• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Minggu, 12 Mei 2019

7 Alasan Sehat Menurunkan Asupan Gula

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

gula-doktersehat
Photo Source: Flickr/ Marco Verch

DokterSehat.Com– Berbicara tentang gula, kita tentu akan langsung berpikir tentang makanan atau minuman yang rasanya manis. Meski rasanya enak, makanan dan minuman manis ini sayangnya juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan atau risiko diabetes. Karena alasan inilah pakar kesehatan menyarankan kita untuk menurunkan asupan gula setiap hari.

Beberapa manfaat yang didapatkan jika kita menurunkan asupan gula

Menurunkan asupan gula tak hanya akan bisa menurunkan risiko diabetes atau mengendalikan kadar gula darah dengan lebih baik. Pakar kesehatan menyebut ada banyak manfaat kesehatan lainnya yang bisa didapatkan dari menurunkan asupan gula.

Berikut adalah berbagai manfaat kesehatan tersebut.

  1. Bisa menurunkan kecanduan gula

Banyak orang yang tidak tahu jika gula bisa menyebabkan kecanduan. Padahal, kecanduan gula bisa menyebabkan dampak yang jauh lebih parah karena kebanyakan orang yang mengalaminya tidak sadar dengan hal ini.

Penyebab dari kecanduan ini adalah kemampuan kandungan di dalam gula yang bisa menyebabkan reaksi kimia di dalam otak yang mirip layaknya jika kita menggunakan kokain, yakni meningkatkan hormon dopamine yang membuat kita merasa senang, nyaman, dan mengatasi stres.

Masalahnya adalah otak akan terus menagih gula demi mendapatkan sensasi menyenangkan tersebut sehingga akhirnya membuat asupan gula menjadi berlebihan. Hal inilah yang bisa memicu datangnya masalah kesehatan.

  1. Bisa menurunkan risiko kanker

Banyak orang yang juga tidak tahu jika kebiasaan mengonsumsi gula dengan berlebihan bisa menyebabkan kenaikan risiko kanker. Hal ini disebabkan oleh sifat karsinogen pada gula jika dikonsumsi dengan berlebihan. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi gula juga bisa menyebabkan datangnya peradangan yang akhirnya berimbas pada munculnya berbagai macam penaykit.

  1. Bisa menurunkan beban kerja jantung

American Heart Association menyebut lemak jenuh, garam, dan gula bisa membebani kinerja jantung dengan signifikan. Khusus untuk gula, bahan makanan ini ternyata bisa meningkatkan kadar trigliserida sekaligus menurunkan kadar kolesterol baik di dalam darah. Hal inilah yang kemudian bisa memicu penumpukan plak di dalam pembuluh darah yang bisa menyebabkan dampak buruk bagi kesehatan jantung.

  1. Bisa menurunkan beban kerja hati

Selain jantung, gula ternyata juga bisa membebani kinerja hati. Hal ini disebabkan oleh kinerja hati yang akan memetabolisme kelebihan gula menjadi glikogen. Glikogen ini ternyata termasuk dalam sejenis lemak yang ada di dalam hati. Meskipun fungsinya adalah sebagai cadangan energi, banyaknya lemak yang ada di dalam organ hati ini bisa membebani kinerjanya. Jika dibiarkan, hati bisa mengalami penurunan fungsi atau kerusakan.

  1. Bisa mengatasai masalah perut buncit

Salah satu cara untuk mengatasi masalah kelebihan berat badan atau perut buncit adalah dengan menurunkan asupan gula. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan gula yang membebani kinerja hati sekaligus memicu tumpukan lemak di sekitarnya. Jika kita terus mengonsumsi gula dalam jumlah banyak, maka semakin menumpuk pula lemak di dalam perut.

  1. Bisa menurunkan risiko masalah batu ginjal

Terlalu sering mengonsumsi minuman manis telah terbukti mampu meningkatkan risiko terkena batu ginjal hingga 25 persen. Masalahnya adalah masyarakat Indonesia sudah terbiasa mengonsumsi minuman manis baik itu berupa teh manis yang dibuat sendiri di rumah, minuman manis di kafe-kafe atau di pinggir jalan, hingga minuman botolan di mini market.

  1. Bisa menurunkan fungsi memori

Kadar gula darah yang tinggi disebut-sebut mampu menurunkan sirkulasi darah dengan signifikan, termasuk yang mengarah menuju otak. Jika hal ini terjadi, otak kekurangan nutrisi dan oksigen yang akhirnya membuat berbagai fungsinya menurun, termasuk fungsi memori atau daya ingat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Sabtu, 11 Mei 2019

Tips berpuasa untuk Ibu Hamil dan Menyusui yang benar

Kehamilan, adalah suatu hal yang sangat ditunggu -tunggu oleh semua ibu di dunia ini. Apalagi kehamilan pertama pasti akan sangat berarti dan penting. Sang ibu tentunya akan berusaha sebaik baiknya supaya bayi yang ada dalam kandungannya selalu dalam keadaan baik senantiasa sampai nanti tiba saatnya proses persalinan. Namun, terkadang ada banyak pertanyaan seputar apa yang boleh dan tidak boleh

Anti Vaksin, Remaja Ini Justru Terkena Cacar Air

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

cacar-doktersehat
Photo Source: Flickr/marufish

DokterSehat.Com– Orang-orang yang menolak vaksin atau yang lebih dikenal sebagai golongan anti vaksin memang cenderung semakin gencar melakukan kampanyenya di seluruh dunia. Mereka menganggap vaksin sebagai hal yang tidak perlu dan justru menuduh vaksinasi sebagai penyebab datangnya masalah kesehatan. Tak hanya di Indonesia, di negara adidaya seperti Amerika Serikat kampanye anti vaksin juga cukup gencar dilakukan.

Menolak vaksin justru menyebabkan datangnya cacar air

Remaja berusia 18 tahun dari Kentucky, Amerika Serikat bernama Jerome Kunkel baru-baru ini mengajukan tuntutan pada Departemen Kesehatan karena ditolak tim basket sekolahnya hanya gara-gara tidak mau melakukan vaksin cacar air. Sebelumnya, pihak sekolah memutuskan untuk mengadakan vaksinasi dan meliburkan sekolah selama tiga minggu karena telah ada 32 siswa yang terkena penyakit ini.

Jerome menyebut vaksin sebagai tindakan yang tidak bermoral dan bahkan termasuk dalam dosa. Dia juga menyebut vaksin didapatkan dari sel-sel janin bekas aborsi. Selain Jerome, ada 24 anak lain yang juga memberikan dukungan pada tuntutan ini.

Jerome kemudian terkena sendiri dampaknya. Dia tertular penyakit cacar air. Hanya saja, menurut kuasa hukum Jerome, Christopher Wiest, Jerome berada dalam kondisi yang baik meskipun mengalami gatal-gatal. Bahkan, separuh dari klien Wiest juga ikut tertular penyakit ini.

Meski sudah tertular cacar air, Jerome tetap bersikukuh menolak vaksin dan menyebut hal ini wajar terjadi. Baginya, tubuh yang telah tertular cacar air bisa mengalami peningkatan kekebalan tubuh sehingga tidak memberikan masalah besar baginya.

Bahaya cacar air

Pakar kesehataan menyebut cacar air sebagai penyakit yang mudah menular dan bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak dan orang dewasa. Masalahnya adalah jika penyakit ini menyerang orang dewasa, dampaknya bisa jauh lebih fatal.

Pakar kesehatan dr. Ari Fahrial Syam dari FKUI-RSCM menyebut reaksi virus varicella zoster pemicu cacar air bisa lebih besar di orang dewasa. Hal ini bisa saja menyebabkan komplikasi yang berbahaya sepeti esefalitis atau peradangan otak. Jika tidak ditangani dengan baik, bisa jadi hal ini bisa memicu kematian.

Selain itu, cacar air yang terjadi pada orang dewasa juga cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dibandingkan dengan yang terjadi pada anak-anak. Hal ini disebabkan oleh kecenderungan orang dewasa yang tetap harus aktif dan memikirkan banyak hal sementara anak-anak cenderung bisa beristirahat total sehingga lebih cepat pulih.

Cacar air hanya akan menyerang sekali seumur hidup?

Dr. Ari menyebut orang yang sudah pernah kena cacar air masih memiliki risiko untuk terkena cacar di masa depan. Hanya saja, bentuk dari cacar ini bisa saja berbeda dengan virus pemicu yang berbeda. Sebagai contoh, jika kita sebelumnya terkena cacar yang disebabkan oleh virus varivella zoster, maka virus lain yang bisa saja menyerang adalah herpes zoster.

Demi mencegah datangnya cacar, dr. Ari pun menyarankan kita untuk mendapatkan vaksinasi. Bahkan, jika perlu, kita mendapatkan vaksin untuk kedua kali jika akan berkunjung ke wilayah yang dianggap rentan memicu masalah kesehatan ini.

Mereka yang sudah terpapar cacar juga biasanya diminta untuk tidak pergi ke luar rumah demi mencegah penularan ke orang lain. Sebagai contoh, anak yang terkena cacar sebaiknya tidak masuk sekolah dan di di rumah saja demi mencegah penularan sekaligus meningkatkan kembali sistem kekebalan tubuh agar lebih cepat sembuh.

Ibu hamil juga sebaiknya mendapatkan vaksin cacar demi mencegah datangnya penyakit ini di masa kehamilan karena bisa menyebabkan gangguan perkembangan janin di dalam kandungan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Bagaimana Menjalankan Puasa dengan Tubuh Obesitas?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

puasa-obesitas-doktersehat

DokterSehat.Com – Setiap orang memiliki kondisi fisik yang berbeda-beda. Ada yang bentuk tubuhnya ideal dan lemak di tubuhnya tidak banyak. Namun, tidak sedikit juga yang mengalami obesitas dan tubuhnya memiliki lapisan lemak yang tebal. Nah, yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana seseorang dengan kondisi obesitas bisa menjalani puasa dengan sempurna?

Menjalankan puasa dengan kondisi obesitas

Semua orang yang beragama Islam dan sudah dewasa diwajibkan untuk melakukan puasa kalau mereka mampu. Semua orang dengan bentuk badan apa pun mulai dari kurus hingga obesitas harus puasa. Untuk mereka yang mengalami obesitas, puasa adalah momen yang tepat untuk menurunkan berat badan. Namun, beberapa orang malah semakin gemuk saat puasa. Lalu bagaimana puasa untuk mereka yang obesitas.

  1. Ukur tubuh terlebih dahulu

Mumpung puasa dan mau tidak mau Anda harus membatasi waktu makan, kenapa tidak sekalian digunakan untuk diet saja. Nah, untuk memulai diet ini tentu hal yang harus dilakukan adalah dengan melakukan pengukuran tubuh. Pengukuran ini dilakukan agar diet bisa terkontrol dengan baik dan terlihat perkembangannya.

Bagian tubuh yang diukur adalah lingkar perut, panggul, leher, hingga lingkar kaki dan tangan kalau dibutuhkan. Selain itu ukur juga berat badan secara akurat hingga akurasi 0,1 kilogram. Terakhir, perkirakan kadar lemak yang ada di dalam tubuh. Dengan mengetahui kadar lemaknya, kita bisa menyusun pola makan dengan tepat beserta kalorinya.

  1. Mengukur kebutuhan kalori harian

Dengan mengetahui kadar lemak di dalam tubuh dan juga berat badan, kita bisa memiliki target penurunan berat badan saat puasa. Misal kita mematok defisit 500 kalori saja baik dari makanan atau olahraga. Dengan patokan itu, kita tidak akan sampai mengalami surplus kalori yang membuat tubuh jadi makan gemuk.

Lakukan penghitungan berapa kalori yang dibutuhkan setiap harinya. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan aplikasi untuk mengukur berapa kalori harian yang harus dimakan dan mencatatnya. Dengan menggunakan aplikasi ini, jumlah kalori harian bisa diketahui dengan jelas sampai ke kandungan makro nutriennya.

  1. Hanya makan apa yang dimasak sendiri

Sebisa mungkin hanya makan apa yang dimasak sendiri. Mengapa harus makan apa yang dimasak sendiri? Karena kita akan tahu apa saja bahan yang ditambahkan dan tidak ada kalori yang tersembunyi. Selama ini kalori yang tersembunyi sering membuat kita kecolongan dan tidak sadar sudah surplus kalori.

Kalau bisa masak sendiri kita akan tahu apa saja yang ditambahkan ke masakan. Misal mengurangi garam, santan, dan gula. Anda bisa mengira-ira sendiri apa saja yang boleh dimakan dan tidak boleh dimakan agar kalori yang masuk tidak berlebihan.

  1. Melakukan olahraga secara rutin

Karena sedang mengalami obesitas, olahraga adalah sesuatu yang wajib dan harus dilakukan. Dengan melakukan ini, tubuh akan mengalami penyusutan lemak karena kita memaksa tubuh mengalami defisit kalori. Lakukan olahraga yang bisa dilakukan meski hanya jalan kaki, jogging ringan atau angkat beban.

Olahraga yang dilakukan secara rutin bisa membuat Anda tidak malas lagi. Bahkan setelah Lebaran bisa dilanjutkan lagi. Lakukan olahraga sore hari setelah berbuka puasa atau tarawih. Beberapa orang yang obesitas tidak bisa melakukannya saat pagi atau siang hari karena tubuhnya terasa sangat lemas.

Olahraga juga bisa dilakukan saat pagi hari setelah sahur atau beberapa jam menjelang berbuka puasa. Pada waktu ini tubuh tidak akan terlalu lemas dan udara tidak panas. Jadi, olahraga di luar ruangan pun bisa dilakukan.

  1. Selalu memenuhi kebutuhan air

Selalu penuhi kebutuhan air setiap harinya. Kebutuhan air ini penting untuk membuat tubuh menjadi lebih kuat. Pasalnya masalah dehidrasi sering membuat semua orang terutama mereka yang mengalami obesitas sering mengalami lapar yang berlebihan. Dampaknya saat berbuka puasa, mereka sering makan terlalu berlebihan dan akhirnya program penurunan berat badannya gagal.

Penuhi kebutuhan air dengan minum sebanyak 6-8 gelas air setiap hari. Bagi dengan seimbang mulai dari sahur, berbuka, dan akan tidur. Dengan kebutuhan air yang cukup, Anda tidak akan kalap atau balas dendam saat makan. Semuanya bisa dikontrol dengan sangat baik dan tepat.

  1. Memperbanyak serat dalam makanan

Selain mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup, Anda juga disarankan untuk memperbanyak serat yang dikonsumsi. Serat yang jumlahnya banyak akan membuat Anda jadi mudah sekali kenyang dan bertahan lama. Misal sahur dengan banyak buah dan sayur, kemungkinan kenyang hingga sore akan besar dan tidak membuat Anda tersiksa selama puasa.

  1. Membatasi apa saja yang manis

Kita selalu terjebak dengan kata-kata: berbuka lah dengan yang manis. Sebenarnya berbuka dengan sesuatu yang manis bukanlah kewajiban. Apalagi Anda mengalami obesitas. Oleh karena itu, selalu hindari apa saja yang manis dan terlalu berlebihan. Bukan dengan kurma mungkin masih bisa dilakukan, tapi minumnya cukup dengan air putih saja.

Salah satu pemicu kenaikan berat badan saat puasa adalah banyaknya makanan yang dimakan khususnya yang manis. Meski ada pembatasan waktu makan, kita jadi makan apa saja dalam jumlah banyak dan cepat. Akhirnya tidak memikirkan masalah kalori dan menyebabkan tubuh mengalami surplus khususnya dari sesuatu yang manis baik makanan atau minuman.

Inilah beberapa hal yang harus Anda perhatikan kalau menjalani puasa dengan kondisi obesitas pada tubuh. Dengan melakukan beberapa hal di atas, puasa akan berjalan dengan lancar dan Anda tidak akan mengalami gangguan termasuk kenaikan berat badan yang terlalu besar. Semoga apa yang tertulis di atas bisa Anda gunakan sebagai rujukan.

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Boron: Fungsi, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

boron-doktersehat

DokterSehat.Com – Boron adalah salah satu jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Pada manusia, boron digunakan dalam bentuk suplemen untuk mengatasi beberapa kondisi kesehatan tertentu. Ketahui fungsi boron, dosis, hingga efek sampingnya melalui artikel ini!

Apa Itu Boron?

Boron adalah unsur kimia dengan simbol B dan nomor atom 5 dalam sistem periodik unsur. Unsur boron dapat ditemukan dalam beberapa sumber makanan seperti biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan beberapa jenis buah-buahan.

Boron adalah salah satu unsur yang paling dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman. Sedangkan untuk penggunaan pada manusia, boron tersedia dalam bentuk suplemen yang dipercaya memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Boron bekerja dengan memengaruhi kerja mineral lain dalam tubuh seperti kalsium, magnesium, dan juga fosfor.

Boron juga berpengaruh pada peningkatan hormon testosteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita. Hal ini juga membuat boron dapat digunakan untuk beberapa masalah kesehatan terkait dengan hormon tersebut. Mineral ini juga memiliki sifat antioksidan.

Fungsi Boron

Boron digunakan sebagai obat dalam bentuk suplemen. Berikut adalah beberapa kegunaan boron dalam bidang kesehatan:

1. Meningkatkan kesehatan tulang dan otot

Fungsi boron yang pertama adalah untuk meningkatkan kesehatan tulang dan juga otot.

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa boron bekerja memengaruhi beberapa mineral dalam tubuh termasuk kalsium, magnesium, dan juga fosfor. Ketiga mineral ini adalah mineral yang sangat penting dalam pembentukan tulang.

Selain itu, boron juga dapat meningkatkan hormon estrogen. Hormon ini juga memiliki peran penting untuk kesehatan tulang pada wanita.

2. Mengatasi ketidakseimbangan hormon seksual

Boron dapat meningkatkan produksi hormon seksual pada pria dan juga wanita.

Hal ini membuat boron juga dipercaya dapat mengatasi ketidakseimbangan hormon seksual. Kondisi hormon yang tidak seimbang dapat memberikan efek baik pada fisik maupun mental seseorang.

Pada wanita, penurunan kadar hormon juga terjadi pada masa menopause. Penggunaan boron dapat menurunkan berbagai gejala post menopause termasuk menurunkan stres dan juga mencegah osteoporosis.

3. Mengatasi nyeri haid

Kegunaan boron selanjutnya adalah untuk mengatasi nyeri haid. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dosis 10 mg boron yang dikonsumsi harian oleh wanita yang mengalami nyeri haid dapat membantu mengatasi nyeri tersebut secara signifikan.

4. Mengatasi arthritis

Fungsi boron lainnya adalah dapat membantu meringankan gejala arthritis.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa boron memiliki sifat antiinflamasi yang efektif menurunkan gejala arthritis, termasuk juga jenis rheumatoid arthritis. Kegunaan boron ini berkaitan dengan kemampuan boron yang dapat meningkatkan integrasi kalsium ke tulang dan tulang rawan.

5. Infeksi vagina

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa boron dapat membantu mengatasi infeksi vagina.

Asam borat yang merupakan bentuk paling umum dari boron digunakan untuk mengobati infeksi jamur kandidiasis pada vagina, termasuk pada infeksi yang tidak membaik dengan obat-obatan lain. Meskipun begitu, kegunaan boron satu ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

6. Meningkatkan kemampuan kognitif

Seiring dengan bertambahnya usia, umumnya kemampuan kognitif seseorang akan semakin menurun.

Salah satu fungsi boron adalah dapat meningkatkan fungsi kognitif dan keterampilan motorik halus pada orang tua. Fungsi satu ini dibuktikan oleh beberapa penelitian dan masih membutuhkan lebih banyak lagi penelitian untuk membuktikan efisiensinya.

7. Mencegah kanker

Boron diduga memiliki aktivitas antioksidan, hal ini yang membuat boron dipercaya dapat  membantu mencegah kanker.

Konsumsi makanan tinggi boron dapat mencegah kanker seperti kanker paru-paru. Sebuah penelitian menunjukkan boron juga dapat mencegah perkembangan kanker prostat pada manusia. Selain itu, bentuk lain dari boron, yaitu asam borat, dipercaya dapat meringankan gejala efek samping dari kemoterapi.

Dosis Boron

Dosis boron dapat berbeda-beda menyesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien. Dosis boron yang lazim diberikan adalah sebagai berikut ini:

  • Dewasa: 1-20 mg per hari. Dosis maksimalnya tidak melebihi 20 mg perhari.
  • Anak usia 13-18 tahun: 17 mg per hari.
  • Anak usia 8-13 tahun: 11 mg per hari.
  • Anak usia 3-8 tahun: 6 mg per hari.
  • Anak usia 1-3 tahun: 3 mg per hari.

Dosis di atas adalah dosis konsumsi boron yang boleh diberikan berdasarkan usia. Dosis untuk pengobatan dapat berbeda menyesuaikan dengan kondisi penyakit dan kondisi pasien.

Jangan menggunakan boron melebihi dosis di atas. Jika ingin mengganti dosis boron yang digunakan sebagai obat, sebaiknya diskusikan dengan dokter maupun apoteker sebelumnya.

Efek Samping Boron

Penggunaan boron sebagai suplemen pada dasarnya relatif aman, asalnya digunakan sesuai dengan dosis dan petunjuk penggunaan yang tepat. Namun sama halnya seperti obat lainnya, boron juga memiliki potensi menimbulkan efek samping.

Berikut adalah efek samping yang mungkin muncul dari penggunaan boron:

  • Infeksi kulit
  • Diare
  • Sakit perut
  • Mual
  • Muntah
  • Feses berwarna biru atau kehijauan
  • Gangguan ginjal

Efek samping tidak selalu terjadi. Efek samping dapat terjadi akibat dari penggunaan dosis yang kurang tepat, penggunaan jangka panjang, atau akibat kondisi tertentu dari pasien.

Jika terjadi efek samping serius atau reaksi alergi, hentikan penggunaan boron dan segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Perhatian dan Peringatan Penggunaan Boron

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan penggunaan boron:

  • Penggunaan boron pada wanita hamil pada usia 19-50 tahun aman jika dosisnya adalah di bawah 20 mg per hari. Penggunaan pada wanita hamil di usia 14-18 tahun sebaiknya di bawah 17 mg per hari.
  • Penggunaan boron sebaiknya dihindari pada kondisi yang sensitif terhadap hormon estrogen seperti pada kanker payudara, kanker rahim, kanker ovarium, endometriosis, dan fibroid rahim.
  • Penggunaan boron tidak disarankan untuk pasien yang memiliki gangguan fungsi ginjal karena ginjal akan bekerja terlalu keras untuk membersihkan boron dari tubuh.


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Vitamin D: Fungsi, Sumber, Dampak Kekurangan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

vitamin-d-doktersehat

DokterSehat.Com – Ingin tulang dan gigi Anda sehat? Maka vitamin D adalah nutrisi yang Anda butuhkan. Vitamin D adalah jenis vitamin yang fungsi utamanya berkaitan dengan kesehatan tulang dan gigi. Lantas, apa itu vitamin D? Apa fungsi vitamin D? Dari manakah sumber vitamin D berasal? Apa dampak kekurangan vitamin D?

Apa Itu Vitamin D?

Vitamin D adalah vitamin yang tergolong ke dalam golongan vitamin yang mudah larut di dalam lemak. Vitamin D disebut juga sebagai ‘vitamin matahari’ oleh karena vitamin ini dihasilkan dari proses konversi kolesterol menjadi calcitriol saat kulit terpapar sinar matahari, untuk kemudian calcitriol dihantarkan menuju organ ginjal dan hati hingga terciptalah vitamin D, tepatnya vitamin D3 atau kalsiferol.

Selain dari sinar matahari (UV-B), vitamin D juga terdapat pada sejumlah jenis makanan, seperti jamur, tiram, kacang kedelai, hingga ikan salmon. Vitamin D jenis ini disebut sebagai vitamin D2 atau ergokalsiferol.

Fungsi Vitamin D

Vitamin D adalah vitamin yang memiliki fungsi penting bagi kesehatan tulang dan gigi. Apakah hanya itu saja fungsi vitamin D? Guna lebih jelasnya, berikut adalah manfaat vitamin D bagi tubuh.

1. Merawat Tulang dan Gigi

Fungsi vitamin D yang utama adalah untuk membantu tubuh dalam menyerap kalsium, yang mana kalsium adalah mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan tulang dan gigi, juga merawat kesehatan keduanya.

Kurangnya asupan vitamin D pada tubuh akan berimbas pada tidak optimalnya produksi hormon calsitriol, sedangkan hormon ini memiliki tugas untuk mengangkut kalsium dari makanan yang dikonsumsi.

2. Mengontrol Gula Darah

Vitamin D juga memiliki fungsi untuk mengontrol kadar gula darah di dalam tubuh. Manfaat vitamin D yang satu ini diamini oleh sejumlah penelitian yang mengatakan bahwa vitamin D membantu tubuh untuk lebih sensitif terhadap insulin. Ini tentu saja baik agar tubuh tidak rentan mengalami resistensi insulin.

Penting untuk diketahui, resistensi insulin adalah satu dari beberapa gejala awal penyakit diabetes tipe 2. Selain itu, vitamin D juga diklaim dapat mengontrol produksi insulin di dalam pankreas.

3. Mengatasi Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Anda yang mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi) juga disarankan untuk meningkatkan asupan vitamin D ke dalam tubuh. Pasalnya, sejumlah penelitian telah membuktikan bahwasanya orang-orang (terutama lansia) yang rutin mengkonsumsi vitamin D cenderung memiliki tekanan darah sistolik dan diastolik yang rendah.

Lebih lanjut, vitamin D diklaim efektif dalam menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada mereka yang terlanjur menderita hipertensi.

Kendati fungsi vitamin D yang satu ini masih membutuhkan penelitian lebih lanjut, tidak ada salahnya untuk Anda yang mengalami tekanan darah tinggi memperbanyak asupan vitamin D.

4. Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Selama menjalani masa kehamilan, ibu hamil diprediksi akan mengalami defisiensi kalsium oleh karena sebagian besar kalsium akan diserap oleh janin yang tengah dikandungnya. Kondisi defisiensi kalsium ini pun akan semakin meningkat seiring dengan usia kehamilan yang bertambah.

Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk senantiasa meningkatkan asupan vitamin D bagi tubuhnya, mengingat fungsi vitamin D adalah untuk membantu penyerapan kalsium oleh tubuh.

5. Meminimalisir Risiko Kanker

Vitamin D lebih banyak diketahui manfaatnya untuk merawat kesehatan tulang dan gigi. Padahal, fungsi vitamin D juga mencakup pencegahan terhadap penyakit mematikan, lho.

Adalah kanker, penyakit yang dapat dicegah dengan mencukupi asupan vitamin D. Manfaat vitamin D untuk meminimalisir risiko kanker ini bahkan sudah terbukti secara ilmiah lewat sejumlah penelitian, salah satunya penelitian yang dipublikasikan di Journal of American Medical Association.

Pada penelitian tersebut, dikatakan bahwasanya vitamin D efektif dalam menangkal pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Vitamin D—pada penelitian lainnya—juga dikatakan berperan aktif dalam mengubah gen yang berkontribusi terhadap peradangan (inflamasi), proliferasi sel, hingga menghambat pertumbuhan hormon IGF-1 pemicu tumor.

Mengkonsumsi vitamin D secara rutin akan membantu tubuh dalam memerangi kerusakan DNA, dan mencegah perkembangan senyawa pemicu sel kanker yang disebut angiogenesis.

Sumber Vitamin D

Berbicara tentang sumber vitamin D, maka sinar matahari adalah sumber utama dan alami dari vitamin ini. Kendati demikian, vitamin D juga bisa diperoleh dari sejumlah makanan yang biasa Anda konsumsi sehari-hari. Makanan yang mengandung D ini bersifat sebagai pelengkap dari asupan vitamin D yang berasal dari matahari.

Apa saja sumber vitamin D berupa makanan? Tentu ada banyak, dan beberapa di antaranya adalah:

1. Tiram (Oysters)

Tiram adalah makanan laut yang mengandung vitamin D. Kandungan vitamin D pada tiram bahkan mampu mencukupi 68% dari total angka kebutuhan vitamin D harian, yakni sekitar 272 IU untuk setiap 86 gram-nya.

2. Kuning Telur

Selain tiram, sumber vitamin D berupa makanan adalah kuning telur. Sebagai makanan vitamin D, telur mengandung tak kurang dari 40 IU vitamin D untuk setiap butirnya.

3. Susu Kedelai

Jenis makanan vitamin D lainnya adalah susu kedelai. Minuman yang diolah dari sari kacang kedelai ini diklaim mengandung sekitar 130 IU vitamin D untuk setiap 245 gram.

4. Tahu

Siapa sangka, tahu ternyata merupakan salah satu sumber vitamin D. makanan yang juga merupakan hasil olahan kacang kedelai ini mengandung 157 IU vitamin D per 100 gram-nya. Jumlah tersebut sudah cukup memenuhi 26 persen kebutuhan vitamin D harian.

5. Ikan Salmon

Dari sekian makanan vitamin D, ikan salmon adalah sumber vitamin D terbanyak. Pasalnya, 100 gram ikan salmon saja sudah mengandung vitamin D sebanyak 1400 IU! Oleh sebab itu, ikan salmon digadang-gadang efektif dalam merawat kesehatan tulang dan persendian.

Mau tahu ada makanan vitamin D apa lagi? Selengkapnya klik di sini.

Dampak Kekurangan Vitamin D

Mengingat pentingnya fungsi vitamin D bagi tubuh, maka jangan sampai Anda mengalami kekurangan vitamin D, karena jika sampai kekurangan vitamin D, mungkin saja tubuh akan mengalami sejumlah penyakit berikut ini:

1. Rakhitis

Rakhitis adalah salah satu penyakit yang muncul akibat kekurangan vitamin D. Penyakit rakhitis adalah kondisi di mana tulang menjadi lunak dan rentan rapuh. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, namun tak menutup kemungkinan orang dewasa juga mengalaminya, yang disebut sebagai osteomacia.

2. Hipertensi, Asma, Alzheimer

Jangan sepelekan vitamin D. Kekurangan vitamin D faktanya dapat meningkatkan risiko terkena penyakit darah tinggi (hipertensi), gangguan pernapasan (asma), hingga penyakit gangguan kognitif seperti Alzheimer.

3. Kanker dan Serangan Jantung

Lebih parahnya lagi, kekurangan vitamin D bisa membawa Anda pada kemungkinan untuk mengalami penyakit mematikan berupa kanker dan serangan jantung. Sejumlah penelitian sudah mengamini hal ini sehingga baiknya Anda harus waspada.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

6 Makanan Bisa Naikkan Berat Badan Naik Saat Puasa, Sebaiknya Dihindari

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

bahaya-gorengan-doktersehat
Photo Source: Twitter.com/OZRadioJakarta

DokterSehat.Com– Siapa bilang bulan puasa pasti akan membuat berat badan turun? Meskipun tidak makan dan minum seharian, dalam realitanya cukup banyak orang yang mengaku justru mengalami peningkatan berat badan di bulan puasa. Kebiasaan tidur setelah makan dan pemilihan makanan yang tidak sehat seringkali menjadi penyebab dari hal ini.

Berbagai makanan yang harus dihindari agar berat badan tidak naik di bulan puasa

Pakar kesehatan menyebut makanan dan minuman yang tinggi kalori, hingga kebiasaan ngemil yang berlebihan di malam hari menjadi penyebab utama kenaikan berat badan di bulan puasa.

Berikut adalah beberapa makanan yang bisa menyebabkan kenaikan berat badan saat puasa yang sebaiknya kita batasi konsumsinya.

  1. Makanan bersantan

Tak harus menunggu saat lebaran, di bulan puasa makanan bersantan biasanya juga sudah sering disajikan sebagai hidangan berbuka atau sahur. Saat berbuka puasa misalnya, kita bisa dengan mudah menemukan kolak, gulai, atau opor sebagai hidangannya. Rasanya memang sangat enak sehingga membuat kita memakannya dalam jumlah yang banyak.

Masalahnya adalah jika kita sering mengonsumsi makanan bersantan ini, asupan kalori pun menjadi berlebihan. Hal inilah yang akhirnya berimbas pada kenaikan berat badan.

  1. Gorengan

Salah satu makanan yang paling dicari untuk berbuka puasa adalah gorengan. Rasanya yang lezat dan renyah sangat cocok untuk dijadikan hidangan berbuka setelah seharian tidak makan dan minum. Sayangnya, sudah menjadi rahasia umum jika gorengan tinggi kandungan minyak, lemak, dan kalori.

Keberadaan minyak dan tepung sebagai bahan utama gorengan inilah yang membuat makanan ini bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Selain itu, jika kita terlalu sering mengonsumsinya, risiko terkena radang tenggorokan atau masalah kardiovaskular juga bisa meningkat dengan signifikan.

  1. Makanan cepat saji

Banyak orang yang malas untuk memasak dan akhirnya mengonsumsi makanan cepat saji sebagai hidangan berbuka puasa atau sahur. Meskipun praktis, enak, dan mengenyangkan, pakar kesehatan menyebut makanan cepat saji atau junk food sebagai makanan yang sangat tidak sehat dan bisa menyebabkan kenaikan berat badan dengan cepat.

Selain tinggi kalori dan lemak, junk food juga tinggi kandungan garam yang membuatnya bisa meningkatkan tekanan darah. Selain itu, makanan ini juga cenderung bisa memperlambat metabolisme dan pencernaan sehingga bisa menyebabkan datangnya gangguan pencernaan.

  1. Daging olahan

Daging olahan seperti sosis dan nugget memang cukup praktis untuk dijadikan lauk saat sahur atau buka puasa. Rasanya juga sangat enak. Sayangnya kandungan kalori dan garamnya sangat tinggi. Selain itu, jika kita tidak mengimbanginya dengan asupan serat, maka risiko untuk mengalami peningkatan berat badan akan naik dengan signifikan.

  1. Minuman manis

Minuman manis cenderung banyak dicari saat bulan puasa. Selain menyegarkan, minuman ini juga memiliki rasa yang nikmat. Sayangnya, minuman manis biasanya memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Selain bisa menyebabkan peningkatan berat badan, kita juga bisa mengalami peningkatan risiko diabetes akibat asupan gula yang berlebihan.

Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk memperbanyak asupan air putih saat berbuka puasa demi menghidrasi tubuh, bukannya minuman-minuman manis.

  1. Camilan

Selain minuman manis, kita juga sering mengonsumsi camilan seperti kue, biskuit, dan camilan lainnya setelah berbuka puasa. Bahkan, karena tidak bisa mengonsumsinya seharian akibat berpuasa, kita cenderung terus makan camilan di malam hari, termasuk di dekat dengan waktu tidur. Hal inilah yang bisa menyebabkan asupan kalori berlebihan dan akhirnya memicu peningkatan berat badan di bulan puasa.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Dampak Buruk Buka Puasa Langsung Merokok

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

rokok-perokok-doktersehat
Photo Source: Flickr/dmahendra

DokterSehat.Com– Bagi para perokok, puasa tidak hanya tentang menahan lapar dan haus. Mereka juga harus melawan keinginan besar untuk merokok yang biasanya akan terasa jauh lebih berat dibandingkan dengan lapar atau haus. Karena alasan inilah banyak perokok yang langsung memilih untuk menghisap rokoknya setelah berbuka.

Bahaya langsung merokok saat berbuka bagi lambung

Banyak orang yang menganggap kebiasaan para perokok yang langsung merokok begitu waktu berbuka tiba sebagai hal yang wajar. Toh mereka sudah berjam-jam menahan keinginan untuk merokok sehingga dianggap sebagai hal yang baik bagi kesehatan, namun pakar kesehatan justru menyebut hal ini sebagai sesuatu yang berbahaya.

Jika kita merokok saat perut masih kosong sebagaimana saat berbuka puasa, maka asap dan berbagai kandungan beracunnya akan langsung mengarah menuju lambung. Kandungan beracun ini akan mengiritasi lambung dan menyebabkan gastritis atau peradangan. Hal ini tentu akan menyebabkan kenaikan asam lambung yang memicu sensasi tidak nyaman dan perih pada ulu hati.

Jika sampai hal ini terjadi, kita justru akan tidak nyaman untuk mengonsumsi makanan. Padahal, selama seharian tubuh tidak mendapatkan asupan makanan apapun. Bisa jadi tubuh akan lemas dan kurang bertenaga karena kita tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup setelah berbuka.

Berbagai dampak lain dari kebiasaan langsung merokok setelah berbuka

Terdapat banyak bahan kimia yang bisa ditemukan di dalam rokok seperti karbon monoksida, nikotin, tar, dan lain-lain. Bahan-bahan kimia ini bisa menyebabkan dampak kesehatan yang tidak bisa disepelekan bagi tubuh jika dihirup saat berbuka puasa.

Berikut adalah bahaya-bahaya tersebut.

  1. Bahaya paparan karbon monoksida

Dampak paparan karbon monoksida di dalam rokok jika dihirup saat berbuka puasa adalah munculnya sensasi mual hingga memicu muntah-muntah, kepala pusing, dan tubuh yang lelah. Karbon monoksida juga akan memasuki aliran darah sehingga menurunkan jumlah oksigen di dalam darah dengan signifikan. Dampaknya adalah sel-sel tubuh tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup sehingga membuat tubuh lemas dan pusing.

Paparan karbon monoksida juga bisa membuat fungsi otot, pembuluh darah, dan jantung menurun. Kadar kolesterol jahat juga akan meningkat dengan signifikan. Jika hal ini terus dilakukan, maka akan terjadi penumpukan plak di dalam pembuluh darah yang berimbas pada datangnya masalah aterosklerosis, salah satu pemicu utama dari datangnya stroke dan penyakit jantung yang mematikan.

  1. Bahaya paparan nikotin

Kebiasaan merokok saat perut masih kosong ternyata juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker paru dengan signifikan. Hal ini disebabkan oleh proses penyerapan nikotin yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan jika kita merokok saat perut sudah terisi makanan.

Saat berbuka puasa, tubuh akan mengondisikan diri untuk menyerap apapun yang masuk dengan maksimal demi menambah energi tubuh. Sayangnya, jika kita merokok, maka kandungan beracun di dalamnya seperti nikotin akan diserap dengan lebih banyak. Hal inilah yang akhirnya bisa berimbas pada munculnya kanker paru.

Sebaiknya berhenti merokok

Pakar kesehatan lebih menyarankan para perokok untuk menggunakan bulan puasa sebagai waktu yang tepat untuk mulai berhenti merokok. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang sudah mulai membiasakan diri untuk menghilangkan kecanduan merokok karena tidak mengisapnya selama lebih dari 13 jam.

Meskipun mulut terasa asam karena kita sama sekali tidak mengisap rokok seharian, cobalah untuk bertahan dan tidak mengisapnya. Cobalah untuk mencari makanan atau minuman yang lebih nikmat demi memuaskan tubuh saat berbuka sehingga lama-kelamaan kita bisa berhenti merokok dan membuat tubuh menjadi lebih sehat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Finasteride – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

bahaya-obat-finasteride-doktersehat

Finasteride DokterSehat.Com – Finasteride obat apa? Finasteride adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengatasi Benign Prostatic Hyperplasia (BPH), yaitu pembesaran prostat ringan. Obat Finasterid termasuk ke dalam kelas obat 5-alpha reductase inhibitor yang memiliki penandaan obat keras sehingga memerlukan resep dokter.

Hal ini membuat Anda perlu mengetahui lebih lanjut tentang obat Finasteride. Informasi berisi tentang bentuk sediaan Finasterid, cara kerja Finasteride, harga obat Finasteride, manfaat Finasterid, indikasi Finasteride, kontraindikasi Finasterid, dosis Finasteride, dan bahaya obat Finasteride.

Rangkuman Informasi Obat Finasteride

NamaFinasteride
Golongan ObatHormon Kelamin dan 5-Alpha Reductase Inhibitor
Bentuk SediaanTablet salut selaput dan kapsul lunak
Cara KerjaMencegah pembentukkan dihidrotestosteron (DHT)
HargaRp100.000-180.000/ strip (10 tablet)
ManfaatMengobati gejala pembesaran prostat ringan dan mengatasi kebotakan pada pria dewasa
Indikasi PenggunaanPria dewasa yang mengalami Hiperplasia Prostat Ringan dan pria yang mengalami kebotakan rambut
KontraindikasiAnak-anak, wanita, ibu hamil, hipersensitivitas
Cara pakaiDiminum sebelum atau setelah makan
Dosis5 mg/ hari
Efek sampingPenurunan libido, ejakulasi abnormal, impotensi, nyeri testis, dan lainnya

Nama Dagang Obat yang Mengandung Finasteride

Finasteride merupakan nama dari bahan aktif obat dan bukan nama dagang suatu obat. Jadi, jika Anda ingin membeli Finasteride maka carilah obat-obatan yang mengandung Finasterid.

Di pasaran, Finasteride dijual dengan beberapa nama dagang, yaitu Alopros, Prosix, Finpro, Prostacom, Finstat, Prostide, Propecia, Reprosid, Proscar, dan Reprostom. Obat-obatan tersebut tersedia di apotek dan bukan di toko obat karena merupakan obat keras.

Bentuk Sediaan Finasterid

Obat-obatan yang mengandung Finasteride umumnya memiliki bentuk sediaan berupa tablet atau lebih tepatnya adalah tablet salut selaput. Akan tetapi, ada juga nama dagang dari Finasterid yang tersedia dalam bentuk kapsul lunak.

Ada dua jenis kekuatan dosis pada obat-obatan Finasteride. Ada obat tertentu yang mengandung 5 mg Finasterid per tablet dan ada pula obat yang memiliki kandungan Finasteride sebesar 1 mg per tablet.

Penyimpanan obat yang mengandung Finasteride harus sulit dijangkau oleh anak-anak mengingat Finasteride adalah obat keras. Selain itu, tempatkan obat-obatan Finasteride pada suhu kamar dan terhindari dari paparan cahaya matahari.

Cara Kerja Finasteride

Bagaimanakah Finasteride bisa mengatasi masalah pembesaran prostat ringan? Cara kerja Finasteride adalah dengan mencegah perubahan testosteron menjadi dihidrotestosteron (DHT) di dalam tubuh.

Dihidrotestosteron (DHT) merupakan hasil perubahan testosteron yang berkontribusi terhadap perkembangan ukuran prostat sehingga menjadi besar dan berdampak pada kebiasaan buang air kecil.

Harga Finasteride

Harga obat-obatan yang mengandung Finasteride cukup beragam tergantung pada nama dagangnya. Selain itu, perbedaan harga Finasterid juga dipengaruhi oleh lokasi. Obat-obatan yang mengandung Finasteride dibanderol dengan harga Rp100.000-180.000/ strip.

Setiap satu strip berisi 10 tablet. Anda juga bisa membeli obat dengan kandungan Finasteride dalam satuan dos di mana setiap 1 dos berisi 3 strip. Jadi, kisaran harga obat Finasteride per dos adalah Rp300.000-540.000.

Manfaat Finasterid

Manfaat Finasteride yang utama adalah untuk mengobati pembesaran kelenjar prostat tingkat ringan dengan cara mencegah perkembangan ukuran prostat. Finasterid juga bermanfaat untuk mengatasi gejala penyakit Hiperplasia Prostat Ringan.

Penggunaan obat Finasteride akan mencegah penderita Hiperplasia Prostat Ringan terlalu sering buang air kecil termasuk pada malam hari atau mencegah kesulitan buang air kecil secara tiba-tiba.

Ternyata, manfaat Finasteride tidak hanya terkait dengan masalah pembesaran prostat. Obat dengan kandungan Finasteride juga bisa mengobati kebotakan rambut. Finasteride mampu menghambat produksi hormon tertentu yang berdampak pada penghentian pertumbuhan rambut.

Namun, manfaat tersebut hanya bisa didapatkan oleh para pria dewasa. Ini dikarenakan Finasteride merupakana bahan aktif yang masuk ke dalam kelas terapi Hormon Laki-Laki. Kebotakan pada anak-anak atau wanita memerlukan obat dengan kandungan yang berbeda.

Indikasi Finasteride

Finasteride yang merupakan kandungan obat keras harus digunakan hanya jika Anda memiliki indikasinya. Para pria dewasa yang mengalami Hiperplasia Prostat Ringan bisa menggunakan obat dengan kandungan Finasteride.

Selain itu, Finasteride juga diindikasikan untuk pria dewasa yang mengalami kebotakan rambut. Anda perlu tahu bahwa Finasteride tidak bisa untuk mencegah penyakit kanker prostat.

Kontraindikasi Finasterid

Meskipun Anda mengalami pembesaran prostat tingkat ringan, bisa jadi Anda tidak bisa menggunakan obat Finasterid karena memiliki salah satu atau beberapa kontraindikasi. Penggunaan Finasteride memiliki beberapa kontraindikasi.

Orang-orang yang mengalami hipersensitivitas atau alergi terhadap kandungan Finasterid, maka tidak boleh menggunakan obat-obatan yang mengandung Finasteride. Hal ini bisa memicu reaksi alergi yang dapat berakibat fatal.

Di samping itu, pemakaian Finasteride juga dikontraindikasikan terhadap anak-anak dan para wanita termasuk ibu hamil dan ibu menyusui. Penderita uropati obstruktif juga tidak dapat menggunakan Finasterid dalam mengatasi pembesaran prostat ringan atau kebotakan rambut.

Apabila Anda memiliki kontraindikasi di atas, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter untuk mengatasi masalah BPH atau kebotakan rambut. Dokter akan merekomendasikan Anda terapi pengobatan yang lain dan lebih aman bagi Anda.

Peringatan Penggunaan Obat Finasteride

Para pria yang mengalami obstruksi kemih atau menderita penyakit kanker prostat perlu berhati-hati dalam menggunakan obat yang mengandung Finastride.

Anda yang sedang menjalani terapi Finastride juga perlu menggunakan kondom terutama bila istri Anda sedang hamil atau sedang program hamil. Pasalnya, kandungan Finasteride bisa memicu kecacatan pada bayi baru lahir.

Dosis Finasteride

Jika Anda sudah mendapatkan izin dokter untuk menggunakan Finasteride, maka ikutilah dosis yang dianjurkan dokter. Dosis Finasteride adalah 5 mg/ hari. Jadi, umumnya Anda perlu mengonsumsi 1 tablet per hari (untuk obat Finasterid dengan kekuatan dosis 5 mg/ tablet).

Pengobatan dengan menggunakan obat yang mengandung Finastrid harus ditinjau ulang setelah 6 bulan. Jangan pernah menurunkan dosis atau pun meningkatkan dosis tanpa seizin dokter. Ini bisa mengganggu kestabilan hormon Anda.

Bahaya Obat Finasteride

Obat Finasterid bisa menimbulkan efek samping yang cukup membahayakan. Efek samping Finasteride bisa menyebabkan reaksi alergi yang ditandai dengan sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, diare, sesak napas, gatal-gatal, dan pembengkakan di wajah.

Bahaya obat Finasteride juga bisa menyebabkan penurunan libido, impotensi, ejakulasi yang tidak normal, nyeri testis, kanker payudara pria, dan kanker prostat. Ada beberapa tanda kanker payudara pria, yaitu ada nyeri payudara, ada benjolan, dan perubahan puting.

Jika Anda mengalami hal-hal tersebu segeralah berkonsultasi dengan dokter agar kondisi tersebut bisa segera ditangani dengan baik!

 

 

Sumber:

  1. PIONAS-BPOM: Finasterid. http://pionas.pom.go.id/monografi/finasterid [diakses pada 10 Mei 2019]
  2. Drugs: Finasteride. https://www.drugs.com/mtm/finasteride.html [diakses pada 10 Mei 2019]
  3. MedlinePlus: Finasteride. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a698016.html [diakses pada 10 Mei 2019]
  4. DrugInfoSys: Finasteride. http://www.druginfosys.com/drug.aspx?drugcode=1117&type=1 [diakses pada 10 Mei 2019]


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

9 Cara Mencegah Gigitan Nyamuk yang Berbahaya

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

gigitan-nyamuk-doktersehat
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com – Seperti yang kita ketahui bersama, nyamuk adalah salah satu hewan yang menularkan penyakit tertentu dari manusia ke manusia atau dari hewan ke manusia. Singkatnya, nyamuk adalah pembawa penyakit yang akan menularkan kepada manusia dengan mudah melalui gigitan yang dilakukan. Kalau kita tidak ingin terkena penyakit, mencegah gigitan nyamuk adalah cara yang terbaik.

Cara mencegah gigitan nyamuk

Gigitan pada nyamuk bisa saja terjadi pada siapa saja. Disadari atau tidak kita semua berisiko mengalaminya. Mau di rumah, di kantor, bahkan di laur ruangan sekali pun, nyamuk bisa menyerang dengan cepat dan menyebabkan masalah yang besar pada tubuh. Kalau Anda tidak ingin mengalami masalah dengan gigitan nyamuk, berikut cara mencegahnya.

  1. Menggunakan produk anti nyamuk

Produk anti nyamuk yang menggunakan bahan kimia ada banyak dan terbilang aman digunakan untuk semua anak termasuk bayi. Beberapa bahan utama yang aman digunakan biasanya terdiri dari DEET dan Picardin. Dua produk ini cukup banyak di Indonesia dan mudah ditemukan di toko kelontong hingga supermarket.

Produk anti nyamuk ini bisa diaplikasikan langsung ke kulit dan meratakannya hingga ke beberapa tempat. Biasanya produk dengan kandungan DEET banyak digunakan di tangan dan kaki, beberapa orang memakainya di leher. Sekali pakai, DEET bisa bertahan untuk mencegah nyamuk menggigit hingga 6-8 jam. Kalau lebih dari itu, wajib digunakan lagi.

  1. Menggunakan produk alami untuk mencegah nyamuk

Selain produk yang berasal dari bahan kimia, beberapa produk alami atau biopestisida juga bisa digunakan untuk mengusir nyamuk. Produk ini mungkin agak sudah ditemukan di pasaran. Meski demikian, Anda tetap bisa mencarinya kalau tidak mau mengalami efek samping akibat menggunakan pestisida untuk nyamuk dari bahan kimia.

Beberapa bahan pestisida alami yang banyak digunakan terdiri dari minyak dari lemon eucalyptus atau sering dijual dengan nama OLE. Selanjutnya ada IR3535 dan 2-undecanone. Meski terbuat dari bahan alami, ada baiknya untuk menghindari masuk ke mata dan mulut. Selalu cuci tangan hingga bersih setelah menggunakannya.

  1. Hindari memiliki bak terbuka dengan banyak air

Nyamuk menyukai bak terbuka atau apa saja yang digunakan untuk menyimpan air dalam jumlah banyak dan bersih. Tempat itu akan digunakan oleh nyamuk untuk bertelur dan akhirnya menyebarkan banyak turunanya untuk menyerang kita semua. Kalau Anda ingin mencegah penyebaran nyamuk, tutup selalu bak yang berisi banyak air.

Kalau Anda terpaksa tidak bisa menutupnya, bisa dikuras secara berkala untuk menghindari adanya jentik nyamuk yang tumbuh. Terakhir bisa menggunakan serbuk abate yang dimasukkan ke plastik dan diberi sedikit lubang. Dengan cara ini nyamuk tidak akan bisa bertelur di air dan larva yang menetas akan segera mati.

  1. Jangan menumpuk banyak pakaian

Jangan menumpuk pakaian di dalam kamar atau di dalam ruangan terlalu tinggi kecuali dimasukkan ke dalam lemari. Nyamuk suka sekali bersembunyi di pakaian yang menumpuk atau menggantung. Kalau rumah bersih dari pakaian yang berserakan, nyamuk tidak akan ada tempat untuk bersembunyi dan mendadak menggigit Anda.

  1. Merapikan tanaman yang terlalu tebal termasuk rumput

Selain merapikan ruangan dari pakaian yang sangat menumpuk, Anda juga harus merapikan tanaman atau rumput yang ada di sekitar rumah. Kalau tanamannya terlalu tebal dan terlihat tidak terawat, kemungkinan besar akan digunakan untuk tempat bersembunyi bagi nyamuk. Jadi, sebisa mungkin membuat kebun atau lingkungan Anda tidak nyaman untuk ditinggali nyamuk.

  1. Menggunakan kelambu

Pada anak-anak dengan usia di bawah 2 bulan, penggunaan krim atau obat oles anti nyamuk tidak akan bisa dilakukan karena khawatir bisa merusak kulit. Oleh karena itu, Anda disarankan menggunakan kelambu yang ukurannya besar dan bisa menutup seluruh kasur tempat bayi tidur. Usahakan kelambu yang digunakan memiliki lubang kecil sehingga nyamuk akan sulit masuk.

  1. Membuang sisa kopi dan teh di tempat berkumpulnya nyamuk

Sisa kopi dan teh yang dibuang ke tanah di sekitar tempat nyamuk biasanya berkumpul ternyata mampu menurunkan jumlah mereka. Bahkan, nyamuk tidak bisa berkembang biak di sana. Meski tidak bisa membunuh nyamuk, serangga ini akan menjauh dan tidak mau untuk mendekat.

  1. Menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk

Anda bisa menaruh tanaman yang tidak disukai oleh nyamuk di lingkungan rumah. Beberapa tanaman seperti serai, lavender, hingga buang geranium dibenci oleh nyamuk. Kalau di lingkungan Anda banyak bunga seperti ini bahkan di ruangan ada pot kecil lavender, kemungkinan nyamuk untuk mendekat sangat kecil.

  1. Menggunakan krim anti nyamuk sebelum pelesir

Salah satu aturan yang sering sekali dilanggar atau bahkan tidak diketahui oleh banyak orang terkait pelesir adalah masalah nyamuk. Beberapa negara memiliki nyamuk yang sangat besar, bahkan bisa masuk ke pesawat. Itulah kenapa untuk menghindari penyakit tertentu, mosquito repellent harus diaplikasikan sebelum naik pesawat.

Selain saat pelesir ke luar negeri, krim anti nyamuk atau sejenisnya ini juga harus diaplikasikan pada tubuh saat akan pergi ke luar ruangan khususnya hutan atau tempat wisata alam yang masih sangat alami. Biasanya di sana ada banyak nyamuk dan akan langsung menyerang kalau ada manusia mendekat.

Inilah beberapa cara yang bisa dilakukan oleh kita semua untuk mencegah terjadinya gigitan nyamuk yang sangat berbahaya. Agar tidak tertular penyakit tertentu kita harus menjaga diri sendiri agar tidak tergigit dan menjaga lingkungan sekitar agar tidak menjadi sarang nyamuk. Bersihkan secara rutin dan jangan membuat genangan atau sejenisnya.

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.