• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Rabu, 08 Mei 2019

Buka Puasa, Ngemil Dulu atau Langsung Makan?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

makan-nasi-buka-puasa-doktersehat
Photo Source: Flickr/mixedmedia

DokterSehat.Com– Ada dua jenis orang yang bisa kita temui saat berbuka puasa, yakni yang memilih untuk minum dan mengonsumsi makanan ringan terlebih dahulu dan yang langsung mengonsumsi makanan berat. Sebenarnya, mana yang lebih baik saat berbuka, langsung makan nasi atau mengonsumsi camilan terlebih dahulu?

Dampak langsung makan nasi saat berbuka puasa

Banyak orang yang langsung memilih untuk makan karena berpikir jika perut mereka sudah sangat lapar setelah berjam-jam tidak mengonsumsi makanan atau minuman apapun. Bagi mereka yang sudah terbiasa, melakukannya tidak akan memberikan dampak kesehatan apapun, namun bagi sebagian orang, langsung makan berat saat berbuka bisa menyebabkan datangnya gangguan pencernaan seperti begah atau kembung.

Hal yang sama terjadi jika kita makan terlalu banyak saat buka puasa. Memang, kita melewatkan waktu sarapan dan makan siang, namun bukan berarti kita harus mengganti semua waktu makan tersebut karena kapasitas perut kita terbatas. Jika makan terlalu banyak, maka risiko untuk mengalami gangguan pencernaan akan meningkat drastis.

Pakar kesehatan menyarankan kita untuk minum air putih terlebih dahulu untuk menghilangkan dahaga. Setelahnya kita bisa mengonsumsi makanan dengan kandungan karbohidrat sederhana yang ringan seperti kurma yang bisa mengembalikan energi tubuh. Hanya saja, jika kita ingin makan nasi, sebaiknya tidak mengonsumsinya dengan berlebihan demi menghindari lonjakan kadar gula darah yang biasanya akan dilanjutkan dengan penurunan kadar gula darah secara drastis yang justru akan membuat tubuh kembali lemas.

Selain itu, kita juga lebih disarankan untuk mulai makan nasi sekitar setengah jam setelah mulai berbuka puasa demi memberikan kesempatan perut untuk beradaptasi kembali mengolah makanan setelah seharian tidak mendapatkan asupan apapun.

Beberapa dampak buruk makan dengan berlebihan saat berbuka puasa

Pakar kesehatan menyebut cukup banyak orang yang langsung menerapkan ‘balas dendam’ saat buka puasa. Mereka langsung mengonsumsi makanan atau minuman dalam jumlah banyak. Meskipun terlihat sebagai hal yang wajar untuk dilakukan, pakar kesehatan menyebut hal ini bisa menyebabkan efek buruk bagi kesehatan.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa terjadi jika kita makan berlebihan saat berbuka puasa.

  1. Mengantuk

Banyaknya makanan yang masuk ke dalam tubuh akan membuat tubuh mengalokasikan sirkulasi darah lebih banyak ke saluran pencernaan demi mengolah makanan. Hal ini disebabkan oleh saluran pencernaan yang bekerja dengan jauh lebih keras mengingat sebelumnya tidak mengonsumsi apapun dalam waktu yang sangat lama.

Karena sirkulasi darah lebih difokuskan pada saluran pencernaan, organ-organ lain pun tidak akan mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi dengan cukup. Salah satunya adalah otak. Hal ini akan berimbas pada munculnya rasa kantuk. Padahal, jika sampai hal ini terjadi, kita bisa jadi akan malas melakukan ibadah salat tarawih nantinya.

  1. Kenaikan asam lambung

Makan terlalu banyak saat berbuka puasa juga akan menyebabkan kenaikan asam lambung atau di dalam dunia medis disebut sebagai gastritis. Tak hanya menyebabkan sensasi tidak nyaman dan perih di bagian ulu hati, terkadang beberapa orang bisa mengalami mual-mual atau muntah. Hal ini tentu tidak baik untuk kesehatan, bukan?

  1. Kenaikan berat badan

Seharusnya, bulan puasa bisa dijadikan kesempatan untuk menurunkan berat badan, namun karena kita makan terlalu banyak saat berbuka atau sahur, asupan kalori justru menjadi berlebihan dan akhirnya menyebabkan kenaikan berat badan. Karena alasan inilah kita harus membatasi porsi makanan dan memastikan asupan nutrisi yang seimbang saat mengonsumsinya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

5 Cara Mengobati Sakit Gigi Tanpa Membatalkan Puasa

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

sakit-gigi-saat-puasa-doktersehat

DokterSehat.Com – Sakit gigi adalah kondisi yang tidak menyenangkan. Kondisi ini tentunya akan semakin tidak menyenangkan apabila terjadi ketika kita sedang berpuasa. Apakah cara mengatasi sakit gigi saat puasa harus membatalkan puasa? Jawabannya adalah tidak. Simak berbagai cara mengobati sakit gigi saat puasa tanpa membatalkannya berikut ini!

Cara Mengobati Sakit Gigi Saat Puasa

Sakit gigi dapat disebabkan oleh beberapa sebab mulai dari gigi berlubang, abses periapikal, infeksi pada gigi dan gusi, atau penyebab lainnya. Sakit gigi tidak dapat dianggap sepele karena terkadang rasa sakitnya cukup kuat dan dapat menghambat aktivitas sehari-hari.

Sakit gigi ketika puasa mungkin akan lebih menyiksa lagi karena ketika berpuasa, kita tidak dapat langsung mengonsumsi obat sakit gigi. Jika mengalami sakit gigi saat puasa, coba 5 cara mengobati sakit gigi saat puasa tanpa membatalkan puasa berikut ini!

1. Kompres es batu

Cara mengobati sakit gigi saat puasa yang pertama adalah dengan cara mengompres dengan es batu.

Es batu dapat ditempelkan di pipi atau langsung ditempelkan pada gigi yang sakit. Lakukan cara ini paling tidak selama 15 menit. Tujuannya adalah untuk membuat saraf gigi menjadi kebas sehingga rasa sakit tidak lagi dirasakan.

Kompres dengan es batu juga seharusnya dapat menghentikan pendarahan pada gusi jika memang terdapat pendarahan. Gunakan plastik atau handuk untuk menempatkan es batu yang digunakan untuk kompres.

2. Kumur air garam

Cara selanjutnya juga tidak kalah praktis, yaitu dengan berkumur menggunakan air garam.

Kumur air garam memang merupakan salah satu cara mengatasi sakit gigi yang banyak digunakan. Cara satu ini juga tidak perlu membatalkan puasa Anda. Air garam dipercaya dapat membantu menyingkirkan bakteri yang menjadi pemicu sakit gigi.

Campurkan setengah sendok garam dengan air hangat kemudian aduk hingga merata. Gunakan campuran tersebut untuk kumur-kumur beberapa kali. Jika ingin berkumur dengan air biasa untuk menghilangkan sensasi asinnya, berikan jeda beberapa saat.

3. Kumur cairan hydrogen peroxide

Selain berkumur dengan air garam, Anda juga bisa menjadikan hydrogen peroxide atau hidrogen peroksida sebagai pilihan.

Hidrogen peroksida adalah salah satu jenis antiseptik. Obat ini aman digunakan untuk berkumur dan umum digunakan sebagai obat pencuci mulut. Cara kerjanya kurang lebih sama seperti garam, yaitu membasmi bakteri di mulut yang menyebabkan sakit gigi.

Campurkan cairan hidrogen peroksida dengan air biasa, lalu gunakan untuk berkumur selama 30 detik hingga satu menit. Setelah selesai, kumur dengan air biasa untuk membersihkan mulut Anda.

4. Cuka apel atau cuka dapur

Cara mengobati sakit gigi saat puasa selanjutnya dapat menggunakan cuka apel atau cuka dapur.

Terdapat dua acara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sakit gigi saat puasa dengan cuka. Cara pertama adalah dengan menempelkan cuka menggunakan kapas pada area gigi yang sakit selama beberapa saat. Setelah itu, Anda dapat berkumur dan menyikat gigi seperti biasa.

Cara kedua adalah dengan mencampurkan ½ sendok teh cuka dengan segelas air. Gunakan campuran tersebut untuk berkumur selama 30 detik. Kemudian kumur dan sikat gigi seperti biasa untuk menghilangkan bau cuka di mulut.

Cuka memiliki fungsi sama dengan garam hidrogen peroksida, sifat antibakterinya akan membantu mengatasi bakteri dalam mulut.

5. Minyak cengkeh

Minyak cengkeh menjadi salah satu obat herbal untuk sakit gigi sudah sejak lama.

Kandungan senyawa eugenol yang ada dalam minyak cengkeh dipercaya memiliki sifat antiinflamasi sehingga mampu untuk meredakan peradangan yang menyebabkan sakit pada gigi. Selain itu, cengkeh juga memiliki sifat antimikroba sehingga efektif untuk mengatasi gejala sakit gigi.

Cara mengobati sakit gigi saat puasa adalah dengan cara mengoleskan minyak cengkeh ke sebuah bola kapas. Kemudian tempelkan kapas tersebut ke bagian yang sakit sambil sedikit ditekan. Lakukan beberapa menit hingga nyeri pada gigi mulai reda.

Sebelum menggunakan minyak cengkeh, pastikan gigi sudah disikat dengan bersih dan tidak ada sisa makanan tersisa di mulut.

Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Selama Puasa

Menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting untuk mencegah terjadinya sakit gigi ketika puasa. Supaya puasa tetap lancar dan sakit gigi tidak terjadi, berikut adalah tips yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut selama puasa:

  • Sikat gigi secara rutin. Waktu paling ideal untuk menyikat gigi di bulan Ramadan adalah pada waktu sebelum tidur dan juga setelah sahur.
  • Gunakan dental floss atau benang pembersih gigi bila diperlukan. Menyikat gigi tidak selalu dapat menghilangkan seluruh sisa makanan. Dental floss dapat membantu membersihkan sisa makanan yang tidak terjangkau sikat.
  • Gunakan obat kumur. Obat kumur dapat membantu mencegah plak pada gigi. Anda dapat menggunakan obat kumur selama bulan puasa, namun penggunaan obat kumur jangka panjang tidak disarankan karena akan menurunkan jumlah bakteri baik juga di mulut.
  • Hindari makanan berbau menyengat seperti bawang putih dan juga makanan pedas serta berminyak. Makanan ini berpotensi meningkatkan bau mulut selama berpuasa.

Itu dia berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi sakit gigi saat puasa tanpa perlu membatalkan puasa. Perlu diketahui bahwa cara-cara tersebut hanya dapat mengatasi rasa sakit pada gigi, tapi bukan menyelesaikan penyebab utama dari sakit gigi tersebut.

Apabila sakit gigi terjadi berulang, sebaiknya konsultasikan ke dokter gigi untuk mengetahui penyebab dari sakit gigi tersebut dan mendapatkan penanganan lebih lanjut. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat menjalani puasa, Teman Sehat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa? Cek Penjelasannya di Sini

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

bolehkah-ibu-hamil-puasa-doktersehat

DokterSehat.Com – Salah satu kewajiban bagi umat muslim saat memasuki bulan Ramadan adalah menjalankan puasa. Bagaimana dengan hukum puasa bagi ibu hamil? Jika Anda sedang hamil, berarti Anda termasuk golongan yang diberikan keringanan untuk tidak menjalankan puasa.Meski diberikan kelonggaran, banyak ibu hamil yang ingin tetap menjalankan puasa. Lantas, bolehkah ibu hamil berpuasa?

Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa?

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan wanita hamil saat memasuki bulan Ramadan adalah apakah ibu hamil boleh puasa? Perlu diketahui, puasa bagi ibu hamil sering kali dianggap sebagai aktivitas yang bisa membahayakan ibu dan janin.

Pernyataan itu tidak sepenuhnya benar, karena puasa juga bisa memberikan manfaat bagi ibu hamil. Sementara itu, sebagian besar ibu hamil yang tidak berpuasa karena khawatir akan pertumbuhan janin di dalam kandungannya.

Lantas, bagaimana dunia medis menjawab pertanyaan bolehkah ibu hamil puasa? Hamil boleh puasa atau tidak tergantung pada kondisi masing-masing individu.

Pada dasarnya, tidak ada larangan bagi wanita hamil untuk berpuasa. Namun, puasa bagi ibu hamil harus dilakukan dengan puasa sehat. Jika selama menjalani puasa badan menjadi lemas, keringat dingin, hingga perasaan ingin pingsan, segera berhenti melakukan puasa dan segera penuhi tubuh dengan asupan yang bernutrisi.

Memasuki masa kehamilan, seorang wanita disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung protein, mineral, dan vitamin. Selain itu, ibu hamil juga jangan melewatkan asupan asam folat, zat besi dan kalsium saat sahur dan berbuka.

Risiko Puasa bagi Ibu Hamil

Setelah pertanyaan bolehkah ibu hamil berpuasa terjawab, namun Anda masih ragu untuk menjalankannya, tak ada salahnya berkonsultasi dahulu dengan dokter spesialis kandungan untuk memastikan kesehatan Anda dan janin. Pada umumnya dokter akan memeriksa riwayat kesehatan, kondisi fisik, kemungkinan adanya gangguan kesehatan dan gangguan kehamilan.

Sebuah penelitian mengungkapkan, ibu hamil yang menjalankan puasa pada kehamilan trimester pertama lebih berisiko memiliki janin dengan berat badan di bawah normal. Meski begitu, risiko ini dapat berkurang selama ibu dan janin mendapat nutrisi yang cukup.

Sementara itu, ibu hamil yang berada di trimester akhir disarankan untuk makan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu dan janin. Saat trimester akhir, kelahiran janin bisa terjadi kapan saja dan ibu hamil diharapkan memiliki tenaga yang cukup untuk melahirkan. Kebutuhan gizi pada masa ini sangatlah penting.

Meski ibu hamil berpuasa memiliki sejumlah risiko, tidak berarti ibu hamil tidak boleh berpuasa. Seperti penjelasan sebelumnya, puasa bagi ibu hamil boleh dilakukan selama ibu dan janin dalam kondisi sehat. Agar aman ketika berpuasa saat hamil, penuhi kebutuhan nutrisi harian dengan mengonsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka.

Berikut adalah beberapa risiko lainnya yang mungkin terjadi ketika ibu hamil puasa, di antaranya:

  • Pusing.
  • Pingsan.
  • Dehidrasi.
  • Sakit kepala.
  • Tubuh terasa lemas.
  • Meningkatnya asam lambung.

Tips Menjalani Puasa bagi Ibu Hamil

Saat ibu hamil berpuasa, kondisi yang harus diwaspadai adalah bibir kering, demam, rasa lemas, atau muntah. Beberapa gejala ini menandakan ibu hami mengalami dehidrasi. Selain itu, waspadai juga apabila Anda mengalami penurunan berat badan, menurunnya gerakan janin, hingga rasa nyeri pada perut. Segera periksakan kondisi ini ke dokter kandungan.

Berikut ini adalah beberapa tips puasa bagi ibu hamil, di antaranya:

1. Selalu tenang

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa ibu hamil yang puasa memiliki hormon stres yang lebih tinggi. Stres yang berlebihan bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin. Oleh karena itu, agar puasa bagi ibu hamil tetap aman, Anda harus tetap tenang dan menghindari stres.

2. Jangan mengangkat beban berat

Terlepas dari puasa atau tidak, sebaiknya ibu hamil tidak mengangkat beban berat atau berjalan terlalu jauh. Kurangi semua aktivitas berat. Cobalah untuk rileks dan mengistirahatkan tubuh saat Anda merasa lelah.

3. Konsumsi karbohidrat kompleks

Pilihan makanan yang baik bagi ibu hamil yang sedang menjalankan puasa adalah makanan-makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat, seperti buah kering, sayuran dan gandum utuh.

Selain itu, penuhi kebutuhan protein dari telur, daging, ikan, dan kacang-kacangan yang sudah matang.

4. Batasi konsumsi makanan manis

Membatasi makanan manis bagi ibu hamil berpuasa adalah suatu kewajiban. Konsumsi makanan manis berlebih dapat membuat kadar gula darah naik dan turun dengan cepat. Terlalu cepatnya perubahan gula darah dalam tubuh bisa menyebabkan rasa pusing dan lemas. Selain itu, jangan lupa batasi makanan tinggi lemak.

5. Penuhi kebutuhan cairan tubuh

Meski puasa, kebutuhan cairan tubuh bagi ibu hamil yang menjalani puasa jangan sampai kekurangan. Kebutuhan air minum per harinya sekitar  1,5-2 liter, penuhi saat sahur dan  berbuka. Hindari minuman berkafein karena berisiko menyebabkan dehidrasi.

Kondisi Puasa bagi Ibu Hamil Berkaitan dengan Kesehatan

Pada akhirnya, setelah Anda mendapatkan penjelasan lengkap mengenai ibu hamil berpuasa, maka pertanyaan bolehkah ibu hamil puasa dapat dengan mudah Anda jawab. Namun, kondisi penting lainnya terlepas dari pertanyaan bolehkah ibu hamil berpuasa adalah kondisi kesehatan tertentu yang membuat ibu hamil tidak boleh melakukan puasa.

Berikut ini kondisi ibu hamil yang tidak diperbolehkan puasa, di antaranya:

1. Menderita diabetes melitus

Ibu hamil dengan diabetes harus menjalani pola makan sedemikian rupa agar gula darah tetap terkontrol. Karena itu, puasa bagi ibu hamil yang menderita diabetes tidak disarankan.

Pasalnya, selain harus menjalani terapi obat secara teratur, ibu hamil juga harus mematuhi program makan yang telah dibuatkan supaya kadar gula dalam darah bisa tetap terkontrol/bisa tetap stabil.

2. Hipertensi

Tekanan darah selama kehamilan harus terkontrol dengan baik. Terlebih lagi pada ibu yang tekanan darahnya harus dikontrol dengan obat-obatan. Tekanan darah yang naik turun harus dihindari karena berbahaya buat kesehatan ibu dan janin.

3. Perdarahan

Puasa bagi ibu hamil dengan perdarahan akan menambah parah perdarahan tersebut. Ibu hamil yang ingin berpuasa sebaiknya konsultasi dengan dokter kandungan untuk mengatasi keadaan ini.

4.Sakit maag

Memaksakan diri berpuasa pada ibu hamil yang punya sakit maag akan memberi peluang bagi kekambuhan penyakit itu. Perlu diketahui, lambung kosong meningkatkan risiko terjadinya peningkatan asam lambung, sebuah kondisi yang bisa membahayakan janin.

5. Dehidrasi

Kondisi ini berbahaya untuk kesehatan ibu dan janin dalam kandungannya. Dalam keadaan seperti ini, ibu hamil sebaiknya segera membatalkan puasa. Terlebih lagi ibu hamil yang terancam dehidrasi karena diare, muntah-muntah, keringat dingin.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

9 Tips Memilih Tensimeter yang Cocok untuk Digunakan di Rumah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

alat-tensi-darah-doktersehat

DokterSehat.Com – Pemeriksaan tekanan darah secara rutin penting untuk dilakukan terutama bagi para penderita hipertensi. Anda tidak perlu bolak-balik ke rumah sakit untuk mengecek tekanan darah. Penggunaan tensimeter di rumah bisa menjadi solusi agar Anda dapat memeriksa tekanan darah secara berkala.

Namun, bagaimanakah cara memilih alat pengukur tekanan darah yang tepat untuk digunakan secara mandiri di rumah? Simaklah beberapa tips memilih tensi meter yang cocok untuk digunakan di rumah melalui penjelasan ini!

Apa itu tensimeter?

Tensimeter adalah alat pengukur tekanan darah yang akan menunjukan nilai tekanan darah melalui nilai sistolik dan diastolik. Alat tensi darah diciptakan oleh ilmuwan untuk memudahkan tenaga kesehatan dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah.

Pemeriksaan tekanan darah bermanfaat untuk mendiagnosis pasien, mengetahui kondisi kesehatan seseorang, mengevaluasi obat hipertensi, dan lainnya. Alat pengukur tekanan darah tidak hanya bisa digunakan oleh tenaga medis melainkan juga Anda bisa menggunakannya sendiri di rumah.

Baca Juga: Tekanan Darah Rendah: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Penanganan

Tips memilih tensimeter yang cocok dipakai di rumah

Pemilihan tensimeter sebaiknya dilakukan secara cermat dan teliti. Alat pengukur tekanan darah yang tidak cocok bagi Anda bisa membuatnya tidak terpakai sehingga Anda harus mengeluarkan kocek dua kali untuk membeli alat tensi darah yang tepat.

Tidak ingin terjadi demikian? Simaklah beberapa tips memilih tensimeter yang sesuai kebutuhan dan cocok digunakan di rumah:

1. Mudah digunakan

Tips pertama dalam memilih tensimeter yang pas dipakai di rumah secara mandiri adalah kemudahan dalam mengoperasikannya. Plihlah alat pengukur tekanan darah yang mudah digunakan sehingga Anda tidak menemui hambatan berarti untuk memeriksa tekanan darah.

Hal ini penting karena bila alat tensi darah susah digunakan, maka Anda akan enggan untuk memeriksakan tekanan darah secara rutin. Pastikan juga ada petunjuk dalam menggunakan tensimeter tersebut.

2. Mudah dibawa

Anda tentu tidak akan berada terus di dalam rumah. Ada kemungkinan Anda harus pergi ke luar untuk jangka waktu berhari-hari bahkan beberapa tahun. Tensimeter yang sulit dibawa pergi akan menjadi kendala jika Anda harus berpindah tempat.

Oleh karena itu, sebaiknya pilihlah tensimeter yang mudah dibawa ke mana saja. Anda bisa mengetahui hal ini melalui ukurannya, ketergantungannya terhadap listrik, dan parameter yang terkait.

3. Lulus pengujian

Ketika memilih tensimeter, maka Anda perlu memeriksa adanya sertifikasi atau penanda bahwa alat tensi darah tersebut lulus pengujian tensimeter dengan alat Multi Function Calibrator dan Pressure Calibrator.

Tensimeter yang memenuhi kriteria ini berarti layak digunakan dan para pengguna bisa memeriksa tekanan darah dengan tepat. Uji kelayakan ini juga mengartikan bahwa tensimeter itu aman digunakan.

4. Tingkat akurasi

Tips berikutnya dalam memilih alat tensi darah adalah dengan melihat tingkat akurasinya. Pilihlah tensimeter yang memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Tingkat akurasi ini juga bisa dilihat melalui ukuran manset yang pas di lengan Anda.

5. Fitur tambahan

Sebaiknya Anda memilih tensimeter yang memiliki beberapa fitur tambahan. Adanya fitur tambahan bisa memudahkan dan memberikan fungsi lebih. Beberapa fitur tambahan tersebut bisa berupa wireless, penyimpanan memori, transfer data, dan beberapa indikator yang memengaruhi tingkat akurasi.

6. Daya tahan

Pemakaian alat pengukur tekanan darah tidak hanya dilakukan satu kali. Anda bahkan perlu melakukannya berkali-kali dalam jangka waktu tertentu. Oleh karena itu, memerhatikan daya tahan fungsi tensimeter cukup penting. Pilihlah yang awet dan tidak mudah rusak.

7. Garansi

Meskipun tensimeter tertentu diklaim memiliki daya tahan yang lama, tetapi Anda juga perlu memilih tensimeter yang bergaransi resmi. Anda tidak akan pernah tahu bahwa tensimeter yang Anda beli adalah produk gagal sehingga rusak seketika.

8. Harga tensimeter

Ada harga ada kualitas. Pernyataan tersebut sering kali benar adanya. Oleh karena itu, jangan terpana ketika melihat tensimeter dengan harga murah. Pilihlah tensimeter dengan harga yang wajar sesuai spesifikasinya.

9. Rekomendasi

Tips memilih tensimeter lainnya adalah dengan melihat adanya rekomendasi dari pihak-pihak terkait. Anda bisa mencari tahu tensimeter yang paling direkomendasikan oleh para tenaga medis atau pasien yang sering menggunakan tensimeter.

Jenis-jenis alat pengukur tekanan darah

Ada tiga jenis tensimeter yang tersedia, yaitu tensimeter air raksa, tensimeter aneroid, dan tensimeter digital. Setiap jenis alat tensi darah tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yuk, simak keunggulan dan kelebihannya.

1. Tensimeter raksa

Tensimeter aaksa adalah alat pengukur tekanan darah yang menggunakan air raksa sebagai indikator nilai sistolik dan diastolik. Kelebihan tensimeter raksa adalah memiliki tingkat akurasi yang tinggi.

Namun, seiring perkembangan zaman penggunaan tensimeter raksa sudah jarang digunakan. Hal ini disebabkan, alat tensi darah jenis ini memiliki kekurangan yaitu pada sisi air raksa yang dianggap tidak aman dan berpotensi membahayakan.

Baca Juga: Rutin Konsumsi 5 Buah Ini Ampuh Cegah Tekanan Darah Tinggi!

2. Tensimeter aneroid

Ada juga jenis tensimeter aneroid yang prinsip kerjanya mirip seperti tensimeter raksa. Kelebihan tensimeter aneroid adalah tidak menggunakan air raksa sebagai meteran pengukur tekanan darah. Pada alat tensi darah ini, meterannya menggunakan gauge.

Akan tetapi, kekurangan dari pengukuran tekanan darah dengan tensimeter aneroid adalah berkurangnya tingkat akurasi nilai tekanan darah yang dipengaruhi oleh mekanisme pemakaian dan keterampilan teknis.

3. Tensimeter digital

Tensimeter digital adalah alat pengukur tekanan darah yang canggih dan praktis untuk digunakan oleh siapa pun. Kelebihan dari penggunaan tensimeter digital terletak pada kemudahan dalam mengoperasikannya.

Selain itu, tensimeter digital juga mudah untuk dibawa pergi ke mana saja. Namun, alat tensi darah inovatif ini juga memiliki kekurangan. Tingkat akurasi tensimeter digital sering kali kurang akurat terutama jika baterainya sudah mulai habis.

Apakah Anda sudah terbayang, jenis tensimeter mana yang memenuhi semua tips di atas? Kebanyakan pasien akhirnya memilih tensimeter digital dengan spesifikasi yang baik. Jika keputusan Anda demikian, maka rajinlah memeriksa kondisi baterai agar selalu akurat.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

10 Tips Diet yang Sehat Aman untuk Ibu Menyusui

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

diet-ibu-menyusui-doktersehat

DokterSehat.Com– Bukan sebuah rahasia lagi jika setiap wanita yang hamil akan mengalami kenaikan berat badan yang cukup drastis. Hal itu biasanya bertahan lama, bahkan setelah persalinan tubuh tetap melar. Mungkin sebagian ibu-ibu akan merasa tidak percaya diri dengan penampilannya. Diet ibu menyusui biasanya menjadi solusi untuk mengembalikan bentuk tubuh semula. Tapi, diet untuk ibu menyusui harus dilakukan hati-hati karena mempertimbangkan gizi untuk pasokan ASI yang berkualitas bagi si kecil.

Cara Diet Ibu Menyusui yang Aman untuk Si Kecil

Sebenarnya, diet saat menyusui bukanlah hal yang menakutkan bila dilakukan secara tepat. Bagi Bunda yang masih takut, ada baiknya untuk menyimak beberapa tips berikut ini:

1. Makan terjadwal

Diet ibu menyusui yang pertama adalah mengikuti jadwal makan diet ibu menyusui yang benar. Sebaiknya makan sebanyak tiga kali dalam sehari, yakni pagi, siang, dan sore menjelang malam. Jangan pernah melewatkan satu jadwal pun. Dengan mematuhi jadwal makan itu, Bunda bisa menekan kegemukan serta tidak takut terjadi penurunan kualitas ASI.

2. Perhatikan porsi makan

Walaupun Anda dianjurkan untuk banyak mengonsumsi makanan sehat, tapi perlu diperhatikan pula jumlah serta porsinya. Ketika Bunda ingin diet untuk ibu menyusui untuk mengembalikan bentuk tubuh, alangkah baiknya mengurangi porsi setiap kali makan. Namun ingat, yang dikurangi adalah porsinya, bukan jenis makanannya.

3. Perbanyak minum air putih

Cara diet ibu menyusui selanjutnya, Anda harus dan wajib perbanyak minum air putih setiap hari. Hal ini selain bisa menekan nafsu makan, juga bisa membuat tubuh Bunda tetap bugar. Sebab, menyusui bukanlah perkara mudah, Anda akan merasa lelah jika tidak melengkapi kebutuhan energi dan cairan di dalam tubuh.

4. Oahraga

Hal yang tak kalah penting adalah berolahraga. Bunda bisa melakukan berbagai jenis olahraga ringan, seperti jalan, yoga, senam, dan sebagainya. Hal ini bertujuan agar lemak serta kalori dalam tubuh cepat terbakar sehingga terhindar dari masalah kegemukan.

5. Makan makanan sehat

Ada beberapa ide bagaimana mempertahankan diet aman untuk ibu menyusui, pertama Bunda harus memastikan cukup kalori. Anda sudah membakar banyak kalori saat menyusui dan saat berolahraga, yang dapat menyebabkan masalah jika tidak berhati-hati.

Bunda perlu menambah 300 hingga 500 kalori per hari ke dalam diet untuk ibu menyusui, sehingga total konsumsi harian antara 2.200 dan 2.500 kalori.

Ikuti panduan makan sahat atau menu diet ibu menyusui akan memastikan Bunda mengonsumsi jenis kalori yang tepat.

6. Cukup tidur

Cara diet ibu menyusui yang juga penting adalah istirahat. Tidur cukup sama pentingnya dengan penurunan berat badan setelah hamil seperti olahraga dan diet, tetapi tidur yang cukup bisa menjadi sulit ketika Bunda menyusui bayi yang baru lahir.

Namun, pentingnya tidur tidak bisa dilebih-lebihkan, karena ketika Bunda tidur, tubuh memperbaiki dirinya sendiri dan kembali ke kondisi yang lebih sehat.

Beginilah cara tubuh menjadi lebih sehat saat tidur:

  • Tekanan darah kembali ke tingkat normal (jika ditinggikan di siang hari oleh stresor)
  • Otot rileks
  • Aliran darah ke organ dan otot meningkat
  • Pelepasan hormon pertumbuhan
  • Pernapasan dan detak jantung menjadi stabil dan lebih konsisten.

7. Sering menyusui

Bila bayi Anda sering menyusu, itu normal dan bagus untuk perkembangannya. Meskipun kelihatannya si kecil terlalu banyak menyusu, bayi tahu apa yang mereka butuhkan.

Bunda, sebenarnya menyusui adalah membakar kalori. Jadi, jika menyusui sesuai permintaan bayi, Bunda akan membakar lebih banyak kalori sepanjang hari.

Berolahraga lebih banyak memang akan menurunkan berat badan. Namun, tubuh perlu mengetahui bahwa meskipun sebagian dari timbunan lemaknya hilang, ia masih perlu memproduksi susu. Inilah sebabnya mengapa menyusui sesuai permintaan bayi, atau menyusui lebih sering – dan saat berolahraga adalah cara yang bagus untuk dipraktikkan.

8. Hindari penurunan berat badan yang cepat

Banyak tren diet baru di luar sana, sulit untuk tidak tegoda mencobanya, bukan? Tetapi Bunda harus tetap mengingat hal terpenting, yaitu produksi ASI. Banyak dari tren diet memiliki efek besar pada pasokan ASI, sementara menyusui harus menjadi prioritas utama untuk bayi.

Bila menurunkan berat badan terlalu cepat, persediaan ASI Bunda bisa berkurang, jadi berhati-hatilah ketika dihadapkan dengan pilihan diet yang cepat. Perlahan tapi pasti, berat badan akan turun pada waktunya.

9. Menggunakan krim pengencang kulit

Bagian dari proses mengembalikan bentuk tubuh yang ideal setelah melahirkan adalah mengencangkan kulit Anda. Sering berolahraga juga memiliki manfaat yang sama, tetapi Bunda juga dapat membantu tubuh dari luar dengan menerapkan produk pengencang kulit sepanjang hari. Anda bisa menggunakan krim stretch marks atau krim pengencang kulit lainnya.

Produk-produk pengencang kulit secara khusus dapat membantu membentuk kembali kontur tubuh setelah melahirkan dengan cara membantu produksi kolagen, memperkuat elastisitas kulit, dan mengencangkan kulit dari dalam.

Produk pengencang kulit membantu masalah kulit setelah hamil melalui kombinasi bahan-bahan alami dan hypoallergenic (kurang bersifat alergik).

10. Konsultasi dengan ahli gizi

Konsultasikanlah dengan ahli gizi untuk menurunkan berat badan saat menyusui adalah pilihan yang bijaksana. Seorang ahli gizi mengkhususkan diri dalam bidang diet dan nutrisi. Bunda harus menentukan apa tujuan menghubungi ahli gizi. Jika tujuannya adalah diet untuk ibu menyusui, ahli gizi akan mengingat bahwa Bunda makan untuk dua orang.

Bayi dan bunda bisa bekerja sama untuk membangun rencana khusus untuk menjalani penurunan berat badan. Jadi, carilah bantuan profesional untuk panduan dalam diet dan nutrisi jika Bunda memerlukannya.

Langkah Terpenting untuk Diet Ibu Menyusui

Langkah terpenting untuk diet ibu menyusui adalah bersabar. Demi penampilan, jangan memaksakan diri ya, Bunda. Tubuh Anda baru saja mengalami beberapa perubahan besar setelah melahirkan.

Meskipun Bunda mungkin sangat bersemangat untuk mengembalikan bentuk badan, yang terbaik adalah memerlukan waktu untuk pemulihan. Butuh sembilan bulan untuk menerapkannya, jadi masuk akal dengan harapan Anda untuk menurunkan berat badan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Antidepresan: Kegunaan, Jenis, Efek Samping, dll

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

obat-antidepresan-doktersehat

DokterSehat.Com – Antidepresan obat apa? Antidepresan adalah obat yang digunakan untuk meringankan gejala depresi klinis dan kondisi lain yang terkait dengan depresi seperti gangguan kecemasan, obsesif kompulsif (OCD), PTSD, distimia, dan masih banyak lagi. Kegunaan lainnya adalah untuk mengatasi nyeri jangka panjang.

Ketahui tentang cara kerja, jenis dan kegunaan, dosis, dan risiko dari penggunaan antidepresan melalui artikel ini!

Cara Kerja Antidepresan

Cara kerja obat antidepresan diduga adalah dengan cara meningkatkan kadar neurotransmitter di otak.

Neurotransmitter juga berpengaruh terhadap sinyal nyeri yang dikirim oleh saraf. Hal ini yang menyebabkan beberapa jeni antidepresan digunakan untuk meringankan nyeri.

Antidepresan dapat meringankan gejala depresi, tapi belum tentu dapat mengatasi penyebabnya. Sehingga penggunaan antidepresan sering kali harus dikombinasikan dengan terapi lainnya agar dapat efektif mengatasi depresi dan kondisi kesehatan mental lainnya.

Kegunaan Antidepresan

Antidepresan digunakan untuk mengatasi depresi dan juga beberapa kondisi lainnya. Kondisi yang paling umum diperbolehkan untuk penggunaan antidepresan adalah seperti:

  • Depresi dan gangguan depresi berat
  • Obsesif kompulsif (OCD)
  • Posttraumatic stress disorder (PTSD)
  • Gangguan kecemasan sosial
  • Gangguan kecemasan umum
  • Gangguan bipolar
  • Enuresis, kebiasaan mengompol

Antidepresan juga sering kali digunakan untuk mengatasi kondisi lain di luar indikasi obat ini. Contohnya adalah seperti untuk mengatasi insomnia, migraine, dan sebagai obat nyeri. Penggunaan di luar indikasi harus berdasarkan keputusan dokter dan harus dipastikan bahwa obat tersebut memang merupakan pilihan pengobatan yang paling efektif.

Jenis Antidepresan dan Efek Sampingnya

Antidepresan dibagi menjadi beberapa jenis dan memiliki cara kerja yang berbeda-beda. Efek samping yang dapat terjadi dari setiap jenis antidepresan ini juga dapat berbeda. Berikut adalah 6 jenis obat antidepresan:

1. Serotonin-noradrenaline reuptake inhibitor (SNRIs)

Serotonin-noradrenaline reuptake inhibitor (SNRIs) bekerja dengan cara meningkatkan kadar serotonin dan noradrenalin atau norephinephrine, kedua neurotransmitter ini memiliki peran utama dalam kestabilan suasana hati. Antidepresan ini termasuk yang paling sering diresepkan oleh dokter.

Penggunaan SNRI paling umum adalah untuk depresi berat dan gangguan suasana hati. Kondisi lain yang mungkin di atasi dengan obat ini namun tidak terlalu umum adalah seperti ADHD, OCD, gangguan kecemasan, gejala menopause, fibromyalgia, dan nyeri neuropatik kronis.

Jenis obat SNRI adalah seperti duloxetine, venlafaxine, dan desvenlafaxine. SNRI dapat menimbulkan efek samping seperti:

  • Mual (terutama pada 2 minggu pertama penggunaan)
  • Kecemasan dan gugup
  • Sakit kepala
  • Selera makan menurun
  • Kesulitan tidur
  • Energi menurun
  • Mulut kering
  • Sembelit
  • Penurunan berat badan
  • Gangguan seksual
  • Denyut nadi meningkat
  • Kolesterol meningkat.

2. Selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs)

Selain SNRI, SSRI juga termasuk antidepresan yang paling sering diresepkan dan dianggap memiliki lebih sedikit efek samping dibandingkan dengan antidepresan lainnya. Obat ini bekerja dengan menghambat penyerapan serotonin di otak.

Hal ini menyebabkan sel-sel otak lebih mudah dalam menerima dan mengirim pesan sehingga suasana menjadi lebih baik dan stabil. Penggunaan obat ini paling umum adalah untuk depresi, tapi kadang digunakan juga untuk OCD, gangguan makan, ejakulasi dini, hingga pemulihan stroke.

Jenis SSRI adalah seperti citalopram, escitalopram, fluoxetine, fluvoxamine, paroxetine, dan sertraline. Efek samping yang mungkin terjadi dari SSRI adalah seperti:

  • Mulut kering
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Gugup
  • Gelisah
  • Kesulitan tidur
  • Masalah seksual

3. Tricyclic antidepressants (TCAs)

Tricyclic antidepressants (TCAs) atau antidepresan trisiklik adalah antidepresan yang memiliki tiga cincin dalam struktur kimianya. Antidepresan ini memengaruhi 3 neurotransmitter dalam otak yaitu serotonin, noradrenalin, dan dopamin.

Obat ini efektif, tapi jarang digunakan karena efek sampingnya. Kondisi yang dapat diatasi dengan antidepresan trisiklik adalah seperti depresi, fibromyalgia, gangguan kecemasan, dan nyeri kronis.

Jenis antidepresan trisiklik termasuk amitriptyline, amoxapine-clomipramine, desipramine, doxepin, imipramine, nortriptyline, protriptyline, dan trimipramine. Efek samping yang mungkin timbul dari obat ini adalah seperti:

  • Insomnia
  • Kejang
  • Kegelisahan
  • Aritmia
  • Ruam
  • Mual dan muntah
  • Hipertensi
  • Kram perut
  • Penurunan berat badan
  • Retensi urin
  • Sembelit
  • Peningkatan tekanan pada mata
  • Disfungsi seksual

4. Monoamine oxidase inhibitors (MAOIs)

Monoamine oxidase inhibitors (MAOIs) adalah jenis antidepresan yang paling umum setelah SSRI dan SNRI. Obat ini bekerja dengan cara menghambat aksi monoamine oksidase, enzim yang ada pada otak. Enzim ini bekerja membantu memecah neurotransmitter seperti serotonin.

Lebih sedikit serotonin yang dipecah, maka suasana hati dapat lebih stabil. Jenis antidepresan ini umumnya digunakan ketika jenis antidepresan lain tidak bekerja dengan baik.

Jenis MAOI termasuk fenelzin, tranylcypromine, isocarboxazid, dan selegilin. Efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan obat ini adalah seperti:

  • Ruam
  • Penglihatan kabur
  • Penurunan berat badan
  • Kejang
  • Busung
  • Mual
  • Diare
  • Sembelit
  • Gelisah
  • Insomnia
  • Disfungsi seksual
  • Sakit kepala
  • Pusing
  • Aritmia
  • Pingsan
  • Hipertensi

5. Noradrenaline and specific serotoninergic antidepressants (NASSAs)

Noradrenaline and specific serotoninergic antidepressants (NASSAs) mungkin efektif untuk pasien yang tidak dapat menggunakan SSRI.

Efek samping obat ini tidak jauh berbeda dengan SSRI, bahkan dianggap menyebabkan lebih sedikit masalah seksual. Obat ini dapat digunakan untuk mengatasi kecemasan, gangguan kepribadian dan depresi.

Jenis NASSA adalah seperti mianserin dan mirtazapine. Efek samping dari obat ini dapat berupa:

  • Mulut kering
  • Sembelit
  • Peningkatan berat badan
  • Mengantuk
  • Penglihatan kabur
  • Pusing
  • Kejang
  • Pengurangan sel darah putih
  • Pingsan
  • Reaksi alergi

6. Antidepresan atipikal

Antidepresan atipikal adalah jenis antidepresan yang tidak termasuk dalam salah satu kategori antidepresan di atas.

Obat yang termasuk antidepresan atipikal adalah seperti bupropion, trazodone, dan mirtazapine. Obat-obatan ini memiliki efek samping yang berbeda-beda, namun yang paling umum muncul adalah seperti:

  • Pusing
  • Mulut kering
  • Insomnia
  • Mual
  • Muntah
  • Sembelit
  • Penglihatan kabur
  • Kenaikan berat badan
  • Disfungsi seksual

Efektivitas Penggunaan Antidepresan

Obat antidepresan mungkin membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mengetahui apakah obat tersebut bekerja atau tidak. Terdapat beberapa faktor yang mungkin menyebabkan tidak terlihatnya peningkatan dari penggunaan obat ini seperti:

  • Obat tidak cocok dengan kondisi pasien.
  • Kurangnya pengawasan dari penyedia layanan kesehatan.
  • Penggunaan obat yang tidak sesuai dengan petunjuk penggunaannya.
  • Pasien membutuhkan terapi lain seperti terapi perilaku kognitif.

Sebagian orang mungkin baru dapat melihat efektivitas obat ini setelah penggunaan selama 1 hingga 2 bulan. Dibutuhkan konsistensi dan ketekunan dalam penggunaan obat antidepresan demi mendapatkan hasil yang diinginkan.

Lamanya pengobatan dengan obat antidepresan sangat bergantung pada kemajuan pasien. Beberapa orang mungkin harus menggunakannya hingga beberapa tahun untuk dapat benar-benar membaik. Penggunaan jangka panjang obat ini harus dikonsultasikan dengan dokter.

Penggunaan Antidepresan pada Ibu Hamil dan Menyusui

Penggunaan antidepresan pada ibu hamil dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti:

  • Keguguran
  • Kelahiran prematur
  • Berat lahir rendah
  • Cacat bawaan lahir
  • Pendarahan berlebihan saat melahirkan

Penggunaan antidepresan pada ibu hamil hanya dapat dilakukan apabila manfaat obat lebih besar daripada efek samping yang mungkin terjadi atau pada kondisi yang mengancam jiwa. Terapi lain seperti terapi perilaku kognitif, meditasi, dan yoga akan lebih direkomendasikan untuk mengatasi depresi yang terjadi saat kehamilan.

Penggunaan antidepresan pada ibu menyusui juga mungkin dapat memberikan berbagai risiko. Sebagian jenis obat antidepresan dapat masuk melalui ASI. Selain itu, terdapat jenis obat yang mungkin menghambat produksi ASI. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan antidepresan selama menyusui.

 

Sumber:

  1. All about antidepressants – https://www.medicalnewstoday.com/kc/antidepressants-work-248320 diakses 8 Mei 2019
  2. Antidepressants – https://www.nhs.uk/conditions/antidepressants/ diakses 8 Mei 2019
  3. The 5 Major Classes of Antidepressants – https://www.verywellmind.com/what-are-the-major-classes-of-antidepressants-1065086  diakses 8 Mei 2019
  4. Types of Antidepressants – https://familydoctor.org/types-of-antidepressants/  diakses 8 Mei 2019


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

MMX Hill Dash 1.11528 Apk Mod Gold Unlocked Android

MMX Hill Dash 1.11528 Apk Mod Gold Unlocked Android

MMX Hill Climb Android thumb

    by Rexdl · May 8, 2019

  • Current Version: 1.11528
  • File size: 72 MB | 72 MB
  • Memorize:

Offline

MMX Hill Climb

The most crazy, addictive & FUN physics based racing game ever made.

– Upgrade your truck and own the leaderboard.
– Race your friends, let them know who’s the best.
– A Truckload of tracks and courses
– Drive the Big Rig, the Tank, the Muscle Classic and many more

MMX Hill Dash is the explosive follow up to the massively successful MMX Racing.

WHAT’S NEW

– Bug Fixes!
MMX Hill Climb Apk

Download Now


8 Tanda yang Menunjukkan Penyakit Asma Semakin Parah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

tanda-asma-parah-doktersehat

DokterSehat.Com – Asma adalah salah satu penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Meski bisa ditangani dengan baik, beberapa penderita sering melakukan kesalahan seperti terlalu dekat dengan pemicu alergi atau melakukan kebiasaan buruk. Ketahui apa saja ciri dan tanda asma semakin parah.

Ciri dan Tanda Asma Semakin Parah

Asma memang tidak bisa disembuhkan dan termasuk penyakit seumur hidup yang akan dialami oleh beberapa orang. Meski penyakit yang memicu inflamasi di saluran napas ini tidak disembuhkan, penanganan yang benar bisa mencegah munculnya gejala yang mengganggu.

Sayangnya tidak semua penderita asma memiliki cara penanganan yang tepat dan benar. Kesalahan demi kesalahan terus dilakukan dan membuat tubuh mengalami gangguan yang parah. Berikut beberapa tanda yang menunjukkan asma yang Anda miliki jadi parah.

  1. Lebih sering menggunakan inhaler

Inhaler yang dimiliki oleh penderita asma digunakan untuk membantu membuka jalan napas yang sering membengkak. Inhaler tidak sering digunakan setiap hari selama Anda tidak mengalami gangguan saat bernapas. Namun, kalau intensitas penggunaan inhaler kian meningkat, bahkan sering tidak mempan, berarti kondisi asma yang dimiliki sedang parah.

Kalau Anda tidak bisa menghitung berapa kali dalam satu minggu menggunakan inhaler, ada baiknya untuk melakukan pencatatan. Dengan melakukan pencatatan, Anda akan tahu berapa kali kenaikan penggunaan inhaler. Semakin sering digunakan, semakin parah kondisi asma dan Anda harus segera melakukan pemeriksaan.

  1. Sering bangun tengah malam karena batuk dan mengi

Manajemen asma biasanya dibuat oleh dokter dan juga pasien untuk membuat kehidupannya berjalan dengan lancar. Namun, kalau ada masalah dengan tubuh, seperti sering batuk dan mengi di malam hari, perubahan manajemen penanganan harus diperbaiki agar bisa sejalan dengan kondisi tubuh.

Kalau manajemen penanganan tidak benar, kondisi asma yang dialami akan menjadi lebih parah. Selain itu, Anda juga akan sering batuk dan mengi di malam hari sehingga tidur jadi terganggu dan tubuh tidak bisa melakukan istirahat dengan sempurna. Segera temui dokter untuk melakukan modifikasi manajemen penanganan.

  1. Sering batuk dan mengi sepanjang hari

Batuk dan mengi adalah hal biasa pada penderita asma. Namun, kalau batuk dan mengi sering sekali terjadi, kemungkinan besar menyebabkan masalah pada tubuh yaitu susah beraktivitas dengan baik. Bahkan, konsentrasi untuk bekerja bisa mengalami gangguan karena pernapasan akan mengalami gangguan.

Kalau frekuensi mengi dan batuk semakin besar dan Anda sulit mengontrolnya, kemungkinan besar Anda dekat sekali dengan alergen atau kondisi asma memang sedang parah inflamasinya. Segera lakukan pemeriksaan kesehatan agar tidak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Napas yang dilakukan pendek-pendek

Penderita asma memiliki napas yang biasa. Kalau sedang sehat mereka seperti orang normal lainnya. Namun, kalau sedang kambuh atau kondisi tubuh sedang tidak baik, napas akan menjadi sedikit susah dan cenderung pendek-pendek. Napas jenis ini biasanya sering dianggap biasa meski bisa menjadi tanda dari parahnya asma yang dialami.

Kalau Anda merasa tidak melakukan aktivitas berat dan kondisi badan normal, tapi napas jadi sangat pendek, lebih baik segera diwaspadai. Kondisi ini bisa saja tanda dari asma yang terjadi cukup parah dan perlu penanganan yang tepat.

  1. Dada sering terasa sangat sesak

Penderita asma akan mengalami dada yang sesak saat mereka mendapatkan serangan atau kambuh. Saat sedang sehat biasanya akan normal dan tidak terasa berat sama sekali. Namun, kalau dada mengalami sesak padahal sedang tidak kambuh atau sering berat hampir setiap saat, kemungkinan besar merupakan tanda dari asma yang parah.

Dada yang sesak akan membuat Anda susah sekali beraktivitas. Mau melakukan apa pun termasuk tidur akan susah dilakukan. Jadi, segera lakukan penanganan agar dada semakin relaks.

  1. Kadang-kadang sulit untuk bicara

Kesulitan bicara pada penderita asma bisa terjadi karena mereka tidak mampu menahan napas terlalu lama. Saat  bicara kita akan sering kehabisan napas padahal  kalimat yang diucapkan belum selesai. Kondisi ini sering terjadi saat sedang kambuh atau terkena alergen yang menyebabkan tubuh terasa tidak nyaman.

Sering sulit bicara padahal kondisi tubuh sedang tidak kambuh bisa jadi tanda dari asma yang mulai parah. Amati napas Anda saat bicara untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguan yang terjadi.

  1. Tidak bisa berolahraga sama sekali

Seseorang yang mengalami asma masih bisa berolahraga dengan intensitas rendah. Namun, kalau seseorang tidak bisa melakukan olahraga sama sekali, kemungkinan besar tanda dari asma yang sedang parah. Oleh karena itu ada baiknya Anda melakukan pengecekan kesehatan agar kondisi asma yang parah bisa segera diatasi.

  1. Tubuh jadi sering lemas

Tubuh bisa menjadi lemas karena banyak hal. Selain tidak makan dan juga mengalami dehidrasi, sulitnya napas masuk ke dalam tubuh juga menyebabkan Anda jadi lemas. Seorang yang sering kambuh asmanya akan susah bernapas Dampaknya, tubuh akan mengalami banyak masalah seperti lemas karena kekurangan oksigen.

Salah satu tanda yang menunjukkan kalau kondisi asma yang Anda miliki semakin parah adalah sering kambuh. Kalau sering kambuh, kadar oksigen di dalam tubuh akan semakin rendah dan akhirnya Anda mengalami tubuh yang lemas.

Inilah beberapa tanda yang menunjukkan kalau asma yang Anda miliki sedang parah dan akan semakin susah untuk dikendalikan. Kalau Anda mengalami beberapa gejala di atas, ada baiknya untuk segera melakukan pembenahan pada metode penanganan asma yang dilakukan. Selain itu evaluasi juga gaya hidup yang Anda jalani agar tidak menyebabkan masalah tambahan.

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Fastlane: Road to Revenge 1.43.1.6360 Apk + Mod for Android

Fastlane: Road to Revenge 1.43.1.6360 Apk + Mod for Android

Fastlane: Road to Revenge Android thumb

    by Rexdl · May 8, 2019

  • Current Version: 1.43.1.6360
  • File size: 89 MB | 86 MB
  • Memorize:

Free Shopping

Offline

Fastlane: Road to Revenge

THEY TOOK YOUR CITY. THEY SHOULD’VE TAKEN YOUR CAR!

Reclaim your No.1 position as you blast past other players and outrageous gang bosses in Fastlane: Road to Revenge!

Pick-up this FREE classic arcade shooter and play anytime OFFLINE!

BUST OUT THE BIG GUNS
• 20 exotic cars to collect and upgrade.
• 10 unique & powerful UAVs.
• Game changing vehicle transformations to rain destruction on your rivals: Talon Gunship, Vulcan S-22, Tempest C-3.
• More gear and gadgets than Elon Musk!

CHALLENGE PLAYERS WORLDWIDE
• Blast your way past players the world over.
• Overtake rivals to steal their score bonus.
• Race through 30 player leagues with escalating difficulty.
• Challenging environments and lethal obstacles.
• Can you reclaim your status as top boss?

RICH STORY CAMPAIGN
• 11 crazed bosses hell bent on stopping you in your tracks.
• Complete the campaign and reveal the identity of the boss who took over your turf.

HUGE SOUNDTRACK
• Actual in-game radio allows you to select your own beats.
• Wide selection of in-game music .
• Customise your own game soundtrack.

Please note that Fastlane is free to download and play, however, some game items can also be purchased for real money. If you don’t want to use this feature, please disable in-app purchases. You can play Fastlane offline but a network connection is required for in-app purchases and League Promotion.

WE WANT YOUR FEEDBACK!
Visit our Fastlane community page and speak to us directly! We want to hear your ideas and any issues:
http://links.spaceapegames.com/fastlaneband

Visit our official site at http://www.fastlaneroadtorevenge.com/
Follow us on Twitter or like us on Facebook to get info about upcoming Fastlane changes:
https://www.facebook.com/fastlaneroadtorevenge/

Privacy Policy: http://www.spaceapegames.com/privacy-policy/
Terms of Use: http://www.spaceapegames.com/terms-conditions/

WHAT’S NEW

VACATIONS! Our biggest update ever!

+ Travel to new cities around the world: Tokyo, Dubai, London, Rio and more!
+ Race it out against other drivers around the world to set the best score
+ Compete for huge prizes before your flight home
+ Loads of new vehicle skins to unlock, but only for the best drivers

Also:
+ Quality of life improvements
+ Chased bugs out of the city
+ Gave Gus a bath

Fastlane: Road to Revenge Apk

Download Now


Terserang Flu saat Puasa? Inilah yang Harus Anda Lakukan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

puasa-saat-flu-doktersehat

DokterSehat.Com – Semua orang ingin ibadah puasa yang dijalankannya berjalan dengan lancar. Namun karena puasa membuat seseorang tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 13 jam, salah satu penyakit yang umum menyerang adalah flu. Lantas, bagaimana menjalankan puasa saat flu?

Menjalankan Puasa saat Flu

Saat Anda mengalami flu, pada dasarnya puasa masih bisa dijalankan dengan baik, asal kondisi tubuh tetap dijaga agar tidak semakin drop. Oleh karena itu, Anda harus lebih mengenali kondisi fisik setiap harinya.

Jika di tengah waktu puasa kondisi semakin memburuk, Anda disarankan untuk istirahat. Apalagi saat kondisi tubuh disertai dengan badan lemas, pusing, dan tubuh mengalami demam tinggi, maka segerakanlah untuk membatalkan puasa dan segera minum obat.

Berikut adalah cara menjalankan puasa saat flu dengan nyaman, di antaranya:

1. Istirahat yang cukup

Flu saat puasa adalah sebuah kondisi yang tidak menyenangkan. Agar hal ini dapat berjalan dengan baik, yang utama Anda perhatikan adalah waktu istirahat yang cukup. Meski waktu tidur ideal 7-8 jam tidak berjalan dengan optimal saat puasa, jangan lupa untuk mengatur waktu tidur agar tidak terlalu malam.

Setiap malam usahakan untuk tidur mulai pukul 21.00 dan bangun pukul 03.30 untuk sahur. Siang hari saat kerja Anda bisa mengambil waktu istirahat untuk tidur selama 30 menit untuk mengurangi defisit jam tidur.

Karena istirahat adalah hal yang krusial, usahakanlah jangan minum kopi setelah pukul 19.00. Kopi akan menyebabkan Anda terus terjaga, di mana hal ini akan membuat Anda mengalami insomnia sehingga waktu tidur Anda semakin sedikit.

2. Minum air putih yang banyak

Konsumsi banyak air putih dapat mengurangi risiko terjadinya dehidrasi yang membuat tubuh jadi drop dan muncul demam. Dalam satu hari Anda harus minum setidaknya 8 gelas air putih. Delapan gelas ini bisa dibagi menjadi 3, pertama saat sahur 3 gelas dan sisanya untuk berbuka dan sebelum tidur.

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan, karena Anda mengalami flu saat puasa, maka air putih yang diminum disarankan adalah hangat atau sesuai dengan suhu ruangan. Jangan minum air yang dingin.

3. Cukupi asupan tubuh dan konsumsi suplemen

Supaya puasa saat flu berjalan lancar dari awal sampai akhir, jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan makanan mulai sahur dan waktu berbuka dengan gizi seimbang.

Selain makanan yang memberikan energi, setelah sahur atau setelah berbuka puasa Anda disarankan mengonsumsi suplemen. Tambah asupan vitamin C di dalam tubuh agar daya tahan tetap terjaga.

Kalau Anda tidak bisa mengonsumsi suplemen, perbanyak buah dan sayur. Konsumsi saat sahur dan berbuka agar vitamin dan mineralnya bisa terserap dengan sempurna. Terakhir, jangan lupa tetap minum obat untuk meredakan flu.

4. Konsumsi obat di waktu yang tepat

Bagaimana menjalankan puasa saat flu jika Anda dianjurkan untuk mengonsumsi obat-obatan? Langkah terbaiknya adalah mengonsumsi obat di waktu sahur dan berbuka. Konsumsi obat yang tepat, bisa mencegah kondisi Anda semakin memburuk.

Berapa kali frekuensi obat untuk diminum dalam sehari tergantung pada sifat dan jenis obatnya, hal ini bertujuan agar kadar obat di dalam tubuh berada pada taraf optimal yang memiliki efek terapi.

Jika obat-obatan yang Anda konsumsi mudah di metabolisme dan mudah terbuang dari tubuh–salah satunya melalui air seni, maka frekuensi mengonsumsi obatnya akan lebih sering. Sedangkan obat yang lama di metabolisme dan lama berada di dalam tubuh, maka frekuensi minumnya akan lebih jarang.

Jika konsumsi obat diharuskan dikonsumsi tiga kali sehari, itu berarti setiap 8 jam Anda harus meminumnya. Namun, ketika memasuki masa puasa obat yang bersifat untuk menghilangkan gejala seperti demam, nyeri dan sakit kepala, bisa dikonsumsi dua kali sehari saja yaitu waktu berbuka dan setelah makan sahur

Sementara itu, apabila obat yang Anda konsumsi bersifat kausatif seperti antibiotik, Anda bisa meminta dokter untuk menggantinya dengan antibiotik yang bisa diminum dua kali sehari.

5. Rajin mencuci tangan

Cara menjalani puasa saat flu agar virusnya tidak semakin menyebar adalah dengan rutin mencuci tangan. Bagian tubuh yang sering kali tidak disadari sebagai tempat favorit bagi virus, bakteri dan kuman untuk berkembang biak adalah tangan. Pasalnya, sebagian besar orang tidak sadar ketika memegang benda-benda yang telah terpapar bakteri, virus atau kuman.

Saat tangan Anda sudah terpapar kemudian menyentuh mulut atau hidung, maka bakteri dan virus bisa berpindah ke tubuh, yang pada akhirnya menyebabkan Anda tertular flu atau penyakit-penyakit lainnya.

Oleh karenanya, pastikan cuci tangan dengan rutin setiap kali Anda bersentuhan dengan benda-benda di tempat umum atau setelah bersalaman. Kebiasaan baik ini bisa mengurangi risiko Anda tertular flu saat puasa.

Nah, itulah beberapa cara menjalani puasa saat flu yang bisa Anda lakukan.

Manfaat Puasa saat Flu

Setelah Anda mengetahui bagaimana cara menjalani puasa saat flu seperti di atas, hal penting lainnya yang perlu Anda ketahui adalah puasa sendiri ternyata bermanfaat untuk mengatasi flu. Bagaimana penjelasan terkait hal ini?

Ketika puasa, tubuh mengandalkan energi cadangan agar fungsi organ tetap berjalan dengan normal. Jika dalam keadaan normal tubuh mengandalkan gula yang ada di dalam darah, namun dalam keadaan puasa tubuh mengandalkan simpanan gula yang ada di dalam otot dan hati.

Cadangan gula ini hanya membuat tubuh bertahan antara 24-48 jam, apabila tidak ada gula yang masuk, tubuh akan menggunakan lemak dan protein untuk menggantikan sumber energi.

Ketika menggunakan lemak dan protein sebagai sumber utama energi, hal itu akan membuat tubuh mengeluarkan zat keton. Zat keton inilah yang dianggap dapat berdampak baik bagi sistem kekebalan tubuh. Pada akhirnya, puasa saat flu justru dapat mengurangi peradangan dalam tubuh yang disebabkan oleh virus dan bakteri.

Namun, jika zat keton yang dihasilkan tubuh terlalu banyak, maka dampak negatif bisa terjadi pada kesehatan Anda.

Puasa Membantu Anda Sembuh dari Flu

Berikut ini adalah tiga hipotesis mengapa puasa justru membuat Anda terhindari dari flu, di antaranya:

  • Dari perspektif evolusi, saat tubuh menahan rasa lapar hal itu akan membuat Anda untuk menghilangkan kebutuhan untuk makan. Kondisi ini akan menghemat energi dan memungkinkan tubuh untuk fokus melawan infeksi.
  • Puasa membuat Anda membatasi asupan nutrisi yang masuk ke tubuh seperti zat besi dan seng–di mana kedua zat tersebut dibutuhkan agen penular untuk bertumbuh dan menyebar.
  • Saat tubuh Anda terinfeksi, otomatis nafsu makan akan menurun. Menurunnya nafsu makan ini adalah cara tubuh untuk menghilangkan sel yang terinfeksi melalui proses yang dikenal sebagai cell apoptosis. Sebuah studi menunjukkan bahwa puasa dapat meningkatkan penyembuhan dari infeksi bakteri, tetapi tidak dengan infeksi yang disebabkan oleh virus.


Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.