mirip seperti masturbasi, Anda hanya memeras ujung penis dengan lembut atau dilakukan oleh pasangan, selama 30 detik sebelum memulai kembali stimulasi.

Anda dapat melakukan cara ini sebanyak tiga kali atau empat kali sebelum membiarkan penis Anda ejakulasi – penis dalam keadaan setegeh ereksi.

Mengatasi Ejakulasi Dini dengan Obat Topikal

Beberapa terapi topikal dapat digunakan pada penis Anda sebelum melakukan hubungan seks, dengan atau tanpa kondom. Krim anestesi lokal ini dapat mengurangi stimulasi.

Contoh obat ejakulasi dini termasuk lidokain atau prilokain, yang dapat meningkatkan waktu ereksi sebelum ejakulasi.

Namun, sering menggunakan anestesi dapat menyebabkan mati rasa pada penis dan hilangnya ereksi. Sensasi berkurang yang diciptakan oleh krim kemungkinan tidak dapat diterima oleh pria, dan mati rasa dapat mempengaruhi wanita juga.

Cara Mencegah Ejakulasi Dini

Sebenarnya belum ada cara mencegah ejakulasi dini. Namun, Anda harus mempertimbangkan anjuran berikut:

  • Pertahankan praktik seks yang sehat, Jika Anda mengalami perasaan cemas, merasa bersalah atau frustrasi terhadap kehidupan seks Anda, pertimbangkan untuk mencari bantuan psikoterapi atau terapi seksual.
  • Perlu diingat bahwa siapa pun dapat mengalami masalah seksual seperti disfungsi ereksi atau ejakulasi dini. Jika Anda mengalami ejakulasi dini, cobalah untuk tidak menyalahkan diri Anda.


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.