• Download Anz Komik Apk

    Anz Komik adalah aplikasi baca komik gratis dengan lebih dari 1000 judul komik mulai dari Manga, Manhwa dan Manhua yang sudah dirilis dalam versi bahasa Indonesia.

  • Tujuan Pembentukan LBB

    Liga Bangsa-Bangsa beranggotakan 28 negara sekutu dan 14 negara netral. Tujuan pembentukan LBB pada waktu itu adalah untuk:

  • Daftar lagu soundtrack piala dunia (1990-2018)dan piala eropa (2000-2020)

    1.Gianna Nannini dan Edoardo Bennato-Un'estate (World Cup 1990) 1.1 We Are the Champions - Queen (World Cup 1994) 2.Ricky Martin - La Copa De La Vida (World Cup 1998)...

Selasa, 30 Desember 2025

Perbedaan Google Ads dan Google Adsense ?

 Kedua produk ini lahir karena adanya perbedaan tujuan penggunaan. Perbedaan yang utama dan paling mendasar ialah Google Ads digunakan oleh advertiser, sedangkan Google AdSense digunakan oleh publisher.

1. Adalah Sejarahnya

Anda perlu mengetahui terlebih dahulu sejarah dari kedua produk Google ini. Google Adwords atau yang kini bernama Google Ads telah ada lebih lama sebelum AdSense. Google meluncurkan AdWords pada tahun 2000 sementara AdSense dimulai pada tahun 2003. Terpaut jarak waktu 3 tahun.

2. Kemudahan Dalam Mengatur Akun

Pengaturan akun pada Google Ads tidaklah rumit dan bisa dikatakan sangat mudah. Anda hanya perlu membuat akun Google, kemudian masuk ke halaman Google Ads dengan email dan kata sandi akun Google Anda. Lalu tetapkan zona waktu dan mata uang yang Anda pakai.

Berbeda halnya dengan Google AdSense. Anda membutuhkan beberapa langkah lebih banyak daripada Google Ads. Anda harus mengirimkan aplikasi yang mencakup:

Alamat situs web
Bahasa sistus web
Jenis akun (individu atau bisnis)
Nama Anda
Alamat
Nomor telepon

3. Fleksibilitas Desain Iklan

Jika Anda menggunakan Google Ads, Anda akan memiliki banyak fleksibilitas dalam hal iklan teks. Sementara jika Anda sebagai publisher yang menggunakan AdSense, Anda tidak dapat mengubah teks pada iklan yang muncul pada situs Anda. Namun Anda dapat mengontrol jenis format iklan yang muncul pada halaman website Anda. Misalnya iklan berupa teks, video, tautan atau flash, termasuk ukuran iklan.

4. Batas Iklan Per Halaman

Di setiap halamannya, Google AdSense hanya memungkinkan Anda untuk menempatkan tiga konten iklan dan tiga iklan tautan. Sementara itu, Google Ads hanya dapat memiliki satu iklan yang ditayangkan pada satu waktu di Google, Jaringan Pencarian Google dan Google Display Network.

5. Opsi Klik

Jika Anda beriklan menggunakan Google Display Network, Anda dapat memilih biaya per klik atau biaya per tayangan (Cost Per View). Dapat dikatakan jika Google Ads memiliki opsi yang fleksibel. Namun jika Anda seorang publisher Google AdSense yang memilih iklan dengan GDN, Anda tidak dapat menentukan jenis biaya iklan yang muncul pada website Anda.

6. Ekspektasi Pembayaran

Dengan Google Ads, Anda dapat memiliki gambaran umum tentang biaya yang akan Anda keluarkan dengan menentukan tawaran maksimum (max. bid). Google Ads akan membantu Anda dalam menentukan kata kunci yang relevan dengan bisnis Anda. Selain itu juga memberikan harga dari setiap keyword atau kata kunci yang ditawarkan.

Jika Anda menggunakan Google AdSense, Anda akan mendapatkan apa yang Anda kerjakan. Lebih spesifik lagi, Anda memang tidak dapat mengontrol biaya iklan per klik atau biaya iklan per tayangan. Namun Anda dapat menargetkan lebih banyak pendapatan dengan membangun website yang ditujukan untuk industri. Website tersebut harus memiliki daya saing yang tinggi dan dapat meningkatkan lalu lintas situs mereka. Dengan itu dapat dikatakan bahwa semakin banyak situs yang Anda kelola, makin banyak pula penghasilan yang Anda terima.